Bismillahirrahmaanirrahim. ngabuburit berasal dari bahasa sunda, yaitu burit yang berarti petang, sedangkan kata nga + bu(suku kata pertama kata dasar) berarti melakukannya secara berulang, sehingga dapat kita simpulkan bahwa ngabuburit berarti mengunggu waktu petang. ngabuburit sudah menjadi hal yang biasa dilakukan oleh masyarakat jawa barat, dahulu kala ibu-ibu di jawa barat biasa keluar dari rumah setelah ashar untuk berkunjung ke rumah tetangga sambil menganyam dan bersenda gurau, dan anak-anak bermain di luar rumah sembari menunggu para ayah pulang dari ladang, adapun ketika ramadhan tiba maka orang-orang akan menghabiskan waktu mereka setelah ashar di masjid-masjid atau di surau-surau demi menambah pahala ibadah mereka, baik dengan mambaca al-qur'an, belajar hadits, maupun kegiatan ibadah lainnya. hal ini terus berlanjut di setiap bulan ramadhan hingga saat ini dan dilakukan bukan hanya di jawa barat, tapi di seluruh pelosok negeri, menjadi tradisi yang mendar...
Mesur-mesuri, yang berarti "Kenyang-Kenyangan", merupakan adat yang bersifat sekali dalam suatu keluarga besar. Adat ini bagi seorang ibu yang mengandung anak pertama selama 7 bulan beserta sang ayah, dimana akan ada seorang sangkep nggeluh dari keluarga pihak pria atau wanita tersebut. Acara ini dilakukan supaya sang bayi akan lahir dengan lancar serta berkembang dengan sehat secara jasmani dan rohani. Sang Ibu juga di acara itu dipersiapkan mental dan fisiknya supaya persalinan bisa berjalan dengan baik sehingga kondisi sang ibu tetap sehat. Dalam acara ini ada acara makan, dimana makanan-makanan kesukaan pasangan disediakan sang pasangan dan para tamu. Setelah disediakan, sang pasangan makan terlebih dahulu beralas tikar putih di ruang tersendiri. Tamu diperbolehkan makan setelah pasangan tersebut sudah mulai makan. Makanan khas yang biasa disediakan dalam acara tersebut adalah satu ekor ayam utuh digulai dengan gu...
Dalam adat Minangkabau, pemimpin disebut dengan Pangulu atau Penghulu yang diberi gelar Datuak . Pangulu merupakan orang pilihan dari suatu suku atau kaum yang ditetapkan berdasarkan ketentuan adat yang nantinya akan memimpin anak-kemenakan serta masyarakat di negerinya. Sebagai seorang pemimpin, Pangulu memiliki pakaian kebesaran yang tidak hanya sekedar pakaian saja tetapi juga memiliki makna simbolik dan makna yang tersembunyi didalamnya. Pakaian Pangulu terbagi menjadi 8 macam, yaitu : Deta (destar) Terdiri dari deta saluik dan deta bakaruik. Melambangkan akal yang berlipat-lipat,tidak mudah ditafsirkan dan mampu menyimpan rahasia Baju tanpa saku Berlangan lapang sedikit dibawah siku. Melambangkan bahwa penghulu tidak mengambil keuntungan untuk dirinya sendiri Celana (longgar serta lapang) Melambangkan Kemampuan membuat langkah kebijaksanaan dengan gerak yang ringan,santai,tidak menyulitkan Kain Sampiang...
Cerita tentang manusia yang dapat terbang di Pulau Seram, Maluku sangat terkenal dan selalu dituturkan dari orang tua kepada anak-anak di sekitar daerah tersebut. Makhluk misterius yang tinggal di hutan itu dapat terbang seperti seekor kelelawar yang berukuran sama dengan manusia. Sekumpulan manusia supranatural tersebut diyakini masyarakat mendiami Pegunungan Kairatu. Pegunungan Kairatu sendiri dipercaya masyarakat sebagai daerah yang menyimpan banyak kisah mistis. Orang terbang sendiri dalam Bahasa Seram adalah 'Orang Bati'. Suku Bati dapat terbang sangat cepat sehingga mereka bisa pergi ke semua tempat yang ingin dituju hanya dalam hitungan menit, bahkan detik. Suku Bati dikisahkan memiliki tujuh desa yang tidak ada seorangpun yang dapat mengetahui letak dari desa tersebut. Tidak hanya itu, penduduk dari satu desa juga tidak mengetahui lokasi 6 desa yang lainnya. Salah satu pensiunan polisi yang pernah ditugaskan di Seram bagian Timur sempat menceritakan...
Petanan atau dalam bahasa Indonesia mencari kutu adalah salah satu kebiasaan orang Jawa yang mulai ditinggalkan. Pada zaman dahulu, petanan sering dilakukan pada waktu senggang atau saat beristirahat. Petanan lebih sering dilakukan oleh kaum wanita, sambil saling mengobrol atau bercerita. Petanan sebenarnya bukan sekedar aktivitas mencari kutu, akan tetapi juga merupakan interaksi sosial antara orang tua dengan anak, atau seseorang dengan tetangganya. Petanan sangat menjaga keakraban antara individu satu dengan individu lainnya, karena interaksi yang telah dilakukan itu. "Kemajuan zaman sedikit demi sedikit telah menggerus adat atau kebiasaan orang Jawa seperti petanan. Orang Jawa pada zaman dahulu menjaga kebersihan kepalanya dengan melakukan aktivitas seperti petanan. Akan tetapi orang Jawa zaman sekarang lebih memilih pergi ke salon atau spa untuk menjaga kebersihan rambut mereka. Alasan orang zaman sekarang lebih memilih pergi ke salon dan spa karena masalah waktu dan merasa me...
BUDAYA BANIAN Acara Kumpul Keluarga Besar di Tasikmalaya Banian balerasal dari bahasa Arab yaitu Bani/ Banu (بÙÙ/ بÙÙ) yang artinya adalah keluarga, klan, atau keturunan. Maka arti Banian adalah berkumpulnya sebuah keluarga besar. Acara ini biasanya diadakan untuk saling mengenal antara keluarga yang memiliki keturunan yang sama. Pada mulanya acara ini diadakan oleh para bangsawan Sukapura - Tasikmalaya, Ciamis, Garut, Pangandaran, dan Banjar - untuk mempertemukan cabang keluarga mereka. Seiring dengan berkembangnya waktu, acara banian tidak hanya diadakan oleh keluarga bangsawan namun juga oleh keluarga dari kalangan biasa namun masih dengan tujuan yang sama, yaitu untuk saling mengenal antar keluarga dengan keturunan yang sama. Acara banian ini menjadi salah satu rangkaian acara saat Idul Fitri di Tasikmalaya dan sekitarnya. Acara ini selain untuk mempererat hubungan keluarga, biasanya acara ini pula menj...
Almustafa ( Alat Musik Sereset Tina Awi Paeh) adalah alat musik tradisional unik yang terbuat dari sebilah bambu yang diukir dan diberi kawat ,alat musik ini diciptakan oleh Sachroni,S.Pd yang berasal dari Kuningan, Jawa Barat, ia sudah berkecimpung di dunia musik sejak kelas 5 SD atau pada tahun 1978, saat itu dimulai dengan mencoba membuat alat musik berupa angklung dan calung sendiri, kemudian membuat grup calung sendiri, dan akhirnya terus berkembang menjadi sanggar. Alat musik Almustafa sendiri diciptakan tahun 2012 dan telah dipamerkan di pameran seni nasional pada tahun 2013, cara memainkannya sama dengan biola yaitu dengan menggunakan gesekan, Keunikan alat musik ini terbuat dari bambu, dan memiliki suara yang lebih nyaring dibandingkan biola, Yang melatarbelakangi pembuatan alat musik tersebut adalah karena begitu tingginya harga biola dan ingin mengkreasikan bambu sehingga menjadi alat musik perpaduan biola yang terbuat dari bambu. Narasumber: Meta Sesri O...
Grebeg Syawal Pantai Laguna, Mirit, Kebumen Grebeg Syawal adalah salah satu tradisi di Kabupaten Kebumen yang diadakan di pantai. Tepatnya yaitu di Pantai Laguna, Desa Lembupurwo, Kecamatan Mirit, Kabupaten Kebumen. Tradisi ini biasanya dilaksanakan seminggu setelah Hari Raya Idul Fitri yaitu sekitar tanggal 7 atau 8 Syawal pada perhitungan kalender Jawa. Tradisi ini biasanya juga disebut dengan Grebeg Rowo atau Rowoan. Pada tradisi ini, ribuan orang berbondong-bondong untuk pergi ke pantai. Tradisi Grebeg Syawal ini dapat dimanfaatkan sebagai salah satu wisata keluarga setelah hari raya. Selain itu, juga dapat menjalin silaturahmi karena dalam tradisi ini kita dapat menjumpai ratusan bahkan ribuan orang. Tradisi ini juga membawa berkah tersendiri, terutama untuk masyarakat yang tinggal di sekitar pantai. Sebagian masyarakat memanfaatkan momen ini untuk berjualan. Mulai dari berjualan makanan, mainan anak, pakaian, dan masih banyak lagi. Dalam tradisi Grebeg Syawal ini bany...
Sarapan merupakan salah satu kebutuhan kita di pagi hari sebelum memulai aktivitas. Lain tempat, lain pula jenis sarapannya. Bubur merupakan salah satu makanan yang sudah akrab bagi masyarakat Indonesia di pagi hari. Kegemaran mengonsumsi bubur tidak hanya pada orang dewasa tetapi juga pada anak-anak. Bubur memiliki tekstur yang lembut sehingga sangat cocok bagi anak-anak karena mudah dicerna. Di kalangan orang dewasa, bubur ayam mungkin masih menjadi "bintang" di antara jenis bubur yang ada. Tapi tahukah kamu bahwa sebenarnya bubur kurang cocok untuk dijadikan sarapan? Menurut Prof Hardiansyah dalam doktersehat.com, tekstur bubur yang mudah dipecah dalam sistem pencernaan dapat membuat kenaikan gula darah dengan cepat. Tapi ternyata ada loh jenis bubur yang cukup ideal untuk dijadikan sarapan. Tinutuan atau lebih akrab dengan sebutan bubur manado ini merupakan bubur yang dimaksudkan tadi. Tinutuan mungkin masih asing ditelinga masyarakat Indonesia yang mayoritas lebih memilih bub...