Musik
506 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Jengglong
Alat Musik Alat Musik
Jawa Barat

Jengglong merupakan salah satu instrumen atau alat musik Sunda khas jawa barat, Jenglong memiliki fungsi sebagai penegas melodi alat musik Bonang. Alat musik ini terbuat dari kuningan atau perunggu sama halnya dengan bahan pembuat bonang dan saron, dan berdiameter antara 30 sampai dengan 40 cm. Dalam suatu ancak atau kakanco terdiri atas 6 buah kromong.. Alat untuk memukulnya terbuat dari kayu yang ujungnya dibuat bulatan kemudian dibalut dengan rajutan benang wol atau karet tipis yang di ikatkan ke ujung pemukul. Penclon pada alat musik Jenglong berjumlah 6 buah yang terdiri dari nada 5 (la) hingga 5 (la) di bawahnya (1 oktaf) dengan wilayah nada yang lebih rendah dari Bonang sehingga disebut nada dasar pentatonis, yakni tangga nada yang berjumlah 5 nada. .   Referensi; guru Sunda dan google sumber; https://www.flickr.com/photos/kmlivemusic/6088395126   #OSKM18  

avatar
OSKM18_FMIPA_Enrico Antonius
Gambar Entri
Karinding
Alat Musik Alat Musik
Jawa Barat

Karinding adalah alat musik tiup tradisional asal Sunda. Karinding terbuat dari pohon aren atau dari pohon bambu. Biasanya seorang wanita sering menggunakan Karinding yang terbuat dari bambu karena bentuknya sedikit lebih kecil dan memanjang. Sedangkan seorang pria lebih sering menggunakan Karinding yang terbuat dari pohon aren karena bentuknya lebih pendek sehingga lebih mudah disimpan pada tempat tembakau. Pada mulanya karinding digunakan oleh para karuhun untuk mengusir hama di sawah, karena bunyinya para hama merasa terganggu. karena karinding mengeluarkan bunyi tertentu, maka karinding disebut alat musik. Bukan hanya digunakan untuk kepentingan bersawah, para karuhun memainkan karinding ini dalam ritual atau  upacara adat. Maka tak heran jika sekarang pun Karinding masih digunakan sebagai pengiring pembacaan rajah. Juga Karinding konon digunakan para lelaki untuk merayu para wanita. Cara memainkan Karinding yaitu dengan cara menempelkan ruas depan karinding di depa...

avatar
OSKM_16018165_Carel
Gambar Entri
Tata Desa di Kampung Naga
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
Jawa Barat

Kampung Naga merupakan sebuah perkampungan yang terletak di Kabupaten Tasikmalaya. Perkampungan ini masih menjaga berbagai sifat arsitektur dan penataan bangunan yang terbentuk oleh generasi nenek moyangnya. p.p1 {margin: 0.0px 0.0px 0.0px 0.0px; font: 11.0px 'Helvetica Neue'; color: #000000; -webkit-text-stroke: #000000} p.p2 {margin: 0.0px 0.0px 0.0px 0.0px; font: 11.0px 'Helvetica Neue'; color: #000000; -webkit-text-stroke: #000000; min-height: 12.0px} span.s1 {font-kerning: none}   Diantara hal yang paling mencolok dari perkampungan ini adalah sawah yang mengelilingi perkampungan ini di sebelah selatan. Persawahan-yang masih dimiliki oleh penduduk asli-ini masih menjadi ladang mata pencaharian bagi masyarakat Kampung Naga.   Selain itu, disebelah barat hutan tropis membatasi perkampungan ini, serta Sungai Ciwulan yang di sebelah timur dan hutan yang terletak di seberang sungai. Hutan yang terletak ini dipercayai sebagai tempat tinggal beberapa m...

avatar
OSKM18_16818084_Priangga Narutama
Gambar Entri
Cara Membuat Angklung
Alat Musik Alat Musik
Jawa Barat

Angklung merupakan salah satu alat musik tradisional yang berasal dari Provinsi Jawa Barat. Alat musik yang berkembang di Tatar Pasundan ini dibunyikan dengan cara digoyangkan untuk menghasilkan berbagai nada. Bahan baku utama untuk membuat angklung adalah bambu sehingga proses pembuatan angklung memerlukan waktu yang cukup banyak. Berikut adalah langkah - langkah pembuatan angklung : 1. Pemilihan Bambu Untuk membuat angklung tidak sembarang bambu bisa dipakai, hal tersebut akan berefek pada nada yang akan dihasilkan angklung nantinya. Bambu yang dipakai haruslah berumur minimal 4 tahun hingga 6 tahun. Dipotong dari 2 -3 jengkal dari permukaan tanah ketika musim kemarau agar bambu tidak memiliki kandungan air yang banyak. Lalu, disimpan kembali selama 1 minggu agar tidak memiliki kandungan air dalam bambu tersebut. Setelah seminggu, bambu dipotong dengan berbagai ukuran yang diperlukan. Kemudian, bambu disimpan selama 1 tahun untuk mencegah bambu dari hama. Proses ini bisa d...

avatar
OSKM_16118007_Kanda Damianputra
Gambar Entri
Kesenian Genye
Seni Pertunjukan Seni Pertunjukan
Jawa Barat

Kesenian Genye                 Kesenian Genye merupakan seni pertunjukan khas dari Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat. Genye sendiri merupakan singkatan dari ‘gerakan nyere ’ sehingga pertunjukan ini memiliki ciri khas yaitu tarian dengan menggunakan nyere (bahasa Sunda) yang berarti sapu lidi. Selain tarian, dalam pertunjukan ini juga mempunyai unsur lain, yaitu seni musik dan seni rupa.                 Jenis alat musik yang biasa digunakan untuk mengiringi kesenian ini yaitu perkusi. Contohnya seperti bedug, dog dog dan goong. Namun penggunaan alat musik tersebut tidak menjadi hal yang wajib karena dapat disesuaikan dengan kebutuhan pertunjukan. Untuk tariannya, kesenian ini menggunakan tarian kontemporer sehingga gerakan dan pola yang dibuat dapat disesuaikan dengan kebutuhan pertunjukan. Jumlah penari genye sen...

avatar
Oskm18_16218004_agnes
Gambar Entri
Tunggul Kawung
Tarian Tarian
Jawa Barat

     Tunggul Kawung merupakan salah satu tarian tradisional yang berasal dari Kota Bogor. Dahulu kala, Kota Bogor disebut dengan Tunggul Kawung. Kata Tunggul Kawung berasal dari dua kata yaitu Tunggul = Akar/Cikal bakal dan Kawung = Tanaman.      Tarian ini menggambarkan jiwa semangat Kota Bogor, hal tersebut dapat dilihat dari gerakan penari yang cenderung aktif dan penuh semangat. Walaupun demikian, tarian ini dilakukan oleh dua orang wanita (atau boleh berkolompok dengan jumlah anggota lebih dari dua orang). Salah satu penari membawa bedug (alat musik yang dipukul atau biasa dipakai sebagai penanda waktu shalat) dan penari kedua membawa ceng-ceng (alat musik yang dipukul antara satu sama lainnya). Dengan tambahan instrumen bedug dan ceng-ceng ini, tarian Tunggul Kawung akan semakin meriah. #OSKMITB2018

avatar
OSKM18_16718129_Raihan .
Gambar Entri
Rajawali
Seni Pertunjukan Seni Pertunjukan
Jawa Barat

Seni pertunjukkan rajawali sebenarnya hampir sama dengan kuda renggong. Jika kuda renggong terdapat seekor kuda yang telah dilatih untuk berjalan dan menari sesuai dengan irama yang ada, pada rajawali kuda tersebut digantikan oleh sebuah tunggangan yang dibuat dengan bentuk seperti rajawali. Seni pertunjukan rajawali biasanya digunakan pada acara khitanan atau penyambutan. Pada acara khitanan, anak yang dikhitan bersama teman/sepupunya yang akan menaiki rajawali dirias seperti seorang raja, ratu, bahkan menjadi gatotkaca. Kemudian mereka menaiki rajawali tersebut. Setelah itu, rajawali tersebut akan diangkut oleh sekitar empat orang lalu diarak keliling kampung sambil diiringi musik. Setelah diarak, rombongan akan kembali ke rumah anak yang dikhitan untuk melakukan saweran. Pada acara penyambutan pun tidak jauh berbeda, tamu yang akan disambut akan menaiki rajawali dan diarak ke tempat penyambutan sambil diiringi oleh musik. Orang yang mengangkut rajawali itupun tidak hanya...

avatar
OSKM18_16018322_Tria Rahmat Mauludin
Gambar Entri
Kirab Panganten
Ritual Ritual
Jawa Barat

Prosesi penyambutan pengantin Tradisional Nusanatara baik Jawa (Solo/Jogja), Sunda, dan daerah lain biasa disebut dengan “Kirab Pengantin”. Kesenian ini awalnya berasal dari kebudayaan dan tata cara keraton dan biasa dilakukan pada upacara-upacara besar seperti : Jumenengan, Penyambutan Tamu Agung, dan Arak-arakan Pernikahan Putri Raja. Pada Kirab Pengantin Tradisional Jawa yang lengkap biasanya Komposisi tariannya dipimpin oleh seorang penari pria yang biasa disebut “Cucuk Lampah” yang diikuti oleh sepasang gadis remaja yang membawa (Kembar Mayang) dan diiringi oleh para penari Badaya yang berjalan pelan dan teratur, dewasa ini pada sebuah perhelatan perkawinan yang menggunakan adat Jawa, setelah proses kirab selesai selanjutnya digelar sebuah tarian persembahan seperti misalnya, Srikandi & Arjuna, Badaya, atau Gambyong. Yang diiringi langsung oleh musik karawitan Jawa, sehingga keseluruhan kirab ini akan menghadirkan nuansa yang sakral dan agung....

avatar
OSKM_1661836_Nudy
Gambar Entri
Adat Nyalin sebelum Panen Tiba
Ritual Ritual
Jawa Barat

Kabupaten Karawang sangat terkenal dengan sebutan kota lumbung padi. Dulu, di Karawang sawah-sawah terbentang amat luas. Banyak penduduk disana yang berprofesi sebagai petani. Namun saat ini sudah mulai bermunculan pabrik-pabrik Industri dan mulai di kenal dengan kota Industri. Walaupun demikian, masih banyak juga warga yang mempertahankan profesinya sebagai petani dan mempertahankan areal persawahannya.   Menurut para petani, panen merupakan suatu rezeki dari yang Maha Kuasa. Sebagai tanda syukur tersebut, warga sekitar sawah di Karawang membuat suatu acara sebelum panen yang sudah menjadi kebiasaan yang disebut Adat Nyalin. Upacara adat nyalin tersebut merupakan tradisi yang telah dilakukan sejak budaya orang tua dulu. Upacara Nyalin merupakan suatu warisan budaya leluhur yang bermaksud untuk berhubungan timbal balik antara alam dengan manusia. Dan juga sebagai wujud rasa syukur atas pemberian rezeki dari Tuhan. Upacara Nyalin diawali dengan tari-tarian, disusul d...

avatar
OSKM18_16918207_Hafidh Nur Prasetianto