7.617 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Kelezatan Putu Bumbung yang Patut Disanjung
Makanan Minuman Makanan Minuman
Jawa Tengah

Putu bumbung adalah salah satu jajanan tradisional yang berasal dari daerah Jawa Tengah yang sangat khas dengan suara yang dikeluarkan saat proses memasak. Biasanya, putu bumbung yang dibungkus dengan daun pisang dijual oleh pedagang keliling dari rumah ke rumah. Namun kini di sejumlah tempat wisata sudah ada beberapa kios jajanan tradisional yang menjual putu bumbung. Harga satuan putu bumbung berkisar antara Rp 500,00 – Rp 1.000,00. Makanan yang terbuat dari tepung beras yang diisi dengan gula merah ini sering disuguhkan dengan tambahan parutan kelapa di bagian atasnya. Paduan bahan-bahan ini memiliki cita rasa gurih di luar namun manis di dalam. Oleh karena rasanya yang unik dan berbeda dari jajanan tradisional lainnya,  putu bumbung sudah mulai menyebar ke daerah-daerah negara lain yang berbatasan dengan Indonesia. Cara membuat putu bumbung sangat unik. Tepung beras yang masih berupa butiran-butiran kasar dimasukkan ke dalam cetakan bambu berbentuk tabung tanp...

avatar
OSKM18_16718049_Intan Subadri
Gambar Entri
Pasar Kembang Weleri
Ritual Ritual
Jawa Tengah

Pasar Kembang Weleri merupakan salah satu tradisi tahunan yang berasal dari Kecamatan Weleri, Kabupaten Kendal, Provinsi Jawa Tengah berupa hadirnya penjual dan pembeli bunga yang berasal dari penjuru daerah untuk melakukan tradisi jual-beli bunga tersebut menjelang Hari Raya Idul Fitri. Pasar Kembang ini tentunya berbeda dengan pasar kembang lain karena setiap daerah bahkan kecamatan pun memiliki tradisi sendiri. Pasar Kembang Weleri ini biasanya dibedakan menjadi 2, yaitu Pasar Kembang Cilik dan Pasar Kembang Gedhe. Perbedaan yang mendasar diantara keduanya adalah waktu pelaksanaan. Pasar Kembang Cilik diadakan pada H-2 Hari Raya Idul Fitri, sedangkan Pasar Kembang Gedhe diadakan pada H-1 Hari Raya Idul Fitri. Selain perbedaan waktu, perbedaan lain adalah jumlah penjual pembeli dimana pada Pasar Kembang Gedhe jauh lebih ramai dan sesak daripada Pasar Kembang Cilik. Pasar Kembang dimulai malam hari sampe pagi keesokan harinya. Bunga yang dijual berbagai macam dari mulai bun...

avatar
OSKM18_16518330_RIFQI SYAHRI RAMADHANI
Gambar Entri
Tari Buto Lawas
Tarian Tarian
Jawa Tengah

Tari Buto lawas merupakan salah satu bagian dari pertunjukan Tarian Kuda Lumping yang menggabungkan antara kesenian asli dan kesenian modern, kebudayaan ini juga sering dikaitkan dengan unsur "klenik" atau magis.  Pada Tarian Buto Lawas, biasanya dimainkan oleh 4 - 6 orang penari. pertunjukan seni buto lawas  dimainkan dengan cara menunggangi kuda anyaman bambu dan menari diiringi alunan musik, pada bagian ini penari buto lawas mulai dirasuki oleh roh halus atau kesurupan, terkadang penonton pun juga bisa mengalami fenomena kerasukan ini.   Dalam setiap pertunjukkan Buto Lawas ini, untuk memulihkan kesadaran pemain ataupun penonton selalu hadir para datuk yang meemiliki kemampuan supranatural yang kehadirannya dapat dikenali dengan menggunakan pakaian serba hitam. Kita sebagai masyarakat Indonesia hendaknya mengambil sikap positif dari Tarian tersebut karena masih ada orang di daerah yang mampu dan mau melestarikan budaya yang hampir ditinggalkan oleh masyarak...

avatar
Oskm18_16918108_abyan
Gambar Entri
Tahu Pong
Makanan Minuman Makanan Minuman
Jawa Tengah

Semarang kota yang terkenal akan kulinernya yang beragam dan lezat, salah satunya adalah tahu pong. Tahu pong, tahu yang berbentuk kotak dan kopong (kosong) ini menjadi salah satu kuliner khas Semarang, Jawa Tengah. Tahu adalah makanan yang dibawa oleh orang Tionghoa dan kemudian dimodifikasi menjadi berbagai macam model, salah satunya adalah tahu pong khas Semarang ini. Makanan yang satu ini telah menjadi salah satu menu utama yang harus disantap ketika pergi ke Semarang. Sudah terdapat banyak rumah makan atau warung yang menjual tahu pong, misalnya Tahu Pong Karangsaru, Tahu Pong Gajahmada, dan Tahu Pong Sari Roso yang berada di Jalan Depok.   Tahu ini digoreng hingga kering dan mengembang sehingga menjadi kopong dan renyah ketika dimakan. Biasanya tahu ini disantap dengan saus kecap manis asin dengan bawang putih dan cabai sesuai selera. Selain tahu pong, ada juga kombinasi lain seperti tahu gimbal, tahu pong gimbal emplek, tahu kopyok telur, tahu komplit, tah...

avatar
Helenaoktaviani
Gambar Entri
Wayang Orang Sriwedari
Seni Pertunjukan Seni Pertunjukan
Jawa Tengah

Seni pertunjukan wayang orang sriwedari solo. #OSKMITB2018

avatar
OSKM18_16918043_Chiesa Tesalonika
Gambar Entri
Tari Ronggeng
Tarian Tarian
Jawa Tengah

Ronggeng adalah jenis kesenian tari jawa di mana pasangan saling bertukar ayat-ayat puitis saat mereka menari diiringi musik dari rebab atau biola dan gong. Ronggeng mungkin berasal dari Jawa, tetapi juga dapat ditemukan di Sumatera dan Semenanjung Malaya. Ronggeng telah ada di Jawa sejak zaman kuno. Di Jawa, penampilan ronggeng tradisional menampilkan rombongan tari perjalanan yang berjalan dari desa ke desa. Pasukan tari terdiri dari satu atau beberapa penari wanita profesional, disertai oleh sekelompok musisi memainkan alat musik: rebab dan gong. Istilah “ ronggeng ” juga diterapkan untuk penari wanita. Selama penampilan ronggeng, para penari profesional perempuan diharapkan untuk mengundang beberapa penonton laki-laki atau klien untuk menari dengan mereka sebagai pasangan dengan memberi uang tips untuk penari wanita, diberikan selama atau setelah tarian. Pasangan tarian intim dan penari perempuan mungkin melakukan beberapa gerakan yang mungkin dianggap t...

avatar
OSKM18_16518009_Balkan Khilmi
Gambar Entri
Tradisi Prasah
Ritual Ritual
Jawa Tengah

Dalam suatu upacara pernikahan ada kegiatan pemberian dari mempelai pria kepada mempelai wanita yang biasanya disebut mahar atau mas kawin. Umumnya mahar atau mas kawin dalam pernikahan berupa sejumlah uang, perhiasan, atau pakaian yang mewah. Namun di Desa Sidigede, Welahan,  Jepara, Jawa Tengah, ada sebuah tradisi unik  yang berkaitan dengan mahar yaitu memberi mahar berupa seekor kerbau besar oleh mempelai pria kepada mempelai wanita yang disebut "Prasah".   Proses pemberianya pun unik, tidak asal diberikan tetapi kerbau diarak dari rumah mempelai pria ke rumah mempelai wanita, mula mulanya kerbau di mantrai oleh sesepuh desa agar kehilangan kendali dan merasa stres, dibantu warga yang juga berusaha membuat kerbau mengamuk dengan berbagai cara. Seperti melemparinya dengan berbagai macam jenis petasan dan juga lumpur yang basah, Meski sudah diikat di beberapa sisi dalam istilah desa “ Diberacut”, kemudian kerbau itu di arak oleh banyak...

avatar
OSKM18_16418066_Radifan Ahmad Surya Cendekia
Gambar Entri
Mengkudu
Pengobatan dan Kesehatan Pengobatan dan Kesehatan
Jawa Tengah

Morinda citrifolia atau lebih dikenal sebagai mengkudu adalah tanaman kaya khasiat yang bisa dijumpai hampir di seluruh Indonesia. Tanaman yang dibawa oleh bangsa Polinesia ini memiliki beragam nama: di Jawa Tengah buah ini dikenal dengan nama pace atau kemudu, sementara di Jawa Barat lebih dikenal dengan nama cengkudu. Beragam studi di zaman modern menunjukkan bahwa buah mengkudu mengandung gizi lengkap. Zat nutrisi yang dibutuhkan tubuh, seperti protein, vitamin, dan mineral tersedia dalam jumlah cukup pada buah dan daun mengkudu. Selain itu, buah mengkudu juga mengandung beragam senyawa yang berfungsi sebagai zat antioksidan. Tak ayal jika sejak zaman dahulu, mengkudu sudah digunakan oleh masyarakat Indonesia untuk berbagai keperluan pengobatan. Mengobati penyakit gondok Gondok adalah penyakit yang disebabkan oleh pembengkakkan kelenjar tiroid. Cara mengatasinya bisa dengan mengalungkan buah mengkudu yang masih mengkal, ditambah dengan mengonsumsi buah...

avatar
OSKM18_16718107_Kefira
Gambar Entri
Makam Suroponolawen
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
Jawa Tengah

Makam atau Candi yang terletak di Desa Pagiyanten, Kabupaten Tegal ini merupakan peninggalan abad ke 14 yang berbentuk areal pemakaman atau bisa disebut Makam Suro. Pemakaman ini posisinya ada di sebelah barat laut Gapura Desa Pagiyanten. Jadi agak susah ditemukan jika kita tidak bertanya kepada warga sekitar karena tidak adanya papan petunjuk arah. Komplek pemakaman ini luasnya kurang lebih 20 x 20 meter dengan dikelilingi oleh pagar batu bata dengan ketinggian pagar sekitar 120cm. Komplek makam ini pun terdiri dari beberapa sekat atau area. Yang setiap area terdapat pintu masuk yang lebarnya hanya sekitar 80 cm. Adapun area-area tersebut antara lain: a. Area pertama merupakan selasar depan bagunan utama yang merupakan tanah lapang yang ditumbuhi banyak pepohonan. Di area ini ada bangunan yang Nampak kurang terawat yang digunakan untuk menyimpan perlengkapan ziarah, seperti tikar dari pandan, kayu-kayu, dan lain sebagainya. b. Area kedua merupakan lahan kosong yang berisi jalan se...

avatar
Oskm18_16418195_annisa