“Teja tirta atmaja nata rahwana. Suteng indra prajane sri bumantara. Sun watara lamun sira darbe tresna. Kawistiwa gones wicarane kawistiwa kawu ana tilik sumarah nyang hyang Suksma.” “Dhuh biyung emban, wayah apa iki? Rembulan wus ngayom, anggegana prang abyor lintangé. Titi sonya, puspita kasilir, maruta wis kingis, sumrik gandanya rum.” “Kados Gusti, sampun tengah ratri, pangintening batos.” “Iya kok durung rawuh mréné, Gusti kakung, ratuné wong sigit. Apa cidrèng janji, dora mring wak ingsun.” [dhuh emban, sekarang sudah pukul berapa?, rembulan sudah bersinar dengan terang benderang mengayomi bumi, Bintang-bintang beterbangan dan menyebar diangkasa, Saat sepi terasa bunga-bunga yang tersapu angin, harum aromanya.] [Sepertinya sudah tengah malam, Gusti Putri] [tet...
Jalakotek merupakan makanan khas Majalengka, Jawa Barat. Makanan ini ditutupi kulit yang terbuat dari campuran tepung terigu dan tepung tapioka (aci). Makanan ini cukup populer di kalangan masyarakat Jawa Barat. Sepilas jalakotek ini memiliki tampilan yang mirip dengan kue isian sayuran yaitu kue pastel. Banyak orang penasaran dengan makanan khas Majalengka ini, karena mungkin belum familiar dan belum menyebar ke seluruh wilayah Jawa Barat. Berikut ini resep cara pembuatan Jalakotek khas Majalengka ini antara lain: Bahan-bahan Tepung Terigu 1/4 kg Tepung Tapioka (Aci) 1/4 kg Tahu Cabe merah atau Cabe Rawit Bawang Merah & Bawang Putih Kaldu Bubuk Garam Micin Air Secukupnya Bumbu Bumbu Penyedap Bumbu Cabe Bumbu Rumpul Laut Bumbu Keju Cara Membuat Ulek Bawang Merah serta Bawang Putih hingga Halus. Ulek cabe merah atau cabe rawit secara terpisah dengan ulegan ba...
Tanaman jarong memiliki nama lokal antara lain jarongan, jarong lalaki (Jawa), siu insui, sangko hidung (Sulawesi), rai-rai dodinga (Maluku). Nama latinnya Achyranthes aspera , dari famili Amaranthaceae. Tanaman setinggi 1 m ini merupakan terna tahunan. Batangnya bercabang banyak warna hijau kemerahan. Daunnya tunggal bentuk bulat telur dan lonjong. Bunganya seperti tandan warna hijau. Tanaman jarong tersedia di balai pembibitan tanaman herbal/ obat. Bagian yang digunakan sebagai obat : Seluruh bagian tanaman, akar. Khasiat jarong :Memiliki efek memperkuat otot, tulang, ginjal, juga antitoksin, antiinflamasi, peluruh air seni, mempermudah persalinan. Banyak digunakan sebagai obat demam, panas, malaria, gondongan, radang paru-paru, rematik, kencing batu , infeksi ginjal, sakit waktu haid, muntah darah, bisul. Resep herbal sederhana : 1. Gondongan : Akar secukupnya direbus, airnya diminum. Akarnya digiling halus lalu ditempelkan pada g...
Tahu bumbu merupakan makanan khas dari kota Blora, Jawa Tengah. Kuliner ini terbuat dari campuran tahu, telur, dan sayur lainnya yang disajikan dengan siraman bumbu kacang. Sepintas kuliner ini hampir mirip dengan ketoprak maupun gado-gado. Cita rasa dari kuliner ini cukup gurih dan sangat pas disajikan dengan lontong atau nasi. Untuk yang penasaran bagaimana cara membuatnya, berikut bahan-bahan yang kalian perlukan untuk membuat kuliner ini beserta langkah pembuatannya : Bahan-bahan : 1 bungkus Tahu putih 2 butir telur Tauge secukupnya 1 ikat Kucai/ seledri ( untuk taburan) 3 siung bawang putih 2 buah cabe rawit 1/2 sdt garam Kecap manis secukupnya Air matang secukupnya 1 buah Jeruk nipis Bawang merah goreng sesuai selera (untuk taburan) Kacang tanah goreng secukupnya (untuk bumbu dan taburan) Nasi/lontong secukupnya Kerupuk&tempe sesuai selera (lauk tambahan bila suka) Langka...
Minuman Asli Tegal. rasa Es yg satu ini, segar, berisi adonan yang dibuat dari aci (tepung kanji) panjang-panjang berwarna putih, es serut serta gula. Gulanya pun ada dua pilihan yaitu warna merah dan warna coklat. Kabarnya, minuman ini sudah puluhan tahun berdiri. Sagwan ternyata berasal dari nama orang yang pertama kali membuat minuman ini. Beliau sudah lama meninggal dan rumahnya di sebelah barat SMP N 1 Dukuhturi atau daerah Kepandean. Meskipun sudah meninggal, minuman ini menjadi bisnis turun-temurun keluarganya.Es Sagwan ada di: Jln. KS tubun, selatannya RS Kardinah sebelum rel dari Perempatan Kejambon Jln. Mejasem, depan Pala 13 Mejasem Jln. Srigunting, menghadap selatan Jln. Sumbodro, depan SMA N 3 Kota Tegal Jln. AR Hakim, sebelahan dengan toko sepeda NORTON Jln. Raya 2 Adwerna, utaranya Perempatan Singkil jalan 2, sebelahan dengan kios/rental komputer...
Alkisah, ada seekor kera yang hidup sendirian pada sebuah pohon dekat dengan tepian sungai. Dia ditinggalkan oleh kawan-kawannya karena memiliki sifat sombong, angkuh, dan lebih mementingkan diri sendiri ketimbang kepentingan kelompoknya. Saking angkuhnya, dia menganggap bahwa pohon beserta tepian sungai tempatnya tinggal adalah miliknya dan tidak akan membiarkan binatang lain (termasuk kawan-kawan sejenisnya) datang mendekat. Suatu hari datanglah seekor itik yang ingin mencari makan dan mandi di tepian "milik" Si Kera. Awalnya, Sang Itik dibiarkan saja berada di tepian. Tetapi ketika melihat air tepian menjadi keruh, Si Kera segera turun dari pohon untuk menegurnya. Dengan nada kesal, Si Kera berkata, "Engkau memang tidak tahu malu, wahai Itik. Sebelum engkau mandi di tepianku, bercerminlah terlebih dahulu! Paruhmu seperti sudu, matamu sipit seperti pamkipit (kutu busuk), sayapmu laksana kajang sebidang (atap daun nipah), dan jari-jemarimu berselaput seperti ikan! In...
Jika di Jawa Barat ada tari topeng, di Jawa Timur pun sama. Kota Malang adalah asal muasalnya lahir Tari Wayang Topeng, tidak diherankan lagi mengapa disebut tari wayang topeng, hal ini karena penari menggunakan pakaian seperti wayang kulit. Dulunya tari wayang topeng diadakan hanya sebagai pertunjukan ritual saja. Topeng disini dilambangkan sebagai rasa apresiasi pada wajah nenek moyang. Dimana saat itu topeng memiliki arti menghargai roh leluhur. Tidak heran, bila tarian ini sedikit bernuasana mistik. Sejarah singkatnya tari wayang topeng digunakan saat agama Islam memasuki wilayah Jawa, dan tarian ini dijadikan salah satu trik untuk merebut hati orang Jawa yang saat itu agama Hindu masih kental. Ternyata beda dengan Tari Topeng asal Jawa Barat yang menggunakan background sejarah wayang golek. Tari topeng Jawa Timur ini mengisahkan cerita Ramayana dan Panji. Musik pengiring yang digunakan adalah bonang, gong, gamelan dan kendang.
Pepes Jeroan merupakan makanan khas masyarakat Jawa Barat, khususnya kawasan Majalengka. Jika pepes pada umumnya menggunakan daging ikan, maka hal berbeda dapat ditemui dari masakan satu ini dimana bahan pembuatan pepes menggunakan organ dalam dari ayam atau yang dikenal dengan sebutan jeroan. Untuk bumbu-bumbunya tidak terlalu berbeda dengan pepes biasanya. Pepes Jeroan menggunakan kunyit sebagai rempah utama masakan lalu bahan-bahan lain juga ikut di tambahkan seperti daun kemangi yang berfungsi sebagai penetral bau amis dari jeroan ayam. Berikut merupakan resep cara pembuatan Pepes Jeroan khas Majalengka ini, antara lain: Bahan: 10 pasang hati ampela 1 ons kelapa diparut kasar 50 ml santan dari ¼ butir kelapa 6 batang serai, potong menyerong 18 buah cabai rawit merah 5 lembar daun salam, sobek-sobek 2 ½ sendok teh garam 1 sendok teh gula pasir 1 butir telur, dikocok lepas...
Tarian traidisional berikut berasal dari Banyuwangi, Jawa Timur. Kata ‘buto’ mengandung arti raksasa. Jadi, tari jaranan buto mengandung arti kuda lumping raksasa. Tarian ini biasanya dimainkan oleh 16-20 orang. Hanya saja, tarian ini pun hampir musnah, biasanya tarian ini dipentaskan ketika ada acara khinatan dan pernikahan. Penarinya pun rata-rata laki-laki. Bisa dilihat pada gambar, mereka bermake up tebal dan sangat menyeramkan. Konon katanya karena Jaranan Buto diambil dari Menak Jinggo. Sosok manusia yang berwajah raksasa. Gerakannya pun terkadang ekstrim, ada akting bertengkar. Hati-hatilah kamu bila ingin mengikuti tarian ini, tidak aneh bila di akhir acara salah satu pemain akan kesurupan. Musik yang digunakan adalah kendang, dua gong besar, kecer, dua bonang, dan kempul terompet.