Kah Sekarang ini anak muda seringkali menjawab 'hah' atau hanya 'hmmm' ketika dipanggil oleh orang lain. Sebenarnya, tidak perlu dijelaskan lagi bahwa itu merupakan sikap yang kurang sopan dan pantas apalagi jika yang memanggil adalah orang yang umurnya lebih tua atau bahkan orang tua. Sejak dahulu kala, anak-anak Sunda sudah diajarkan dan diedukasi tata krama dan sopan santun terutama kepada orang dewasa apa lagi orang tua mereka. Mereka diajarkan untuk menggunakan nada yang sesuai dan pilihan kata yang digunakan saat berbicara. Dalam tatakrama bahasa Sunda terdapat 3 jenis bahasa, yaitu bahasa lemes, loma, dan kasar. Bahasa halus diperuntukan kepada orang yang dihormati, orang yang lebih tua usianya, dan orang dewasa. Anak kecil diharuskan menggunakan pilihan bahasa berikut karena jika tidak akan langsung dimarahi, tapi berbeda dengan zaman sekarang anak-anak sudah mulai berani kepada orang yang lebih tua dan sudah sulit ditemukan mereka menggu...
Pohon Jambu Tangkalak ( Bellucia axinanthera ), atau yang biasa disebut Pohon Jamolok atau Harendong Monyet oleh masyarakat Sunda, merupakan pohon yang sudah jarang ditemui. Namun, pohon ini memiliki banyak manfaat dari buah, daun, dan batangnya. Buah yang rasanya manis-manis asam disukai oleh hewan-hewan pemakan buah seperti monyet, musang, tupai, dan burung. Buah ini juga biasa dimakan oleh para pendaki gunung dalam keadaan darurat untuk menahan lapar. Daunnya biasa dimanfaatkan sebagai obat dan pembungkus makanan. Rebusan daun karendong berkhasiat sebagai obat sakit perut atau diare. Berikut cara pembuatannya. Cuci daun sampai bersih Daun yang telah bersih kemudian ditumbuk, tetapi tidak sampai hancur Setelah ditumbuk, daun direbus sampai matang Tuang air rebusan ke dalam gelas Air rebusan daun karendong siap diminum sebagai obat diare #OSKMITB2018
Kebaya adalah pakaian tradisional yang berasal dari Pulau Jawa. Pakaian tradisional ini dikenakan oleh kaum wanita sebagai pakaian atasan yang dapat dipadukan dengan sarung, batik atau pakaian rajutan tradisional lainnya seperti songket yang bermotif warna-warni. Pakaian tradisional ini terbuat dari bahan kain brokat, kain organdi atau kain koal halus. Namun, seiring dengan perkembangan mode serta kemampuan masyarakat Indonesia untuk berkarya menciptakan hal-hal baru, kini kebaya menjadi bervariasi, seperti terbuat dari bahan kain sifon, kain satin, kain talle atau kain taffeta. Hal itu membuat kebaya menjadi terlihat lebih unik dan menarik. Tidak hanya menjadi pakaian tradisional, kini kebaya merupakan pakaian modern. Tidak hanya dikenakan oleh orang-orang Jawa, kini kebaya banyak dikenakan oleh seluruh masyarakat Indonesia, bahkan telah dinyatakan sebagai budaya Nasional. Masyarakat Indonesia biasa mengenakan kebaya pada saat perayaan-perayaan tertentu, seperti acara formal dengan...
"Oh, Bekasi punya makanan khas ya? Emang Bekasi itu sebelah mananya bumi, sih?" Nggak jaman kali kata-kata begitu. Bekasi juga punya makanan khas, lho . Menurut penulis sendiri yang memang berasal dari Bekasi, cita rasa makanan khas Bekasi ini mirip dengan makanan khas Jakarta. Bahkan, ada beberapa makanan khas Jakarta yang juga menjadi makanan khas Bekasi. Walaupun hanya merangkum sedikit makanan, simak artikel berikut ini, ya! 1. Sop Djanda Wah , unik banget nggak sih namanya? Tapi jangan salah paham dulu, Djanda di sini adalah akronim dari Djakarta-Soenda. Menurut saya sih namanya representatif terhadap Bekasi banget, Gengs. Sop Djanda merupakan sup daging dan tulang sapi berkuah bening dengan rasa asam yang segar. Kalau suka pedas, bisa banget minta tambahan cabai di kuahnya. Kalau berkesempatan mampir ke Bekasi, jangan lupa mencoba sup yang satu ini, ya! 2. Bandeng Rorod Yang pertama ini adalah sajian...
Salah satu permainan tradisional yang populer di kalangan anak perempuan adalah congklak. Congklak merupakan permainan yang dimainkan oleh dua orang yang biasanya perempuan. Alat yang digunakan terbuat dari kayu atau plastik berbentuk mirip perahu dengan panjang sekitar 75 cm dan lebar 15 cm. Pada kedua ujungnya terdapat lubang yang disebut induk. Diantar keduanya terdapat lubang yang lebih kecil dari induknya berdiameter kira-kira 5 cm. Setiap deret berjumlah 7 buah lubang. Pada setiap lubang kecil tersebut diisi dengan kerang atau biji-bijian sebanyak 7 buah. Cara bermainnya adalah dengan mengambil biji-bijian yang ada di lubang bagian sisi milik kita kemudian mengisi biji-bijian tersebut satu persatu ke lubang yang dilalui termasuk lubang induk milik kita (lubang induk sebelah kiri) kecuali lubang induk milik lawan, jika biji terakhir jatuh di lubang yang terdapat biji-bijian lain maka bijian tersebut diambil lagi untuk diteruskan mengisi lubang-lubang selanj...
Ngaos pasaran di pesantren merupakan salah satu kebiasaan para santri yang dilakukan ketika kegiatan mengaji di pesantren nya sedang libur. Biasanya di bulan Rabiul Awal, Rajab, dan Ramadhan. pada bulan bulan tersebut para kyai seringkali mendapat undangan ceramah sehingga kegiatan mengaji di pesantren diliburkan. Pada saat itu, para santri pergi menuju pesantren lain yang mengadakan kegiatan "Ngaos Pasaran". Istilah ngaos pasaran sendiri sebenarnya merupakan salah satu metode mempelajari kitab kuning. Seorang kyai membacakan teks di kitab kuning yang kemudian hanya diterjemahkan per huruf nya ke dalam bahasa sunda atau bahasa jawa tanpa memberikan penjelasan panjang lebar. Berbeda dengan mengaji biasa di pesantren yang isi nya dijelaskan dengan detail oleh sang kyai. Istilah ngaos sendiri merupakan istilah yang berasal dari bahasa sunda yang identik dengan mengaji, sedangkan istilah pasaran diambil dari kata pasar. Kata pasar digunakan dalam ngaos pasaran karena kitab yang...
Kali ini kita akan membahas tentang makanan yang berasal dari Jawa Barat. Makanan ini sudah tidak asing lagi tentunya bagi warga Jawa barat, bahkan makanan ini sudah terkenal di luar Jawa Barat. Ya makanan ini adalah cireng!! Tahukah kalian kenapa namanya cireng? Kata cireng itu berasal dari kata Aci(tepung tapioka dalam bahasa Sunda) di goreng. Di zaman yang modern ini, semakin banyak makanan tradisional yang mengalami perkembangan, begitu juga dengan cireng. Semakin banyak variasinya dari segi bentuk, isian dan juga cara penyajian nya. Kalian mau tahu cara membuat cireng tradisional? Disini saya punya cara praktisnya, silahkan dicoba. Alat dan Bahan : -tepung tapioka -air panas -bawang yang sudah dihaluskan -terigu -bumbu kacang -garam secukupnya -minyak goreng Cara membuat : 1. Campurkan tepung tapioka, bawang yang sudah dihaluskan dan garam secukupnya....
Pernikahan merupakan sesuatu yang sakral. Salah satu momen penting dalam perjalanan hidup manusia. Pernikahan menjadi pembeda yang paling mencolok antara orang dewasa dan anak-anak atau remaja. Untuk merayakan momen bersejarah dalam hidupnya, banyak orang yang membuat acara pernikahan semewah dan seunik mungkin. Sebagai masyarakat Indonesia yang terkenal akan keunikan budayanya, tentu saja kebanyakan orang Indonesia tidak pernah melupakan unsur budaya dalam merayakan pernikahan. Mulai dari pakaian, hingga tahap-tahap ritual yang dilaksanakan. Selain unik, pernikahan berbau adat ini juga memiliki filosofi tersendiri yang sarat makna. Berikut hasil wawancara saya dengan salah seorang guru Bahasa dan Budaya Sunda di sebuah sekolah di Kota Tasikmalaya tentang ritual pernikahan dalam budaya Sunda. Dalam adat pernikahan sunda ada beberapa tahap kegiatan/ritual yang dilaksanakan... Secara garis besar ada 3 tahapan: - sebelum pernikahan - saat pernikahan - setelah pernik...
Angeun tutut msrupakan makanan khas Jawa Barat.Bahan dasarnya adalah tutut yang tingg di sawah. Makanan ini dimasak dengan dicampur rempah-rempah sehingga rasa nya tidak pahit.Makanan ini sering ditemukan di daerah persawahan dan sulit ditemukan di tempat makan.Masakan ini samgat pas untuk dimakan bareng-bareng bersama keluarga atau sahabat. Titut dimakan dengan di kenyot atau atau istilah lain dihisap. Bahan dasar sendiri masih sering ditemukan di pasar.