Idul Adha
39 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Ase Cabe Hijau
Makanan Minuman Makanan Minuman
Jawa Barat

Bagi beberapa masyarakat di Indonesia khususnya Daerah Jawa Barat mungkin akan mengetahui makanan ini, 'Ase Cabe Hijau'. Namun, beberapa orang  juga ada yang tidak mengetahui jenis makanan seperti apakah ase cabe hijau ini. Maka dari itu, dalam artikel ini saya akan menjelaskan apa sih ase cabe hijau. Hal ini bertujuan agar masyarakat Indonesia dapat lebih mengenal salah satu makanan Sunda ini. Ase cabe hijau berasal dari Garut, tetapi sekarang makanan ini sudah banyak ditemukan di daerah lain dan cara memasaknya pun dapat dibilang mudah. Pertama kali saya mengenal makanan ini adalah saat Hari Raya Idul Fitri. Ase cabe hijau memang salah satu makanan yang biasanya disajikan saat hari lebaran. Kuahnya yang terbuat dari santan sangat cocok disantap dengan ketupat di hari raya.  Dari namanya saja, dapat diketahui bahwa bahan utama dari makanan ini adalah cabe hijau. Makanan ini hanya terdapat kuahnya yang dimasak dari berbagai bumbu dan cabe hijau. Dalam setia...

avatar
OSKM_16618194_Ghaida Hannan Priena
Gambar Entri
Kue Satu
Makanan Minuman Makanan Minuman
Jawa Barat

  Kue Satu   Kue Satu  adalah salahsatu jajanan legendaris di tahun 90-an. Dan pasti hampir di setiap toko menjual kue ini. Asal-muasal mengapa disebut kue satu karena saat proses pembuatannya butuh pengerjaan yang detil sehingga membuat kue ini harus dicetak secara satu per satu, maka kue ini dinamakanlah kue satu. Bahan dasar dari kue ini adalah dominan kacang. Sebenarnya kue satu ini mempunyai nama lain yaitu kue koya jika di daerah Jawa Timur dan Jawa Tengah. Biasanya kue ini banyak diproduksi saat hari - hari besar seperti Hari Raya Idul Fitri, Tahun Baru, Hari Raya Imlek, dan lain-lain.   Bahan: 1. Air 2. Tepung Sagu 3. Kacang 4. Gula 5. Garam 6. Vanili 7. Telur   Cara Pembuatan: 1. Pertama, sangrai kacang dan buang kulitnya kemudian dihaluskan dengan ditumbuk sampai hancur.. 2. Kemudian, campurkan semua bahan tepung sagu, kacang, gula, garam, vanili dan telur. 3. Setelah itu, aduk...

avatar
OSKM18_19818014_Firaas Daffa Ibrahim
Gambar Entri
Dodol Betawi Yang Mulai Tergerus Jaman
Makanan Minuman Makanan Minuman
Jawa Barat

Pada hari raya Idul Fitri selain ketupat dan ayam opor, dodol merupakan makanan yang wajib ada bagi masyarakat betawi, kudapan tradisional yang rasanya manis ini sering dijadikan buah tangan ketika bersilaturahmi dengan sanak saudara. Di bulan Ramadan menjelang hari raya pemintaan dodol betawi di setiap rumah produksinya dapat meningkat hingga delapan kali lipat. Tekstur yang kenyal dan rasa yang gurih berasal dari kombinasi bahan-bahan seperti kelapa, gula merah, gula putih, beras putih, dan beras ketan. Semua bahan dicampur ke dalam kuali besar yang biasa disebut "kenceng" selama tujuh jam tanpa berhenti dan masih dimasak menggunakan kayu bakar dengan jenis kayu rambutan atau bambu, bambu dipilih karena arangnya yang tidak menempel di kuali ketika proses masak. Seiring berkembangan waktu rumah-rumah produksi dodol betawi semakin sulit ditemukan, hal tersebut disebabkan karena banyak pembuat dodol yang gulung tikar dikarenakan gagal bersaing. Teknik pembuatannya yang terbil...

avatar
OSKM_16318121_Rayhan Tirto Nugroho
Gambar Entri
Mengenal Lebaran Cakung Kranggan
Ritual Ritual
Jawa Barat

Lebaran Cakung Kranggan “Budaya merupakan suatu keseluruhan  yang bersifat kompleks. Keseluruhan tersebut meliputi kepercayaan, kesusilaan, adat istiadat, hukum, seni, kesanggupan dan juga semua kebiasaan yang dipelajari oleh manusia yang merupakan bagian dari suatu masyarakat.” – E.B. Taylor Seperti apa yang dikemukakan oleh E.B. Taylor , budaya bersifat kompleks yang mencakup beberapa aspek dalam kehidupan suatu masyarakat. Beda kelompok masyarakat, beda juga kebudayaannya. Setiap kelompok masyarakat mempunyai ciri khas budayanya masing-masing. Begitu pula halnya dengan negara kita tercinta, Negara Kesatuan Republik Indonesia. NKRI merupakan negara kepulauan yang penuh dengan kekayaan dan keragaman budaya. Memiliki 34 provinsi menjadikan Indonesia mempunyai ribuan kebudayaan di setiap daerahnya. Salah satu provinsi dengan kekayaan budaya yang melimpah adalah Jawa Barat. Provinsi Jawa Barat yang memiliki 18 kabupaten dan 9 kota tentu mempuny...

avatar
OSKM_16718030_Sabrina Putri Pamuji
Gambar Entri
Cara Membuat Rujak Cuka Khas Bandung
Makanan Minuman Makanan Minuman
Jawa Barat

Siapa yang suka kuliner? Mungkin bisa dibilang hampir semua orang suka kuliner. Mulai dari makanan dan minuman modern, hingga yang tradisional. Jika berbicara tentang kuliner, mungkin kata "Bandung" terlintas di pikiran kita semua. Ya, karena Bandung memang terkenal dengan julukan "Kota Kuliner" karena makanan dan minumannya yang khas dan beragam. Salah satu makanan khas Bandung yang akan saya paparkan di sini adalah rujak cuka. Rujak cuka merupakan makanan khas Bandung yang rasanya manis, asam, dan pedas. Rujak cuka itu sendiri sangatlah bervariasi. Ada yang memakai tauge dan buah, ada juga yang memakai campuran sayuran. Rujak cuka memang mirip dengan asinan Bogor. Namun tentu saja rujak cuka dan asinan bogor itu berbeda. Rujak cuka memiliki kuah yang lebih sederhana. Perbedaan lainnya adalah tidak adanya proses pengacaran melalui pengasinan dengan garam atau pengasaman dengan cuka. Jadi, buah dan sayuran di rujak cuja memiliki rasa yang lebih original. Rujak cuka itu se...

avatar
OSKM18_16218101_Sherly Karmelia Valentina Koeswara
Gambar Entri
Budaya Banian
Ritual Ritual
Jawa Barat

BUDAYA BANIAN Acara Kumpul Keluarga Besar di Tasikmalaya Banian balerasal dari bahasa Arab yaitu Bani/ Banu (بني/ بنو) yang artinya adalah keluarga, klan, atau keturunan. Maka arti Banian adalah berkumpulnya sebuah keluarga besar. Acara ini biasanya diadakan untuk saling mengenal antara keluarga yang memiliki keturunan yang sama. Pada mulanya acara ini diadakan oleh para bangsawan Sukapura - Tasikmalaya, Ciamis, Garut, Pangandaran, dan Banjar - untuk mempertemukan cabang keluarga mereka. Seiring dengan berkembangnya waktu, acara banian tidak hanya diadakan oleh keluarga bangsawan namun juga oleh keluarga dari kalangan biasa namun masih dengan tujuan yang sama, yaitu untuk saling mengenal antar keluarga dengan keturunan yang sama. Acara banian ini menjadi salah satu rangkaian acara saat Idul Fitri di Tasikmalaya dan sekitarnya. Acara ini selain untuk mempererat hubungan keluarga, biasanya acara ini pula menj...

avatar
Oskm18_19718302_saza
Gambar Entri
Nadran
Ritual Ritual
Jawa Barat

Tradisi tahunan yang rutin dilaksanakan oleh nelayan Indramayu setiaop dua mingu setelah  lebaran idul fitri. Kata Nadran sendiri berasal dari kata  Nadzar-Nadzaran.  Nadran yang berarti kaul atau syukuran. Syukuran nelayan Indramayu perihal diadakannya tradisi ini sendiri adalah atas rejeki melimpah yang diberikan tuhan kepada mereka baik berupa keselamatan ketika berlayar di laut maupun hasil ikan yang melimpah sepanjang tahun yang lalu. Tradisi Nadran mula-mula diawali dengan diadakannya pagelaran tari-tarian dan hiburan rakyat tradisional seperti rego, jaipong, genjring, tari kerbau, dll. Semua warga nelayan Indramayu yang hadir hari itu  tumplek-blek  menikmati pesta tahunan ini hingga pesta ini menjadi begitu meriah.  Kemeriahan pun tampak di dalam ruangan khusus dimana ibu-ibu dan bapak-bapak nelayan yang dianggap kompeten menyiapkan  meron   yang akan dilarung keesokan harinya.  Meron  sendiri merupakan sebuah miniat...

avatar
OSKM18_16518183_Rafi Abbel Mohammad
Gambar Entri
Nganteuran
Ritual Ritual
Jawa Barat

Nganteuran "Nganteuran" adalah istilah yang dipakai di daerah Pangandaran, lebih tepatnya di daerah Cijulang untuk mengantar makanan kepada sanak saudara maupun tetangga ketika 1-2 hari menjelang Idul Fitri. Makanan biasanya berisi makanan siap santap seperti nasi, tumis kentang, kacang goreng, olahan daging, bihun, mie goreng, dan lalawuh (biasanya berisi opak, rengginang, rempeyek,dodol, dll). Biasanya makanan tersebut disimpan diatas keranjang berbentuk lingkaran yang terbuat dari plastik tipis yang sudah dialasi oleh kertas nasi, lalu nasi ditaruh diatasnya dan diratakan, lalu ditutup lagi menggunakan plastik nasi, semua lauk pauknya disimpan diatas nasi tersebut, lalu keranjang itu dibungkus oleh keresek dan siap diantar ke sanak keluarga dan tetangga. #OSKMITB2018

avatar
Oskm18_16318207_juan Andrean Milliandza
Gambar Entri
Ngabedahkeun ; Bukti Nyata Kerja Bakti Tanpa Pamrih
Ritual Ritual
Jawa Barat

            Budaya ngabedahkeun merupakan salah satu budaya sunda yang sudah ada sejak dahulu. Menurut penuturan narasumber yang merupakan ayah kandung penulis, budaya ngabedahkeun balong khususnya di Kampung Kalapasewu, Mangunreja, Kabupaten Tasikmalaya telah ada sejak beliau kecil atau sekitar tahun 1960-an. Budaya ngabedahkeun merupakan tradisi 6 bulanan bagi pemilik-pemilik balong (kolam) di daerah sana yang mana fungsinya adalah untuk menangkap ikan-ikan yang memang biasanya dibudidayakan di balong tersebut. Budaya ngabedahkeun juga sering dilakukan warga menjelang perayaan hari-hari besar tertentu, seperti : Munggahan (Awal Bulan Ramadhan), Hari Raya Idul Fitri, dan saat Muludan (Hari Kelahiran Nabi Muhammad SAW).             Menurut penuturan narasumber, ngabedahkeun merupakan salah satu proses menangkap ikan dengan cara mengurangi & membuat...

avatar
OSKM18_16718385_Deden