bugis
457 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Jebba'
Senjata dan Alat Perang Senjata dan Alat Perang
Sulawesi Selatan

Jebba', ialah jebakan untuk menangkap berbagai jenis burung. Jebba’ terbuat dari kurungan dengan menggunakan bahan bambu. Kurungan ini mempunyai pintu, dilengkapi alat khusus sebagai penyanggah daunpintu kurungan. Apabila alat ini tersentuh atau diinjak oleh kaki burung, maka secara otomatis pintu kurungan tadi akan tertutup dengan sendirinya. Agar jelasnya lihat gambar 8 di bawah ini. Jebba’ digunakan untuk mempermudah penangkapan burung burung liar. Masyarakat Bugis, sejak dahulu hingga kini, meng gunakan jebba yang disertai dengan burung umpan. Apabila Seseorang ingin memerangkap, misalnya burung balam, maka di dalam jebba diberi seekor burung balam. Ini dimaksudkan agar burung liar tertarik untuk mendekat, bahkan turut masuk dalam jebba Demikian burung itupun dapat tertangkap dengan cukup mudah. Sama halnya dengan sio, jebba” inipun masih tetap digunakan sampai sekarang, terutama oleh masyarakat petani di pinggiran kota Bone. Sumber: Buku Senjata Tr...

avatar
Deni Andrian
Gambar Entri
LA UMMASA' SI PANDAI BESI DARI TANAH BONE
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Sulawesi Selatan

Siapa yang tak kenal La Ummasa'? bagi mereka yang sering membaca sejarah tidaklah asing baginya. La Ummasa' punya dua gelar, Dia punya kelebihan dan kepandaian pada masanya. Dari catatan Lontara' Akkarungeng ri Bone, LA UMMASA' Raja Bone ke-2 (1365-1368), disebutkan bahwa Dialah yang menggantikan ManurungE ri Matajang sebagai Arung Mangkaue ri Bone. Beliau digelari PETTA PANRE BESSIE karena Raja Bone inilah yang mula-mula menciptakan alat dan perkakas dari besi di Bone dan kalau bepergian, hanya dinaungi dengan KALIYAO (tameng) untuk melindunginya dari teriknya matahari. LA UMMASA' lahir dari hasil pernikahan Manurungnge ri Matajang Raja Bone ke-1 (1330-1365) dengan Manurungnge ri Toro yang bernama Latenri Wale. LA UMMASA mempunyai dua gelar Petta Panre Bessie’ dan Petta To Mulaiye Panreng yang artinya raja yang mula-mula dikuburkan. Beliau sangat dicintai rakyatnya karena selain merakyat, juga memiliki berbagai kelebihan seperti berdaya ingat t...

avatar
Deni Andrian
Gambar Entri
Dulang
Senjata dan Alat Perang Senjata dan Alat Perang
Sulawesi Selatan

Dulang, yaitu bak yang digunakan untuk mendinginkan besi tempaan yang sudah dibentuk. Dulang ini terbuat dari bahan kayu gelondongan yang dilubangi pada salah satu sisinya dengan ukuran ke dalaman lubang sekitar 50 Cm serta panjang antara 150 cm - 200 Cm dan lebar sekitar 50 Cm. Air yang diperlukan dimasukkan ke dalam lubang tersebut untuk mendinginkan hasil bentukan besi, berupa senjata ataupun alat-alat pertanian, seperti: pacul, cangkul, mata bajak, belati, dan parang. Pada gambar 11 di bawah ini diperlihatkan sketsa dulang yang digunakan oleh pandai besi di daerah Bone. Peralatan dulang seperti terlihat dalam gambar 11 di atas merupakan suatu bukti autentik, bahwa masyarakat Bugis di daerah Bone sejak zaman silam telah mempunyai pengetahuan dan ketrampilan teknis untuk mendayagunakan potensi sumber kekayaan alam. Dalam rangka menanggulangi tan tangan lingkungannya. Pengetahuan dan ketrampilan seperti itu tetap bertahan dan dipertahankan sampai saat ini. Apabila dikaitkan den...

avatar
Deni Andrian
Gambar Entri
'Mabaca Doang' dan 'Massiara Kuburu'
Ritual Ritual
Sulawesi Selatan

ada tradisi yang dianggap masih melekat kuat ditengah masyarakat suku bugis pada saat ini yaitu "mabaca doang" dan "massiara kuburu". Mabaca doang sendiri dilakukan malam hari sebelum esoknya melaksanakan Sholat Id. sebagian masyarakat desa dan pedalaman suku bugis untuk menjalangkan tradisi dari nenek moyang yang berguna untuk mengirimkan doa kepada sanak keluarga yang telah mendahului ke hadirat tuhan(meninggal dunia) yang prosesinya menyiapkan makanan seperti sokko,ayam,ketam,udang dan sebagainya dan memanggil tuan guru(katakanlah orang tua kampung,yang dituakan,imam) dengan media dupa,hal ini sendiri dilakukan sebagai bentuk mengingat dan mendoakan walaupun itu lepas dari sisi keagamaan dari banyak pihak. Sementara setelah melaksanakan Sholat Id warga mendatangi kuburan sanak familinya untuk sekedar menyapa dengan doa,membersihkan,bersama dengan keluarga dan ini oleh sebagian warga merupakan satu rangkaian tradisi wajib dalam setiap bulan suci baik ramadhan maupun idhul adha nanti...

avatar
Aaa
Gambar Entri
Silariang
Ritual Ritual
Sulawesi Selatan

Silariang, adalah pilihan terakhir dari suatu pasangan yang ingin menikah atau melaju ke jenjang berikutnya, hal ini terjadi pada suku bugis makassar ketika suatu pasangan tidak direstui oleh salah satu atau kedua orang tuanya, namun yang namanya cinta apapun akan dilakukan sehingga silariang menjadi pilihan bagi pasangan tersebut untuk tetap nempertahankan cintanya Silariang termasuk dalam perbuatan annyala. Annyala dalam bahasa Makassar berarti berbuat salah, sebuah pilihan salah yang diambil sepasang kekasih ketika cinta mereka tidak drestui oleh keluarganya Silariang atau kawin lari .  Kondisi di mana sepasang kekasih yang tak mendapat restu untuk kawin atau dalam artian keduanya melakukan kawin lari tanpa paksaan salah satu pihak. Ketika si anak gadis menjatuhkan pilihan untuk annyala atau silariang maka seketika itu juga dia dianggap mencoreng muka keluarganya dan menjatuhkan harga diri keluarga besarnya atau disebut&nb...

avatar
OSKM2018_16718447_SalmanAchmad
Gambar Entri
Ma'Raga
Permainan Tradisional Permainan Tradisional
Sulawesi Selatan

Marraga/Mandaga adalah tradisi budaya dari masyarakat suku Bugis dan Makassar. Tradisi unik ini mungkin satu-satunya permainan khas di dunia yang menampilkan kepiawaian memainkan bola dengan tarian. Pemain Marraga/Mandaga biasanya berjumlah 4 sampai 7 orang, memainkan bola rotan secara bergiliran tanpa jatuh ketanah sambil menari-nari dalam berbagai bentuk dan komposisi gerakan. Puncak permainan ini ketika salah satu pemain ditopang naik kepundak masing-masing pemain. Uniknya, bola rotan tetap bisa dimainkan tanpa jatuh ketanah. A dapun istilah raga bersumber dari makna dan fungsi permainan, yaitu siraga-raga artinya saling menghibur. Pada zaman dahulu, seorang pemuda belum bisa menikah jikalau belum mahir bermain raga. Seorang ahli permainan raga merupakan kebanggaan dan dikagumi masyarakat yang berarti turut meningkatkan status sosial seseorang. Raga yaitu sejenis bola yang terbuat dari rotan yang dibelah-belah, diraut halus kemudian dianyam, umumnya berukur...

avatar
Oskm18_16018226_juan
Gambar Entri
Malam Mappacci
Ritual Ritual
Sulawesi Selatan

Adat pra-pernikahan maupun disaat pernikahan di Makassar, Sulawesi Selatan sangatlah berbagai macam bentuknya. Selain itu, adat Makassar pun sering juga mirip dengan adat Bugis yang mana berletakan sama di Sulawesi Selatan. Pada kali ini saya akan menjelaskan acara bernama " Malam Mappacci ". Malam Mappacci ialah Adat pra-pernikahan dari Makassar dan Bugis. Biasanya Malam Mappacci dilakukan minimal 3 hari sebelum Hari Pernikahan sampai 1 hari sebelum pernikahan. Adat ini bisa dikatakan Wajib untuk calon mempelai Wanita maupun Pria yang berasal dari Suku Makassar maupun Bugis. Namun perbedaan antara pelaksanaannya terhadap Wanita maupun Pria sangatlah berbeda. Acara Mappacci ini dulu biasa dilakukan oleh Bangsawan, namun sekarang dilakukan oleh semua yang bersuku Makassar maupun Bugis. Untuk Calon Mempelai Perempuan, ia didandani seperti dandanan disaat mau Akad Nikah dan dipakaikan baju bodo. Ia didandani secantik mungkin seperti layaknya ingin menikah. Selain itu, dised...

avatar
OSKM18_16518073_Achmad Fawaz Ferdiansyah
Gambar Entri
Mapacci (Meletakkan Inai di Telapak Tangan Calon Mempelai)
Ritual Ritual
Sulawesi Selatan

Mapacci merupakan salah satu upacara adat yang berasal dari Sulawesi Selatan yang termasuk prosesi pernikahan adat Bugis Palopo. Mapacci berasal dari kata pacci , yaitu daun pacar yang dihaluskan sebagai penghias kuku dan tangan. Namun, menurut orang Bugis, mapacci berasal dari kata pacing , yang berarti bersih dan suci. Mapacci bertujuan untuk membersihkan diri, malam suci atau malam terakhir bagi seorang gadis atau jejaka yang esok harinya akan memasuki bahtera rumah tangganya. Mapacci biasanya dilakukan sehari sebelum pernikahan yaitu pada malam hari. Mapacci dilakukan oleh calon pengantin pria dan calon pengantin wanita di kediamannya masing - masing. Bahan mapacci terdiri dari daun pacar, minyak kelapa, beras yang dicampur kunyit bubuk, daun nangka atau daun panasah, dan daun pisang muda. Sedangkan, untuk perlengkapannya terdapat sarung, bantal, dan lilin. Semua bahan tersebut masing - masing mempunyai makna. Dibawah telapak tangan calon mempelai terdapat daun...

avatar
OSKM18_16518232_husnul Azizah N.
Gambar Entri
Sikaporo khas bugis
Makanan Minuman Makanan Minuman
Sulawesi Selatan

Kue sikaporo bugis merupakan kue khas dari Indonesia dengan cirri khasnya terdiri dari dua lapisan warna. Kue sikaporo bugis menjadi salah satu varian jenis kue yang berasal dari bugis. Kue sikaporo bugis memiliki rasa yang nikmat dan enak. Proses pembuatan kue sikaporo bugis ini pun sangat mudah karena bahan yang diperlukan dapat diperoleh dengan sangat mudah. Kue sikaporo ini terbuat dari bahan seperti tepung beras, santan, agar – agar, telur, dan sebagainya yang dicampurkan menjadi satu dan kemudian dimasak dengan cara dikukus. Menu kue ini biasanya disajikan untuk camilan atau suguhan bagi para tamu. Kue sikaporo bugis ini pun dapat dijadikan sebagai bahan untuk menjalankan usaha karena menu kue sikaporo bugis begitu lezat dan disukai. Sikaporo adalah doa dan simbolisasi kelembutan juga kesederhanaan yang yang terbina dalam hubungan rumah tangga. Sebab, sikap lembut dan kasih sayang adalah pilar utama keberlangsungan sebuah keluarga dalam keyakinan orang Makassar K...

avatar
OSKM18_16418019_Sutriadi