Anak
688 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Sunan Kalijaga dan Ikan Kerangka Tulang
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Barat

Suatu hari, Sunan Kalijaga pergi menuju Kajene, Kuningan. Dalam perjalanannya, Sunan Kalijaga menyamar dengan berpakaian compang-camping sehingga tidak dikenali oleh penduduk.     Begitu tiba di Kajene, Sunan Kalijaga langsung menuju kolam  keramat Cigugur peninggalan Ki Gede Padara. Di sana ia beristirahat sambil makan siang dengan bekal yang dibawanya. Ketika makannya hampir selesai, tiba-tiba terdengar suara adzan duhur dari masjid terdekat. “Alhamdulillah, ternyata sudah masuk waktu sholat duhur,” gumam Sunan Kalijaga. Ketika itu, Sunan Kalijaga mengamati ikan sisa makannya yang hanya tinggal tulang dan durinya saja. Lalu dengan mengucapkan kalimat bismillahirohmanirrohim, Sunan Kalijaga melemparkan tulang dan duri ikan itu ke kolam keramat Ki Gede Padara.      Dan… tiba-tiba keajaiban terjadi! Seketika itu juga, ikan yang tinggal tulang dan durinya tersebut berub...

avatar
Deni Andrian
Gambar Entri
Kisah Nyi Ratna Herang dari Nusaherang Kuningan
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Barat

Nyi Ratna Herang adalah ronggeng termasyhur era 1920-an. Kecantikannya tiada dua. Sayang, sebuah tragedi memilukan membuat sang ronggeng terbunuh. Mayatnya dihanyutkan di sungai. Saat ditemukan, jasadnya lalu dikubur disisi sungai Cigede. Kini makamnya sering jadi obyek ngalap berkah. Padahal, tetua kampung di sana melarang keras siapa pun menziarahinya. Mengapa ?   Kisah sukses ronggeng termasyhur di era 1920-an ini masih terngiang hingga kini. Masyarakat Kuningan, terutama kalangan pekerja seni, tak mudah melupakan namanya. Betapa tidak. Di masa jayanya, Ratna adalah perempuan cantik. Sebelum tragedi pilu itu berlaku, usianya baru 19 tahun. Rambutnya panjang tergerai. Tubuhnya sungguh aduhai.    Dalam bahasa sunda, kecantikannya semacam itu dikiaskan sebagai nu geulis ka wanti-wanti, endahna kabina-bina. Setiap ia tampil di atas panggung, dari ujung rambut hingga ujung kuku selalu jadi perhatian. Para jawara, kaum menak (bangsawan), sampai rakyat bia...

avatar
Deni Andrian
Gambar Entri
Cerita Rakyat Dermayu
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Barat

Seandainya sebagian dinding istana Pulomas itu runtuh lalu masuk ke muara Cimanuk, niscaya bakal muncul areal pendulangan emas terbesar di seluruh jagat. Dengan runtuhnya dinding istana itu maka seisi muara bakal mengandung emas melebihi kandungan lumpur emas di sungai Musi, Kalimantan. Bahkan konon akan lebih besar dari hasil penambangan di Irianjaya. Sayangnya, dinding istana yang terbuat dari emas itu sangat kokoh, dan istana itupun adanya hanya di alam gaib Pulomas. Di alam manusia, Pulomas hanya berupa rawa-rawa yang bersisian dengan muara Laut Jawa, persisnya berada di Kampung Pulomas, Desa Centigi Sawah, Kecamatan Centigi, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat. Di atas rawa-rawa seluas puluhan hektare itu, menurut terawangan gaib, berdiri kompleks istana dengan bahan terbuat dari emas murni. Kerajaan dengan keraton sangat megah itu sampai saat ini dipimpin oleh sesosok raja jin sangat sakti bergelar Raden Werdinata, dengan...

avatar
Deni Andrian
Gambar Entri
Sejarah Desa Tugu, Indramayu
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Barat

Satu legenda yang umum diketahui masyarakat Tugu adalah tokoh tunggal Nyi Lapda Kriya. Konon pusaka beliau adalah selendang, yang apabila dikibaskan maka muncullah nyala api. Berangkat dari versi itu, baik adanya kita urai kembali sejarah Tugu. Konon, Tersebutlah tiga pendekar, Ki Maya, Ki Nampa Subaya, dan Nai Lapda Kriya. Tiga pendekar seperguruan ini, setelah dirasa cukup memiliki ilmu. Merekapun ingin mengamalkan ilmunya di timur Kali Cimanuk, yang disebut juga Alas Kedung Penjalin. Ki Maya dan Ki Nampa Subaya dikarenakan seorang laki-laki maka dibekalilah perkakas seperti golok, pedang, wadung. dan lainnya. Nai Lapda Kriya ditugaskan hanya membantunya. Nantinya digunakan sebagai alat membabad alas. Lantas mereka bertiga pamit undur diri kepada sang guru. Setelah beberapa hari babad alas, satu persatu pohon pun bertumbangan, dan menjadi kering. Nai Lapda Kriya pun tak mau hanya berdiam diri. Pikirnya, kenapa daun yang kering ini tidak dibakar saja, supaya lebih cepet dan meringa...

avatar
Deni Andrian
Gambar Entri
Kisah Jaka Bajul
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Barat

Kisah ini di nukil dari cerita rakyat DS.JATI SAWIT KEC.JATI BARANG KAB.INDRAMAYU PROV.JAWA BARAT. Di kisahkan KI KAMAL penduduk jati sawit yang setiap hari bekerja pencari ikan di sungai kali cimanuk,ki kamal se-orang miskin tanpa anak dan istri hidup menduda bertahun-tahun,ki kamal mencari ikan dengan menggunakan jala,pada suatu hari saat ki kamal menjala dia mendapatkan anak seekor buaya lalu membawanya pulang ke rumah kebetulan rumah ki kamal di tanggul dekat kali cimanuk,di belakang rumah ki kamal terdapat sebuah kolam,si anak buaya tadi dipiara oleh ki kamal di kolam.. 10 tahun kemudian... Di perjalanan nyi sulastri putri ki kuwu sardana kuwu jati sawit,bertemu dengan JAKA BAJUL,JAKA BAJUL memperkenalkan identitasnya yaitu dia anak ki kamal tukang jala di ds.jati sawit,setelah saling kenal,mereka bermadu kasih,walau dengan waktu yang singkat benih asmara mereka berdua seakan tidak mau dipisahkan,sampai-sampai JAKA BAJUL berjanji bahwa minggu depan dia akan melamar,nyi sulastr...

avatar
Deni Andrian
Gambar Entri
Legenda Kerajaan Jin PULO MAS
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Barat

Demi tugas yang mulia ,Raden Wiralodra terpaksa harus bertarung mati-matian dengan Maharaja Budipaksa,maharaja jin hulu sungai cimanuk yang membawahi dua belas kerajaan gaib yang ada disepanjang aliran sungai terhitung dari sumedang hingga ke muara laut jawa atau pantai utara indramayu.     Entah siapa yang memulai, namun, seiring dengan perkembangan zaman, dan ketika manusia juga mulai luntur keimanannya serta ingin hidup mewah tanpa mau bersusah payah, maka, makna persaudaran antara penghuni kerajaan gaib Pulomas dengan masyarakat Indramayu pun mulai mengalami penyimpangan.     Kini tak ada lagi saling memberi dengan ikhlas, kecuali, jika manusia-manusia yang lemah iman dan datang dan berbegai penjuru negeri ini bersedia untuk menjadi budak di kerajaan gaib Pulomas sampai hari kiamat kelak.   Ya ... belakangan, kerajaan gaib Pulomas lebih diyakini oleh banyak orang yang lemah iman sebagai tempat yang paling tepat untuk mendapatkan k...

avatar
Deni Andrian
Gambar Entri
Sejarah Desa Sumuradem, Sukra, Indramayu
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Barat

Pada zaman dahulu, saat cerita Legenda Asal Mula Desa Sumuradem berlangsung, daerah sumuradem dan sekitarnya merupakan daerah yang belum terjamah oleh kecanggihan teknologi. Contoh konkret, sumur merupakan satu-satunya alat yang digunakan sebagai penanganan sir bersih. Tidak ada listrik, pam, dan sejenis alat yang digunakan untuk menghasilkan air bersih. Saat ini berbagai peralatan teknologi super canggih yang biasanya hanya ditemukan di daerah perkotaan, sudah mulai menyentuh salah satu daerah terpencil kabupaten indramayu ini, sebagai alat penunjang kehidupan. Jika pada zaman dahulu, penduduk indramayu termasuk desa sumuradem merupakan penduduk yang memiliki kestabilan ekonomi merata. Tidak ada penduduk sangat kaya atau sangat miskin, semuanya penduduk berpenghasilan hampir sama. Namun, pada saat ini, keadaan tersebut berbalik arah. Sebagian besar penduduk indramayu termasuk desa sumuradem adalah seorang petani dan nelayan, baik sebagai pemilik maupun pekerja (buruh). Petani yang...

avatar
Deni Andrian
Gambar Entri
Tradisi Munjungan
Ritual Ritual
Jawa Barat

Dari tinjauan kebahasaan, istilah munjung atau ngunjung memiliki arti mengunjungi, menghadiri atau dalam bahasa agama berziarah. Munjung secara bahasa berarti juga memuja atau melakukan persembahan. Istilah lain yang juga merupakan perkembangan makna dan memiliki arti sama adalah sedekah makam. Namun, bagi masyarakat Leuwimunding, Majalengka, istilah yang telah lazim penyelenggaraan ritual ini disebut munjung. Ritual munjung secara teknis dilakukan dengan melakukan ziarah ke makam para leluhur. Karena kondisi geografis pemakaman di desa ini memiliki lima area pemakaman, penyelenggaraan munjung dipusatkan di lima tempat tersebut. Istilah pemakaman di desa ini banyak juga yang menyebut maqbaroh, sebuah istilah serapan dari bahasa Arab yang memiliki arti sama dengan tempat kubur atau pemakaman. Kelima tempat itu adalah kompleks pemakaman Jagakerti, Cibatur, Caruy, Karamat, dan Pengkeur Masjid (di sebelah belakang masjid).   Semua tempat yang men...

avatar
Arum Tunjung
Gambar Entri
Kraton Kasepuhan Cirebon
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
Jawa Barat

Cirebon merupakan salah satu kota yang ada di wilayah Jawa Barat. Letaknya berada di pesisir pantai utara bagian ujung timur, dan lebih dekat ke wilayah Jawa Tengah  ketimbang  ke arah ibu kota Provinsi Jawa Barat, Bandung karena memang letaknya berada di perbatasan Jawa Tengah dan Jawa Barat. Sehingga, di Cirebon tidaklah mengherankan bila di daerah tersebut ditemui sejumlahnya masyarakatnya ada yang menggunakan bahasa Sunda maupun bahasa Jawa. Inilah salah satu yang membentuk kekhasan Cirebon sesuai dengan istilah Cirebon itu sendiri.   Istilah Cirebon, yang termaktub dalam naskah  Carita Purwaka Caruban   Nagari  yang disusun oleh Pangeran Arya Carbon pada tahun 1720, disebutkan berasal dari kata Caruban kemudian Carbon dan akhirnya menjadi Cirebon. Awalnya Cirebon hanya merupakan sebuah tempat pemukiman beberapa keluarga yang dikenal dengan nama Tegal Alang-alang, yang kini menjadi Lemahwungkuk. Karena letaknya yang tidak begitu jauh dari la...

avatar
Arum Tunjung