Musik
506 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Asal-usul Nama Giri lawungan
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Barat

Alkisah, Raja Giri Layang dibantu oleh adiknya Putri Giri Larang, memimpin sebuah kerajaan bernama Kerajaan Giri di Majalengka, Jawa Barat dengan adil bijaksana. Mereka berdua masih keturunan kerajaan Pajajaran. Baginda Raja sangat mengutamakan kepentingan kerajaan dan rakyatnya. Perhatian utama Raja dalam mensejahterakan rakyatnya adalah dengan mengembangkan pertanian. Untuk hal itu Raja menunjuk seorang patih sebagai tangan kanan beliau yaitu Patih Endang Capang.    Patih Endang Capang memiliki jadwal rutin berkeliling ke penjuru negeri untuk memberikan penerangan mengenai bagaimana cara bertani yang baik, memeriksa pengolahan pertanian rakyat, mulai dari pemupukan, pengairan maupun membuka hutan untuk ditanami palawija. Jadi tidak heran jika hasil pangan sangat berlimpah.    Dalam bertransaksi perdagangan, masyarakat biasanya menggunakan sistem barter atau saling menukar barang. Takaran yang digunakan untuk mengukur barang yang dipertukarkan ad...

avatar
Roro
Gambar Entri
Tari Boboyongan
Tarian Tarian
Jawa Barat

Boboyongan atau Surak ibra adalah seni tradisional berasal dari Desa Cinunuk Kecamatan Wanaraja Kabupaten Garut, seni tradisional ini diciptakan pada tahun 1901 oleh Rd. Jaya diwangsa putra dari Rd. Wangsa Muhammad (pangeran papak), boboyongan merupakan seni tari yang melibatkan banyak orang. Pada seni tari ini seseorang menjadi objek untuk di lempar dan di arak oleh penari lainya dengan nyanyian dan iringan musik serta 2 obor, pada penciptaanya boboyongan berisi protes dari masyarakat terhadap penjajah, sehingga pada saat itu munculah keinginan dan pemikiran untuk mempersatukan masyarakat indonesia, supaya memboyong seorang tokoh yang adil dan bijaksana untuk menyatukan masyarakat dan melawan penjajah maka dari itu seni tradisional ini disebut dengan boboyongan karena simbol protes masyarakat terhadap penindasan, untuk sekarang boboyongan bisa di lihat pada prosesi upacara penyambutan dan festival seni khususnya di Garut. Boboyongan juga merupakan seni tradisional unik yang jarang di...

avatar
Roro
Gambar Entri
Lais
Seni Pertunjukan Seni Pertunjukan
Jawa Barat

Lais merupakan sebuah kesenian pertunjukan akrobatik dalam seutas tali sepanjang 6 meter yang dibentangkan dan dikaitkan diantara dua buah bamboo dengan ketinggian 12 sampai 13 meter. Kesenian Lais di ambil dari nama seseorang yang sangat terampil memanjat pohon kelapa yang bernama "Laisan" yang sehari-hari di panggil Pak Lais. Lais ini sudah dikenal sejak zaman penjajahan Belanda, tempatnya di Kampung Nangka Pait, Kec. Sukawening. Atraksi yang di tontonkan mula-mula pelais memanjat bambu lalu pindah ke tambang sambil menari-nari dan berputar di udara tanpa menggunakan sabuk pengaman dengan diiringi musik reog, kendang penca, dog-dog dan terompet. Sumber : https://garutofnews.wordpress.com/2016/02/07/seni-tradisional-garut/

avatar
Roro
Gambar Entri
Karinding Nyengsol
Musik dan Lagu Musik dan Lagu
Jawa Barat

Karinding Nyengsol...sebuah kelompok seni yang berada di Desa Winduraja, Kecamatan Kawali, Kabupaten Ciamis yang mengankat suguhan seni buhun. Karinding adalah sebuah alat musik tradisional yang terbuat dari bambu, kemudian cara memainkannya juga hanya dengan sedikit pukulan jari di ujungnya, yang di posisikan pada mulut kita supaya getaran bambu tersebut mengeluarkan bunyi. diberi nama NYENGSOL karena Nyengsol adalah singkatan dari " Nyungsi Eusi Ngaguar Seni Olah Laras" maksudnya adalah mencari isi seni jaman dulu dengan mengolah laras lagu, lebih luasnya menyelaraskan masa lalu dengan masa kini supaya budaya masa lalu jangan sampai hilang oleh budaya masa kini yang perlahan-lahan menindas seni budaya lokal.kelompok Karinding identik berkostum serba hitam, beriket kepala dan tampak seperti orang-orang jaman dulu, karena karinding sendiri merupakan kesenian buhun. Sumber : http://kesenianciamis.blogspot.com/2015/11/15-kesenian-dari-kabupaten-ciamis.html?m=1

avatar
Roro
Gambar Entri
Badud
Seni Pertunjukan Seni Pertunjukan
Jawa Barat

Awalnya, seni pertunjukan badud menjadi bagian dari ritual saat panen tiba, yaitu pada saat iringan masyarakat membawa hasil panen ke lumbung yang ada di desa. Awal pelaksanaan tersebut pernah tercatat angka tahunnya, yaitu 1928. Namun, menurut penuturan para sesepuh adat yang bersangkutan, yaitu Aki Ardasim dan Aki Ijot, badud diperkirakan sudah ada sejak tahun 1880 di Dusun Margajaya. Seni pertunjukan badud akhirnya berkembang untuk meramaikan ritual panen. Menurut Sukinta, perkembangan badud dimulai sejak tahun 1950, ditandai dengan penampilan materi peran yang ditambah dengan atribut topeng binatang, seperti: lutung, kera, anjing hutan, harimau, dan babi hutan, yang dibuat dengan bahan seadanya. Gerakan peran binatang menirukan gerakan yang disesuaikan dengan binatang aslinya – sesuai dengan atribut topeng yang mereka kenakan. Selain sebagai seni pertunjukan untuk meramaikan ritual panen, dengan cara mengiringi rombongan petani yang berjalan membawa hasil panennya ke l...

avatar
Sri sumarni
Gambar Entri
Tari Ronggeng Buyung
Tarian Tarian
Jawa Barat

Kita dapat menemui beberapa seni tari di Jawa Barat yang unik dan memiliki ciri khas setiap daerahnya. Pada kesempatan yang lalu kita sudah mengenal tari ronggeng gunung . Kali ini kita akan mengenal tarian dari Indramayu, Jawa Barat. Tarian tersebut dikenal dengan nama Tari Ronggeng Buyung. Indramayu sendiri merupakan salah satu Kabupaten di Provinsi Jawa Barat yang wilayahnya dilalui oleh Jalur Pantura. Walaupun Indramayu berada di Jawa Barat yang notabene adalah tanah Pasundan yang berbudaya dan berbahasa Sunda, namun sebagian besar penduduk Indramayu mempergunakan Bahasa Jawa Cirebon dialek Indramayu, masyarakat setempat menyebutnya dengan Basa Dermayon, yakni dialek Bahasa Jawa Cirebon yang hampir serupa dengan Bahasa Jawa Cirebon yang dipergunakan di wilayah pusat Keraton Cirebon di Kota Cirebon, dalam Bahasa Jawa Cirebon dialek Indramayu tata bahasanya terbagi menjadi dua yakni Basa Besiken (dipergunakan untuk berbicara dalam tatanan resmi dan menghormati lawan bi...

avatar
Aze
Gambar Entri
Bangreng
Seni Pertunjukan Seni Pertunjukan
Jawa Barat

Kata bangreng berasal dari dua suku kata “bang“ dan “reng“ yang masing-masing merupakan akronim dari kata terbang dan ronggeng (Ensiklopedi Musik, jilid I , 1992 : 23). Terbang adalah alat bunyi-bunyian yang terbuat dari kayu dengan muka bulat yang berkulit, seperti rebna. Ronggeng adalah juru kawih merangkap penari wanita dalamm ketuk tilu dengan tarian dan nyanyiannya melayani tarian pria yang menghadapinya ( Ensiklopedi Umum, 1977 : 88). Batasan di atas baru mengungkapkan dua sisi dari seni bangreng dan belum menyatakan kesenian bangreng secara utuh. Lebih lengkapnya diungkapakan dalam Ensiklopedi Musik , Jilid I (1992 : 31) yaitu :   Bangreng kependekan dari kata ter-Bang dan rong-Eng, yakni bentuk kesenian rakyat di Jawa Barat yang dimainkan dengan seorang interpreter gerak keindahan. Instrument yang di-gunakan adalah rebab, terbang, saron, kendang, kulanter, kempul , dan goong.  ...

avatar
Aze
Gambar Entri
Angklung Padaeng
Alat Musik Alat Musik
Jawa Barat

Angklung Padaeng adalah alat musik dari bambu yang merupakan varian modern dari Angklung. Dulunya, angklung tradisional memakai tangga nada slendro, pelog atau madenda. Pada tahun 1938, Daeng Soetigna melakukan inovasi agar angklung dapat memainkan nada diatonis. Untuk menghargai karya dia, angklung bernada diatonis ini kemudian diberi nama angklung padaeng. Sumber : https://id.m.wikipedia.org/wiki/Angklung_Padaeng

avatar
Roro
Gambar Entri
Karinding
Alat Musik Alat Musik
Jawa Barat

Di lingkungan masyarakat Indonesia yang masih kental dengan nilai-nilai kehidupan agraris, seni pertunjukannya  memiliki  beragam fungsi yang bukan saja berkenaan dengan peristiwa daur hidup yang dianggap penting seperti kelahiran, potong gigi, potong rambut, pernikahan, kematian, dan berbagai kegiatan  yang dianggap penting seperti menanam atau memanen padi. Sama halnya dengan seni pertunjukan pada umumnya, karinding mempunyai beragam fungsi di berbagai daerah di Jawa Barat, di antaranya sebagai instrumen yang dimainkan pada waktu luang, pengusir hama, alat musik pergaulan, bahkan menjadi instrumen utama dalam sebuah kelompok musik. Tahun 2008 menjadi titik tolak hidupnya kembali karinding karena pada tahun yang sama para seniman karinding mulai agresif dalam mengeksplorasi instrumen karinding menjadi sebuah kemasan pertunjukan baru. Lingkungan   komunitas   musik indie  khususnya  ranah   musik  metal Kota Bandung...

avatar
Dadan Rizwan