tahun baru
495 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Tari Kupu-Kupu Kuning Dukuh Penaban
Tarian Tarian
Bali

Tari Kupu-Kupu Kuning merupakan salah satu tarian unik berusia ratusan tahun yang berada di Desa Pakraman Dukuh Penaban, Kabupten Karangasem. Tidak hanya unik, tarian ini juga sarat akan makna sejarah dan nilai spiritual yang tinggi. Konon setiap tarian ini dipentaskan di Pura Puseh, maka akan muncul kupu-kupu berwarna kuning dari langit timur pertandan Ide Betara Alit Sakti datang ke Pura Puseh.   Dari penuturkan Bendesa Dukuh Penaban I Nengah Suarya, tarian kupu-kupu kuning tersebut menceritrakan sebuah kisah tentang sekelompok kupu-kupu berwarna kuning yang mengawal perjalanan prajurit raja Karangasem ketika menyerang Kerajaan Selaparang, Lombok yang di pimpin oleh I Gusti Anglurah Ketut Karangasem.   Lanjut suarya, dahulu pada hari Anggara umanis Perangbakat saka 1614, di pagi hari prajurit raja Karangasem yang dipimpin oleh I Gusti Anglura Ketut Karangasem bersama Arya Kertawaksa beserta 40 prajurit kebal dari Desa Seraya berangkat menggunakan empa...

avatar
Aze
Gambar Entri
Kisah Dibalik Terciptanya Dua Mata Air di Pura Taman Telaga Tawang Sidemen Karangasem
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Bali

Pura Taman Telaga Tawang penyungsung Jagat yang terletak di Dusun Banyu Campah, Desa Adat Tabole, Desa Telaga Tawang, Kecamatan Sidemen Kabupaten Karangasem, memiliki mata air yang masih sangat bersih dan jernih. Ini merupakan tempat yang tepat bagi wisatawan lokal maupun mancanegara yang senang berwisata spiritual. Dikisahkan dari “pacentokan” (bertanding mengadu kesaktian “kawisesan”) antara Ida Betara Manik Angkeran dengan Ida Pandita Sakti Telaga, di mana keduanya memiliki kesaktian yang sangat ditakuti.  Ide Panditha Sakti Telaga pun menguji Ide Betara Manik Angkeran untuk membuktikan kesaktiannya yang katanya bisa membakar rumput yang terkena “Warih” (air kencing).    Tantangan Ida Pandhita Sakti Telaga menyulut emosi Ida Betara Manik Angkeran sehinga disepakatilah oleh Ida Betara Manik Angkeran turun dari Pura Besakih untuk membuktikan kesaktiannya dengan memgambil lokasi di Desa Telaga Tawang, tepatnya di pura Ta...

avatar
Aze
Gambar Entri
Misteri Pura Lumbung Sukaluwih
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Bali

Julukan pulau seribu pura memang layak disandang Bali. Namun, perlu diketahui bahwa julukan tersebut bukan hanya menyoal kuantitas. Keunikan dan makna dari setiap pura juga harus jadi perhatian. Seperti misalnya dengan keberadaan Pura Lumbung yang terletak didasar jurang sedalam 8 meter di Desa Adat Sukaluwih, Kecamatan Selat, Kabupaten Karangasem. Di Pura Lumbung ini berstana Ida Bethare Sri Rambut Sedana dan Ida Bethare Sangkare.Prosesi odalan Pura Lumbung yakni dilaksanakan setiap enam bulan sekali pada hari Tumpek Ngatag. Upacara dilaksanakan di pagi. Setelah upacara selesai, baru kemudian masyarakat melaksanakan tradisi ngatag di kebun masing-masing. Di dalam Pura Lumbung juga terdapat Tirta Abadi disebut-sebut sebagai tirta Nangluk Merane, atau penangkal segala jenis Hama. Konon, seberapa banyak pun orang yang datang untuk ngelungsur atau memohon, tirta itu tidak akan pernah habis. Begitu pula pada musim kemarau. Jero Seribek juga mengatakan pernah ada datang d...

avatar
Aze
Gambar Entri
Asal Usul dan Arti Nama Orang Bali
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Bali

Jika Anda sedang berada di Bali, Anda tentu sering mendengar nama-nama khas Bali mulai Wayan, Made, Nyoman, Ketut, dan sebagainya. Semua nama itu ternyata ada artinya. Kita mulai dulu dengan sebutan I dan Ni pada nama-nama orang Bali. Huruf I di depan nama Wayan misalnya, adalah kata sandang yang bermakna laki-laki. Sementara kata sandang penanda kelamin perempuan adalah Ni. I dan Ni juga bermakna seorang lelaki dan wanita dari keluarga masyarakat kebanyakan, tidak berkasta atau biasa disebut orang jaba. Jika ia terlahir di keluarga penempa besi,  maka orang Bali ini bernama Pande. Bila di depan Wayan gelarnya Ida Bagus, ia tentu terlahir di keluarga Brahmana. Ida Bagus berarti yang Tampan atau Terhormat.  Jika saja ia digelari Anak Agung, maka ia lahir di keluarga bangsawan. Nama Wayan berasal dari kata “wayahan" yang artinya yang paling matang.  Titel anak kedua adalah Made yang berakar dari kata "Madia" yang artinya tengah. Anak ketiga dipanggil Nyoma...

avatar
Aze
Gambar Entri
Upacara Mawinten
Ritual Ritual
Bali

Mewinten atau Pewintenan adalah Upacara Yadnya yang bertujuan untuk pembersihan diri secara lahir dan batin. Kata Mawinten sendiri berasal dari bahasa Jawa Kuno yang memiliki makna “bersinar” dan “kemilau”. Dan bila diuraikan Mawinten memiliki pengertian sifat yang mulia, yang bersinar dan berkilauan yang mengindikasikan bahwa orang yang melaksanakan upacara ini secara lahir dan bathin akan disucikan, berkilauan dan bersinar bagaikan permata yang juga bisa bermanfaat bagi kehidupan banyak orang. Umat Hindu di Bali meyakini, wajib hukumnya melaksanakan upacara Mawinten ini yang berguna untuk penyucian diri secara lahir batin dan sarat dengan nilai nilai kerohanian yang tinggi dan mendalam. Upacara Mawinten bisa dilaksanakan oleh siapa saja. Tingkatan Upacara Mawinten Dalam Mawinten ada 3 tingkatan upacara dan itu tergantung dari keadaan orang yang akan menjalankannya : Mawinten dengan ayaban pawintenan saraswati sederhana adalah upacar...

avatar
Aze
Gambar Entri
Persiapan Kelahiran Anak Menurut Hindu-Bali
Ritual Ritual
Bali

Berikut merupakan hal-hal yang perlu diketahui dan dipersiapkan oleh calon orang tua, untuk persiapan kelahiran anak. Menurut tradisi Agama Hindu di Bali 1. Ketika Anak Baru Lahir Ucapkan Mantram Gayatri sebanyak mungkin, minimum tiga kali. Kalau bisa sambil membawa Japamala (ganitri). Maha Mantra Gayatri disebut juga sebagai Mantra Savitri atau Mantra Savita, sebagai ibu dari Veda yang memberikan pencerahan kepada kecerdasan dalam menapak kehidupan menuju kesempurnaan. Bisikkan Maha Mantra Gayatri tiga kali masing-masing di telinga kanan (dharma) dan kemudian di telinga kiri (sakti). 2. Waktu Dikasi Ari-Ari Ketika sudah diberikan ari-ari dari pihak rumah sakit, bidan dll. Bungkus dengan kain putih sukla, sebaiknya sudah disiapkan payuk tanah yang cukup besar, dengan tutupnya, lalu ari-ari itu dimasukkan ke dalam payuk setelah itu di bawa pulang 3. Mencuci Ari-Ari Setelah sampai di rumah maka oleh ayah si anak ari – ari diletak...

avatar
Aze
Gambar Entri
Tradisi Melancaran Tapakan Nawa Sanga Ida Bhatara Luhur Pucak Kembar
Ritual Ritual
Bali

Pura Luhur Pucak Kembar merupakan salah satu pura kahyangan jagat di Pulau Bali. Pura ini sangat mudah dijangkau oleh umat mengingat lokasinya sangat strategis jalur utama Denpasar-Singaraja, tepatnya di Desa Pakraman Pacung, Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan, Provinsi Bali. Pura ini memiliki keunikan tersendiri dimana terdapat pralingga berupa tapakan Nawa Sanga serta baris Nawa Sanga dengan Ratu Lingsir. Menariknya tapakan Nawa Sanga itu menjelang pujawali ageng berlangsung anggara kasih prangbakat, setiap tiga tahun sekali dilaksanakan tradisi melancaran ke-110 pura di Bali dalam waktu empat puluh dua hari. Melancaran tersebut dilakukan secara estafet dari satu pura ke pura yang lain di empat kabupaten seperti Kab. Tabanan, Kab. Badung, Kab. Gianyar, dan Kab. Bangli. Tradisi melancaran tersebut dapat dijadikan sebagai sarana integrasi bagi umat Hindu di era globalisasi sekarang ini. Di samping itu, mengandung nilai spiritual-religius untuk mensejahterakan umat manusia...

avatar
Aze
Gambar Entri
Pagelaran Wayang Niskala di Pura Luhur Pucak Kembar
Seni Pertunjukan Seni Pertunjukan
Bali

Pura Luhur Pucak Kembar merupakan salah satu pura kahyangan jagat di Pulau Bali. Pura ini sangat mudah dijangkau oleh umat mengingat lokasinya sangat strategis jalur utama Denpasar-Singaraja, tepatnya di Desa Pakraman Pacung, Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan, Bali. Pura yang diempon oleh masyarakat Desa Pakraman Pacung dan krama Subak Gede Poyan/ Peneng ini memiliki keunikan tersendiri pada saat pujawali ageng berlangsung setiap satu setengah tahun sekali tepatnya anggara kasih prangbakat berlangsung pementasan wayang niskala. Pementasan wayang niskala dilaksanakan tanpa dalang tanpa wayang. Hanya saja dilengkapi dengan api blencong, upakara, kelir (layar), gender dengan penabuhnya. Pada saat pementasan wayang tersebut terlihat bayangan berupa wayang pada kelir yang telah disiapkan. Bayangan tersebut munculnya tidak terlalu lama dan tidak bersuara mengingat bersifat niskala yang tentu tidak sama seperti pementasan wayang oleh seorang dalang. Penampakan wayang niskal...

avatar
Aze
Gambar Entri
Makna Sanggah Turus Lumbung Dalam Tradisi Hindu-Bali
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
Bali

 Turus Lumbung adalah Sanggah Kemulan darurat,karena satu dan lain hal belum mampu membuat yang permanen. Turus lumbung dibuat dari batang (turus) kayu dap-dap banyak umat yang menggunakan pepohonan ini yang dipercayai sebagai taru sakti. Selain kayu dap-dap juga ada bambu, serta atapnya dari daun lalang. Di bagian bawah dekat ke tanah di setiap batang dap-dap agar diikatkan kwangen dengan jinah 11 keteng. Makna Sanggah Turus Lumbung Turus lumbung mengandung arti kias “melindungi dan menghidupi pemujanya”. Turus dapdap merupakan tameng atau perisai, yakni alat untuk melindungi diri , dan lumbung, yakni tempat untuk menyimpan padi untuk penghidupan. Bangunan ini sifatnya sementara yang nantinya akan diganti dengan bangunan yang agak permanen menurut kemampuan penghuninya. Batas waktu penggunaannya adalah 6 (enam) bulan, namun bila lewat 6 bulan belum juga bisa membangun yang permanen maka kwangennya agar diganti dengan yang baru. Setelah penghun...

avatar
Aze