Tarian
Tarian
Seni Tari Jawa Barat Ciamis
Rigig Bebegig Sukamantri

Rigig Bebegig Sukamantri bagi orang yang baru melihat akan merasa takjub karena dalam melakukan tariannya si penari bebegig harus menggunakan topeng yang beratnya sebesar 40kg. Wajah bebegig mirip Buta dalam wayang yang biasanya menggunakanan makuta namun rambutnya dipakaikan injuk yang dipercantik menggunakan daun 'waregu', bubuay dan bunga kertas. Badannya hitam dan bagian belakangnya diberi gantungan bernama kolotok munding. Lalu bagian kakinya dipakaikan gengge. Tarian ini termasuk lucu tetapi ada sedikit unsur magis. Bebegig Sukamantri berasal dari Desa Campakalarang, Kecamatan Sukamantri, Kabupaten Ciamis. Sesepuh Desa Campakalarang berkata kasenian ini termasuk kesenian helaran (maksudnya kesenian ini dilakukan dengan diarak di jalan). Kesenian ini erat kaitanya dengan cerita rakyat Prabu Sampulur. Seorang raja yang gagah berani dan sakti mandraguna. Bebegig sukamatri biasanya disaksikan dalam acara agustusan, pesta ulang tahun kabupaten Ciamis atau dalam acara pagelaran seni tradisional mulai dari tingkat jabar sampai nasional. Memainkan bebegig sukamantri membutuhkan tenaga ekstra dan latihan yamg keras karena si penari harus menari dengan mengenakan topeng yang beratnya tidak biasa bagi penari-penari biasanya. Bebegig sukamantri ini merupakan tradisi yang baru "bangun" karena baru diangkat lagi oleh seniman dan masyarakat yang mencintai seni ini.

 

#OSKMITB2018

Diskusi

Silahkan masuk untuk berdiskusi.

Daftar Diskusi

Rekomendasi Entri

Gambar Entri
Kebaya Kutubaru: Bef di Dada, Saksi Bisu Sejarah Jawa?
- -
-

Kebaya Kutubaru: Bef di Dada, Saksi Bisu Sejarah Jawa? Identitas dan Asal-Usul Kebaya janggan merupakan salah satu jenis busana tradisional Jawa untuk perempuan yang secara historis digunakan sebagai pakaian sehari-hari, khususnya di wilayah Jawa Timur, Jawa Tengah, dan Yogyakarta [S2]. Berbeda dengan jenis kebaya lain yang umum dikenal, kebaya janggan memiliki ciri khas berupa kerah tinggi yang menutupi leher, sebuah desain yang diadaptasi dari model seragam militer Eropa pada masa Perang Diponegoro sekitar tahun 1830-an [S5]. Keberadaan kerah tinggi ini menjadi pembeda utama yang langsung mengidentifikasi jenis kebaya ini di antara ragam kebaya Nusantara yang masing-masing memiliki karakteristik tersendiri [S1]. Asal-usul kebaya janggan tidak dapat dilepaskan dari lingkungan Keraton Yogyakarta, yang menjadikannya bukan sekadar pakaian, melainkan juga warisan budaya yang sarat dengan filosofi mendalam [S3][S5]. Busana ini menyimpan sejarah panjang yang berkaitan erat dengan keh...

avatar
Kianasarayu
Gambar Entri
Nama Tarumanagara mengandung kata "tarum" yang berarti nila
Naskah Kuno dan Prasasti Naskah Kuno dan Prasasti
Jawa Barat

Nama Tarumanagara mengandung kata "tarum" yang berarti nila Identitas dan Asal-Usul Tarumanagara merupakan kerajaan tertua di kawasan Sunda berdasarkan bukti-bukti prasasti yang ditemukan [S2]. Kategori objek budaya ini masuk dalam Naskah Kuno dan Prasasti, sebab fondasi pengetahuan mengenainya dibangun terutama dari sejumlah prasasti, catatan asing, dan peninggalan arkeologis [S3][S4]. Nama "Tarumanagara" yang mengandung kata "tarum" mengacu pada tanaman nila, sekaligus menjadi asal-usul nama Sungai Citarum yang membentang dari kaki Gunung Wayang di Kabupaten Bandung hingga Muara Gembong di Bekasi [S1]. Keberadaan kerajaan ini ditandai secara jelas pada abad ke-5 Masehi melalui Prasasti Ciaruteun, yang diakui sebagai bukti tertua peninggalan Tarumanagara [S1][S5]. Prasasti lain seperti Jambu dan Tugu juga memuat nama raja yang berkuasa, yakni Purnawarman [S1]. Baris-baris inskripsi pada prasasti-prasasti tersebut tidak hanya meneguhkan eksistensi p...

avatar
Kianasarayu
Gambar Entri
Kebaya Kutubaru: Bef di Dada, Saksi Bisu Sejarah Jawa?
- -
-

Kebaya Kutubaru: Bef di Dada, Saksi Bisu Sejarah Jawa? Identitas dan Asal-Usul Kebaya janggan merupakan salah satu jenis busana tradisional Jawa untuk perempuan yang secara historis digunakan sebagai pakaian sehari-hari, khususnya di wilayah Jawa Timur, Jawa Tengah, dan Yogyakarta [S2]. Berbeda dengan jenis kebaya lain yang umum dikenal, kebaya janggan memiliki ciri khas berupa kerah tinggi yang menutupi leher, sebuah desain yang diadaptasi dari model seragam militer Eropa pada masa Perang Diponegoro sekitar tahun 1830-an [S5]. Keberadaan kerah tinggi ini menjadi pembeda utama yang langsung mengidentifikasi jenis kebaya ini di antara ragam kebaya Nusantara yang masing-masing memiliki karakteristik tersendiri [S1]. Asal-usul kebaya janggan tidak dapat dilepaskan dari lingkungan Keraton Yogyakarta, yang menjadikannya bukan sekadar pakaian, melainkan juga warisan budaya yang sarat dengan filosofi mendalam [S3][S5]. Busana ini menyimpan sejarah panjang yang berkaitan erat dengan keh...

avatar
Kianasarayu
Gambar Entri
Lombok: Simbolisme Tersembunyi di Setiap Helai Tenun
Motif Kain Motif Kain
Nusa Tenggara Barat

Lombok: Simbolisme Tersembunyi di Setiap Helai Tenun Identitas dan Asal-Usul Tenun adalah teknik pembuatan kain yang menggunakan benang yang disusun secara memanjang dan melintang, menghasilkan berbagai jenis kain yang kaya akan makna dan simbolisme. Di Indonesia, tenun memiliki banyak variasi yang berasal dari berbagai daerah, termasuk Lombok, yang dikenal dengan kain tenun ikatnya. Kain tenun ikat Lombok tidak hanya berfungsi sebagai pakaian, tetapi juga mencerminkan identitas budaya dan nilai-nilai sosial masyarakat setempat [S1][S4]. Lombok, sebagai salah satu sentra tenun di Indonesia, memiliki sejarah yang panjang dalam tradisi ini. Kain tenun di daerah ini sering kali dibuat dengan teknik ikat, di mana benang diberi pola sebelum proses penenunan dimulai. Teknik ini menghasilkan motif yang khas dan beragam, mencerminkan keunikan budaya Lombok [S2][S5]. Selain itu, kain tenun dari Lombok sering kali dipadukan dengan makna simbolis yang mendalam, yang berkaitan dengan kehidu...

avatar
Kianasarayu
Gambar Entri
Nama Tarumanagara mengandung kata "tarum" yang berarti nila
- -
-

Nama Tarumanagara mengandung kata "tarum" yang berarti nila Identitas dan Asal-Usul Tarumanagara merupakan kerajaan tertua di kawasan Sunda berdasarkan bukti-bukti prasasti yang ditemukan [S2]. Kategori objek budaya ini masuk dalam Naskah Kuno dan Prasasti, sebab fondasi pengetahuan mengenainya dibangun terutama dari sejumlah prasasti, catatan asing, dan peninggalan arkeologis [S3][S4]. Nama "Tarumanagara" yang mengandung kata "tarum" mengacu pada tanaman nila, sekaligus menjadi asal-usul nama Sungai Citarum yang membentang dari kaki Gunung Wayang di Kabupaten Bandung hingga Muara Gembong di Bekasi [S1]. Keberadaan kerajaan ini ditandai secara jelas pada abad ke-5 Masehi melalui Prasasti Ciaruteun, yang diakui sebagai bukti tertua peninggalan Tarumanagara [S1][S5]. Prasasti lain seperti Jambu dan Tugu juga memuat nama raja yang berkuasa, yakni Purnawarman [S1]. Baris-baris inskripsi pada prasasti-prasasti tersebut tidak hanya meneguhkan eksistensi p...

avatar
Kianasarayu