P upuh merupakan sebuah aturan atau pola untuk membuat puisi atau rumpaka. Ajip Rosidi, Edi S. Ekadjati, dan kawan-kawan dalam Ensiklopedinya menjelaskan pupuh ini dengan menyertakan anjuran untuk melihat pengertian dangding . Dangding merupakan basa ugeran atau puisi dalam bait-bait ikatan pupuh. Kemudian pupuh merupakan nama kesatuan basa ugeran yang telah tertentu jumlah (1) padalisan nya setiap pada, dan telah tertentu jumlah (2) engang (suku kata) serta (3) vokal terakhir setiap padalisan tersebut (2000:526) istilah “ pupuh raehan” terdiri dari gabungan dua buah kata yaitu: “pupuh” dan “raehan”. Seperti yang telah dijelaskan di atas, istilah “pupuh” merupakan aturan atau pola untuk membuat puisi. Sedangkan istilah “raehan” berasal dari kata “raeh” (bahasa Sunda) yang berarti “menggubah”, setelah mendapat akh...
Mejikuhibiniu adalah permainan tradisional khas Sunda yang dapat dimainkan oleh sekelompok orang dengan jumlah maksimum tujuh orang. Masing-masing peserta dapat memilih satu warna dari merah, jingga, kuning, hijau, biru, nila, dan ungu. Peserta tidak boleh memilih warna yang sama dengan peserta yang lainnya. Setelah memilih warnanya masing-masing, permainan dapat dimulai. Seperti permainan ABC 5 Dasar , peserta bebas mengeluarkan jumlah jari tangan yang kemudian di hitung dengan hitungan me-ji-ku-hi-bi-ni-u yang diulang terus-menerus hingga semua jari terhitung. Jika hitungan berakhir di 'ME' maka peserta yang memilih warna merah lolos. Jika berakhir di hitungan 'JI' maka peserta yang memilih warna jingga lolos. Jika berakhir di hitungan 'KU' maka peserta yang memilih warna kuning lolos. Jika berakhir dihitungan 'HI' maka peserta yang memilih warna hijau lolos. Jika berakhir di hitungan 'BI' maka peserta yang memilih warna biru lolos. Jika berakhir di hitungan 'NI' maka peserta yang...
Permainan tradisional merupakan salah satu bagian dari kebudayaan yang berasal dari berbagai daerah di negeri ini, Indonesia. Setiap daerah memiliki permainan tradisional yang sangat banyak macamnya. Salah satu daerah yang memiliki permainan tradisional adalah Tanah Sunda, Jawa Barat. Di Jawa Barat permainan tradisional disebut 'Kaulinan Sunda'. Kaulinan Sunda itu banyak macamnya, salah satunya adalah Sépdur-sépdur. Adapun lirik/tembangnya adalah sebagai berikut : "Sépdur-sépdur. Mantri-mantri maan jedur Kahijina, kaduana, katiluna, saha nu di tangkap!" Kaulinan Sunda ini biasanya dimainkan oleh banyak orang, berjajar seperti kereta. Permainan Sépdur-sépdur ini terbagi ke dalam 2...
Karinding merupakan salah satu alat musik tiup tradisional Sunda. karinding dibuat dari pelepah kawung (enau). dilihat dari bentuknya seperti tusuk biar mudah ditusukan di sanggul rambut. Dan bahan enau kebanyakan dipakai oleh lelaki, bentuknya lebih pendek biar bisa diselipkan dalam wadah rokok. Bentuk karinding ada tiga ruas. Karinding disimpan di bibir, terus tepuk bagian pemukulnya biar tercipta resonansi suara. Karindng biasanya dimainkan secara solo atau grup (2 sampai 5 orang). seorang diantaranya disebut pengatur nada atau pengatur ritem. dulunya karinding dimainkan bersamaan takokak (alat musik bentuknya mirip daun). Karinding awalnya dibuat untuk mengusir hama di sawah. Suara yang dihasilkan dari getaran jarum karinding biasanya bersuara rendah (low decible). Suaranya dihasilkan dari gesekan pegangan karinding dan ujung jari yang ditepuk-tepakkan. Suara yang keluar biasanya terdengar seperti suara wereng, belalang, jangkrik, burung, dan lain-lain. Yang zaman sekara...
Tradisi di disetiap penjuru indonesia sangat banyak sekali dan beragam salah satunya di daerah garut jawa barat yaitu ada sebuah tradisi yang disebut Rebo wakesan atau biasa disebut rebo kasan. Tradisi ini sudah ada sejak jaman dulu tetapi tradisi ini tidak tertulis biasanya turun-temurun atau dari mulut ke mulut sehingga semua masyarakat sunda mempercayai adanya rebo wakesan atau rebo kasan. Rebo wakesan sendiri mempunyai arti yaitu rebo artinya hari rabu dan wakesan artinya terakhir jadi rebo wakesan adalah rabu terakhir. Biasanya rebo wakesan ada di akhir bulan safar yaitu bulan umat isalam dalam hitungan hijriah. Rebo wakesan sendiri sering disebut hari malapetaka dimana allah SWT menurunkan malapetaka atau bala di hari tersebut. Dan masyarakat sunda percaya dengan itu lalu mereka membuat amalan supaya tidak terkena malapetaka tersebut diantaranya dengan shalat rebo wakesan, doa rebo wakesan, minum air ajimat, dan selamatan biasanya selamatan ini mempunyai ciri khas yaitu selalau...
ACARA SENI REAK Seni Reak merupakan salah satu seni pertunjukan yang kerap ditemukan di Jawa Barat khususnya daerah Ujung Berung, Bandung, Sumedang, dan sekitarnya. Kesenian ini biasanya diselenggarakan oleh masyarakat dalam acara khitanan, pernikahan, atau sambutan yang dipertunjukan di tanah terbuka atau lapangan. Kesenian reak ini berupa iring-iringan dengan seperangkat alat musik khas sunda seperti kendang, gamelan, tilingtit, goong, kecrekan, dogdog, dan sebagainya. Dalam kesenian reak ini biasanya mengandung hal-hal mistis. Sebelum iring-iringan, sang pemimpin reak yaitu sesepuh kampung, biasanya melakukan ritual khusus sambil membaca mantera dan membakar kemenyan dengan tujuan untuk meminta keselamatan selama acara reak berlangsung. Setelah itu dimulailah iring-iringan reak sambil membunyikan tabuhan alat musik mengelilingi kampung disertai lantunan beberapa nyanyian sunda oleh sinden. Bentuk dari reak berupa penari dengan...
Peristiwa rengasdengklok merupakan peristiwa dimana para pemuda mengamankan Ir. Soekarno dan Muhammad Hatta ke Rengasdengklok dengan tujuan untuk mempercepat kemerdekaan Indonesia. Rengasdengklok dipilih karena letaknya terpencil, sehingga lebih mudah untuk mendeteksi gerak gerik tentara Jepang. Para Pemuda Indonesia awalnya ingin membawa Soekarno dan Hatta ke markas PETA di Rengasdengklok. Namun, mereka justru memilih rumah di Rengasdengklok Utara milik Djiauw Kie Siong, yang dikemudian hari dikenal sebagai "Rumah SEJARAH Rengasdengklok". Rumah ini terletak di Jalan Perintis Kemerdekaan No. 33, Rengasdengklok Utara. Untuk memperingati peristiwa ini, setiap tanggal 17 Agustus, para pemuda melakukan kegiatan "Napak Tilas". Napak Tilas merupakan suatu kegiatan dimana para pemuda berjalan kaki dari Rumah SEJARAH ke rumah Soekarno di Jalan Pegangsaan Timur No. 56 di Jakarta. Setelah mereka selesai menempuh perjalanan tersebut, akan dibacakan teks proklamasi disana.&nb...
Semula kawasan yang sekarang ditetapkan sebagai Taman Hutan Raya Ir. H. Djuanda adalah bentangan pegunungan dari Barat sampai ke Timur yang merupakan “tangki air raksasa alamiah” untuk cadangan di musim kemarau. Namun, pada masa penjajahan Belanda, perbukitan yang terbentang ini di dalamnya dibuat sebuah saluran/terowongan berupa jaringan goa dinamakan Goa Belanda. Pada masa kemerdekaan Goa ini pernah dipakai atau dimanfaatkan sebagai gudang mesiu oleh tentara Indonesia. Goa Belanda saat ini dapat dimasuki dengan aman dan dijadikan sebagai tempat wisata yang penuh dengan nilai sejarah. Salah satu yang cukup populer adalah mengenai pantangan mengucap kata " lada" . Ada apa dengan kata lada? Mengapa tidak boleh disebut saat kamu berada di kawasan Goa Belanda dan Goa Jepang? Apa yang akan terjadi jika seseorang telanjur mengucapkan kata tersebut? Penasaran kan? Ya, ketika berkunjung ke Goa Jepang dan Goa Belanda, para pengunjung harus sangat berhati-hati...
Menghimpun makna dalam motif dan keindahan warna, batik tulis garut menjadi warisan nenek moyang yang patut dipertahankan. Sebelum bendera merah putih berkibar pun karya seni ini telah hidup sebagai penyaluran naluri seni masyarakat Kota Garut, Jawa Barat. Kekhasan warna yang cenderung terang dan motif yang unik menjadi daya tarik batik tulis yang satu ini. Tak sedikit orang yang memakainya sebagai tanda kebanggaan masyarakat sunda. Cupat Manggu dan Rereng Peuteuy contohnya. Mencipta seni tidaklah mudah, kecuali pelibatan hati yang menyertai setiap likunya. Masyarakat Kota Garut memilih mencipta karya melalui lincahnya tangan untuk melukis batik kebanggaan bangsa. Tak cukup hingga nenek moyang, mereka menurunkan keterampilan terbaiknya kepada anak cucu. Berasal dari makna sederhana kehidupan, motif yang tercipta begitu unik dan mewakili “raga Indonesia” yang sesungguhnya. Bersama perasaan dan nilai estetika yang mendalam, masyarakat Kota Garut memproduksi motif y...