Kembang gula, setiap orang pasti akrab dengan satu nama ini, dimana penggemarnya pun tidak kenal usia, karena rasanya yang manis dan bentuknya yang beraneka ragam membuat semua orang tergoda untuk mencobanya. biasanya kembang gula sangat mudah ditemui pada event seperti pasar malam, pernikahan, ataupun pesta budaya juga dahulu banyak diperjajakan oleh para pedagang di sekitaran Sekolah Dasar. Kembang gula punya beberapa nama dibelahan dunia ini, misalnya cotton candy (amerika), candy floss (inggris), fairy floss (australia) namun berbeda tempat berbeda rasa juga berbeda nama dan bentuk. Di indonesia pun terdapat kembang gula yang tidak kalah unik dan menarik dengan yang telah disebutkan, salah satunya berasal dari daerah jakarta baca: betawi. sewaktu saya kecil makanan ini selalu menjadi favorit pada masa itu, karena selain enak, harganya terjangkau dan memiliki aneka varian, ada yang bentuknya seperti kapas yang memanjang, proses pembuatannya pada sebuah wadah besar yang tengah...
Serat Suwelacala : Serat Sastra Lagu lp. Serat Suwelacala yang terdapat di Perpustakaan Pusat Universitas Indonesia ini merupakan naskah berbahasa dan beraksara Jawa yang bercerita mengenai kisah hidup Suwelacala di Medang Kemulan. Sperti lumrahnya sebuah macapat, kisah ini diawali dengan penjabaran silsilah yang berasal dari dewa-dewa. Naskah ini terdapat dua bagian. Bagian pertama berisi cerita tentang Suwelacala sedangkan bagian kedua naskah merupakan isi tembang-tembang. Pada sampul naskah ini dilapisi hardcover . naskah tersebut memiliki panjang 32cm dan lebar 20.5 cm dengan tebal 2.5 cm. Tidak terdapat judul di sampul depan tetapi ada nomor naskah di pungguh naskah. Sedangkan kertas yang dipakai pada naskah Suwelacala adalah kertas Eropa. Pernyataan tersebut ditegaskan dengan adanya watermark di halaman iii. Watermark tersebut be...
Sak adalah tanaaman asli Indonesia, termasuk fmily Palmae. Orang Jawa, Sunda, Madura, Malaysia, Inggris dan Belanda menyebutnya sebagi salak. Orang Jerman menyebutnya zalacca palmae, orang Batak menyebut Saloobi, orang dayak nemakannya hakam atau toosom, di Jambi diberi nama sekomai, sedang orang Minangkabau, Bugis dan Makasar menyebutnya sala. Berdasarkan tempat tumbuhnya, dikenal 3 macam Salak Condet, yaitu salak condet batu ampar, salak condet tanjung barat dan salak condet bale kambang. Penyebaran salak condet memang masih terbatas di daerah dan sekitarnya. Berdasarkan Keputusan Gubernur Kepala Daerah Khusus Ibukota Jakarta nomor 1796 tahun 1989 tentang penetapan Salak Condet (Slacca Zalacca) sebagai identitas maskot daerah khusus Ibukota Jakarta . Buah ini agak sulit dibedakan dengan jenis salak lain. Bentuk buahnya bulat telur terbalik mengarah ke bulat. Kulit buahnya bersisik agak besar dan berwarna cokelat sampai kehitaman. Daging buahnya tebal, masir, kesat, d...
Upacara turun tanah atau nginjek tanah merupakan adat kebiasaan orang Betawi dari zaman dahulu. Biasanya apabila seorang bayi telah lahir dan mencapai umur delapan bulan diadakan upacara khusus yang disebut turun tanah atau nginjek tanah. Adapun maksud dari upacar ini adalah sebagai tanda syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, yang telah member kesehatan yang cukup kepada bayi tersebut, orang tua si bayi tersebut mempunyai maksud tersendiri, yaitu berharap agar anak itu mempunyai awal yang baik atau langkah yang baik ketika mulai menginjak tanah. Upacara turun tanah merupakan bukti kasih sayang kedua orang tua kepada anak tersebut. Perhatian yang besar sudah dicurahkan ketika anak itu mulai menginjak tanah dan perhatian selanjutnya tentu saja akna dilanjutkan sampai anak tersebut menginnjak dewasa. Pada kesempatan ini iasanya diadakan selamatan apa adanya, dengan membuat sedekah berupa nasi dengan lauk pauknya serta kue-kue, roti, pisang, dan sebagainya. Banyak sedikitnya makanan yang dise...
Kurang lebih sembilan bulan lamanya seorang ibu mengandung. Selama masa mengandung tersebut colon anak dijaga dan dirawat agar sehat dan selamat. Setiap daerah di Indonesia mempunyai kesamaan dalam upacara adat merayakan kehamilan pada bulan ke 7. Di Jawa Tengah dinamakan mitoni, di Sumatera dinamakan pitu bulan, dan di DKI Jakarta sendiri dinamakan nujuh bulanin. Dikatakan upacara menujuh bulan karena diperingati saat kandungan si ibu telengah berusia tujuh bulan. Adapun maksud dari upacara ini ialah agar kelak ibu yang mengandung dapat melahirkan bayinya dengan selamat. Dalam upacara ini, biasanya disiapkan berbagai hidangan untuk tamu-tamu yang hadir pada upacara tersebut. Maknan yang dihifangkan adalah sebagai berikut: 1. Rujak dengan tujuh macam buah-buahan. 2. Urap dengan tujuh macam sayur-sayuran. 3. Gorengan putih, yakni isi perut sapi atau kambing yang dibumbui gulai. 4. Gulai kambing. 5. Beberapa jenis ikan asin. 6. Beberapa jenis kacang-kacangan. Pada pembuatan rujak biasany...
Secara keseluruhan rumah-rumah di Betawi berstruktur rangka kayu, beralas tanah yang diberi lantai tegel atau semen (rumah Depok). Berdasarkan bentuk dan struktur atapnya, rumah tradisional Betawi secara garis besarnya dapat dibagi menjadi tiga macam yaitu potongan gudang, potongan joglo (limasan) dan potongan bapang atau kebaya. Masing-masing potongan atau bentuk itu berkaitan erat dengan pembagian denahnya. Secara umum rumah Betawi memiliki serambi bagian depan yang terbuka. Serambi bagian depan ini ada yang menyebutnya sebagai 'langkan'. Di serambi, jika tidak berkolong, terdapat bale, semacam balai-balai yang kakinya dipancangkan di tanah. Di bagian kanan dan kiri serambi terdapat jendela tanpa daun dan kadang-kadang di bagian atas jendela melengkung menyerupai kubah masjid. Bahan-bahan yang dipergunakan untuk membangun rumah adalah kayu sawo, kayu kecapi, bambu, ijuk, rumbia, genteng, kapur, pasir, semen, ter, plitur, dan batu untuk pondasi tiang. Dan sebagai pengisi sebagian bes...
"Vegetarian food from Indonesia", itulah nama yang terkenal dari gado-gado di luar negeri. Gado-gado, dimana semua personil di dalam makanan tersebut tidak ada unsur hewaninya, memang terkenal dikalangan pecinta kuliner Vegetarian di luar negeri. Pembuatannya yang sederhana juga semakin membuat makanan ini diakui sebagai "mixed vegetables from indonesia". Itu sebabnya, satu-satunya makanan yang selalu ada di buku kuliner manca negara ya Gado-gado ini. Baik mereka yang vegetarian maupun non vegetarian suka dengan makanan ini. Tempat yang menyediakan: Gado Gado Cemara Setiabudi One Indonesian Restaurant3.2 km Cafe yg menyajikan menu legendaris dari 1947. Menu andalannya gado-gado dengan bumbu kacang yg khas. Located in: Setiabudi One Address: Setiabudi One, Jalan Haji R. Rasuna Said No.Kav 62, RT.18/RW.2, Karet Kuningan, Jakarta, DKI Jakarta, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12920 Phone: (021) 2524383
Jangan takut, meski namanya bir, tapi ini bukan bir beneran. Ini adalah minuman yang diaduk dengan es di dalam bambu hingga suaranya berisik (terdengar bletok-bletok gitu). Rasanya sendiri, manis dan sedikit pedas, mirip rasa bir (katanya). Akhirnya, diberi nama bir bletok. Asal muasalnya, karena dahulu orang Belanda yang menjajah Betawi punya kegemaran minum bir jika sedang kumpul-kumpul di malam hari. Lalu, untuk menyenangkan hati mereka maka dibuatlah sebuah minuman yang memiliki fungsi yang sama dengan bir yaitu menghangatkan badan tapi versi tidak ada alkoholnya. Rasa hangat diperoleh dari jahe. MInuman ini diminum dengan gelas dari bambu. Nah, beraduya bambu dan es inilah yang menimbulkan suara bletok. Tempat yang Menyediakan: Warung Mpok Nini | Pusat Oleh-oleh Khas Betawi ( Oleh-oleh Khas Bekasi / Oleh oleh Khas Jakarta ) Souvenir store in Bekasi, Indonesia Address: Jln Belanak 2 Ujung RT.02/01 No.57 Peru...
Si Pitung adalah seorang pemuda yang soleh dari Rawa Belong. Ia rajin belajar mengaji pada Haji Naipin. Selesai belajar mengaji ia pun dilatih silat. Setelah bertahun- tahun kemampuannya menguasai ilmu agama dan bela diri makin meningkat. Pada waktu itu Belanda sedang menjajah Indonesia. Si Pitung merasa iba menyaksikan penderitaan yang dialami oleh rakyat kecil. Sementara itu, kumpeni (sebutan untuk Belanda), sekelompok Tauke dan para Tuan tanah hidup bergelimang kemewahan. Rumah dan ladang mereka dijaga oleh para centeng yang galak. Dengan dibantu oleh teman-temannya si Rais dan Jii, Si Pitung mulai merencanakan perampokan terhadap rumah Tauke dan Tuan tanah kaya. Hasil rampokannya dibagi-bagikan pada rakyat miskin. Di depan rumah keluarga yang kelaparan diletakkannya sepikul beras. Keluarga yang dibelit hutang rentenir diberikannya santunan. Dan anak yatim piatu dikiriminya bingkisan baju dan hadiah lainnya. Kesuksesan si Pitung dan kawan-kawannya dikarenakan du...