Salah satu kudapan khas Gorontalo yang sering juga dijadikan oleh-oleh bagi keluarga atau kerabat oleh para pendatang adalah Ilabulo, yang menurut sejarahnya adalah santapan khusus yang disajikan saat raja-raja sepakat menghentikan pertikaian, alias berdamai. Apa itu Ilabulo ? Saat ini Ilabulo belum menjadi ikon makanan khas Gorontalo, padahal dulunya melambangkan totombowata, artinya bersatu padu, yang menimbulkan kenikmatan setelah menyantapnya, sehingga pertikaian selesai dan terbentuklah perdamaian. Kini Ilabulo dapat ditemukan sebagai street food di jalanan kota Gorontalo. Makanan khas Gorontalo ini terbuat dari tepung sagu yang didalamnya diisikan campuran telur ayam, hati ampela ayam, daging ayam, lalu dibumbui rempah dan dibungkus daun pisang. Jadi macam-macam perbedaan disatukan menjadi makanan yang lezat bernama Ilabulo. Setelah itu, Ilabulo harus dibakar dengan arang tempurung kelapa, sehingga asapnya selalu tampak dari kejauhan. Sebenarnya Ilabulo lebi...
Kue Kerawang atau Karawo Khas Gorontalo Kue karawo memang tergolong kue yang cantik untuk dilihat, karena olahannya yang sangat unik dan bervariasi. Selain itu citarasa yang disuguhkan kue ini cukup menggoyang lidah setiap orang yang menikmatinya, karena memang sangat lembut dan manis sekali. Kue karawo tergolong ke dalam kue kering khas Gorontalo yang sudah sangat terkenal keberbagai daerah, namun karena namanya yang sedikit aneh jadi jarang orang yang mengenalinya. Jadi untuk anda yang sering melihat kue seperti ini tapi tidak tahu akan namanya silakan langsung lihat kuenya, apakah sama persis seperti yang akan kami bahas atau tidak. Nama kue kerawang atau karawo diambil dari sebuah nama sulaman kain khas Sulawesi Utara yang sangat cantik dan indah dilihat, sehingga olahan kue yang menggunakan ukiran sama seperi proses penyulaman ini diberi nama kue kerawo. Cara pembuatan kuenya memang sangat mudah seperti anda membuat kue kering pada umumnya, namun dalam hal pelukisan ata...
Sate Tuna - Gorontalo Makanan khas Gorontalo yang menggunakan bahan dasar tuna memang banyak. Jika tadi ada sashimi tuna, maka ada lagi olahan tuna lain yaitu sate tuna. Bagi kamu yang selama ini hanya terbiasa menyantap sate daging ayam atau sapi, maka sate tuna ini menjadi menu yang wajib kamu coba selagi ada di Gorontalo. Sate ikan tuna biasanya menjadi salah satu menu favorit para pembeli. Warung yang menjual sate tuna bisa ditemui di daerah dekat pantai-pantai di Gorontalo, pantai Lahilote misalnya. Dilihat dari tampilannya, sate ikan tuna juga nampak seperti sate kambing ataupun sate ayam, berikut dengan ukuran potongan dagingnya. Yang unik dari sate tuna adalah dagingnya yang sangat lembut. Jadi saat memakannya, kamu harus ekstra hati-hati agar dagingnya tidak mudah putus. Agar sate tuna tidak putus dan jatuh di luar piring, sebaiknya kamu keluarkan potongan tuna tersebut ke dalam piring agar bisa disantap nikmat bersama nasi hangat dan sambalnya. ikan tuna merua...
Kue Popolulu / Bola Ubi - Gorontalo Kue poplulu adalah cemilan sederhana masyarakat Gorontalo yang terbuat dari bahan dasar ubi merah. Panganan satu ini dikenal masyarakat umum Gorontalo dengan sebutan popolulu, namun di tempat lain biasanya disebut dengan kue bola ubi. Selain dibuat dari ubi merah, kue popolulu juga diolah bersama tepung saji pisang goreng dan gula merah. Kue popolulu di kota Gorontalo menjadi cemilan yang paling disukai anak-anak. Meskipun demikian, tak sedikit pula para remaja ataupun orang dewasa yang kesulitan untuk menolak citarasa nikmat yang ditawarkan oleh kue popolulu. Naah, bagi kalian yang ingin mencoba membuatnya, ini dia resepnya. Bahan-bahan : 6 buah ubi merah ukuran sedang 1 bungkus tepung saji pisang goreng Gula merah secukupnya Langkah-langkah : Kupas ubi merah dan potong menjadi 4-5 bagian. Cuci ubi merah yang telah dikupas hingga bersih. Kukus ubi merah hingga empuk. Iris tipis...
Jika dilihat sekilas dari bentuk makanan yang satu ini, pasti sebagian orang akan mengira bahwa makanan ini adalah pepes. Bentuknya yang panjang serta teksturnya yang agak padat memang sekilas menyerupai pepes. Dan satu lagi yang membuat makanan ini sangat serupa dengan pepes, adalah bungkus dari makanan tersebut yang menggunakan daun pisang. Serupa tapi tak sama, walaupun nampak sama dari penampilan luar, namun sangat berbeda jika kita telah mengetahui isinya. Ilabulo jelas sangat berbeda dengan pepes-pepes lainnya yang biasa dijumpai di Jawa Barat. Ilabulo terbuat dari campuran sagu yang telah diberi bumbu-bumbu istimewa serta tambahan jeroan daging dan telur ayam sebagai isi dari makanan yang satu ini. Teksturnya sedikit kenyal, dengan sedikit rasa pedas yang menambah sedap rasa Ilabulo. Beberapa masyarakat di Indonesia, terutama di wilayah Indonesia bagian tengah dan timur memang menjadikan sagu sebagai salah satu pilihan panganan utama mereka. Ilabulo hadir dengan memberika...
Tari ini, termasuk pula tarian untuk menyambut tamu agung. Puncak acaranya adalah dengan menaburkan bunga bagi para tamu. Sumber: http://www.kebudayaanindonesia.com/2014/09/kebudayaan-provinsi-gorontalo.html
Aliyawo adalah senjata tradisional masyarakat Gorontalo yang digunakan pada waktu perang panipi oleh para prajurit kerajaan dalam merebut kekuasaan. Senjata ini dipakai oleh empat kerajaan yakni kerajaan Limboto, Suwawa, Gorontalo, dan Gowa. Sumber: https://gpswisataindonesia.info/2017/10/senjata-tradisional-gorontalo/
Senjata tersebut dipegang oleh para penjaga istana kerajaan dan pasukan berkuda setiap kerajaan di Gorontalo. Badi dibuat dari bahan logam/besi putih dansarungnya (taâupo) terbuat dari kayu kuning. Sumber: https://gpswisataindonesia.info/2017/10/senjata-tradisional-gorontalo/
Kain karawo dibuat dengan teknik sulam. Mengutip situs resmi Pemerintah Gorontalo, kain karawo dikerjakan pada kain dengan menggunakan benang polos maupun warna-warni. Proses pembuatan dengan cara mengiris dan mencabut benang dari serat kain yang sudah jadi. Lalu disulam dengan jarum dan aneka ragam benang sesuai motif yang diinginkan. "Istilahnya cabut benang. Bisa juga dengan benang emas," Istimewanya pembuatan kain ini dilakukan secara manual, dengan menggunakan tangan. Tak heran jika dalam pembuatannya memakan waktu yang lama. Selain waktu, pengerjaan kain karawo juga membutuhkan banyak tenaga. Paling tidak diperlukan tiga orang dengan tugas yang berbeda. Orang pertama bertugas membuat pola. Caranya dengan menggambar di atas kertas grafik. Kemudian orang kedua bertugas sebagai pengiris atau pengurai benang pada kain yang akan dibuat sulaman karawo. Ini dilakukan sesuai pola y...