Tentu saja banyak orang sudah mengetahui tentang cerita rakyat/legenda Si Pitung. Dalam istilah sejarah disebut “Folklor” atau cerita rakyat yang turun menurun sudah melegenda. Dikenal sebagai “Robin Hood”, Pitung dan komplotannya merampok dari orang-orang kaya Belanda dan memberikan hasil curiannya kepada orang-orang yang membutuhkan disekitar Jakarta. Di mata Belanda dia adalah perampok, namun di mata Betawi dia adalah pahlawan. Banyak versi mengenai cerita Si Pitung, sehingga kematiannya pun masih jadi kontroversi. Ada yang bilang Pitung dibunuh dengan peluru emas seorang tentara Belanda, ada juga yang bilang jenazah tubuh Pitung dipotong-potong menjadi beberapa bagian dan dikuburkan di tempat yang terpisah karena jika dikuburkan dalam satu tempat yang sama, jenazah Pitung bisa hidup kembali. Bahkan sampai saat ini, belum ada orang yang bisa memastikan dimana jenazah tokoh tahun 1800-an ini disemayamkan. &...
Jika anda melihat kata Purwakarta, mungkin yang anda ingat adalah sate Maranggi yang memang sudah mendunia. Pergilah ke Purwakarta dan anda akan melihat bapak-bapak dan ibu-ibu yang menggunakan batik dengan motif yang khas. Batik itu adalah Batik Purwakarta. Batik Purwakarta atau disebut juga 'Batik Kahuripan' merupakan batik khas Kab. Purwakarta. Batik ini berasal dari sayembara yang diadakan oleh Pemerintah Kabupaten Purwakarta pada tahun 2009. Batik ini didesain oleh Dinas Peternakan dan Perikanan. Sekarang, batik ini dipakai sebagai seragam resmi bagi para pegawai pemerintahan dan guru di Purwakarta. Motif batik ini memiliki 7 makna, yaitu: Warna dasar hitam dengan motif kuning emas: melambangkan kejayaan Purwakarta. Dua pilar: pilar ini juga disebut sebagai Gerbang Indung Rahayu, melambangkan 2 kalimat syahadat. Atap tinggi: disebut juga Suhunan Julang Ngapak, melambangkan perlindungan kepada seluruh warga Kabupaten Purwakarta. Tiga lekukan di atas pila...
Asal Usul Suku Joto di Minangkabau Suku Koto merupakan satu dari empat suku yang terdapat dalam dua klan induk dalam etnis Minangkabau. Etnis Minangkabau memiliki dua klan (suku dalam bahasa orang Minang) yaitu klan/suku Koto Piliang dan klan/suku Bodi Chaniago. A.A. Navis dalam bukunya berjudul Alam Terkembang Jadi Guru menyatakan bahwa nama suku Koto berasal dari kata 'koto' yang berasal dari bahasa Sanskerta 'kotta' yang artinya benteng, di mana dahulu benteng ini terbuat dari bambu. di dalam benteng ini terdapat pula pemukiman beberapa warga yang kemudian menjadi sebuah 'koto' yang juga berarti kota, dalam bahasa Batak disebut 'huta' yang artinya kampung. Dahulu Suku Koto merupakan satu kesatuan dengan Suku Piliang tetapi karena perkembangan populasinya maka paduan suku ini dimekarkan menjadi dua suku yaitu suku Koto dan suku Piliang. Suku Koto dipimpin oleh Datuk Ketumanggungan yang memiliki aliran Aristokratis Militeris, d...
Saya mengenal permainan boy boyan sewaktu saya berada di Sekolah Dasar. Permainan ini dikenalkan oleh guru saya. Boy boyan berasal dari daerah Jawa Barat khususnya sunda. Permainan ini biasanya dimainkan oleh dua grup, satu grup nya bisa berisi satu orang atau lebih. Yang dibutuhkan untuk memainkan boy boyan cukup sederhana, kita hanya membutuhkan pecahan genting atau keramik sebanyak banyak banyaknya dan bola kecil. Cara memainkannya adalah dengan menyusun keramik atau genting tersebut keatas sampai membentuk susunan yang rapih dan kokoh. Kemudian salah seorang dari salah satu tim melemparkan bola tersebut dari jarak dua hingga 3 meter ke arah genting tersebut. Jika bola berhasil mengenai genting dan berhasil merobohkan genting tersebut maka tim tersebut harus berlari jangan sampai terkenal bola yang akan dilemparkan oleh lawan. tim yang berhasil berubuhkan genting tersebut harus berlari sambil menyusun genting sampai sempurna sesekalli. Jika tim yang merubuhkan genting berha...
Tari Retno Tanjung merupakan tarian putri tunggal asal Kota Tegal yang dapat ditarikan berkelompok maupun individu. Pada tari ini, penari-penari menggambarkan remaja putri yang selalu bersyukur atas rezeki berupa kekayaan alam laut yang melimpah yang diberikan Tuhan. Tarian ini diciptakan pada tahun 2007 oleh seorang guru seni budaya di SMA Negeri 1 Tegal bernama Endang Supadmi. Makna dari kata Retno Tanjung yaitu Retno yang berarti permata dan Tanjung yang berarti daerah lautan, maka disimpulkan Tari Retno Tanjung adalah tarian putri yang berasal dari daerah lautan. Tari Retno Tanjung ini juga mencerminkan kondisi masyarakat Kota Tegal yang menggambarkan betapa pentingnya kebersamaan dan rasa syukur kepada Tuhan atas rezeki yang telah diberikan yang serta untuk dinikmati dan selalu menjaga kelestariannya. Endang Supadmi menciptakan Tari Retno Tanjung dengan kreativitas yang memiliki unsur dasar gerak tari Tegalan, Solo dan Jawa Barat, yang kemudian dikembangkan dan d...
Tembang Gedhe Tembang (lagu dalam bahasa jawa) di bagi menjadi 4 jenis, yaitu tembang gedhe, tembang tengahan, tembang macapat, dan tembang dolanan. Tembang gedhe adalah tembang yang terkait beberapa ciri tertentu : - menggunakan bahasa jawa kuno, - satu bait terdiri dari empat gatra atau pada pala (baris), - memiliki guru lagu (bunyi suara vokal pada akhir baris atau disebut juga rima), - jumlah wanda (suku kata) pada satu baris dengan baris lainnya sama. Dalam perkembangannya, tembang gedhe sering digunakan dalam seni pertunjukan pewayangan sebagai suluk dan bowo. Suluk adalah lagu dalam pertunjukan wayang kulit yang fungsinya memberikan suasana pada adegan-adegan dalam pertunjukan wayang. Bowo adalah nyanyian vokal yang digunakan untuk pembukaan. Berikut beberapa contoh tembang gedhe : Kusumastuti, laku 16 bali 4, kapedhot 8/8 : Lamunsira kaki, dumadi prajurit, Den bias tuladha, patih mahespati, Lelabuhanira, ingkang triparaka, Guna,...
(Lokasi Makam Syech Umar dan Batu Beranak) Makam dan situs bersejarah yang ada di kota Dumai jarang sekali diperhatikan pemerintah Kota Dumai khusus nya Dinas Pariwisata, seperti pengembangan Sejarah Syech Umar. (Makam Syech Umar) Banyak yang bisa diambil dari kisah sejarah Syech Umar kalau saja pemerintah Dumai mau mengangkat cerita tentang Syech Umar dan situs Batu Beranak yang berada di Jalan Syech Umar, Dumai. Dari keterangan cucu Syech Umar, Aminah di rumah pribadinya tepat di belakang Makam Syech Umar menceritakan bahwasanya Syech Umar lahir tahun 1869 dan wafat tahun 1960, beliau adalah Tuan Guru pengajiaan Sulup diwaktu zaman itu banyak yang belajar agama kepadanya . Mengenai cerita situs batu beranak, saat Syech Umar berangkat ke Langkat Sumatra Utara menjumpai Tuan Gurunya, Syech Umar diarahkan untuk ziarah ke makam tuan guru yang terdahulu, setelah pulang syech umar mendapatkan sebuah batu warna kecoklatan, kemudian Syech Umar mencerita...
Tradisi yang sangat terkenal bagi warga Madura ialah toron tana. Tradisi ini diperuntukan untuk bayi yang berumur 7 bulan. Kata toron sendiri memiliki arti turun dan tana sendiri memiliki arti tanah. Sesuai dengan namanya toron tana memiliki arti luas yaitu suatu tanda yang menandakan bahwa seseorang manusia akan siap untuk menjalankan proses aktivitas kehidupannya di bumi kelak. Dalam pelaksanaannya sang bayi dituntut oleh orang tuanya untuk menginjak bubur yang terbuat dari beras merah bercampur santan. Dengan mengijak bubur tersebut, bayi tersebut diyakini oleh masyarakat Madura menjadikan si bayi memiliki keberanian untuk menjalani hidup di muka bumi. Selanjutnya orang tua si bayi akan menyediakan beberapa untuk si bayi. Si bayi akan mengambil beberapa benda yang disediakan. Setiap pengambilan benda yan diambil oleh si bayi, benda tersebut memiliki a...
Apa yang para pembaca pikirkan ketika mendengar kata ‘Tebing’? pasti sebuah jurang yang tinggi jika dilihat dari atas dan sangat dalam jika dilihat dari bawah. Lalu, bagaimana dengan kata ‘Tinggi’ ? Pasti suatu kata sifat yang menggambarkan bahwa sesuatu itu menjulang ke atas. Lalu bagaimana jika kedua kata itu kita gabungkan menjadi ‘ Tebing Tinggi’ ? pasti anda membayangkan sebuah dinding curam yang menjulan ke atas yang hampir menyentuh langit. Tetapi sangat disayangkan bahwa ‘Tebing Tinggi’ yang akan saya ceritakan disini bukan definisi yang sudah kita ketahui bersama, melainkan adalah ‘Tebing Tinggi’ yang mana merupakan sebuah Kota di Provinsi Sumatera Utara. Disini saya akan mengulas tentang sejarah dan cerita rakyat mengenai asal usul terbentuknya Kota kelahiran saya ini. Disini saya juga akan mewawancarai teman saya sewaktu Sekolah Menengah Atas dulu, yang mana beliau merupakan Ketua Tim Peneliti Asal Usul Kot...