Anak
467 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Kirab Apem Sewu
Ritual Ritual
Jawa Tengah

              Solo merupakan salah satu daerah di Jawa Tengah yang sarat akan nilai-nilai budaya. Salah satu kebudayaan yang berasal dari solo adalah Kirab Apem Sewu.               kebudayaan Jawa Tengah yang merupakan acara ritual syukuran oleh masyarakat kampong Sewu yang biasanya digelar pada acara bulan Haji. Ritual ini diadakan guna mengenalkan kampong sewu sebagai sentra produksi apem pada seluruh masyarakat yang sekaligus dijadikan untuk menghargai para pembuat apem. Tak hanya itu saja, ritual ini juga sebagai ungkapan syukur terhadap Tuhan karena desa dan tempat tinggal mereka jau dari bencana.               Kirab Apem Sewu adalah tradisi sedekah desa di Kampung Sewu, Solo, Jawa Tengah. Tujuan diadakannya kirab ini semacam bersih desa, yakni membersihkan kampung dan seluruh warganya dari segala mala petaka dan mara bahaya agar dapat hidup rukun berdampingan. Dalam...

avatar
OSKM_16518237_Figo Agil Alunjati
Gambar Entri
Tembang Dolanan Jawa Cublak-Cublak Suweng
Musik dan Lagu Musik dan Lagu
Jawa Tengah

Tembang Dolanan Cublek-Cublek Suweng Tanggal 15 Agustus 2018 Kategori:  Alat Musik dan lagu Elemen Budaya:  Lagu Daerah Provinsi:  Jawa Tengah Asal Daerah:  Sragen                 Cublek-Cublek Suweng merupakan tembang dolanan Jawa atau dalam bahasa Indonesia merupakan lagu permainan yang brasal dari Provinsi Jawa Tengah. jawa.Tembang dolanan ini sangat sederhana namunmemiliki makna yang baik.Lagu ini biasanya dinyanyikan oleh anak-anakterutama anak-anak yang berada di daerah pedesaan,yang dipermainkan bersama-sama dengan teman-teman mereka.Dengan lagu ini,anak-anak menjadi lebih tahu tentang  Binatang,tumbuhan,lingkungan alam,dan sebagainya.Terkadang  Tembang dolanan ini juga dinyanyikan saat acara-acara terntentu seperti pagelaran wayang kulit.Tembang ini memiliki not angka sebagai berikut :  C=do     ...

avatar
OSKM_19818045_SITH-R ITB_2018
Gambar Entri
Jalan Malam di Ngarsopuro Night Market
Makanan Minuman Makanan Minuman
Jawa Tengah

Deretan tenda putih beratap runcing di 2 sisi Jalan Diponegoro Kota Solo sudah disiapkan dari siang setiap hari sabtu. Pada malam harinya, aka ada pasar dadakan yang pasti ramai orang berlalu lalang. Di Kota Solo, yang diadaptasikan dari kata Sala, atau juga yang dikenal sebagian orang Kota Surakarta, orang-orang akan berada di sekitar Jalan Diponegoro, tepatnnya di selatan Kraton Mangkunegaran. Mereka menunggu bukanya pasar malam Ngarsopuro pukul 18.00-22.00, hanya berlangsung selama 4 jam. Disini akan ditampilkan macam-macam barang, seperti kuliner, oleh-oleh khas Solo, baju-baju, batik, mainan anak tradisional, batu akik dan juga kerajinan dari solo. Pada saat tertentu, akan ada live music berupa keroncong, akustik, dan jazz. Pasar Malam Ngarsopuro ini dicetuskan oleh Presiden kita, Jokowi pada tanggal 16 Februari 2009 yang sebelumnya keadaannya sedikit kacau di jalan tersebut. Pasar ini memang disiapkan untuk membuka lahan untuk UMKM yang khusus untuk pemilik ktp Solo sekali...

avatar
Oskm2018_19718036_aimee
Gambar Entri
Mencari Nasib Tari Lawet di Era Millenial
Tarian Tarian
Jawa Tengah

Daerah yang berada di selatan Pulau Jawa ini memang sudah terkenal akan lawetnya. Sudah menjadi rahasia umum jika sarang burung lawet menjadi salah satu sumber penghasilan daerah sejak abad ke 17. Hal inilah yang membuat Kabupaten Kebumen mengangkat burung lawet menjadi simbol daerahnya . Secara filosofi makna lawet merupakan pencerminan dari ketekunan dan kegesitan yang penuh dinamika dari rakyat daerah Kabupaten Kebumen dalam usahanya untuk membangun daerahnya. Menjadi ikon dari Kebumen, lawet bertranformasi ke dalam bentuk tarian kreasi yang disebut tari lawet. Berawal dari keinginan dari Bupati Kebumen pada tahun 1989 untuk menampilkan pentas tari massal khas Kebumen dalam rangka pembukaan acara Jambore Daerah Jawa Tengah yang diadakan di bukit perkemahan Widoro, Kebumen. Keinginan Bupati disambut baik oleh Bapak Sardjoko. Seniman asal Klaten ini melakukan survei dan pengamatan untuk obyek refleksi budaya ke pantai selatan Kebumen, tepatnya di daerah Karang Bolong. Karangbolong di...

avatar
Oskm18_16718186_anggun
Gambar Entri
Desa Wisata Jarum Bayat Klaten Jawa Tengah
Ornamen Ornamen
Jawa Tengah

DESA WISATA  JARUM BAYAT               Apa yang terfikir ketika mendengar nama Desa Wisata Jarum Bayat? Pasti yang terbayang ialah desa penghasil jarum, tapi ternyata bukan. Desa Jarum merupakan salah satu desa di Kecamatan Bayat Kabupaten Klaten Jawa Tengah yang sebagian besar warga desanya memiliki matapencaharian berkaitan dengan batik, entah itu sebagai produsen batik, pedagang batik, pemasok batik ke pasar-pasar, buruh batik, dsb. Ya, disini bisa dibilang salah satu desa penghasil batik di kota Klaten, batik khas Bayat.             Desa Jarum salah satunya, desa tersebut adalah sebuah desa kecil yang terletak di Kecamatan Bayat,Klaten. Pada tahun 2013,desa tersebut dinobatkan sebagai desa wisata,karena di desa Jarum memiliki potensi daerah yang menjanjikan,yang sebagian besar adalah pengrajin batik,yaitu batik tulis kain dan batik kayu. (PPID PRO...

avatar
OSKM18_16218122_Mujiyanti
Gambar Entri
Asal Usul Nama Boyolali
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Tengah

Menurut legenda nama Boyolali berhubungan dengan ceritera Ki Ageng Pandan Arang  Alkisah, Ki Ageng Pandan Arang diramalkan oleh Sunan Kalijogo sebagai Wali penutup menggantikan Syeh Siti Jenar. Oleh Sunan Kalijogo, Ki Ageng Pandan Arang diutus untuk menuju ke Gunung Jabalakat di Tembayat (Klaten) untuk syiar agama Islam. Dalam perjalananannya dari Semarang menuju Tembayat Ki Ageng banyak menemui rintangan dan batu sandungan sebagai ujian. Ki Ageng berjalan cukup jauh meninggalkan anak dan istri ketika berada di sebuah hutan belantara beliau dirampok oleh tiga orang yang mengira beliau membawa harta benda ternyata dugaan itu keliru maka tempat inilah sekarang dikenal dengan nama Salatiga. Perjalanan diteruskan hingga sampailah disuatu tempat yang banyak pohon bambu kuning atau bambu Ampel dan tempat inilah sekarang dikenal dengan nama Ampel yang merupakan salah satu kecamatan di Boyolali. Dalam menempuh perjalanan yang jauh ini, Ki Ageng Pandan Arang semakin meninggalkan...

avatar
OSKM_16518275_Rafiq Satria Yudha
Gambar Entri
Ritual Begalan
Ritual Ritual
Jawa Tengah

Begalan yang dalam Bahasa setempat diambil dari kata begal yang artinya rampok adalah sebuah ritual yang dilakukan di acara pernikahan. Namun upacara ini hanya berlaku untuk pernikahan anak pertama dengan anak pertama, anak pertama dengan anak terakhir dan anak pertama.                 Begalan sendiri adalah kombinasi seni tari dengan seni tutur/lawak dengan iringan gending dengan penari sejumlah 2 orang. Satu orang yang disebut Gunareka bertugas membawa peralatan dapur dan seorang lagi yang disebut Rekaguna menjadi pembegal/perampok. Mereka berdua akan menari mengikuti iringan gending dan saling bertukar pantun.

avatar
Oskm18_16818006_hilwa
Gambar Entri
Dolanan Kreweng
Permainan Tradisional Permainan Tradisional
Jawa Tengah

Dolanan Kreweng merupakan permainan tradisional yang sering dimainkan oleh anak-anak generasi '70-an di daerah Jawa Tengah, khususnya Solo. Asal nama permainan ini dari bahasa jawa, dolanan berarti permainan dan  kereweng yang berarti pecahan genting.  Permainan ini merupakan permainan  jauh-jauhan melempar pecahan genting yang dapat meloncat-loncat di permukaan air. Biasanya permainan ini dilakukan di tepi sungai atau di tepi waduk/danau. Cara bermainnya pun sangat sederhana. Pertama, pergi ke tepi danau atau sungai. Selanjutnya, cari pecahan genting atau batu yang tipis sesuai dengan kemauan para pemain. Selanjutnya, para pemain bergantian melempar pecahan genting ke arah danau atau sungai. Tak ada batas waktu di dalam permainan ini. Dalam permainan ini, kemenangan dapat diraih apabila pemain melempar paling jauh dan pantulannya terhadap permukaan air paling banyak. Permainan ini dilakukan dengan pecahan genting, karena pada zaman '70-an, acapkal...

avatar
OSKM18_16318271_DZAKI SATRIO WIDANTO
Gambar Entri
Gotri Legendri
Permainan Tradisional Permainan Tradisional
Jawa Tengah

Gotri Legendri adalah permainan daerah yang sering dimainkan oleh anak-anak asal Solo, Jawa Tengah. Peserta permainan ini terdiri dari minimal 4 orang, dan pada zaman dahulu, permainan ini dimainkan dengan menggunakan pecahan-pecahan genting atau batu, dengan salah satu kepingannya berukuran lebih besar dari yang lainnya. Di awal permainan, seluruh peserta akan duduk melingkar dengan masing-masing anak memegang batu sambil menyanyikan lagu Gotri. Seiring berjalannya lagu, batu akan digeser berputar. Lalu, saat lagu selesai, anak yang terakhir kali memegang batu atau kepingan yang paling besar akan dihukum. Jenis hukumannya beragam sesuai kesepakatan para pemain, namun hukuman yang umumnya digunakan adalah menyanyi di depan pemain lain. Alat bantu permainan dapat diganti dengan balok atau benda yang bentuk geometri atau warnanya berbeda. Hal ini bertujuan untuk sekaligus mengenalkan kepada para pemain, yang umumnya adalah anak-anak, mengenai bentuk-bentuk geometri ataupun war...

avatar
OSKM18_16518384_Mutiara A.