wayang
670 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Bersih di Sendang Mbah Meyek
Ritual Ritual
Jawa Tengah

Sendang Mbah Meyek adalah sendang ( atau dalam bahasa Indonesia disebut mata air) yang berlokasi di Kampung Bibis Kulon, Kelurahan Gilingan, Kecamatan Banjarsari, Kota Surakarta. Pada saat awal bulan Suro atau Muharram sehari sebelum malam jumat kliwon akan diadakan suatu ritual unik di sendang ini. Para warga pada pagi hari akan kerja bakti membersihkan daerah sekitar sendang Mbah Meyek. Kemudian dilanjutkan dengan mandi bersama dan minum dari air yang ada di sendang Mbah Menyek. Air ini dipercaya dapat mendapatkan keberkahan. Selain itu, para warga juga menjamasi atau membersihkan benda – benda pusaka seperti keris dengan air yang bersumber dari sendang Mbah Meyek. Kemudian acara dilanjutkan dengan menampilkan wayang dan makan makanan khas Kota Surakarta. #OSKMITB2018

avatar
OSKM18_19818047_Yusuf Hikmah Setyo Adi
Gambar Entri
Petik Laut Puger
Ritual Ritual
Jawa Timur

Petik Laut atau biasa disebut larung saji merupakan ritual tahunan yang biasa dilakukan masyarakat desa Puger pada saat  tahun baru hijriah lebih tepatnya pada saat bulan muharrom atau dalam bahasa jawa disebut bulan suro. Ritual ini dilakukan sebagai ungkapan rasa syukur masyarakat desa Puger yang mayoritas bekerja sebagai nelayan terhadap apa yang dihasilkan di wilayah desa puger. Ritual ini diawali dengan para nelayan membawa arak arakan yang biasa disebut jolen menuju pelabuhan. Jolen merupakan tumpukan dari hasil pertanian dan laut yang disusun menyerupai gunung. Ada tujuh jolen yang akan dibawa kepelabuhan, dari tujuh jolen itu ada satu jolen yang akan menjadi rebutan para nelayan, dan sisanya akan dihanyutkan ke laut secara bersama sama. Setelah jolen dihanyutkan dan berdoa bersama selesai, masyarakat akan mengadakan pesta rakyat seperti : wayang kulit, karnaval, orkes dan lain lain. Dengan adanya ritual ini masyarakat sekitar puger mendapat keuntungan yang besar...

avatar
OSKM18_19818101_Miftahun Nimah
Gambar Entri
Gender Wayang
Alat Musik Alat Musik
Bali

Gender Wayang adalah salah satu instrumen yang berasal dari Bali dan termasuk Gamelan Bali. Gender Wayang biasanya digunakan pada saat mengiringi wayang kulit Bali, upacara potong gigi, upacara ngaben, ataupun upacara adat Bali lainnya. Dalam pembuatan gender digunakan berbagai bahan: bilahnya terbuat dari perunggu, tempat resonansinya terbuat dari bambu, pelawahnya terbuat dari kayu Dalam permainan lengkapnya. Gender Wayang biasa dimainkan oleh 4 orang, dimana ada sepasang Gender Wayang yg berukuran lebih besar yang disebut Pemade dan sepasang Gender Wayang yang berukuran kecil yang disebut Kantil. Biasanya Gender Wayang dimainkan dengan cara berpasangan, dimana 1 orang sebagai polos dan 1 orang lainnya sebagai sangsih. Musik yang paling sering dimainkan adalah Merak Angelo yang digunakan untuk mengiringi Tri Sandya (sembahyang yang dilakukan umat Hindu). Karena lagu tersebut termasuk lagu dengan melodi dan tempo yang bervariasi serta lembut untuk mengiringi Tri Sandya In...

avatar
OSKM18_16718073_Andika Choirun
Gambar Entri
Rigig Bebegig Sukamantri
Tarian Tarian
Jawa Barat

Rigig Bebegig Sukamantri bagi orang yang baru melihat akan merasa takjub karena dalam melakukan tariannya si penari bebegig harus menggunakan topeng yang beratnya sebesar 40kg. Wajah bebegig mirip Buta dalam wayang yang biasanya menggunakanan makuta namun rambutnya dipakaikan injuk yang dipercantik menggunakan daun 'waregu', bubuay dan bunga kertas. Badannya hitam dan bagian belakangnya diberi gantungan bernama kolotok munding. Lalu bagian kakinya dipakaikan gengge. Tarian ini termasuk lucu tetapi ada sedikit unsur magis. Bebegig Sukamantri berasal dari Desa Campakalarang, Kecamatan Sukamantri, Kabupaten Ciamis. Sesepuh Desa Campakalarang berkata kasenian ini termasuk kesenian helaran (maksudnya kesenian ini dilakukan dengan diarak di jalan). Kesenian ini erat kaitanya dengan cerita rakyat Prabu Sampulur. Seorang raja yang gagah berani dan sakti mandraguna. Bebegig sukamatri biasanya disaksikan dalam acara agustusan, pesta ulang tahun kabupaten Ciamis atau dalam acara pagela...

avatar
OSKM18_16418226_Wirandika Hadiana
Gambar Entri
Ngunjung
Ritual Ritual
Jawa Barat

Ngunjung merupakan acara adat yang dilakukan oleh masyarakat Jawa Barat tepatnya di Indramayu, Cirebon, dan sekitarnya. Ngunjung atau dengan nama lain Munjung, berasal dari kata kunjung yang berarti mengunjungi makam leluhur atau orang tua sebagai  perwujudan rasa syukur masyarakat. Secara etimologi, Ngunjung bermakna “menyambut dengan hormat tunas baru”.  Tradisi ini biasa dilaksanakan pada bulan September yaitu saat musim tanam atau juga bisa disebut sebagai bulan Syuro dan Mulud. Acara ini dilaksanakan sesudah panen padi dan dimeriahkan dengan berbagai kesenian khas daerah tersebut seperti wayang kulit dan juga sandiwara.  Tujuan dari upacara ini adalah untuk melestarikan budaya dan memohon keselamatan. Sesuai tradisi, mayarakat datang membawa nasi tumpeng dan juga masakan daerah tradisional lainnya. Lokasi acara ini diselenggarakan di makam leluhur dan tokoh agama. #OSKMITB2018

avatar
OSKM18_16718486_saida
Gambar Entri
Wayang Kulit Wahyu Makutharama
Seni Pertunjukan Seni Pertunjukan
Daerah Istimewa Yogyakarta

Prabu Druyudhana ( Suyudhana ) Raja Hastinapura sedang mengadakan siniwakan agung ( rapat paripurna ) yang juga dihadiri guru besar kerajaan, Resi Druna ( Durna ) dan Senapati Agung dari Awangga Narpati Basukarna ( Adipati Karna ), Patih Sengkuni dan para Kurawa, membicarakan tentang wangsit yang diterima Dewa melalui mimpinya akan turun wahyu Makhutarama di Kutharunggu. Kerajaan yang mendapat wahyu Makhutarama, akan menjadi negara yang adil dan makmur, gemah ripah loh jinawi, rakyatnya tidak akan menderita kekurangan apapun dan memperoleh perlindungan dari Hyang Maha Kuasa, demikianlah petunjuk dari Resi Druna ( Durna ). Sebagai murid dan sekaligus sebagai Raja, Prabu Druyudhana/Suyudhana, setelah mendengar petunjuk dari Guru Besarnya kemudian memerintahkan Senapati Agungnya Narpati Baskarna ( Adipati Karna ) untuk berangkat dan mendapatkan Wahyu Makhutarama di Pertapaan Kutharunggu. Narpati Basukarna ( Adipati Karna ) berangkat ke Pertapaan Kutharunggu disertai Sabregada (sepasuk...

avatar
Oskm18_16418018_gregorius
Gambar Entri
Bapandung
Seni Pertunjukan Seni Pertunjukan
Kalimantan Selatan

Bapandung adalah salah satu seni teater tradisional dari Kalimantan Selatan yang hampir punah. Selain bapandung, seni teater tradisional yang berasal dari Kalimantan Selatan ialah mamanda, japin carita, wayang gong, dll. Bapandung sendiri berasal dari Kabupaten Tapin yang sering dimainkan di kampung-kampung. Walaupun hampir punah, bapandung ini kerap dimainkan diacara-acara pemerintah ataupun di jadikan perlombaan antar sekolah. Teater bapandung ini berupa monolog yang menggunakan bahasa Banjar. Namun, bapandung ini berbeda dengan bercerita bahasa banjar. Kalau bercerita pemain condong sebagai objek penikmat kisah, sedangkan bapandung lebih ke seni keterampilan bercerita seperti, menirukan tingkah laku seseorang dsb. Pemain bapandung disebut juga pandung. Seorang pandung pun bebas ingin menampilan apa, hanya saja harus sesuai dengan situasi dan kondisi. #OSKMITB2018

avatar
OSKM_16418106_Rafidian Naufal
Gambar Entri
Ki Jaka Dolog
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Barat

#OSKMITB2018   Ki Joko Dolog merupakan cerita rakyat dari indramayu yang kebanyakan diceritakan dari mulut ke mulut dan memiliki beberapa versi. Di sini penulis akan menjelaskan tentang dua versi saja yang merupakan versi yang banyak diketahui di Indramayu.   Versi Cerita Rakyat Jaka Dolog (Dolog dalam bahasa indramayu artinya bodoh) merupakan anak semata wayang dari perempuan janda yang sudah sepuh. Di usia ibunya yang sudah senja Jaka Dolog berkeinginan bisa kerja dan membantu ekonomi ibunya. Jaka Dolog merupakan anak yang punya kekuarangan yaitu dia suka cerobaoh dan otaknya berfikir sangat lamban. Ibunya pernah terlintas rasa khawatir jika anaknya lah yang harus mencari nafkah, tapi usia memang tidak bisa berbohong oleh karena itu ibunya bersedia melepaskannya. Jaka Dolog ini terkenal suka memancing, tapi saat dia sudah memancing dia akan lupa waktu, lupa segala-galanya sampai sering memancing berhari-hari. Dia selalu memancing menggunakan s...

avatar
OSKM18_19818087_SITHR_ITB_Diemas Ariasena
Gambar Entri
Makna dan Prosesi Upacara Adat Seren Taun di Cigugur Kuningan Jawa Barat yang Masih Eksis sampai Sekarang
Ritual Ritual
Jawa Barat

Sebuah ritual dihelat untuk melanggengkan warisan leluhur suku sunda, suatu prosesi yang dipersembahkan sebagai perwujudan penyerahan diri orang sunda terhadap sang maha pencipta. Para orang sunda wiwitan biasanya menyelenggarakan upacara sakral yang mereka sebut seren taun. Upacara seren taun adalah sebuah upacara sebagai wujud ungkapan syukur masyarakat sunda wiwitan atas limpahan hasil bumi terutama di bidang pertanian yang diekspresikan dengan berbagai hal seperti kesenian dan mensyukuri apa yang telah mereka miliki. Upacara seren taun ini merupakan agenda tahunan komunitas masyarakat Cigugur Kuningan. Masyarakat adat  sunda wiwitan  biasanya menggelar acara puncak upacara adat  seren taun  ini di Gedung Paseban Tri Panca Tunggal, Kelurahan/Kecamatan Cigugur, Kabupaten Kuningan. Di tiap daerah upacara seren taun dilakukan dengan cara dan waktu yang berbeda, di Cigugur Kuningan Jawa Barat upacara seren taun dilakukan selama 7 hari pada bulan ke-12 ata...

avatar
OSKM18_16418090_FIQRI NURUL FALAH