pemuda
128 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Asal Usul Danau Kastoba
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Timur

Danau Kastota di Tengah Pulau Bawean (Foto: journal kinchan) BeritaGresik . com  – Danau Kastoba merupakan satu di antara sekian banyak wisata alam yang menjadi unggulan di Pulau Bawean. Danau ini memang memiliki daya tarik tersendiri, selain menawarkan kesejukan, di tempat ini terdapat pohon raksasa yang sudah berumur ratusan tahun. Di balik keindahannya, Danau Kastoba ini menyimpan cerita yang sangat menarik terkait dengan asal-usulnya. Meskipun hanya sebatas legenda yang berkembang di masyarakat, namun cerita ini sangat menarik diikuti dan menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan. Menurut cerita yang berkembang di masyarakat Bawean, pada zaman dahulu Pulau Bawean masih bernama Pulau Majeti. Di tengahnya terdapat pohon besar dan anggun, tetapi rindang sehingga jika seseorang berdiri di bawahnya bisa menjangkau sebagian daun pohon tersebut. Kala itu Pulau Majeti diperintah oleh Ratu jin yang sangat berwibawa. Bahkan semua makhluk y...

avatar
Deni Andrian
Gambar Entri
Kisah Jaka Berek ‘Sawunggaling’
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Timur

Ceritanya, dahulu kala tersebutlah seorang anak bernama Jaka berek. Setiap hari ia selalu diejek dan dikatakan anak haram oleh teman-temannya karena ia tidak mempunyai ayah yang lainnya. Suatu hari Jaka Berek baru saja pulang dari bermain dengan teman-temannya. Hatinya marah, penasaran bukan kepalang. Sesampainya di rumah Jaka Berek segera menjumpai ibunya. Saat itu ibunya tengah berkumpul dengan kakek dan neneknya. “Ibu, aku tak tahan lagi,?” ujar Jaka Berek. “Ada apa, anakku? Kenapa wajahmu cemberut begitu” tanya ibu Jaka Berek, Dewi Sangkrah. “Biyung harus menjelaskan, siapa sebenarnya ayahku? Kalau sudah mati, di mana kuburnya biar aku mengirim doa di pusaranya, dan jika masih hidup, sudilah ibu menunjukkan tempatnya padaku!” rengek Jaka Berek kepada ibunya. Hati Dewi Sangkrah berdebar. Ibu Jaka Berek sudah menduga hal ini akan terjadi. Suatu saat setelah dewasa, Jaka Berek anaknya pasti akan menanyakan siapa ayahnya. Dia h...

avatar
Deni Andrian
Gambar Entri
Sejarah Legenda Dewi Sekartaji, Putri Kediri
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Timur

Dikala masa Kerajaan Jenggala - Kediri saat di perintah oleh pemerintahan Prabu Lembu Amiluhur  tersebutlah Raden Panji Inu Kertapati . Ia adalah pangeran Yang cukup dikenal dengan baik oleh banyak masyarakat kala itu karena kebaikan luhur budi nya, tanpan dan sakti mandraguna. Beliau Prabu Lembu Amiluhur adalah putra mahkota dari kerajaan Jenggala - Kediri Ramalan dan Kepercayaan Kuno  Raden Panji  memiliki istri yang amat sangat dan teramat sangat cantik dan halus bahasanya beliau adalah  Dewi Sekartaji  atau  Dewi Candra Kirana atau  Putri Kediri  . Pujangga kerajaan pernah meramalkan tentang kerajaan kerajaan nusantara , bahwasanya kerajaan nusantara akan lahir raja raja besar dari pasangan Raden Panji dan Dewi Sekartaji . Akan tetapi ini bukan hal mudah , pasalnya untuk dapat menjadikan kenyataan ramalan tersebut Raden Panji dan Dewi Sekartaji harus melewati hal hal sulit dengan mendekatkan lebih...

avatar
Deni Andrian
Gambar Entri
Reog Ponorogo
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Timur

Dewi Sanggalangit, putri Raja Kediri tampak berduka. Ia bingung memilih siapa yang tepat menjadi suaminya. Sementara, puluhan raja menantikan kepastian dari sang Dewi.   Sore itu datang dua pelamar lagi. Mereka adalah Patih Iderkala dan Patih Bujang Ganong. Patih Iderkala melamarkan Raja Singabarong dari kerajaan Ladoya, Blitar. Patih Bujang Ganong mewakili Raja Kelana Suwandana dari Kerajaan Wengker, Ponorogo.   "Kali ini kau harus bisa menentukan pilihanmu. Kedua raja itu amat sakti. Mereka akan menyerang kita kalau mereka kau buat malu," nasehat ayah Dewi Sanggalangit.    "Beri hamba waktu sepuluh hari Ayahanda, agar hamba bisa menimbang dengan bijaksana," sahut Dewi Sanggalangit.    "Baik. Janjimu itu akan Ayah teruskan kepada raja pelamarmu," ujar ayah Dewi Sanggalangit lega.    Dewi Sanggalangit masuk ke kamarnya. Ia bersemedi dengan khidmat. Ketika genap sepuluh hari, Dewi Sanggalangit memperoleh...

avatar
Deni Andrian
Gambar Entri
Legenda Sumber Ubalan Kalasan Cerita Adipati Panjer
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Timur

Pada suatu ketika tersebutlah daerah bernama Panjer, tepatnya berada di barat Gunung Kelud (saat ini berada di wilayah Plosoklaten Kabupaten Kediri). Daerah Panjer dipimpin oleh seorang adipati yang bijaksana bernama Adipati Panjer. Kadipaten Panjer ini merupakan daerah yang subur, gemah ripah loh jinawi, rakyatnya hidup tenteram dan damai. Seperti halnya para pemimpin di Jawa, Adipati Panjer memiliki kegemaran (hobby) memelihara ayam jago dan secara rutin mempergelarkan laga pertandingan ketangkasan sabung ayam di Pendopo Kadipaten Panjer. Kegiatan sabung ayam ini dapat disaksikan secara umum oleh seluruh lapisan masyarakat Panjer. Pada suatu ketika dalam arena sabung ayam jago, tersebutlah seorang pemuda tampan bernama Gendam Smaradana yang memiliki ayam jago wido selalu mengikuti kegiatan sabung ayam di pendopo Kadipaten Panjer. Ketampanannya ini ternyata menarik perhatian Istri Adipati Panjer sehingga iapun menaruh hati pada Gendam Smaradana. Ketertarikan I...

avatar
Deni Andrian
Gambar Entri
Panji Laras Liris Dan Putri Kediri
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Timur

Pada zaman dahulu kala di Jawa Timur pada tahun 1640 masehi, terdapat adipati yang sangat berwibawa dan tangguh bernama Raden Panji Puspa Kusuma. Raden Panji Puspa Kusuma memimpin kadipaten di Lamongan. Daerah yang dipimpinnya sangat subur dan makmur. Padi-padi di sawah menguning dan panen melimpah setiap tahunnya, tak terkecuali dalam hal perdagangan. Rakyatnya pun sangat mencintainya dan memberi gelar Kanjeng Gusti adipati. Selain itu, Raden Panji Puspa Kusuma juga terkenal mempunyai putra kembar yang sangat rupawan dari perkawinannya dengan putri Sunan Pakubuwono 11 raja Surakarta Adiningrat. Kedua putranya itu diberi nama Panji Laras dan Panji Liris yang artinya seorang putra bangsawan yang mempesona. Tidak heran kalau banyak putri-putri dari daerah lain ingin dipersunting dua pangeran yang rupawan itu. Dari kalangan rakyat pun sama, ibu-ibu yang mempunyai anak gadis juga ingin menikahkan anaknya dengan pangeran tapi maksud hati memeluk gunung apalah daya tangan t...

avatar
Deni Andrian
Gambar Entri
Legenda tradisi melamar, di Kabupaten Lamongan
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Timur

Latar belakang terjadinya tradisi wanita melamar pria di daerah Lamongan ini menurut para narasumber adalah sebagai berikut. Bupati Lamongan yang ketiga, yaitu Raden Panji Puspokusumo adalah putera Cakraningrat dari Madura yang masih keturunan ke 12 dari Prabu Hayam Wuruk raja Raden Tumenggung Pusponegoro Bupati Gresik. Bupati Gresik tersebut adalah putera Pangeran Majapahit. Jadi Raden Panji Puspokusumo merupakan keturunan ke 14 dari Prabu Hayam Wuruk. Raden Panji Puspokusumo ini diambil menantu oleh Sunan Pakubuwono 11 raja Surakarta Adiningrat. Karena letak Lamongan berada di timur laut atau utara (Jawa = /wr)   Kartosuro, maka Raden Panji Puspokusumo juga dikenal dengan sebutan Dewa Kaloran (dewa yang berada di sebelah utara). Raden Panji Puspokusumo memerintah di Lamongan tahun 1640 sampai 1665. Pernikahan Raden Panji Puspokusumo dengan puteri Sunan Pakubuwono II menghasilkan dua orang putera kembar yang sama-sama tampan, diberi nama Raden Panji Laras, dan Raden Pa...

avatar
Deni Andrian
Gambar Entri
Legenda Gunung Pegat Lamongan
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Timur

Pada zaman Raja Majapahit Raden Wijaya, Lamongan sudah menjadi daerah strategis. Dalam naskah riwayat hari jadi Lamongan, dijelaskan bahwa sudah terdapat jalan purbakala yang menghubungkan pusat kerajaan di Trowulan dengan Kambang Putih (pelabuhan Tuban) yang berada di pesisir utara.   Diduga jalan purbakala tersebut mulai dari Desa Pamotan yang berada di selatan, Garung, Kadungwangi, Sumbersari, Pasarlegi, Ngimbang, Bluluk, Modo, Dradah terus ke utara hingga Gunung Pegat dan berakhir di utara tepatnya di Desa Pucakwangi di Babat. Pada zamannya, jalan purbakala ini ramai dilalui para saudagar, punggawa praja, prajurit hingga rakyat jelata.   Kondisi ini berpengaruh terhadap majunya perkembangan masyarakat di wilayah Lamongan bagian barat ketimbang warga yang hidup di Lamongan bagian timur. Kehidupan teratur masyarakat ini dapat dibuktikan dengan ditemukan banyaknya batu prasasti dan petilasan kuno di sepanjang jalan purbakala ini.   Sejarah Awa...

avatar
Deni Andrian
Gambar Entri
Mbah Lamong, murid Sunan Giri & sejarah Kadipaten Lamongan
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Timur

Pada zaman Raja Majapahit Raden Wijaya, Lamongan sudah menjadi daerah strategis. Dalam naskah riwayat hari jadi Lamongan, dijelaskan bahwa sudah terdapat jalan purbakala yang menghubungkan pusat kerajaan di Trowulan dengan Kambang Putih (pelabuhan Tuban) yang berada di pesisir utara. Diduga jalan purbakala tersebut mulai dari Desa Pamotan yang berada di selatan, Garung, Kadungwangi, Sumbersari, Pasarlegi, Ngimbang, Bluluk, Modo, Dradah terus ke utara hingga Gunung Pegat dan berakhir di utara tepatnya di Desa Pucakwangi di Babat. Pada zamannya, jalan purbakala ini ramai dilalui para saudagar, punggawa praja, prajurit hingga rakyat jelata. Kondisi ini berpengaruh terhadap majunya perkembangan masyarakat di wilayah Lamongan bagian barat ketimbang warga yang hidup di Lamongan bagian timur. Kehidupan teratur masyarakat ini dapat dibuktikan dengan ditemukan banyaknya batu prasasti dan petilasan kuno di sepanjang jalan purbakala ini. Terbentuknya Lamongan sebagai kabupaten...

avatar
Deni Andrian