masyarakat adat
767 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
tugu marga,seni peyadaran bagi suku batak
Seni Pertunjukan Seni Pertunjukan
Sumatera Utara

TUGU MARGA, SENI PENYADARAN BAGI ORANG BATAK Tugu merupakan bagian penting bagi kebudayaan Batak. Berbagai upaya dilakukan kelompok marga untuk dapat mendirikannya. Semakin mewah bentuknya dan semakin besar ukurannya, maka semakin bangga  kelompok yang memilikinya. Pendirian tugu sangat penting, karena sebagian orang Batak masih mempercayai adanya hubungan manusia dengan roh si mati. Makna tugu sebenarnya adalah jauh daripada fungsi bangunan itu sendiri.  Bagi sebagian orang Batak selalu memesankan kepada keturunannya agar kelak ia tua dan meninggal, jenazahnya dikuburkan ke kampung halamannya, walaupun ia berada jauh di tanah rantau seperti pulau Jawa. Hal ini terdapat dalam filosofi Arga do bona ni pinasa (betapa pentingnya kampung halaman), kampung halaman, tempat leluhur merupakan suatu hubungan sosial agar keturunannya tidak lupa pada leluhurnya. Tugu adalah sebuah karya seni  yang mengandung makna untuk peringatan suatu peristiwa, atau untuk me...

avatar
Andreasmalango
Gambar Entri
BOLANG – Ornamen Tradisional Mandailing
Ornamen Ornamen
Sumatera Utara

BOLANG – Ornamen Tradisional Mandailing Di Mandailing, berbagai macam bentuk ornamen (hiasan) tradisional dapat kitatemukan pada bagian tutup ari dari Sopo Godang (Balai Sidang Adat) danBagas Godang (Rumah Besar Raja). Dalam bahasa Mandailing, ornamen-ornamen tersebut disebut bolang yang juga berfungsi sebagai simbol atau lambang itu memiliki makna-makna yang sangat mendalam bagi masyarakat Mandailing. Di dalamnyaterkandung nilai-nilai, gagasan-gagasan, konsep-konsep, norma-norma, kaidah-kaidah, hukum dan ketentuan adat-istiadat yang menjadi landasan dan pegangan dalammengharungi bahtera kehidupan. Bolang atau ornament tradisionalMandailing yang digunakan sebagai Tutup Ariperlambang itu terbuat dari tiga jenismaterial: (1) tumbuh-tumbuhan, seperti batang bambu yang melambangkan huta atau bona bulu; burangir atau aropik melambangkan Raja dan Namora Natoras sebagai tempat meminta pertolongan; pusuk ni robung yang disebut bindu melambangkan adat Dalian Na Tolu atau adat Marko...

avatar
Andreasmalango
Gambar Entri
Piso solam Debata
Senjata dan Alat Perang Senjata dan Alat Perang
Sumatera Utara

PISO SOLAM DEBATA PISO Piso, artinya pisau. Runcing dan tajam, mengarit dan memotong. Dalam intonasi berbeda, piso dapat juga disebutkan untuk wajah yang agak runcing, mata yang tajam. Runcing, dalam pengertian benda adalah yang dengan mudah dan handal untuk melakukan penetrasi kepada objek yang disasarnya. Dalam bahasa batak disebut “rantos” Rantosna, adalah ketajamannya. Dalam pengertian kecerdasan berpikir, kecerdasan intelektual hingga geniusitas seseorang diartikan sebagai ketajaman melihat sesuatu permasalahan, peluang dan kecerdasan mengambi kesimpulan dan tindakan. Pemimpin Batak diharapkan memiliki kecerdasan intelektual untuk handal melakukan tindakan bermanfaat untuk semua kalangan. Dalam berstruktur, kecerdasan berpikir individu dapat dihimpun dengan kesepakatan akhir. Kesepakatan yang menjadi keputusan itu disebut “tampakna”. “Marnatampak” artinya duduk bersama, bermusyawarah. Hasil keputusan bersama ini disimpul...

avatar
Andreasmalango
Gambar Entri
kitab pengobaan
Pengobatan dan Kesehatan Pengobatan dan Kesehatan
Sumatera Utara

Kitab Pengobatan    Kitab ini menerangkan tentang bagaimana manusia agar selalu sehat, bagi orang sakit menjadi sembuh, bagaimana agar dekat dengan Tuhan dan bagaimana cara melaksanakan budaya ritual agar manusia itu sehat. Dalam kehidupan orang batak segala sesuatunya termasuk mengenai pengobatan selalu seiring dengan budaya ritual dan barang pusaka peninggalan leluhur jaman dahulu untuk mengetahui bagaimana cara mendekatkan diri pada sang pencipta agar manusia tetap sehat dan jauh dari mara bahaya. Mari kita buka kitab pengobatan ini : Mulajadi Nabolon Tuhan Yang Maha Esa bersabda : “Segala sesuatunya yang tumbuh diatas bumi dan di dalam air sudah ada gunanya masing-masing di dalam kehidupan sehari-hari, sebab tidak semua manusia yang dapat menyatukan darahku dengan darahnya, maka gunakan tumbuhan ini untuk kehidupanmu”. Apabila kita membaca ayat ini, maka jelaslah bahwa segala yang tumbuh di bumi dan di dalam air mempunyai kegunaan masing-masin...

avatar
Andreasmalango
Gambar Entri
misteri ikan raksasa di dasar danau toba
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Sumatera Utara

Misteri Ikan Raksasa di Dasar Danau Toba Sungai Sigulang-gulang merupakan anak sungai yang mengalir dari danau Toba. Ikan raksasa yang panjangnya sekitar 1,5 meter dan berbobot hampir 40 Kg ini mengundang perhatian banyak warga. Mereka berdatangan untuk menyaksikannya dengan mata kepala sendiri. Pada saat itu, keluarga Sinaga yang tinggal tidak jauh dari kediaman Lela Siregar datang berkunjung dan meminta ikan raksasa tersebut. Mereka mengatakan bahwa ikan raksasa itu adalah namboru mereka. Namboru adalah kata lain dari bibi atau tante. Karena merasa sedang berurusan dengan kehormatan leluhur orang lain, Lela Siregar pun merelakan ikan raksasa itu berpindah ke rumah Maju Sinaga. Di rumah Maju Sinaga, ikan raksasa tersebut diletakkan di sebuah ranjang yang rapi, dengan mangkok berisi beras, telur ayam, dan jeruk purut di sampingnya. Seorang perempuan tua melarang orang-orang yang ingn mengabadikan ikan tersebut. Selanjutnya, keluarga Sinaga akan membawa ikan tersebut...

avatar
Andreasmalango
Gambar Entri
Mangalahat Horbo
Ritual Ritual
Sumatera Utara

Mangalahat Horbo Mangalahat horbo (sembelih kerbau), ritual ini sering dilaksanakan pada saat-saat tertentu misalnya pada acara “kemenangan” (saat perang), kelahiran raja, pemujaan Sombaon Na Martua Pusuk Buhit , Mangase Taon – Mangalahat Horbo Bius dan sebagainya. Disebagian tempat di tanah Batak ritual Mangalahat Horbo berbeda adatnya,Tepatnya pada saat acara adat Mauli Bulung orangtua dari Rohana Sihombing beberapa waktu lalu.  Adat penuh yang dilaksanakan dimulai dengan acara ritual Mangalahat Horbo , dimana ritual ini adalah suatu bentuk ucapan terima kasih dan syukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa oleh keluarga besar bahwa umur panjang yang diberikan kepada orangtua mereka bisa mencapai umur 87 tahun. Seluruh keturunan yang ditinggal sudah menikah serta sudah memiliki cucu dan cicit. Ritual tersebut juga dilaksanakan sebagai ungkapan memanjatkan doa oleh pihak keluarga besar kepada Tuhan agar diberikan kesehatan, sukses dan ke...

avatar
Andreasmalango
Gambar Entri
Pengobatan tradisional
Pengobatan dan Kesehatan Pengobatan dan Kesehatan
Sumatera Utara

Obat mulai dari kandungan sampai melahirkan a. Perawatan dalam kandungan b. Perawatan setelah melahirkan c. Perawatan bayi d. Perawatan Dugu-dugu a. Perawatan dalam kandungan Siraja Batak berpesan : Jika hendak hubungan suami istri jangan dilakukan pada saat hujan turun agar kelak anak yang lahir tidak berpenyakit batuk-batuk, embun-embun, dan cawan. Jika si Ibu sudah mengandung tiga bulan segala yang diinginkan sebaiknya harus diberikan sebab jika tidak diberikan, kelak si anak yang akan lahir dikemudian hari akan terkendala dalam mencari hidup. Sebelum si Ibu melahirkan, orangtua dari si Ibu sebaiknya memberikan makanan adat batak berupa ikan batak beserta perangkatnya dengan tujuan agar si Ibu sehat-sehat pada waktu melahirkan dan anak yang akan dilahirkan menjadi anak yang berguna bagi nusa dan bangsa serta pada sanak saudara. Jika waktu untuk melahirkan sudah tiba sanak saudara memanggil "Sibaso" (dukun beranak). Dukun beranak akan memberikan obat agar si Ibu tid...

avatar
Yolandapatrisia
Gambar Entri
Umpasa Tu Nabaru Marbagas ( untuk yang baru menikah)
Ritual Ritual
Sumatera Utara

UMPASA TU NA BARU MARBAGAS. (Untuk pasangan yang baru menikah) Dakka ni arirang, peak di tonga onan, Badan muna naso jadi sirang, tondi mu marsigomgoman. Giring-giring ma tu gosta-gosta, tu boras ni sikkoru, Sai tibu ma hamu mangiring-iring, huhut mangompa-ompa anak dohot boru. Rimbur ni Pakkat tu rimbur ni Hotang, Sai tudia pe hamu mangalakka, sai tusima hamu dapot pansamotan. Dekke ni sale-sale, dengke ni Simamora, Tamba ni nagabe, sai tibu ma hamu mamora. Sahat-sahat ni solu, sahat ma tu labuan, Sahat ma hamu leleng mangolu, jala sai di dongani Tuhan. Sahat solu, sahat di parbinsar ni ari, Leleng ma hamu mangolu jala di iring-iring Tuhan ganup ari. Mangula ma pangula, dipasae duhut-duhut Molo burju marhula-hula, dipadao mara marsundut-sundut. Ruma ijuk tu ruma gorga, Sai tubu ma anakmuna na bisuk dohot borumuna na lambok marroha. Anian ma pagabe tumundalhon sitodoan, Arimu ma gabe molo marsipaolo-oloan. Gadu-gadu ni Silindung, tu gadu-gadu ni Sipoholon, S...

avatar
Yogiputra29
Gambar Entri
Tradisi Mamoholi
Ritual Ritual
Sumatera Utara

Tradisi Mamoholi (Menyambut Kelahiran Anak) Dalam Budaya Batak Mamoholi  disebut manomu-nomu yang maksudnya adalah menyambut kedatangan (kelahiran) bayi yang dinanti-nantikan itu. Disamping itu juga dikenal istilah lain untuk tradisi ini sebagai  mamboan aek ni unte yang secara khusus digunakan bagi kunjungan dari keluarga hula-hula/tulang. Pada hakikatnya tradisi  mamoholi  adalah sebuah bentuk nyata dari kehidupan masyarakat Batak tradisional di bona pasogit yang saling bertolong-tolongan ( masiurupan ). Seorang ibu yang baru melahirkan di kampung halaman, mungkin memerlukan istirahat paling tidak 10 hari sebelum dia mampu mempersiapkan makanannya sendiri. Dia masih harus berbaring di dekat tungku dapur untuk menghangatkan badanya dan disegi lain dia perlu makanan yang cukup bergizi untuk menjamin kelancaran air susu (ASI) bagi bayinya. Untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhan itu, maka saudara-saudara sekampung akan secara berganti...

avatar
Yeni27naibaho