Hari Pahlawan
80 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Situs Makam Maraqdia Lego
Naskah Kuno dan Prasasti Naskah Kuno dan Prasasti
Sulawesi Barat

Situs ini berada di atas bukit yang diapit oleh 2 desa di bawah kaki bukit, dari arah barat desa Lambanan dan dari arah timur desa Galung Lego. Letak pemakaman/ situs terdapat di puncak (bukit) Lego dengan view panorama desa Pambusuang dan sekitarnya yang akan anda lihat membentang dari Palippis sampai ke sungai Mandar di kecamatan Tinambung, dijamin mata anda akan di manjakan oleh pemandangan dari atas bukit ini. Menurut cerita kawan saya yang juga berasal dari desa Lego tepat di arah bukit tempat makam ini, pada malam hari biasa terdengar seseorang yang melantunkan ayat suci al qur'an dan terdengar dari arah makam ini. Lalu siapa yang melantunkan ayat suci tersebut? cerita-cerita gaib dan magis memang biasa didengarkan dari makam-makam kuno di daerah Mandar, namun hal ini sebaiknya tidak mengurangi kunjungan ke pusat-pusat warisan sejarah dan budaya. Tomakaka adalah sebutan yang diberikan kepada para penguasa wilayah sebelum munculnya istilah Maraqdia (Raja) di wilayah...

avatar
Fennec_fox
Gambar Entri
Siapa Dan Bagaimana Suku Mandar?
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Sulawesi Barat

Zaman Prasejarah Permulaan Generasi Pertama Manusia. Tersebutlah dalam kitab-kitab suci bangsa Timur Tengah bahwa Adam, yang dianggap sebagai manusia pertama dan Nabi pertama, mulai mengembangkan generasinya bersama Siti Hawa, Nenek Moyang Manusia yang ditemukan kembali setelah didamparkan di daerah India dari Surga. Generasi berikutnya mulai melahirkan beberapa kelompok Bangsa. Bangsa Semetik kemudian menurunkan Bangsa Arab dan Israel yang selalu berperang. Kabarnya perpecahan kedua bangsa ini dimulai sejak Nabi Ibrahim. Bangsa Syam yang kemudian dikenal sebagai ras Aryan, menurunkan Bangsa Yunani dan Roma yang menjadi cikal bakal Eropa (Hitler merupakan tokoh ras ini yang ingin memurnikan bangsa Aryan di samping Bangsa Braminik yang chauvinistic dan menjadi penguasa kasta tinggi di agama Hindu), Nordik, Patan, Kaukasian, Slavia, Persia (Iran) dan India Utara (semisal Punjabi, Kashmir dan Gujarat) berkulit putih serta bule-bule lain sebangsanya. Bangsa Negroid menurunkan bang...

avatar
Fennec_fox
Gambar Entri
Bahasa Koneq-Koneqe, Akulturasi Budaya Bugis di Daerah Mandar
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Sulawesi Barat

Bahasa Koneq-koneqe merupakan khas dari daerah Campalagian. Sampai saat ini mendengar contoh bahasa koneq-koneqe ditelinga juga belum pernah sama sekali saya dengar, namun dari penelusuran kepustakaan mari kita lihat beberapa contoh bahasa ini : Itu kutu'o  : di situ Ini kone'e : ada di sini Riya' koro'o  : ada disitu Panteng   : ember Mio' : kelapa Cuki   : kucing Maca'bu  ; harum; wangi Maca'bu  : manis Sapapaummu  : Sa'buloako : {kasar} Pole  : datang Allao  : pergi Ammuning  : kembali; pulang Allao lauling  : pergi pulang Allao leleng  : bepergian Aghama : ada apa Pole indoko  : dari mana [kasar] Pole inrokie  : dari mana [halus] Accaule  : bermain Meskipun saya bukan ahli bahasa tapi coba kita lihat perbeda...

avatar
Fennec_fox
Gambar Entri
Sattung
Alat Musik Alat Musik
Sulawesi Barat

Kata Sattung berasal dari “Kalipattung” jika diartikan kedalam bahasa Indonesia adalah katak yang berbunyi setelah hujan turun dimalam  hari atau tempat rawa-rawa. Bapak Suani menuturkan, sattung tidak terlepas dari kehidupan Tomakaka Tinunnungan, menurut sejarahnnya “Wassu-wassuli” (pondok-pondok kecil) menjadi tempat tomakaka tinunnungan beristirahat, bersenang-senang, di puncak gunung. Diperistirahatannya mendengar sebuah bunyi konon itulah yang disebut “Kalipattung” sehingga dibenak Tomakaka mempunyai inisiatif untuk menirunya akan tetapi dihambat oleh sulitnya peniruan itu maka, dibuatkanlah alat yang hampir menyerupai Kallipattung sekaligus dinamakan Sattung, tentang penamaan dan pembuatan semua difikirkan olehTomakaka Tinunnungan. Tinunnungan adalah nama wilayah yang terletak 1 km dari dusun Limboro, Desa Ongko, Kec. Campalagian Kab. Polewali Mandar. Wilayah ini termasuk wilayah kerajaan Balanipa. Awal penyajiannya dilakukan sebaga...

avatar
Fennec_fox
Gambar Entri
Apang Mandar
Makanan Minuman Makanan Minuman
Sulawesi Barat

Kue ini khas dari Mandar, Sulawasi Barat dengan bentuknya yang persegi tiga. Warnanya coklat dengan bahan dasar gula aren.   Apang dibuat dari tepung beras yang sebelumnya dikukus dalam cetakan. Dahulu kala, kue ini dicampur dengan tuak manis agar adonannya mengembang lebih sempurna. Namun sekarang, kebanyakan adonannya sudah dibuat dengan menggunakan baking powder saja.   Akan empuk dan enak jika apang disajikan dengan taburan kelapa muda. Sangat cocok disantap di pagi hari bersama secangkir kopi. Untuk mendapatkan cukup mudah, bisa ditemukan di pasar tradisional di daerah SulBar.   Bisa dibeli dan dipesan ke: Ibu Hamasiah Jalan Trans Sulawesi, 200 meter sebelah barat dari jembatan Sungai Mandar, desa Sepa Batu, kecamatan Tinambung, Kab. Polewali Mandar, Sulawesi Barat     Sumber: https://azzamaviero.com/makanan-khas-sulawesi-barat/

avatar
hallowulandari
Gambar Entri
Bolu Paranggi
Makanan Minuman Makanan Minuman
Sulawesi Barat

Kue ini serupa mangkok kecil mungil seukuran kepalan tangan balita. Kulit kue bolu paranggi ini merekah yang menandakan bahwa kue ini terbuat dari terigu empuk dan lembut di mulut.   Belum lagi adanya sensai legit di lidah yang berasal dari gula aren, yang menjadi salah satu bahan pembuatan adonan.   Kue ini dibuat di atas cetakan yang dipanaskan dengan menggunakan bara. Biasanya, kue khas ini banyak ditemukan di pasar tradisional Mandar dan warung yang berjejer di sepanjang tepi jalan Sulbar. Bolu paranggi sangat pas menjadi kudapan di sore hari plus ditemani secangkir kopi tubruk panas.     Bahan Pembuatan Kue Paranggi   1.Gula Merah (aren) 1 kg 2.Telur 1 butir 3.Tepung 1 kg 4.Baking Powder 1 sendok teh 5.TBM 1 sendok makan 6.Vanili 1 sendok teh 7.Gula Pasir 2 sendok makan 8.Air 3,5 gelas 9.Minyak kelapa   Alat yang digunakan :   1....

avatar
hallowulandari
Gambar Entri
Kalumpang
Makanan Minuman Makanan Minuman
Sulawesi Barat

  Kalumpang Makanan Khas Mamuju Sul-Bar   Bukan hal baru bahwa tiap-tiap daerah di Indonesia memiliki banyak keanekaragaman budaya bahkan kuliner khasnya sendiri, kesemuanya lahir atas berkat kreatifitas masyarakat kita dulu yang menempati tanah air, bahkan kini keberadaan kuliner-kuliner tersebut telah dikreasikan untuk mengikuti perubahan selera masyarakat tetapi tetap tidak mengubah ciri khas dari kuliner-kuliner tadi.       Kemudian ada yang bertanya mengenai kuliner khas Mamuju? Bagaimana dengan kulinernya? Sabar, saya akan paparkan yang saya tahu disini. Satu kebangganan makanan Khas Mamuju yaitu Kalumpang, makanan pokok masyarakat Mamuju yang unik dan menarik. dimana salah satu keunikannya adalah kalumpang ini namanya sama dengan daerah di Sul-Bar ini sendiri. Desa Kalumpang.  ...

avatar
Habibi Rizqi Ramadhan
Gambar Entri
Pupu - Mandar - Sulawesi Barat
Makanan Minuman Makanan Minuman
Sulawesi Barat

Pupu termasuk masakan khas Mandar. Makanan sejenis perkedel ini dibuat dari ikan cakalang dikukus kemudian dibuang tulangnya dan ditumbuk halus. Daging ditumbuk selama 30 menit bersama serai, lengkuas, garam, bawang merah, merica, cabai merah, dan jeruk nipis.   Sebelum digoreng, daging dicampur dengan adonan tepung beras. Adonan dibentuk segi tiga sama sisi baru digoreng di atas api kecil supaya matang merata hingga ke dalam. Bila kulit luar berwarna coklat, pupu sudah matang. Jika kulit luar masih putih, daging bagian dalam belum matang.   Pupu yang masih hangat menebar aroma harum rempah-rempah dan gurih ikan cakalang. Menggigit pupu tidak perlu usaha keras karena perkedel ini empuk. Sensasinya lembut di dinding mulut. Kulit pupu yang kering terasa renyah di antara kelembutan daging cakalang. Di lidah, rasa pedasnya tidak terlalu kuat, tetapi menjalar lembut. Gurih daging ikan bertambah lengkap dengan rempah-rempah yang ditumbuk halus.  ...

avatar
hallowulandari
Gambar Entri
Lopis (Parepuluq) - Mandar - Sulawesi Barat
Makanan Minuman Makanan Minuman
Sulawesi Barat

Lopis, adalah kuliner yang biasa hadir sebagai menu berbuka puasa di Mandar, Sulawesi Barat. Kuliner lezat berbahan ketan yang disebut “parepuluq” oleh warga lokal ini banyak dijajakan oleh para penjual makanan saat sore hari utamanya di kota kabupaten Majene. Lopis terbuat dari ketan yang dibungkus rapi dengan daun pisang berukuran panjang sekitar 10-15 cm, diikat dengan tali rafiah tipis dan direkatkan dengan lidi kecil di kedua ujungnya Cara Membuat Lopis  Pertama-tama bersihkan bersihkan/cuci beras ketan dengan air bersih, tiriskan  lalu tunggu hingga benar-benar kering.  Sambil menunggu siapkanlah wadah lopis yang terbuat dari daun pisang Agar lebih mudah dan cepat dalam membuatnya, gunakan alat dari bambu dengan diameternya sekitar 2-3 cm, panjang kurang lebih 30 cm, sebagai wadah agar daun pisang yang di bentuk tadi tidak lepas. Nenek punya alat khusus untuk ini, karena itu ia cepat saat membuat lopis, tidak butuh waktu yan...

avatar
Isni