Buku
1.565 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Siapa Dan Bagaimana Suku Mandar?
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Sulawesi Barat

Zaman Prasejarah Permulaan Generasi Pertama Manusia. Tersebutlah dalam kitab-kitab suci bangsa Timur Tengah bahwa Adam, yang dianggap sebagai manusia pertama dan Nabi pertama, mulai mengembangkan generasinya bersama Siti Hawa, Nenek Moyang Manusia yang ditemukan kembali setelah didamparkan di daerah India dari Surga. Generasi berikutnya mulai melahirkan beberapa kelompok Bangsa. Bangsa Semetik kemudian menurunkan Bangsa Arab dan Israel yang selalu berperang. Kabarnya perpecahan kedua bangsa ini dimulai sejak Nabi Ibrahim. Bangsa Syam yang kemudian dikenal sebagai ras Aryan, menurunkan Bangsa Yunani dan Roma yang menjadi cikal bakal Eropa (Hitler merupakan tokoh ras ini yang ingin memurnikan bangsa Aryan di samping Bangsa Braminik yang chauvinistic dan menjadi penguasa kasta tinggi di agama Hindu), Nordik, Patan, Kaukasian, Slavia, Persia (Iran) dan India Utara (semisal Punjabi, Kashmir dan Gujarat) berkulit putih serta bule-bule lain sebangsanya. Bangsa Negroid menurunkan bang...

avatar
Fennec_fox
Gambar Entri
Sayoang dalam Lontaraq Pattodioloang
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Sulawesi Barat

Sayoang, daerah pegunungan yang berada dalam wilayah kecamatan Alu kabupaten Polewali Mandar, saat ini menjadi salah satu desa di kecamatan Alu bersama-sama dengan desa Alu, desa Kalumammang, desa Puppuring, desa Mombi dan kelurahan Petoosang. Wilayahnya yang berada jauh dari ibukota kecamatan dan letaknya yang cukup sulit dijangkau membuat Sayoang jarang disebutkan. Warga di desa Sayoang terkenal dengan komoditas penghasil  gula aren terbaik di kecamatan Alu. Jika berbicara mengenai Sayoang zaman dahulu kala maka wilayah ini juga cukup terkenal dan berbatasan dengan wilayah kerajaan Alu. Sayoang memiliki Tomakaka, yang biasa disebut “Tomakaka Sayoang”, jauh sebelum munculnya istilah Maraqdia di wilayah Mandar maka sebelumnya dikenal Tomakaka, Tomakaka sendiri adalah orang yang dituakan dan dianggap sebagai pemimpin di wilayah tersebut. Entah mengapa tidak pernah didengar tentang “Maraqdia Sayoang” mungkin ini ada kaitannya dengan penaklukan kerajaan...

avatar
Fennec_fox
Gambar Entri
Bahasa Koneq-Koneqe, Akulturasi Budaya Bugis di Daerah Mandar
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Sulawesi Barat

Bahasa Koneq-koneqe merupakan khas dari daerah Campalagian. Sampai saat ini mendengar contoh bahasa koneq-koneqe ditelinga juga belum pernah sama sekali saya dengar, namun dari penelusuran kepustakaan mari kita lihat beberapa contoh bahasa ini : Itu kutu'o  : di situ Ini kone'e : ada di sini Riya' koro'o  : ada disitu Panteng   : ember Mio' : kelapa Cuki   : kucing Maca'bu  ; harum; wangi Maca'bu  : manis Sapapaummu  : Sa'buloako : {kasar} Pole  : datang Allao  : pergi Ammuning  : kembali; pulang Allao lauling  : pergi pulang Allao leleng  : bepergian Aghama : ada apa Pole indoko  : dari mana [kasar] Pole inrokie  : dari mana [halus] Accaule  : bermain Meskipun saya bukan ahli bahasa tapi coba kita lihat perbeda...

avatar
Fennec_fox
Gambar Entri
Dakka, Suku Yang Nyaris Terlupakan Dalam Wilayah Mandar
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Sulawesi Barat

Dakka adalah suku yang mendiami wilayah Sulawesi Barat, wilayah persebarannya tepatnya berada di kecamatan Tapango, Wonomulyo, dan Matakali kabupaten Polewali Mandar. Bersama dengan sub suku lainnya seperti Pannei dan Pattae ia nyaris terlupakan. Orang-orang mungkin hanya akan mendengar gaung suku Mandar yang dominan mendiami wilayah kabupaten Polewali Mandar. Lalu bagaimana sebenarnya sub suku Dakka ini? Disebutkan bahwa Dakka dahulu pernah dikenal sebagai salah satu kerajaan kecil yang berada dalam cakupan “Palili” letaknya berada di antara PUS (Pitu Ulunna Salu) dan PBB (Pitu Baqbana Binanga), statusnya yang merupakan transisi membuatnya menjadi lebih adaptif dalam menjalankan hukum adat, jika daerah geografisnya dekat dengan wilayah PUS maka ia akan menggunakan hukum adat PUS (dikenal dengan nama adaq tuo, atau hukum hidup) dan jika ia dekat dengan wilayah PBB maka ia akan menggunakan hukum adat PBB (dikenal dengan nama adaq mate, atau hukum mati). (Idham, 2009)...

avatar
Fennec_fox
Gambar Entri
Gongga Lima
Alat Musik Alat Musik
Sulawesi Barat

Gongga lima adalah sebuah alat atau benda yang didalamnya terdapat dua kata, dan ketika dipisahkan mempunyai pengertian yang berbeda yakni Gongga dan lima. Gongga diartikan sebagai alat itu sendiri sedangkan lima dalam bahasa Mandar adalah Tangan, jika dilihat dari pembagiannya, sangat memperjelas identitas serta eksistensinya yang menjelaskan bahwa  ke duanya membutuhkan satu sama lain.  Gongga lima adalah sebuah alat musik yang termasuk klasifikasi idiopon, idiopon dalam buku Solihing mengatakan sumber bunyinya berasal dari alat itu sendiri (Solihing ibid Hal: 99) ada persamaan dari pemaparan Yayat, mengatakan bahwa idiopon adalah bunyi alat yang menghantar getaran tabuh inti instrument itu sendiri (Yayat Nusantara, seni SMA jilid 1 2003, Hal: 35 ). Jenis Gongga lima terdapat diwilayah balanipa hampir sama dengan alat musik parappasa dari Gowa Sulawesi Selatan, perbedaan Parappasa dengan Gongga lima dapat dilihat dari penampilan alat itu, dalam pembuatannya bambu dib...

avatar
Fennec_fox
Gambar Entri
Nosuna
Ritual Ritual
Sulawesi Tengah

Disebut juga Khitan. Upacara ini sudah menjadi adat dan tradisi di kalangan masyarakat Kaili sejak masuknya Islam hingga dewasa ini, secara turun temurun. Upacara nosuna (khitan) dilaksanakan pada anak laki-laki dan perempuan. Namun pada bahagian ini hanya diuraikan khusus pada upacara nosuna bagi anak laki-laki yang dilakukan menjelang anak berumur sekitar 7 sampai 8 tahun, yaitu pada anak-anak yang belum memasuki puber atau balig (nabalego). Maksud dan Tujuan Upacara Upacara ini dilaksanakan karena mempunyai maksud dan tujuan tertentu menurut adat dan kepercayaan masyarakat setempat, yaitu : §  Mentaati perintah agama (sunah Nabi) yang disebut  Noinpataati Parenta Nabita  (mengikuti perintah Nabi Muhammad SAW). §  Nompakavoe koro  (mensucikan diri) . §  Nompataati ada  (mematuhi adat kebiasaan masyarakat agar sang anak tersebut (yang disunat) terlepas dari dosa, di samping anak itu terhindar dari berbaga...

avatar
Fennec_fox
Gambar Entri
BURANGASA MAKASSAR
Makanan Minuman Makanan Minuman
Sumatera Selatan

Bahan-bahan: 1.       kacang hijau  1 liter 2.       tepung beras  1 gelas 3.       gula ¼ kg 4.       minyak goreng 1 gelas 5.       air 1 gelas Cara membuatnya : 1.  Kacang hijau dicuci, direndam 3 djam, dimasak dengan air sampai terendam hingga masak, dihaluskan, dicampur dengan gula. 2.  Dimasak lagi hingga kacang tadi jadi kental dan kering. 3.  Diangkat dan dibuat bulatan seperti perkedel. 4.  Tepung beras diberi air, diaduk sampai rata. 5.  Bulatan kacang hijau dicelupkan dalam cairan tepung lalu digoreng. Sumber: BUKU MUSTIKARASA SOEKARNO

avatar
Sulistiani
Gambar Entri
JIPANG BUGIS
Makanan Minuman Makanan Minuman
Sulawesi Barat

Bahan-bahan: gula merah atau gula pasir 1 kg beras ketan ½ kg Cara membuatnya : 1.  Beras ketan dibersihkan, dikukus, dikeringkan. 2.  Disangan. 3.  Gula dibuat sirup yang sangat kental, ketan sangan dimasukkan, diaduk rata 4.  Adonan dituangkan diatas cetakan yang telah dilumuri minyak. 5.  Diratakan, dipotong-potong  segi empat waktu masih hangat.   isa dibeli di: Toko Cahaya Area Pecinan di Jalan Sulawesi No.181 Makassar, Sulawesi Selatan   Sumber: BUKU MUSTIKARASA SOEKARNO

avatar
Sulistiani
Gambar Entri
DODORODALE
Makanan Minuman Makanan Minuman
Sulawesi Selatan

Bahan-bahan: 1.       Jagung muda 10 tongkol  2.       Kelapa 1/4 buah.  3.       gula merah 12 kg. 4.       4. air 6 gls. Cara membuatnya: 1.  Jagung dibuangi tongkolnya, ditumbuk halus, diberi air dua gelas, diperas. Ampasnya ditumbuk dua kali, tiap memeras diberi air dua gelas, sampai diperoleh 6 gelas air jagung. 2.  Kelapa diparut, dibuat santan dua gelas, dicampur air jagung diberi gula. 3.  Dijerangkan, diaduk sampai kental, ditaruh di baki, didinginkan, dipotong-potong. Sumber: BUKU MUSTIKARASA SOEKARNO 

avatar
Sulistiani