masyarakat adat
614 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Bendi
Seni Pertunjukan Seni Pertunjukan
Sumatera Barat

Bendi menjadi alat transportasi sejak awal pembentukan kota Bukittinggi. Sejak dulu, bendi memang menjadi alat transportasi di Bukittinggi, mengantar penumpang sampai ke tempat tujuan. Tempat duduk penumpang dan kusir (pengendara bendi) terbuat dari kayu, sempit, cukup muat untuk 6 orang dewasa. Satu orang penumpang bisa duduk di sebelah kusir, dan sisanya di kursi belakang. Roda bendi dari kayu yang dilapisi karet. Untuk menaiki bendi ada satu tatakan kaki dari besi. Penumpang bisa menginjak besi pipih itu sebagai pijakan untuk naik ke dalam bendi. Bendi terdapat di depan jam gadang, dan di depan pasar banto, pasar bawah. Bendi tidak akan berkeliling kota mencari penumpang. Bendi hanya berdiri menunggu penumpang dan mengantar penumpang ke tempat tujuannya atau membawa penumpang keliling kota. Setelah mengantar penumpang ke tempat tujuan, bendi akan kembali ke tempatnya, di depan jam gadang atau di depan pasar banto. Bendi biasanya digunakan untuk transportasi dari pasar ke...

avatar
OSKM18_19718175_Brillian
Gambar Entri
Kaba Anggun Nan Tongga
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Sumatera Barat

KABA ANGGUN NAN TONGGA Tak banyak yang tahu sejarah pantai Gandoriah. Kisah yang dituturkan lewat cerita kaba ini memang sudah jarang didengar dan diceritakan. Sehingga wajar saja banyak yang tidak tahu kisah cinta tragis antar  Puti Gandoriah dan Anggun nan Tongga. Kaba (kisah) ini biasanya dimainkan/dilakonkan dalam permainan randai di minangkabau. Dan juga, kaba anggun nan tongga ini mungkin aka nada beberapa versi yang sedikit berbeda-beda Meskipun pada awalnya dikisahkan secara lisan beberapa versi kaba ini sudah dicatat dan dibukukan. Salah satunya yang digubah Ambas Mahkota, diterbitkan pertama kali tahun 1960 di  Bukittinggi .   SINOPSIS KABA ANGGUN NAN TONGGA Di sebuah lorong pendalaman kampung, Pariaman, hiduplah seorang pemuda yang bernama Anggun Nan Tongga, yang di juga diberi gelar Magek Jabang. Bundanya, Ganto Sani wafat tak lama sesudah melahirkan Nan Tongga, sedangkan ayahnya pergi bertarak ke Gunung Ledang. Ia diasuh saudara perem...

avatar
OSKM18_16218040_Reza Alifa Zikra
Gambar Entri
Rang Talu
Musik dan Lagu Musik dan Lagu
Sumatera Barat

Rang Talu adalah lagu daerah yang berasal dari Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat. Ini lagu minang, sudah ada sejak zaman dahulu ketika gunung merapi  sagadang talua itiak . ini berbeda dengan lagu-lagu minang yang muncul belakangan, yang aliran lagunya sudah seperti lagu pop. Syair yang berbeda, dan juga pemaknaan yang beda. Lagu Rang Talu ini sungguh melankolis, campuran antara manis dan asam, campuran antara senyum dan tangis. Kemungkinan adanya perbedaan dalam penafsiran lagu ini cukup besar. Bagi yang pertama mendengar bisa saja mengira bahwa lagu ini adalah “merah jambu yang sedang dimakan ulat”, padahal tidak. Ia tidak hanya berbicara tentang rasa rindu yang memuncak. ada banyak rasa yang berkecamuk mengiris pilu dan pulang sepertinya adalah obat. Lagu Rang Talu ini adalah lagu wajb bagi masyarakat Talu, Kabupaten Pasaman Barat. inshaAllah setiap orang disana hafal dengan lagu ini, minimal satu bait. Ada satu hal yang menarik dari lagu ini...

avatar
Oskm18_16318248_reynaldi
Gambar Entri
Tari Rantak - Sumatera Barat
Tarian Tarian
Sumatera Barat

Sumatera Barat merupakan provinsi daerah yang memiliki berlimpah kebudayaan baik dari segi bidang makanan, arsitektur, baju adat, hingga seni tari yang bermacam - macam. Ada Tari Piring yang terkenal dengan sejumlah penari membawa piring pada tangannya dan menarikannya supaya tidak terjatuh, hingga mampu menginjak - injak beling. Kemudian ada Tari Payung dengan berbagai macam jenis, Tari Indang yang terkenal, dan adapula Tari Rantak yang mungkin belum semua masyarakat mengenalnya, terlebih lagi bagi masyarakat diluar provinsi Sumatera Barat. Tari Rantak merupakan salah satu tarian tradisional yang terinspirasi dari gerakan pencak silat dari kebudayaan masyarakat Minangkabau Provinsi Sumatera Barat. Tarian ini merupakan tarian tradisional yang lebih mengedepankan dan menegaskan ketajaman dari gerakan para penarinya. Dalam pertunjukannya, Tari Rantak umumnya akan ditarikan oleh beberapa para penari laki-laki dan perempuan dengan memakai busana berwarna merah dan emas, dengan d...

avatar
OSKM_16518083_Athaya Syaqra_2018
Gambar Entri
Minangkabau
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Sumatera Barat

Ada yang tau asal nya minangkabau enggak? Menagapa orang Minang itu mengunain kerbau di nama nya dan menyanyangin hewan tersebut? Saya pernah tanya ibu saya origin nya minang kabau dan dia menceritain kisah asal nama minangkabau. Minangkabau adalah suku besar di wilayah Sumatera Barat. Nama minangkabau berasal dari dua kata yaitu "minang" dan "kabau". Nama ini dikaitkan dengan sesuatu lagenda. Pada kerajaan Pangaruyung, ada kerajaan asing( pasukan Majapahit) yang datang dari pulau Jawa mau melakukan penaklukan. Mendengar itu masyarakat setempat mengusulkan mengadu kerbau dan pasukan asing itu menyetujui dan menyediakan seekor kerbau yang besar dan kuat untuk mengadu,sedangkan masyarakat cuman punya kerbau yang kecil dan lapar. Dalam pertempuran, anak kerbau itu menyangka kerbau yang besar dan kuat itu adalah induknya .Maka anak kerbau yang kelaparan itu berlari ke kerbau yang besar mencari susu dan menanduk hingga mencabik-cabik perut kerbau tersebut. Maka kerna itu kerbau yang...

avatar
Oskm18_16718493_fikra
Gambar Entri
Baluik lado hijau
Makanan Minuman Makanan Minuman
Sumatera Barat

Baluik atau belut ini biasanya dikeringkan di bawah terik matahari hingga kering lalu di goreng dengan minyak panas. Setelah itu dicampur dengan lado atau cabe hijau. Baluik lado hijau biasanya dapat dijumpai di rumah makan minang di Sumatera Barat. Masakan ini juga sering disajikan dalam upacara adat yaitu pernikahan dan syukuran. OSKMITB2018

avatar
Oskm18_fmipa_fadil
Gambar Entri
Manjapuik Marapulai
Ritual Ritual
Sumatera Barat

Dalam adat Minangkabau, acara japuik-majapuik dilakukan setelah ijab-kabul atau akad nikah dilaksanakan. Ijab-kabul biasanya dilakukan di masjid, dipimpin oleh engku khadi atau penghulu dari Kantor Urusan Agama (KUA). Setelah akad nikah di depan engku kadhi dengan dihadiri saksi-saksi, maka telah sah status kedua mempelai sebagai suami istri. Namun, laki-laki atau marapulai, baru dapat mendatangi rumah istrinya setelah ia dijemput sesuai ketentuan adat Minangkabau. Adat manjapuik marapulai ialah sebagai berikut. Petugas Manjapuik Marapulai. Oleh karena marapulai akan bersumando (pindah) ke rumah yang bermamak (beradat), maka adalah haknya menurut adat untuk dijemput oleh pihak mamak rumah dari keluarga istrinya. Dalam pelaksanaannya, bukanlah mamak itu sendiri yang menjemput marapulai, tetapi utusannya yaitu yang sama-sama orang sumando dalam rumah nan bermamak itu. Marapulai dijemput dengan membawa bingkisan dan datang ditunggu dengan carano. Hal ini melambangkan, meskipun...

avatar
Oskm18_16218125_nada
Gambar Entri
Muluik Nabi Muhammad SAW Badikia, Baminum kopi, dan Makan Bajamba
Makanan Minuman Makanan Minuman
Sumatera Barat

Untuk menyambut Maulid Nabi Muhammad SAW, di daerah Padang Pariaman mengadakan acara yang namanya Badikia. Badikia bahasa minang yang artinya Berdzikir. Di dalam Badikia cerita tentang sejarah Nabi Muhammad SAW diceritakan berdasarkan hikayat-hikayat yang ada. Badikia sendiri dilaksanakan setelah sholat isya atau lebih tepatnya pukul 23.00 sampai pukul 04.00. Dikarenakan acaranya malam hari maka membutuhkan energi agar tidak mengantuk saat Badikia. Maka dibuatlah yang namanya "Minum Kopi". Minum Kopi disini di maksud yakni makanan-makanan dan minuman-minuman yang telah disediakan oleh warga setempat untuk para Labai(orang-orang yang melakukan Badikia). Selanjutnya pada sore hari atau lebih tepatnya pukul 16.00 setelah sholat ashar, di lanjutkan acara yang namanya Makan Bajamba. Makan Bajamba sendiri yakni seluruh Labai dan masyarakat sekitar berkumpul dan makan bersama. Hal ini dilakukan untuk mengucapkan rasa syukur kepada Allah atas limpahan rezki yang di terima masyarakat. Da...

avatar
Oskm18_16018091_subur
Gambar Entri
Silek Pauah
Seni Pertunjukan Seni Pertunjukan
Sumatera Barat

Silek Pauah     Siapa yang tak kenal dengan seni bela diri asli Indomesia? Yap silat. Silat sendiri memunyai banyak aliran dan perguruan. Silat yang sangat terkenal berasal dari wilayah dengan ciri khas rumah gadang. Di sana terdapat 10 aliran utama silat atau yang biasa disebut silek dalam bahasa minang kabau. Tapi tahukah kamu bahwasannya ada silek termuda dari Sumatera Barat?    Silek tersebut berasal dari Kota Padang pada zaman pra kemerdekaan. Dahulunya, daerah Pauh V dan Pauh IX yang terletak di pinggiran Kota Padang (sebelum perluasan) adalah tempat berkumpul para pejuang yang menekan posisi penjajah Belanda. Pada zaman penjajahan, Belanda tidak terlalu mau mengurus wilayah Pauh ini karena mereka anggap daerah rawan. Di Pauh itu sendiri terdapat banyak aliran silek seperti sitaralak, kumango, lintau, dan silek tuo. Akibat pertemuan banhak aliran silek tersebut, akhirnya terjadilah pengembangan dan terbentuk Silek Pauah. Pauah sendiri me...

avatar
OSKM18_16718274_Dhafira Ramadhani