Anak
5.723 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Pasambahan (Pidato Adat)
Ritual Ritual
Sumatera Barat

Sumatera Barat sangat kaya dengan budaya-budaya khasnya, salah satunya yaitu Pasambahan. Pasambahan adalah sebuah pidato adat yang dilakukan oleh niniak mamak, sumando dan pemuda Minangkabau secara bergantian dan saling berbalas dalam suatu perhelatan seperti pernikahan, batagak pangulu dan baralek gadang. Pasambahan ini biasanya dilakukan sebelum menyantap hidangan yang telah disediakan dalam acara baralek tersebut. Bisa dianggap Pasambahan ini seperti basa basi antara niniak mamak atau yang juga disebut sipangka dengan urang sumando yang juga disebut sialek. 'Pasambahan ka makan' ini bisa berlangsung antara 45 menit sampai 90 menit, tergantung dari situasi dan kondisi. Sebelum melakukan pasambahan ka makan ini, biasanya dalam baralek pernikahan, menjelang pengantin laki-laki datang, juga diadakan serangkaian iring-iringan menggunakan alat musik rebana. Pasambahan ka makan ini juga disebut Panitahan.  Pasambahan juga salah satu bentuk karya sastra minangkabau. Pasa...

avatar
Oskm_16718141_farhan
Gambar Entri
Buroq
Seni Pertunjukan Seni Pertunjukan
Jawa Tengah

Buroq Buroq adalah suatu jenis kesenian yang berasal dari daerah perbatasan antara Jawa Tengah dan Jawa Barat, khususnya pada pesisir utara seperti Cirebon, Losari, Indramayu, hingga Brebes.  Buroq sendiri berupa patung/boneka berbentuk kuda dan berkepala wanita. Buroq biasanya ditampilkan pada acara-acara seperti pernikahan, khitanan, khataman Al-Qur'an, dan penyambutan bulan suci Ramadhan.  Pertunjukkan Buroq biasanya diiringi musik berupa dogdog, genjreng, simbal, organ, gitar, kromong, suling, dan kecrek. Sambil dimainkan lagu dan diiringi nyanyian, Buroq biasanya akan diarak keliling desa/kampung. Pada acara khitanan, anak yang telah dikhitan akan dinaikkan keatas Buroq dan diarak diatasnya. Sambil diarak, biasanya masyarakat yang menonton akan ikut menari dan bernyanyi seiring dengan nyanyian dan ikut memeriahkan acara. Buroq sendiri konon berasal dari tahun 1934. Saat itu, seseorang bernama Abah Kalil, seorang penduduk desa Kalimaro, Kecamatan Baba...

avatar
OSKM18_16318098_daffario Daffario Hibatullah
Gambar Entri
Ucing Peugpeun
Permainan Tradisional Permainan Tradisional
Jawa Barat

     Permainan Ucing Peungpeun merupakan permainan yg dimainkan oleh anak-anak di daerah asal Jawa Barat. Permainan ini dimainkan oleh anak laki -laki maupun perempuan. permaianan ini dilakukan ditempat yang terbuka dan luas, jumlah peserta bisa mencapai 10 orang bahkan lebih. Permainan  Ucing Peungpeun merupakan permainan perorangan, dimana yang menjadi kucing matanya ditutup dan berada di tengah-tengah lingkaran mangsanya. Sambil bernyanyi mereka mengelilingi kucingnya, dan apabila selesai bernyanyi yang menjadi kucing harus menerka mangsanya, dan apabila terkaannya benar ia berbalik jadi mangsanya, begitu seterusnya. Permainan ini melatih untuk ketepatan menerka dan kejujuran. Permainan  Ucing Peungpeun merupakan hiburan dan tersebar. #OSKMITB2018

avatar
OSKM18_16718032_Zaidan Jainul Insan
Gambar Entri
Jeblag Panto
Permainan Tradisional Permainan Tradisional
Jawa Barat

     Permainan Jeblag Panto merupakan permainan dari daerah asal Jawa Barat. Permainan ini bersifat olahraga dan tidak memerlukan alat bantu benda. Permainan dilakukan oleh sekelompok anak, berjumlah minimal lima orang. Cara bermainnya diawali dengan hompimpah atau gambreng untuk menentukan dua orang yang akan menjaga menjadi pintu. Jika sudah didapat siapa yang menjadi penjaga pintu, maka dia harus berdiri bersebelahan. Posisi kaki dibuka lebar, kaki kiri menyentuh kaki kanan lawan disebelahnya, posisi tangan bebas, dan harus bisa menggapai atau menyentuh badan anak yang akan melewati pintu tersebut. Anak yang menang harus bisa melewati pintu jaga yang terbuka dan jangan sampai tersentuh oleh penjaga pintu. Jadi, harus lincah dan pandai mengelabui atau mengalihkan perhatian si penjaga pintu. Jika tersentuh tangan penjaga pintu, maka giliran dia yang menjadi penjaga pintunya, begitu seterusnya. #OSKMITB2018

avatar
OSKM18_16718032_Zaidan Jainul Insan
Gambar Entri
Sajen atau Sastra Jendra Hayuningrat Pangruwating Diyu | #OSKMITB2018
Ritual Ritual
Jawa Barat

Sesajen atau sajen kerap kali disalahartikan sebagai sesembahan ataupun makanan dari makhluk halus atau leluhur. Semoga dengan adanya artikel ini dapat meluruskan hal yang selama ini dianggap sebagian masyarakat sebagai hal mistis ataupun tabu. Parukuyan atau anglo : Wadah untuk menyimpan bara apai terbuat dari tanah merah, dibuat menggunakan empat unsur tanah, api, air, dan angin. Merupakan lambing tubuh manusia. Rujakeun (rujakan) : bahwa kehidupan ini penuh dengan dinamika, penuh berbagai rasa dari kesedihan, kegembiraan, kekecewaan, dsb. Oleh karena itu, rujakan dipenuhi oleh berbagai macam rasa Air minum : air bening, teh manis, teh pahit, kopi pahit, kopi manis. Disini mengandung ajaran bahwa ketika kita lahir kita seperti air bening, belum terpengaruh apapun. Teh manis, teh pahit melambangkan ketika kita beranjak dewasa, kita ditempa oleh cobaan hidup. Kita lihat bagaimana teh ini tumbuh, mereka berkelompok dalam keadaan panas, hujan, dsb. Kemudian teh ini...

avatar
OSKM18_16718293_Doli Tri Dito
Gambar Entri
Uhang Pandak?? Manusia Kerdil Penghuni Kerinci yang Masih Misteri
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jambi

Lebih ke daerah pedalamannya lagi, ada juga kisah tentang makhluk  “ Gugua ” , yang mempunyai perawakan berbulu lebat, pemalu, dan suka menirukan tingkah laku dan perbuatan manusia.  “ Uhang Pandak ” atau  Orang Pendek , merupakan misteri sejarah alam terbesar di Asia. Keberadaan Orang Kerdil ini, telah memancing ahli  binatang  untuk mendaftarkan laporan kera misterius ini di wilayah Taman Nasional Kerinci Seblat, Propinsi Jambi, lebih dari  150 tahun. Setiap daerah pasti memiliki kepercayaan tentang makhluk-makhluk  “ Bunian ” . Di daerah Bengkulu, orang Bunian disebut " Sebabah " yang merupakan satu bentuk yang mirip dengan manusia, hanya saja mereka bertubuh kecil dan berkaki terbalik. Konon pada zaman dahulu,  makhluk  ini bisa ditangkap. Masyarakat dahulu menangkap makhluk ini dengan menyiapkan sebuah perangkap. Ada juga kisah tentang perkawinan makhluk ini dengan...

avatar
OSKM18_19718140_MuhammadTeguhSyahti
Gambar Entri
Pekan Budaya Daerah "BIRAU" || #OSKMITB2018
Ritual Ritual
Kalimantan Utara

      “Birau” berasal dari Bahasa Bulungan yang artinya “Pesta Besar” . Birau telah dilaksanakan secara turun temurun setiap tahun sejak masa Kesultanan Bulungan. Awalnya Birau merupakan perayaan untuk acara penting di Kesultanan, seperti penobatan sultan, pernikahan anak sultan, sunatan anak sultan, dan lain-lain. Pada tahun 1959, Kesultanan Bulungan berubah menjadi beberapa kabupaten dan kota yang berada di Kalimantan Utara. Sejak saat itu, Birau dirayakan setiap 2 tahun sekali pada tanggal 12 Oktober bersamaan dengan peringatan HUT Kota Tanjung Selor dan Kabupaten Bulungan .      Rangkaian acara Birau yang dilaksanakan di Kecamatan Tanjung Selor dan Tanjung Palas, Kabupaten Bulungan ini cenderung berbeda setiap tahunnya. Berikut adalah rangkaian acara tersebut : Upacara bendera Dalam memperingati HUT Tanjung Selor dan Bulungan, upacara bendera dilaksanakan di Lapangan Agatis, Tanjung Selor dengan susunan ac...

avatar
OSKM18_16318153_Dyah Rezqy Hafidzah
Gambar Entri
Kaba Anggun Nan Tongga
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Sumatera Barat

KABA ANGGUN NAN TONGGA Tak banyak yang tahu sejarah pantai Gandoriah. Kisah yang dituturkan lewat cerita kaba ini memang sudah jarang didengar dan diceritakan. Sehingga wajar saja banyak yang tidak tahu kisah cinta tragis antar  Puti Gandoriah dan Anggun nan Tongga. Kaba (kisah) ini biasanya dimainkan/dilakonkan dalam permainan randai di minangkabau. Dan juga, kaba anggun nan tongga ini mungkin aka nada beberapa versi yang sedikit berbeda-beda Meskipun pada awalnya dikisahkan secara lisan beberapa versi kaba ini sudah dicatat dan dibukukan. Salah satunya yang digubah Ambas Mahkota, diterbitkan pertama kali tahun 1960 di  Bukittinggi .   SINOPSIS KABA ANGGUN NAN TONGGA Di sebuah lorong pendalaman kampung, Pariaman, hiduplah seorang pemuda yang bernama Anggun Nan Tongga, yang di juga diberi gelar Magek Jabang. Bundanya, Ganto Sani wafat tak lama sesudah melahirkan Nan Tongga, sedangkan ayahnya pergi bertarak ke Gunung Ledang. Ia diasuh saudara perem...

avatar
OSKM18_16218040_Reza Alifa Zikra
Gambar Entri
Jajangkungan didesaku
Permainan Tradisional Permainan Tradisional
Jawa Barat

Jejangkungan adalah permainan tradisional sunda yang dikenal sebagai permainan supaya kita menjadi lebih tinggi, permainan jejangkungan dibuat untuk melatih konsentrasi dan daya tahan yang kuat juga untuk melatih kita agar selalu berusaha, jejangkunga dibuat dari bambu yang dibentuk, permainan ini sangat mengasyikan namun permainan ini sulit sulit mudah tetapi bagi yang sudah mahir pasti dia yang paling tingggi, didesaku permainan ini sangat dikenal karena banyak anak anak yang memainkannya. Terima kasih #OSKMITB2018

avatar
Erickrizki7