Bahan-bahan untuk 10 porsi: 10 buah kupat /ketupat/Lontong 10 buah tahu (potong dadu) Secukup nya Kecambah Secukup nya daun seledri (iris kecil kecil) Secukup nya bawang goreng Sejumput garam 500 ml air 250 gr gula merah 1 bungkus kecil asam jawa 2 sdm kacang tanah goreng 2 sdm Kecap 10 butir Bawang putih (kecil kecil saja) 10 butir cabe rawit Langkah Siap kan air,kecap,asam jawa, kacang tanah yang sudah di uleg dan gula merah dimasak sampai mendidih, jangan lupa tambahkan garam (biar lebih cepat rendam dulu gula sama air biar mencair baru di masak). Setelah mendidih saring agar ampas dari asem jawa dan gula terpisah. Lalu sisihkan Goreng tahu sampai matang dan sisihkan Rebus kecambah sampai matang dan sisihkann Uleg bawang putih dan cabe rawit mentah.Lalu sisihkan Penyajian. Siapkan potongan ketupat dipiring, tambahkan tahu goreng, kecambah,daun seledri, bawang goreng,dan sambal yg tadi diuleg secukup nya. Setelah itu tuangi kuah tadi kura...
Sego koyor atau nasi koyor adalah salah satu hidangan kuliner paling populer dan diminati oleh masyarakat setempat. Mendengar namanya mungkin masih asing di telinga. Sebenarnya, koyor adalah urat sapi. Berbeda dengan gajih (lemak) dan jeroan, koyor memiliki rasa gurih-kenyal dan memberikan keunikan tersendiri. Dalam penyajiannya, sego koyor disajikan dalam keadaan panas menggunakan wadah daun pisang dengan tempe gimbal (tempe goreng ditepungi) sebagai pelengkap. Uniknya, warung sego koyor ini buka pada tengah malam. Tepatnya, pukul 00.30 WIB dalam jumlah terbatas. sumber : https://www.google.com/amp/s/www.idntimes.com/food/dining-guide/amp/riyan-sumarno/kuliner-khas-purworejo-exp-c1c2
Dunia kuliner memang tidak ada habis- habisnya untuk dibahas. Masyarakat pun sangat pun antusias dengan trend kuliner unik yang hadir, dari mulai apa kuliner itu, muncul karena apa, mengapa bisa begitu diminati, hingga bagaimana cara pembuatannya. Trend kuliner pun muncul dimulai dari kuliner serba keju, kuliner serba pedas, kuliner serba greentea, hingga kuliner serba hitam pun banyak bermunculan. Namun ditengah bermunculan trend kuliner baru, banyak makanan dan minuman tradisional yang tetap eksis. Trend makanan hitam kini terus berkembang, namun di tengah trend saat ini, makanan tradisional pun punya sajian khas yang sudah memakai bahan pewarna. Jika mampir ke daerah Purworejo, Jawa Tengah, minuman ini tak akan asing dilihat, adalah es Dawet ireng. Es Dawet Ireng, adalah minuman dari tepung beras berwarna hitam pekat. Berbeda dengan es dawet biasa yang berwarna hijau karena memakai daun suji, dawet yang satu ini memakai abu merang atau jerami yang alami, sehingga menghasilkan wa...
Wonosobo merupakan salah satu kota kecil yang berada di Provinsi Jawa Tengah. Kata Wonosobo sendiri merupakan kata yang diambil dari bahasa jawa, yaitu Wanasaba, yang memiliki arti “tempat berkumpul di hutan”. Memang benar, sejauh mata memandang, kota Wonosobo ini menampilkan pemandangan yang hijau. Kota yang memang sudah terkenal sebagai kota wisata dan tempat warga kota besar menghilangkan penat dari hiruk pikuk kota mereka. Sebagian besar wilayah kota Wonosobo merupakan dataran pegunungan, sehingga tak heran banyak potensi alam dan tradisional yang menjadi potensi wisata daerah ini. Salah satu potensi wisata terkenal yang dimiliki kota dingin ini adalah Pegunungan Tinggi Dieng. Pegunungan tinggi Dieng yang sering disebut dengan Negeri Diatas Awan ini sudah menjadi incaran bagi wisatawan dalam negeri hingga luar negeri. Bukan hanya keindahan alam saja yang disajikan, melainkan ritual-ritual dan tradisi yang masih melekat di daerah ini menjadi agenda tahunan para wisatawan. Salah...
Kebumen “Beriman” merupakan slogan yang melekat pada kabupaten Kebumen yang berarti bersih, indah, aman, dan nyaman. Kabupaten ini juga mempunyai ikon yang di representasikan pada sebuah tugu di pusat kota yang disebut dengan Tugu Lawet (walet). Kabupaten Kebumen mempunyai banyak potensi yang bisa digali, hanya saja memang kurang terekspose dengan baik. Kebumen merupakan salah satu kabupaten di Jawa Tengah, sering disebut dengan surga yang tersembunyi oleh para pengunjung, yang menyimpan segudang keindahan alamnya. Tidak hanya menawarkan keindahan alam, Kebumen juga memiliki makanan khas yang membuat daya tarik tersendiri. Melalui makanan khas, misalnya, seseorang dapat ‘mencicipi’ sejarah dan kebudayaan suatu tempat. Makanan khas tersebut yaitu Sate Ambal. Di telinga kebanyakan orang, nama kuliner yang satu ini terdengar masih asing, tidak seakrab sate padang, sate Madura, dan sate klatak. Kata ambal diambil dari nama sebuah kecamatan di Kebumen yang menjadi asal muasal nama terse...
Stagen atau ikat pinggang polos merupakan salah satu elemen dari pakaian tradisional. Cara menggunakan stagen sendiri yaitu dengan melilitkannya ke perut. Stagen sering digunakan oleh kaum perempuan khususnya di daerah Jawa Tengah sebagai pelengkap pakaian tradisional Jawa. Stagen sendiri memiliki kegunaan untuk menahan kain panjang atau pakaian agar tidak melorot. Setelah itu barulah menggunakan pakaian bagian atas sepertu kebaya atau beskap. 1 Bagi perempuan, selain sebagai salah satu elemen di pakaian tradisional Jawa, stagen juga dipercaya dapat mengecilkan dan memperkencang perut serta membantu menjaga postur tubuh agar tetap tegak. Dulu kain stagen tidak memiliki motif, hanya berwarna hitam ataupun putih polos dengan panjang 327 cm dan lebar 14 cm. Namun sekarang para pembuat kain stagen sudah banyak melakukan inovasi dengan menambahkan motif di kain stagen tersebut. Kain stagen sendiri dibuat dengan cara ditenun dengan alat tenun manual. Untuk menghasilkan satu kain stagen dib...
Secara filosofis, gong atau secara lengkap dalam satu set peralatan yang kita sebut gamelan merupakan ensable musik yang biasanya menonjolkan metalofon, gambang, gendan dab gong. Irama musik yang dihasilkan oleh gong atau gamelan ini sendiri umumnya bernada lembut dan mencerminkan keselarasan hidup sebagaimana prinsip hidup yang dianut oleh masyarakat Jawa pada umumnya. 1 Gamelan sendiri termasuk kedalam jenis musik ensamble yang mana dimainkan secara bersama-sama dengan alat musik lain untuk menciptakan alunan suara yang merdu. Dalam filosofi Surakarta sendiri, gong digunakan oleh Sunan Kalijaga dalam menyebarkan agama Islam.
Gareng adalah salah satu dari empat punakawan yang sering muncul dalam pertunjukan wayang di Jawa. Gareng merupakan punakawan yang sangat sakti namun sombong. Dalam wayang golek, tokoh Gareng adalah anak pertama dari Semar. Tokoh Gareng biasanya dikeluarkan sebagai hiburan untuk para penonton.
Pratalamaryam atau dalam perwayangan Jawa dikenal dengan Bukbis merupakan putra Prabu Dasamuka, raja dari negara Alengka dengan Dewi Urangrayung putri Begawan Minalodra dari negara Kandabumi. Pada gambar wayang dibawah dilihat bahwa wayang Bukbis diukir dengan warna merah gelap pada wajahnya dengan hidung yang lebar, mata merah dan kumis diatas mulut tertutup. Selain itu wayang Bukbis disertai dengan beberapa desain Garuda yang diukir halus dalam warna emas, merah dan hitam. Untuk pakaiannya pun Bukbis diberi kain diatas rok batik berwarna coklat, krem dan biru.