Minangkabau termasuk kota kuliner di Indonesia karena makanan khas daerah ini rata rata sudah mendunia semua seperti rendang dan balado nya . Namun ada satu kuliner minuman yang wajib dicoba adalah Ubek Tawa . Ubek tawa atau Aia Tawa, merupakan salah satu minuman pusaka kuliner Minang yang sangat digemari masyarakat. Meskipun minuman modern banyak menghampiri namun eksistensi ubek tawa masih terjaga sampai sekarang. Terbuat dari bahan utama daun cincau dengan campuran air asam atau air santan dan disajikan hangat. Selain sangat ampuh melepas dahaga, minuman ini juga berkhasiat memulihkan stamina apalagi dicampur dengan telor ayam kampung. Sumber Foto : indonesiakaya.com
Keberadaan Pakaian adat sebagai wujud material kebudayaan yang banyak terdapat di daerah-daerah di Indonesia memiliki nilai penting dalam sudut pandang sejarah, warisan, dan kemajuan masyarakat dalam sebuah fase peradaban tertentu. Banyak pakaian adat di daerah yang merupakan representasi kebudayaan paling tinggi di sebuah komunitas masyarakat di daerah tertentu. Kondisi tersebut menuntut perlu adanya sebuah upaya untuk menjaga dan melestarikan keberadaan Pakaian Adat. Upaya itu dilakukan untuk menjaga nilai-nilai yang terkandung dalam rumah adat. Tujuannya agar masyarakat saat ini bisa membaca, memahami dan mengambil nilai-nilai positif yang terkandung pada pakaian adat di daerah mana saja. Ada banyak pakaian adat di Indonesia yang memiliki nilai sejarah dan nilai pengetahuan yang penting. Salah satu dari banyak pakaian adat di Indonesia yang memiliki makna sejarah, representasi sebuah komunitas pada zamannya dan kemajuan sebuah peradaban adalah pakaian adat Sumat...
Randai adalah seni theater tradisional dari daerah Minang, seni theater ini mengkombinasikan dengan seni musik minang, silat, dan tarian. Sama seperti theater lain yang ada di Indonesia, Randai juga banyak berisi pesan moral untuk para penonton nya. Dalam pementasan nya , Randai biasa di selenggarakan oleh kepanitiaan, susunan kepanitiaan dalam randai menurut Ediruslan Pe Amanriza dan Hasan Yunus (1993:113) terdapat 5 kepanitiaan : 1. Penghulu yang bertugas sebagai pelindung 2. Pangkat Tuo yang bertugas sebagai ketua kelompok 3. Guru Tuo Silek yang bertugas sebagai pengatur pencak silat 4. Guru tuo Dendang yang bertugas sebagai pelatih dendang 5. Anak Randai yaitu para pemain randai yang terdiri dari pambalok galombang, pambalok gurindam, pambalok carito, dan para pemain Musik Randai sendiri diminati oleh orang-orang dari luar negeri sama seperti budaya Indonesia yang lain, bahkan Randai pernah di pentaskan di T...
Dalam permainan sepak tekong ini berasal dari bahasa Minang dari dua suku kata. Sepak dalam bahasa Indonesia artinya sepak-menyepak, sedangkan pengertian tekong adalah kaleng. Jika saat bermain anak-anak tidak menemukan kaleng maka dapat diganti dengan tempurung kelapa yang penting saat disepak benda tersebut mengeluarkan bunyi dan tidak mudah terbawa angin. Permainan sepak tekong dimainkan oleh anak laki-laki berusia 7 tahun – 8 tahun, dan jumlah yang ideal dalam permainan ini antara 5 orang- 10 orang. Dilakukan di halaman rumah yang mempunyai tempat-tempat persembunyian. Peralatan yang diperlukan dalam permainan ini adalah tempurung kelapa atau kaleng susu yang kecil diisi dengan pasir, dengan tujuan ketika disepak akan mengeluarkan bunyi dan ketika disepak pemain harus meneriakkan sepak tekong dengan demikian anak-anak yang bersembunyi dapat mengetahui ke arah mana kaleng tersebut disepak temannya. Sebelum permainan dimulai, lebih dulu para pemain me...
Lokan yaitu sejenis kerang yang hampir mirip dengan kerang tiram tetapi cangkangnya memiliki warna yang lebih hitam dan ukurannya lebih besar. Lokasi pencarian lokan adalah di muara sungai yang berlumpur. Di Paiman kita dapat menjumpai habitat lokan di muara sungai Indrapura sementara di Pariaman, Lokan banyak berada di Desa Tiku, Kabupaten Pariaman, Padang. Lokasi pencarian lokan adalah di muara sungai yang berlumpur. Kalo di Paiman biasanya habitat lokan di muara sungai Indrapura dan kalo di Pariaman, Lokan banyak berada di Desa Tiku, Kabupaten Pariaman, Padang. Karena banyaknya Lokan yang bisa ditemuin di Desa Tiku, sampe-sampe Lokan disebut juga dengan lokan tiku oleh masyarakat Sumatera Barat. Wihh! - See more at: http://nutrisiuntukbangsa.org/rendang-lokan-si-kenyal-berbumbu-yang-kaya-protein/#sthash.GKktinEW.dpuf Usut punya usut, ternyata nyari Lokan itu gak semudah nyari kerang lain loh guys. Meskipun jumlahnya banyak tapi untuk menj...
Alat musik yang berasal dari Bukittinggi, Sumatera Barat ini disebut dengan Talempong. Talempong merupakan alat musik pukul. Secara bentuk fisik, Talempong mirip dengan gong, namun dalam ukuran yang lebih kecil. Talempong biasanya dimainkan secara perangkat, bukan kesatuan. Dulu Talempong banyak terbuat dari kayu, batu, dan kuningan. Namun, kini kuningan lebih sering ditemukan dijadikan sebagai bahan pembuat Talempong. Talempong berdiameter 7,5 hingga 15 cm, dengan bagian menonjol pada atasnya berukuran 5 cm. Meskipun bentuk dan ukurannya sama, namun bunyi yang dihasilkan Talempong akan berbeda, mulai dari nada "do" hingga "si". Ada dua jenis Talempong, yaitu duduak dan pacik. Talempong duduak dimainkan dengan cara duduk, sedangkan pacik dimainkan secara berdiri dan biasanya set Talempong lebih banyak. Talempong diletakkan pada sebuah meja khusus yang menyangga agar alat musik tersebut tidak jatuh atau bergeser ketika dipukul. (Sumber : http://www.indonesia.travel/i...
Dalam permainan sepak tekong ini berasal dari bahasa Minang dari dua suku kata. Sepak dalam bahasa Indonesia artinya sepak-menyepak, sedangkan pengertian tekong adalah kaleng. Jika saat bermain anak-anak tidak menemukan kaleng maka dapat diganti dengan tempurung kelapa yang penting saat disepak benda tersebut mengeluarkan bunyi dan tidak mudah terbawa angin. Permainan sepak tekong dimainkan oleh anak laki-laki berusia 7 tahun – 8 tahun, dan jumlah yang ideal dalam permainan ini antara 5 orang- 10 orang. Dilakukan di halaman rumah yang mempunyai tempat-tempat persembunyian. Peralatan yang diperlukan dalam permainan ini adalah tempurung kelapa atau kaleng susu yang kecil diisi dengan pasir, dengan tujuan ketika disepak akan mengeluarkan bunyi dan ketika disepak pemain harus meneriakkan sepak tekong dengan demikian anak-anak yang bersembunyi dapat mengetahui ke arah mana kaleng tersebut disepak temannya. Sebelum permainan dimulai, lebih dulu para p...
Dalam bahasa daerah Minangkabau kata dama untuk damar adalah kemiri. Kata damar di daerah lain sering juga disebut tondeh atau disebut juga dama tondeh . Main damar adalah suatu permainan yang menggunakan buah kemiri. Permainan ini dilakukan oleh anak-anak waktu senggang atau pada masa jam istirahat sekolah. Jumlah pemain yang umum dalam permainan ini antara 2 sampai 5 orang, dengan batas usia antara 7 sampai 15 tahun. Karena permainan ini membutuhkan sedikit kemampuan untuk menghitung serta skill fisik/otot untuk melempar maka permainan ini lebih cenderung dimainkan oleh anak laki-laki. Peralatan yang diperlukan untuk permainan ini adalah buah kemiri (damar) yang terdiri atas dua jenis, yakni : Buah kemiri biasa untuk taruhan yang disebut dengan istilah tik . Buah kemiri yang disebut pilin , paduak atau patok yang digunakan untuk melempar damar-...
Gasiang adalah salah satu bentuk permainan rakyat yang bersifat tradisional yang telah dikenal secara luas di seluruh pelosok Nusantara. Semua daerah yang ada di wilayah Kepulauan Indonesia umumnya memiliki permainan ini. Itulah sebabnya, bangsa Indonesia yang masyarakatnya multietnik, terdiri dari berbagai suku bangsa mengenal berbagi jenis permainan gasiang. Permainan gasiang dalam bahasa Minangkabau atau gasing dalam Bahasa Indonesia umumnya dimainkan pada waktu sore hari. Gasiang yaitu alat permainan yang terbuat dari kayu dan dapat diputarkan dengan tali. Jumlah pemain gasiang minimal 2 orang, dimainkan oleh anak laki-laki berusia antara 6 tahun – 14 tahun. Permainan ini dilakukan di pekarangan rumah. Gasiang termasuk permainan yang berlangsung secara musiman dan dilakukan secara periodik atau pada waktu-waktu tertentu. Artinya dalam satu periode bisa bertahan selama satu bulan atau lebih dan sesudah itu tidak dimainkan lagi, sama saja dengan musim layang-lay...