Kasih Sayang
281 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Hanjuang di Kutamaya
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Barat

  Pada suatu ketika, tepatnya pada tahun 1507 saka atau sekitar tahun 1585 Masehi, pecahlah pertempuran antara Kerajaan Sumedang Larang dengan Kesultanan Cirebon akibat peristiwa Harisbaya, padahal dua Kerajaan atau Kesultanan ini merupakan dua negara yang sangat dekat kekeluargaannya dan menjalin hubungan bilateral yang sangat baik. Cerita ini bermula ketika raja Sumedang Larang saat itu, Prabu Geusan Ulun pulang berguru dari Demak dan Pajang, dan ketika beliau pulang dari tempat-tempat tersebut, beliau singgah di Cirebon yang berada dibawah kekuasaan  Panembahan Ratu. Sebagai seorang raja yang masih muda, Prabu Geusan Ulun sangat giat belajar bahkan tak segan menuntut ilmu hingga ke daerah lain, selain itu beliau juga dikenal sangat cerdas dan kabarnya mempunyai paras yang sangat tampan. Prabu Geusan Ulun sendiri pergi belajar ke Demak untuk belajar dan memperdalam ilmu-ilmu keagamaan, sedangkan di Pajang beliau berguru kepada Hadiwijaya belajar ilmu kenegaraan d...

avatar
Muhammad Arif Nurrohman17
Gambar Entri
Sasakala Gunung Tampomas
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Barat

Diceritakan, Gunung Gede yang ada di Sumedang mengeluarkan suara yang menyeramkan.   Suaranya bergemuruh, dari puncaknya keluar asap bercampur debu yang menyala-nyala, dan sepertinya gunung ini akan meletus. Rakyat Sumedang ketika itu sangat-sangat kaget dan ketakutan melihatnya dan berfikir bagaimana jadinya jika Gunung Gede itu benar-benar meletus ?   Tidak diketahui siapa Bupati yang menjabat waktu itu, tapi yang pasti bupati tersebut sangat sayang dan welas asih kepada rakyatnya serta bijaksana. Walau belum ada rakyat yang melapor, sebenarnya beliau telah mengetahui bagaimana kedaan rakyatnya yang diliputi kegelisahan saat itu, dan beliau tidak berhenti memutar otak dan berpikir keras agar bisa menyelamatkan rakyatnya.   Didorong oleh rasa sayang kepada rakyatnya itu, beliau lalu menyepi di satu kamar, bersemedi memohon petunjuk dari paradewa, siapa tahu dengan begitu beliau bisa menghadap ke Yang Tunggal, diberi petunjuk untuk menyelamatka...

avatar
Muhammad Arif Nurrohman17
Gambar Entri
Asal Muasal Gunung Kunci Sumedang
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Barat

Tidak jarang orang mengetahui bahwa sebenarnya sumedang mempunyai potensi wisata alam yang cukup menarik. Selain keindahan alamnya yang memikat juga banyak peninggalan sejarah dari jaman penjajahan belanda. Mungkin selama ini orang hanya mengenal kota sumedang lewat tahunya yang masyur. Padahal....kota sumedang juga memiliki tempat-tempat wisata yang tak kalah menarik di bandingkan dengan daerah lain. Salah satunya adalah tempat wisata alam Gunung Kunci. Tempat rekreasi ini terletak kira-kira 200 meter dari alun-alun kota sumedang. Di namakan gunung kunci karena letaknya yang terdapat di bukit kunci. Tempat wisata ini mempunyai pemandangan alam nan elok dan indah. Tempatnya yang teduh diantara rindangnya pepohonan yang hijau. Dan alamnya yang masih bersih dan sejuk jauh dari polusi udara.   Salah satu keistimewaan tempat ini adalah karena terdapat peninggalan sejarah pada masa penjajahan belanda yaitu berupa Gua. Konon gua ini di jadikan benteng pertaha...

avatar
Muhammad Arif Nurrohman17
Gambar Entri
Kahuripan Cileutik, Bukti Kasih Sang Pangeran
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Barat

Kahuripan Cileutik ,   pada prasastinya tertulis "Pengemut-ngemut ka Pangeran Aria Soeria Atmadja Bupati Sumedang Tahun 1882-1919, ku jasa mantenna ieu cai tiasa manfaat kanggo balarea"  yang artinya kurang lebih "Untuk mengenang Pangeran Aria Soeria Atmadja, karena jasa beliau air ini bisa bermanfaat bagi semua". Sebuah prasasti pastinya dibuat untuk menandai tempat atau lokasi yang dianggap memiliki nilai historis, ia dibuat sebagai tanda bahwa di tempat tersebut pernah terjadi peristiwa penting, salah satu contohnya seperti Prasasti Cadas Pangeran yang pernah saya ceritakan dulu, yang isi prasastinya mengisahkan tentang peristiwa Cadas Pangeran, sebuah peristiwa yang melegenda di Sumedang. Sesuai dengan namanya yaitu Kahuripan Cileutik (Kahuripan = Kehidupan, Ci = air, Leutik = kecil), air yang keluar dari tempat dekat prasasti ini berada relatif kecil seperti pancuran biasa, padahal sejatinya ia adalah sebuah mata air yang keluar langsung dari dalam ta...

avatar
Muhammad Arif Nurrohman17
Gambar Entri
Si Jago Moro
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Barat

Dayeuh Luhur, atau jika diterjemahkan kedalam bahasa Indonesia berarti "kota atas" adalah sebuah daerah yang sangat kental akan nilai historis bagi Kabupaten Sumedang karena tempat ini adalah daerah yang dipilih oleh Prabu Geusan Ulun sebagai pusat kerajaan yang baru setelah dipindahkannya pusat kerajaan Sumedang Larang dari Kutamaya, hal tersebut dilakukan karena Kutamaya saat itu porak poranda  diserbu oleh Kesultanan Cirebon akibat salah paham dalam kasus Ratu Harisbaya. Di Dayeuh Luhur inilah Prabu Geusan Ulun meneruskan pemerintahan Sumedang Larang hingga beliau wafat. Mungkin itu sekilas kisah sejarah Sumedang ditempat bernama Dayeuh Luhur ini, namun mungkin bukan itu yang akan saya ceritakan kali ini karena pada kesempatan kali ini saya akan menceritakan sebuah sasakala atau cerita rakyat yang berkembang di tempat ini, ceritanya berkisah tentang terbentuknya gunung-gunung yang ada di daerah Dayeuh Luhur yaitu Gunung Bongkok, Gunung Gajah, dan Gunung Bagug Anjing....

avatar
Muhammad Arif Nurrohman17
Gambar Entri
Sasakala Sungai Cimanuk
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Barat

Sebuah sungai dimanapun pastilah mempunyai peran yang sangat vital bagi masyarakat, apalagi pada zaman dahulu, banyak kegiatan yang bertumpu pada keberadaan sungai, bahkan peninggalan peradaban zaman purba banyak ditemukan di daerah sungai daripada di tempat-tempat lainnya. Di Kabupaten Sumedang dan sekitarnya, sungai yang memiliki peran sangat vital bagi masyarakat dari masa lalu sampai sekarang diantaranya adalah Sungai Cimanuk.   Beberapa sumber mengakatakan bahwa Sungai Cimanuk adalah sungai yang berhulu di kaki Gunung Papandayan Kabupaten Garut pada ketinggian +-1200 di atas permukaan laut (dpl), mengalir ke arah timur laut sepanjang 180 km dan bermuara di Laut Jawa di Kabupaten Indramayu, semakin ke hilir Sungai Cimanuk ini semakin lebar, itu sebabnya pada abad ke-16 muara sungai ini menjadi salah satu pelabuhan milik Kerajaan Sunda yang paling ramai. Dengan aliran sungai sepanjang 180 km, Sungai Cimanuk ini melintasi beberapa kabupaten yaitu Garut, Sume...

avatar
Muhammad Arif Nurrohman17
Gambar Entri
Toge Goreng Bogor
Makanan Minuman Makanan Minuman
Jawa Barat

Bahan-bahan Mie Basah 100 gram Tauge 200 gram Tahu 2 buah Bawang Merah 5 buah Bawang Putih 3 siung Cabai (Cabe) Merah 3 buah Oncom 100 gram Air secukupnya Garam secukupnya Kecap Manis secukupnya Gula Pasir secukupnya Tauco 4 sendok makan Daun Bawang 1 batan Cara Membuat Haluskan bawang merah, bawang putih dan cabe lalu tumis hingga matang Masukkan tauc o, daun bawang, oncom, kecap, garam, gula dan air. Jika tidak ada oncom bisa tidak digunakan Masak hingga saus mengental dan matang Atur bahan lain seperti mie, toge dan tahu yang sudah direbus diatas piring. Bisa ditambahkan lo...

avatar
Muhammad Arif Nurrohman17
Gambar Entri
Sambal Oncom
Makanan Minuman Makanan Minuman
Jawa Barat

Smbal oncom dari sumedang ini di memang sangat nikmat dan pedas, apa lagi jika di makan pada suasana dingin-dingin wahh sangan mantap, Rasa pedas dan bau wangi kencurnya memmbuat selera makan meningkat drastis, sambel oncom ini terbuat dari 200 gr oncom hancurkan (jika tidak ada oncom ganti dengan tempe), 10 lbr daun kemangi supaya harum lezat, 1 sdt gula merah, Garam dan Merica secukupnya dan Minyak untuk menumis. degan bumbu halusnya Cabe merah (cabe rawit) sesuai selera jumlahnya, siung bawang merah, siung bawang putih dan ruas kencur. Bahan-bahan   2 papan oncom ukuran kecil 6 butir bamer 7 butir baput Sedikit ketumbar bubuk 3 butir kemiri Cabe rawit secukupnya Air...

avatar
Syifamuf
Gambar Entri
Ngarot
Ritual Ritual
Jawa Barat

Ngarot merupakan salah satu upacara adat yang terdapat di Desa Lelea, Kecamatan Lelea, Kabupaten Indramayu. Upacara adat ini diselenggarakan pada saat menyongsong datangnya musim hujan yaitu tibanya musim tanam padi. Biasanya adat ini dilaksanakan pada pekan ke-3 Desember dan selalu dilaksanakan pada hari Rabu yaitu salah satu hari yang dianggap keramat dan hari baik oleh masyarakat Lelea untuk menanam padi. Ngarot berasal dari kata ”Nga – rot” (basa Sunda) yaitu istilah minum/ngaleueut. Adat ini melibatkan muda-mudi untuk turut serta dalam upacara tesebut. Uniknya hanya pemuda dan pemudi yang masih menjaga kesuciannya yang boleh ikut dalam acara ini karena jika pemuda atau pemudi sudah tidak suci akan terlihat sangat buruk di mata para peserta ngarot, dalam upacara ini para gadis desa peserta upacara dihias dengan mahkota bunga di kepalanya sebagai lambang kesucian.           ...

avatar
Dian Anggreini