Anak
5.722 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Asal Usul Nama Desa Kadugede
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Barat

Di Kabupaten Kuningan terdapat sebuah desa yang namanya unik, yaitu Desa Kadugede yang terletak di Kecamatan Kadugede,Kabupaten Kuningan. Dibalik namanya yang unik ini ternyata terdapat sebuah kisah yang menyebar dari mulut kemulut yang sangat diyakini oleh masyarakat Desa Kadugede. Kisah ini dimulai pada saat jaman penjajahan Jepang, pada saat jaman penjajahan Jepang sebuah desa dipimpin oleh seorang ngabai(kepala desa),ngabai bertugas memimpin sebuah desa dengan kerjanya yang berupa pengawasan ketertiban dan keamanan. Diceritakan pada suatu hari di Desa Kadugede ada seorang petani yang sedang dalam perjalanan untuk bekerja, petani itu memakai pakaian pangsi,beriket,dan sambil menenteng gobang. Ketika ia berjalan dibantaran Sungai Cisanggarung betapa terkejutnya saat ia melihat sebuah kadu(durian) yang berukuran sangat besar,ia sangat terkejut karena sebelumnya belum pernah melihat kadu sebesar itu,kadu itu tersangkut disela-sela akar pepohonan dipinggir sungai. Melihat hal...

avatar
OSKM_16318066_Adhi Restu Pamungkas
Gambar Entri
Batik Pakuan Pajajaran
Motif Kain Motif Kain
Jawa Barat

askah Carita Waruga Guru (1750-an). Dalam naskah berbahasa Sunda Kuno ini diterangkan bahwa nama Pakuan Pajajaran didasarkan bahwa di lokasi tersebut banyak terdapat pohon Pakujajar. G.P. Rouffaer (1919) dalam Encyclopedie van Niederlandsch Indie edisi Stibbe tahun 1919. Pakuan mengandung pengertian “paku”, akan tetapi harus diartikan “paku jagat” (spijker der wereld) yang melambangkan pribadi raja seperti pada gelar Paku Buwono dan Paku Alam. “Pakuan” menurut Fouffaer setara dengan “Maharaja”. Kata “Pajajaran” diartikan sebagai “berdiri sejajar” atau “imbangan” (evenknie). Yang dimaksudkan Rouffaer adalah berdiri sejajar atau seimbang dengan Majapahit. Sekalipun Rouffaer tidak merangkumkan arti Pakuan Pajajaran, namun dari uraiannya dapat disimpulkan bahwa Pakuan Pajajaran menurut pendapatnya berarti “Maharaja yang berdiri sejajar atau seimbang dengan (Maharaja) Majapahit”. Ia sependapa...

avatar
Deni Andrian
Gambar Entri
Batik Pakuan Pajajaran
Motif Kain Motif Kain
Jawa Barat

Naskah Carita Waruga Guru (1750-an). Dalam naskah berbahasa Sunda Kuno ini diterangkan bahwa nama Pakuan Pajajaran didasarkan bahwa di lokasi tersebut banyak terdapat pohon Pakujajar. G.P. Rouffaer (1919) dalam Encyclopedie van Niederlandsch Indie edisi Stibbe tahun 1919. Pakuan mengandung pengertian “paku”, akan tetapi harus diartikan “paku jagat” (spijker der wereld) yang melambangkan pribadi raja seperti pada gelar Paku Buwono dan Paku Alam. “Pakuan” menurut Fouffaer setara dengan “Maharaja”. Kata “Pajajaran” diartikan sebagai “berdiri sejajar” atau “imbangan” (evenknie). Yang dimaksudkan Rouffaer adalah berdiri sejajar atau seimbang dengan Majapahit. Sekalipun Rouffaer tidak merangkumkan arti Pakuan Pajajaran, namun dari uraiannya dapat disimpulkan bahwa Pakuan Pajajaran menurut pendapatnya berarti “Maharaja yang berdiri sejajar atau seimbang dengan (Maharaja) Majapahit”. Ia sependapa...

avatar
Deni Andrian
Gambar Entri
Legenda Sasando
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Nusa Tenggara Timur

Sasando berasal dari kata sari (petik) dan sando (bergetar). Pada jaman dahulu kala, hiduplah seorang laki - laki bernama Sanggu Ana di Pulau Dana bersama anaknya yaitu Nale Sanggu. Pulau kecil dekat pulau Rote Nusa Tenggara Timur. Waktu itu pulau tersebut masauk ke dalam daerah kekeasaan Raja Taka La'a. Sanggu adalah warga Nusa Ti'i di Pulau Rote Barat Daya. Di tempat tinggalnya Sanggu di kenal sebagai nelayan yang ulung dan seorang pemusik yang hebat. Pada suatu hari ia dan teman - temannya pergi menangkap ikan di laut. Di tengah laut mereka di hadang oleh ombak besar yang menghantam perahu mereka sehingga pecah berkeping - keping. Akhirnya ia dan teman - teman terdampar di sebuah pulau yaitu pulau Dana. Seorang Raja yang berkuasa di sana menahan Sanggu dan kawan - kawannya. Raja Dana memiliki seorang Putri yang sangat cantik. Setelah beberapa lama Sanggu dan kawan - kawannya di tahan, sang Putri Raja mengetahui jika Sanggu seorang pemusik yang hebat. Dan meminta di buatkan al...

avatar
Oskm18_16318025_arie
Gambar Entri
Permainan Cengkleng
Permainan Tradisional Permainan Tradisional
Kepulauan Bangka Belitung

Permainan cengkleng merupakan permainan tradisional yang sering dimainkan anak-anak di Toboali. permainannya sangat sederhana, cukup membutuhkan sedikitnya 3 orang dan maksimalnya tidak terbatas dan lapangan berukuran  persegi 10x10 m atau bisa lebih tergantung jumlah pemain. Lapangannya diberi garis batas, siapa yang melewatinya akan kalah. cara memainkannya sama seperti kejar-kejaran, cuma di sini si pengejar hanya menggunakan 1 kaki kanan/kiri untuk melompat yang dianggapnya nyaman dan kaki satuya lagi di angkat seperti sedang memainkan permainan tradisonal engklek. pemain yang terkena tik (kontak tubuh dengan si pengejar, biasanya si pengejar menggunakan tangan) akan kalah dan meninggalkan lapangan. Dan seterusnya begini sampai semua pemain habis di tik dengan kemenangan si pengejar, atau si pengejar kelelahan tidak dapat mengejar semua pemain lain, sehingga si pengejar menyerah dan dianggap kalah. permainan ini bermanfaat untuk; Kemampuan fisik anak menjadi ku...

avatar
OSKM_16318033_Ahmad Fauzan
Gambar Entri
Ngarujak : Ritual Menghormati Arwah Para Leluhur
Ritual Ritual
Jawa Barat

Dahulu kepercayaan akan adanya kekuatan dari alam ghaib sangat besar. Sehingga banyak sekali masyarakat yang selalu melakukan pemujaan terhadap roh leluhur saat melakukan suatu hal besar untuk meminta keselamatan dan izin. Pemujaan ini disebut dengan Ngarujak. Biasanya ngarujak dilakukan setiap hari Senin dan Kamis, pada hari besar perayaan, dan pada saat syukuran. Dalam Ngarujak kita harus menyiapkan rujakeun yang terdiri dari berbagai macam minuman, makanan, rokok, sirih, apu, pala. Selain itu kita juga harus menyiapkan parukuyan (tungku apa) dan menyan. Minumannya terdiri kopi, kopi pait, teh, teh manis, kelapa yang dipotong potong lalu diberi air, roti yang direndam air gula merah, air 7 jenis bunga, dan minuman lainnya. Sedangkan makanannya terdiri dari berbagai buah-buahan dan berbagai jenis kue. Bahan-bahan Ngarujak di hari raya seperti Lebaran berbeda dengan ngarujak pada saat melakukan syukuran untuk sunatan. Pada saat hari Lebaran ada tambahan menyiapkan pakaian yang akan di...

avatar
OSKM18_16318197_Cindy Siti_Sulastri
Gambar Entri
Makam Ki Balak
Ritual Ritual
Jawa Tengah

          Balakan terletak di Desa Mertan, Kecamatan Bendosari, Sukoharjo, Jawa Tengah. Daerah itu disebut Balakan karena di tempat tersebut terdapat makam Ki Ageng Balak yang dijadikan tempat ritual sejak dahulu kala. Komplek pemakaman ini selalu ramai dikunjungi orang dari berbagai daerah di setiap harinya yang bertujuan mencari penyelesaian atas masalah dalam kehidupan mereka. Konon katanya, banyak pengunjung yang berhasil dan sukses setelah menjalani ritual di tempat ini. Asal muasal tempat ini yaitu pada siang hari di musim paceklik, warga desa mendengar suara entah dari mana, yang berbunyi: “Yah mene kok golek uwi, kae lho openono panggonanku ono ngisor uwit serut, openono bleduge, panganen kanggo wong sak eyupen blarak. Aku putro wayah ratu ping rolas isih turun Majapahit” Yang kira- kira memiliki arti: “ Zaman sekarang kok cari susah, rawat saja tempatku di bawah pohon serut, bersihkan debunya, maka kamu tidak akan...

avatar
Oskm18_16718195_dhian
Gambar Entri
Situs Karangkamulyan Ciamis
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
Jawa Barat

                 Karangkamulyan merupakan salah satu dari sekian situs wisata yang terletak di Kabupaten Ciamis, Provinsi Jawa Barat. Situs wisata ini adalah peninggalan dari masa Hindu-Buddha dan dipercaya sebagai peninggalan kerajaan Galuh di zaman Ciungwanara. Ciungwanara sendiri merupakan cerita kepahlawanan seorang anak raja yang dibuang dan berjuang untuk mendapatkan haknya kembali sebagai raja.                  Keistimewaan dari situs ini adalah bagaimana setiap gerbang dan fasilitas-fasilitas yang disediakan sudah tertata rapi. Gerbang masuk utama berada di bagian barat. Pada bagian ini juga terdapat lahan parkir dan fasilitas seperti warung dan toilet yang tidak merusak keestetikaan dari bentuk bangunan Karangkamulyan sendiri.  Terdapat beberapa objek sejarah yang bisa ditemukan di situs ini, yakni:  1) Batu pangcalikan= objek ini dapat dijumpai dari pintu masuk k...

avatar
Oskm18_16218060_nianda Alyaa Khairunnisa
Gambar Entri
Lagu-lagu khas Rejang Lebong
Musik dan Lagu Musik dan Lagu
Bengkulu

Rejang Lebong merupakan suatu kabupaten di Provinsi Bengkulu yang sangat kaya akan budaya, terutama dalam hal lagu daerah. Berbagai lagu daerah yang diciptakan para leluhur ini hampir tidak terdengar lagi di daerah Rejang Lebong. Berikut adalah beberapa lagu khas Rejang Lebong yang cukup menarik dan enak untuk dinyanyikan maupun didengar. ANAK KUNANG ako laleu dete asoak sayang ku tingga suang 2x tebo leceak be pagar pinang tebo dawen be deret bae api madeak gicolak senang cuma babagei tenimo bae ko laleu dete asoak sayang ku tingga suang ko laleu dete asoak sayang ku tingga suang karang tinggei nak lubuk tabah dalen belek kak tabeak penanjung amen cigei indok ngen bapak awei ba kacang gi pateak junjung ko laleu dete asoak sayang ku tingga suang 4x keleak doo si burung ponoi mesoa umpan nak padang lalang lueng kelmen uku menginoe semesoa bagei gituun malang ko laleu dete asoak sayang ku tingga suang 2x asen tuein cao menoo...

avatar
OSKM18_16318067_Aditya Tirta Kusuma