Ebi adalah bumbu masakan yang berasal dari udang kecil-kecil yang diawetkan dengan cara dikeringkan. Bumbu masakan yang namanya diambil dari bahasa Jepang yang artinya “udang” ini memiliki aroma dan rasa udang yang khas. Di Indonesia, ebi banyak diproduksi di daerah pesisir seperti Cirebon dan Tegal. Dalam memilih ebi, sebaiknya pilih ebi yang bersih, tidak hancur, dan masih berbentuk udang meskipun ukurannya kecil. Ini menandakan bahwa ebi tersebut dibuat dari udang segar. Ebi seringkali digunakan sebagai penyedap rasa dalam berbagai resep masakan baik di Indonesia maupun di berbagai belahan dunia lainnya. Seperti di Indonesia, ebi digunakan dalam berbagai masakan seperti sayuran, sambal goreng, asinan dan masakan lainnya. Bahan: 300 gr buncis secukupnya minyak goreng 5 sdm ebi, rendam air panas dan tiriskan 3 siung bawang putih, cincang halus 2 cm jahe, cincang halus 2 batang daun bawang, iris halus 1 sdm cuka...
Ebi adalah bumbu masakan yang berasal dari udang kecil-kecil yang diawetkan dengan cara dikeringkan. Bumbu masakan yang namanya diambil dari bahasa Jepang yang artinya “udang” ini memiliki aroma dan rasa udang yang khas. Dalam memilih ebi, sebaiknya pilih ebi yang bersih, tidak hancur, dan masih berbentuk udang meskipun ukurannya kecil. Ini menandakan bahwa ebi tersebut dibuat dari udang segar. Ebi seringkali digunakan sebagai penyedap rasa dalam berbagai resep masakan baik di Indonesia maupun di berbagai belahan dunia lainnya. Seperti di Indonesia, ebi digunakan dalam berbagai masakan seperti sayuran, sambal goreng, asinan dan masakan lainnya. Kreasi masakan yang menggunakan ebi: Kentang sambal ebi, asparagus tumis ebi, sambal ebi kacang, ayam giling masak ebi. Sumber: http://sukamasak.com/bumbu/2011/03/ebi
Warna kuning menggambarkan kekayaan dan moral yang luhur. Digunakan untuk syukuran acara-acara gembira, seperti kelahiran, pernikahan, tunangan, dan sebagainya. RM/Toko yang Menyediakan : Nasi Kuning Cakalang OMA Restoran Indonesia Alamat: Jalan Cikajang No.74, Petogogan, Kebayoran Baru, RT.13/RW.6, Petogogan, Kby. Baru, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12170 Telepon: 0878-7755-8416 Sumber: https://gpswisataindonesia.info/2016/08/mengenal-nasi-tumpeng/
Tumpeng Blawong disebut juga sebagai tumpeng putih. Warna putih pada nasi putih menggambarkan kesucian dalam adat Jawa. Digunakkan untuk acara sakral. Rumah Makan atau Warung yang Menyediakan : RM. PUTRI Restoran Indonesia Restoran dengan aneka pilihan menu tradisional Jawa Tengah dari bahan-bahan berkualitas dan halal. Alamat: Jl. Ciranjang No. 21, Kebayoran Baru, RT.2/RW.1, Rw. Bar., Kby. Baru, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12180 Telepon: (021) 7202365 Sumber: https://gpswisataindonesia.info/2016/08/mengenal-nasi-tumpeng/
Tumpeng pernikahan ini memang mirip dengan tumpeng robyong, hanya saja setengah bagian nasi tumpengnya di potong secara mendatar. Tumpeng ini bagian atasnya yang runcing melambangkan lingga atau kesuburan, sedangkan bagian bawahnya yang melebar melambangkan yoni atau kekuatan. Di puncak tumpeng ditusuk bawang merah dan cabai. Yang wajib di dalam tumpeng ini adalah lodeh kluweh, jajan pasar lima warna, takir pontang dan kacang panjang yang dikepang dan dilingkarkan pada tengah tumpeng. Tumpeng pernikahan ini berbentuk tabung bertumpuk dengan ujung tetap dalam keadaan runcing yang memperlihatkan sebuah kesuburan. Selain itu, ada beberapa hal yang harus ada seperti jajanan lima warna serta untaian kacang panjang mengelilingi tumpeng. RM/Toko yang Menyediakan : Rumah Makan Khas Sunda Cibiuk Restoran Indonesia Menyediakan hidangan lengkap makanan Sunda disertai ruangan dgn meja makan dan lesehan. Tersedia wifi....
Camilan Wolak-Walik (bahasa Indonesia Bolak-balik) ini sudah tidak asing bagi masyarakat Wonosobo-Jateng. Bikinya gampang, cuma dibolak balik saja. Namun sekarang ini sudah jarang sekali ditemui di warung-warung, hanya sebagian orang saja yang masih bertahan jualan camilan ini. Lebih enak dimakan ketika masih hangat. Bahan-bahan 3-4 porsi 40 lembar daun pisang potongan bulat ukuran sedang (seukuran tutup gelas besar) 5 bh pisang kapok / 3 bh pisang belitung potong dadu 1/4 kg tepung terigu 250 ml air gula merah (encer) Langkah-Langkah Masukkan tepung ke mangkok yang sudah disiapkan, tambahkan air gula merah sedikit demi sedikit, aduk rata Jika adonan dirasa terlalu encer, bisa tambahkan sedikit tepung sampai adonan cukup kental Masukkan pisang sedikit demi sedikit, aduk perlahan-lahan Panaskan wajan/ panggangan dengan api sedang. Wolak-walik akan terasa l...
Lanthing adalah salah satu makanan khas yang ada di Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah. Makanan kecil yang bahan bakunya berasal dari pohon ketela ini lebih dikenal sebagai Lanthing Karanganyar karena yang membuat makanan tersebut adalah para warga di Dukuh Sanggrahan, Desa Meles, Kecamatan Adimulyo, Kabupaten Kebumen. Lokasi desa pembuat lanthing ini berada di sebelah selatan Pasar Karanganyar. Bahkan, sebagian besar toko yang menjual lanthing ini di Karanganyar, karena itu lebih dikenal sebagai Lanthing Karanganyar. Makanan ringan ini terasa renyah dan gurih. Kekhasan lanthing ini adalah warnanya, ada dua warna yakni Lanthing Merah dan Lanthing Putih. Ada yang mengatakan kalau saat dimulainya pembuatan makanan tersebut terjadi saat Indonesia menjelang Kemerdekaan. Untuk itu ada suatu niat menanamkan rasa cinta pada Bendera sang Merah Putih yang diwujudkan secara samar dalam sebuah makanan kecil yang kemudian diberi nama Lanthing ini. Lanthing ini juga ada kualitasnya...
Gula merah atau gula Jawa biasanya diasosiasikan dengan segala jenis gula yang dibuat dari nira, yaitu cairan yang dikeluarkan dari bunga pohon dari keluarga palma, seperti kelapa, aren, dan siwalan. Bunga (mayang) yang belum mekar diikat kuat (kadang-kadang dipres dengan dua batang kayu) pada bagian pangkalnya sehingga proses pemekaran bunga menjadi terhambat. Sari makanan yang seharusnya dipakai untuk pemekaran bunga menumpuk menjadi cairan gula. Mayang membengkak. Setelah proses pembengkakan berhenti, batang mayang diiris-iris untuk mengeluarkan cairan gula secara bertahap. Cairan biasanya ditampung dengan timba yang terbuat dari daun pohon palma tersebut. Cairan yang ditampung diambil secara bertahap, biasanya 2-3 kali. Cairan ini kemudian dipanaskan dengan api sampai kental. Setelah benar-benar kental, cairan dituangkan ke mangkok-mangkok yang terbuat dari daun palma dan siap dipasarkan. Gula merah sebagian besar dipakai sebagai bahan baku kecap manis....
Putren adalah jagung yang sangat muda Bahan-bahan: Putren 20 buah Kelapa 1/2 butir Ikan Asin/Peda 1/2 ons Daun Pisang 3 pelepah Bumbu-bumbu: Bawang Merah 5 buah Bawang Putih 2 siung Cabai Merah 3 buah Cabai Rawit 7 buah Lengkuas 1 potong Asam 2 mata Terasi 1/d sdt Garam secukupnya Cara membuat 1. Putren diiris tipis-tipis bulat 2. Kelapa diparut, ikan asin dicuci, dipotong menjadi 3 3. Durinya dibuang, kelapanya dibakar, dihaluskan, diberi air sedikit, disaring, dicampur dengan kelapa dan putren 4. Semua bumbu dihaluskan, dicampur dengan adonan nomor 3 5. Campuran dibungkusi, dalamnya diisi dengan ikan asin sepotong, dikukus Sumber: MUSTIKARASA Resep Masakan Indonesia Warisan Sukarno