HARI PAHLAWAN
384 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Pijak Rumpuik
Permainan Tradisional Permainan Tradisional
Sumatera Barat

Permainan pijak rumpuik adalah permainan tradisional anak anak di daerah payakumbuh dan limapuluh kota, biasanya dimainkan sore hari setelah sholat ashar, peraturannya seperti permainan kejar kejaran namun seseorang tidak boleh dikejar apabila dia telah menginjak rumput.

avatar
Rizki Kitiang
Gambar Entri
Gulo-Gulo Tareh
Makanan Minuman Makanan Minuman
Sumatera Barat

Gulo-gulo tareh merupakan permen tradisionaldi Bukittinggi yang sudah ada sejak dulu dan masih bertahan sampai hari ini. Walaupun, sudah banyak permen buatan pabrik di toko kue yang ada di Bukittinggi. Tahun 80-an, penjual gulo-gulo tareh masih mudah ditemukan dibanding tahun 2000. Penjual gulo-gulo tareh semakin sedikit dan hanya berjualan pada hari pasar, atau hari libur. Pada hari libur, banyak wisatawan lokal yang ingin mencoba atau perantau yang mengingat kembali, jajanan masa kecil. Untuk pembuatannya tergolong mudah akan tetapi, memakan waktu yang cukup lama. Berikut bahan dan cara membuat gulo-gulo tareh Bahan : Tebu secukupnya Tepung kanji/maizena secukupnya Cara membuat : Giling tebu dengan mesin penggilingan. Lalu ambil saringan airnya Masak air tebu yang sudah disaring Tadi selama kurang Lebih 6 jam Sampai memadat Cetak air tebu yg sudah memadat tadi (Biasanya dibentuk bulat) Setelah itu, beri Tepung kanji/maizena agar air tebu yang sudah memada...

avatar
Wicky Ariando
Gambar Entri
Tari Piring
Seni Pertunjukan Seni Pertunjukan
Sumatera Barat

Berkunjung ke Sumatera Barat tidak cuma menyuguhkan keindahan alamnya saja, melainkan juga keindahan budaya yang menyangkut tentang hal makanan tradisonal, upacara adat, ataupun tarian tradisional. Seni-seni tradisional kini memang jarang diminati, jarang ditelusuri yang mengancam akan ada negara lain yang mengklaim ataupun sekedar budaya itu akan terlupakan. Salah satu upaya cara pelestarian dari senibudaya tradisional ini adalah dengan cara mengenal budaya itu dengan baik, mulai memahami asal usul dari budaya tersebut, ataupun mulai mengetahui apa latar belakang adanya budaya tersebut. Menurut UU no 5 Tahun 2017 tentang 10 Objek Pemajuan Kebudayaan, Tari piring dapat digolongkan menjadi objek yang no 8 adalah tentang Seni. Seni adalah ekspresi artistik individu, yang berbasis warisan budaya maupun berbasis kreativitas penciptaan baru, yang terwujud dalam berbagai bentuk kegiatan dan/atau medium. Seni antara lain seni pertunjukan, seni rupa, seni sastra, seni musik, dan seni media...

avatar
Wieke azaqi ramadhani lubis
Gambar Entri
Adu Balam
Seni Pertunjukan Seni Pertunjukan
Sumatera Barat

Adu balam adalah Adu burung Tekukur, selain di aceh kegiatan yang menjadi tradisi ini ada juga di Sumatera Barat (orang tahunya Padang ama bukit tinggi), namun di Aceh khususnya di Nanggroe Breuh Sigupai ini dilakukan pada hari minggu saja, tepatnya di desa kota Bahagia, Kecamatan Kuala Batee, Kabupaten Aceh Barat Daya. Masyarakat setempat menjadikan tradisi unik ini untuk menjalin hubungan silahturahmi sesama warga dari kabupaten lainnya, burung tekukur atau derkuku, atau disebut juga burung balam dijadikan sebagai petarung layaknya adu ayam jago. Pertarungannya dilakukan didalam Rangkang (sangkar besar yang menampung beberapa orang saja), Burung di adu dialamnya dan yang dinyatakan kalah apabila burungnya sudah tidak mau lagi bertempur dan yang lari dan terbang meninggalkan rangkang juga dinyatakan kalah.

avatar
Widra
Gambar Entri
Randai
Seni Pertunjukan Seni Pertunjukan
Sumatera Barat

Randai merupakan pertunjukan kesenian Minangkabau yang dianggap paling lengkap karena menghadirkan empat unsur kesenian sekaligus, yakni seni tari, seni suara, seni musik, dan seni sastra/seni peran/akting atau seni drama. Randai dipertunjukkan oleh sebuah tim dalam formasi lingkaran. Kesenian ini menampilkan seni tari yang berasal dari gerakan-gerakan mancak atau bungo silek (bunga silat) dan diiringi oleh musik vokal (dan juga musik instrumental) dan sastra (pantun atau drama). Randai dimainkan oleh beberapa orang (berkelompok atau beregu). Cerita dalam Randai, selalu mengangkat cerita rakyat Minangkabau, seperti cerita Cindua Mato, Malin Deman, Anggun Nan Tongga, dan cerita rakyat lainnya. Konon kabarnya, randai pertama kali dimainkan oleh masyarakat Pariangan, Padang Panjang, ketika mereka berhasil menangkaprusa yang keluar dari laut. Biasanya randai dimainkan pada perayaan pesta, seperti: pernikahan, pengangkatan penghulu atau pada hari besar tertentu. Bahkan, pemerintah Sumat...

avatar
Widra
Gambar Entri
Cerita Rakyat Si Malanca
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Sumatera Barat

Diceritakan ada seorang anak muda bernama si Malanca. Ia dari keluarga miskin dan tidak mempunyai pekerjaan dan kepandaian. Pada suatu hari si Malanca merantau dan ia berhasil mendapatkan pekerjaan yang tidak memerlukan kepandaian, yaitu menjadi tukang cuci piring di sebuah lepau nasi. Ia rajin memperhatikan orang-orang bekerja, terutama cara orang memasak. Oleh karena keyakinan dan kesungguhannya maka ia pandai memasak segala macam jenis masakan. Selama bekerja, si Malanca berkenalan dengan seorang gadis yang pada akhirnya menjadi istrinya. Karena diperantauan tidak ada perubahan dan peningkatan nasib, maka si Malanca dan istrinya pulang kampung. Tersebarlah di kampung itu bahwa si Malanca telah pulang dari rantau dan mereka mempunyai pandangan bahwa pulang merantau pasti beroleh rejeki banyak, karena si Malanca pulang membawa seorang istri. Padahal dalam kehidupan sehari-harinya ia hidup sangat payah. Setiap harinya ia memikirkan untuk kebutuhan sehari-hari, terutama untuk beli bera...

avatar
Widra
Gambar Entri
Main Sauk/Talasaul
Permainan Tradisional Permainan Tradisional
Sumatera Barat

Permainan Talasaul sudah sangat tua usianya. Tidak diiketahui kapan permainan ini mulai ada di tengah masyarakat Pasaman Sumatera barat. Nama permainan tradisional ini berasal dari kata talasaul atau sauk, yang berarti asaok, azaban atau hukuman. Banyak terdapat di daerah Pasaman dan dimainkan pada hari-hari besar agama dan hari-hari besar kenegaraan. Dalam permainan ini, seorang peserta yang dinyatakan bersalah atau kalah berdasarkan ketentuan yang telah disepakati, biasanya melalui adu suit akan dihukum atau diazab. Si pemain kalah tersebut akan berlari sepanjang lapangan sementara pemain yang lain akan melempariinya dengan menggunakan anak gundu. Berlangsungnya permainan ini ditandai dengan gelak tawa serta sorakan dari para pemain, sekaligus oleh penonton. Secara social, permainan ini berfungsi sebagai hiburan, serta penanaman nilai-nilai kemasyarakatan, seperti perjuangan, kesatria, keberanian dan ketangkasan.

avatar
Widra
Gambar Entri
Kalio Cumi
Makanan Minuman Makanan Minuman
Sumatera Barat

Makanan ini termasuk jenis makanan yang jarang tersedia dirumah makan padang, makanan ini juga sering di jumpai pada daerah Pariaman, Padang Panjang Tidak ada data tertulis yang mencerita kapan makanan ini mulai diminati oleh masyarakat minangkabau. Setelah ditelusuri dari cerita orang tua-tua kampung bahwa makanan ini dimasak untuk lauk pauk sehari-hari. bahan yang dibutuhkan gelas, sendok makan, sendok teh, cumi-cumi, bawang merah,bawang putih,santan, garam, lengkuas, cabe merah giling, jahe, kunyit, dan asam.

avatar
Widra
Gambar Entri
Kisah Permusuhan
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Sumatera Barat

Cerita ini adalah cerita tentang kisah matahari yang teramat panas. orang-orang mengadakan parurukat (pertemuan). Semua yang hadir sepakat membantu bulan untuk lebih mengurangi panasnya matahari. Berhari-hari mereka membuat panah yang beracun. Setelah semua selesai mereka bersama-sama memanahi matahari. Matahari kesakitan oleh panah-panah beracun itu. Orang-orang tetap memanah, sampai hampir habis anak panah mereka. Karena tidak tahan terkena panah beracun, pelan-pelan matahari menjauh dari orang-orang yang memanahnya menjauh dari bumi. Maka sejak saat itulah matahari sudah tidak begitu panas sampai saat ini dan manusia pun sudah dapat melakukan semua pekerjaannya di siang hari.

avatar
Widra