bali
1.639 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Kain Gringsing
Motif Kain Motif Kain
Bali

Kain Gringsing berasal dari Desa Tenganan, Kabupaten Karangasem, salah satu desa Bali Aga. Kain gringsing boleh jadi satu-satunya kain tradisional Indonesia yang dibuat menggunakan teknik dobel ikat. Keseluruhan prosesnya ditenun dengan tangan dan menggunakan pewarna alami. Proses pembuatannya membutuhkan waktu sekitar 2-5 tahun. Sejarah dan asal mula kain gringsing tidak diketahui pasti. Dari bukti Prasasti Ujung, kain gringsing telah dikenal sejak abad ke-11 Masehi. Berdasarkan kepercayaan masyarakat setempat, adanya kain gringsing ini berawal dari Dewa Indra yang kagum akan keindahan langit di malam hari. Dewa Indra lalu mengajarkan para wanita Tenganan untuk menguasai teknik menenun kain gringsing yang melukiskan dan mengabadikan keindahan bintang, bulan, matahari, dan hamparan langit lainnya. Mitologi lainnya menyebutkan bahwa ketrampilan menenun gringsing diperoleh dari seorang nenek tua bernama Dadong Bungkut yang setiap hari menenun gringsing di bulan. Pengetahuan orang t...

avatar
Hasnajauza
Gambar Entri
Tari Manukrawa
Tarian Tarian
Bali

Tarian manuk rawa pertama kali diciptakan pada tahun 1981 oleh I Wayan Dibia (koreografer) , dan I Wayan Beratha (komposer). Sebelum menjadi sebuah tari lepas, tari Manukrawa merupakan bagian dari sendratari Mahabharata Bale Gala-Gala karya tim sendratari Ramayana/Mahabharata Propinsi Bali yang ditampilkan dalam Pesta Kesenian Bali tahun 1980. Komposisi tari manuk rawa : Tarian yang dibawakan oleh sekelompok (antara 5 sampai 7 orang ) penari wanita ini merupakan tarian kreasis baru yang menggambarkan perilaku sekelompok burung (manuk) air (rawa) sebagaimana yang dikisahkan didalam cerita Wana Parwa dari Epos Mahabharata. Dari Sejarah tari Manukrawa, Gerakan nya diambil dari tari klasik Bali yang dipadukan dengan gerakan tari dari Jawa dan Sunda, yang telah dimodifikasikan sesuai dengan tuntutan keindahan. Filosofi Seperti halnya tari Cendrwasih dan Tari Belibis dari Bali. Tarian Manukarawa terinspirasi dari burung Manukrawa sendiri.Manukrawa diambil dari kata...

avatar
Friskalaras
Gambar Entri
Tari Pendet
Tarian Tarian
Bali

Tari Pendet  pada awalnya merupakan  tari  pemujaan yang banyak diperagakan di  pura , tempat ibadat umat Hindu di Bali, Indonesia. Tarian ini melambangkan penyambutan atas turunnya dewata ke alam dunia. Lambat-laun, seiring perkembangan zaman, para seniman Bali  mengubah Pendet menjadi "ucapan selamat datang", meski tetap mengandung  anasir  yang sakral-religius. Pencipta/koreografer bentuk modern tari ini adalah  I Wayan Rindi  (? - 1967). Pendet merupakan pernyataan dari sebuah persembahan dalam bentuk  tarian upacara . Tidak seperti halnya tarian-tarian pertunjukkan yang memerlukan pelatihan intensif, Pendet dapat ditarikan oleh semua orang,  pemangkus  pria dan wanita, dewasa maupun gadis. Tarian ini diajarkan sekedar dengan mengikuti gerakan dan jarang dilakukan di  banjar-banjar . Para gadis muda mengikuti gerakan dari para wanita yang lebih senior yang mengerti tanggung jawab mereka dalam memberikan co...

avatar
Hasnajauza
Gambar Entri
Mabuang
Tarian Tarian
Bali

Mabuang atau tari abuang adalah tarian tradisional di karangasem bali, dilakukan saat upacara besar atau usaba puseh atau aci puseh di masing-masing desa. Tahun ini akan dilakukan pada tgl 1 Juli 2015 di desa pekarangan, ngis, manggis, karangasem

avatar
Wawan
Gambar Entri
Omed-Omedan #DaftarSB19
Ritual Ritual
Bali

Omed-omedan adalah upacara yang diadakan oleh pemuda-pemudi Banjar Kaja, Sesetan, Denpasar yang diadakan setiap tahun. Omed-omedan diadakan setelah Hari Raya Nyepi, yakni pada hari ngembak geni untuk menyambut tahun baru saka. Omed-omedan berasal dari bahasa Bali yang artinya tarik-tarikan. Konon, tradisi Omed-omedan berasal dari warga Kerajaan Puri Oka yang terletak di Denpasar Selatan. Para warga dulunya berinisiatif membuat sebuah permainan tarik-menarik. Lama-kelamaan permainan ini semakin menarik, sehingga berubah menjadi saling rangkul. Tapi karena suasana jadi gaduh, Raja Puri Oka yang sedang sakit keras pun marah-marah, sebab terganggu dengan suara berisik tersebut. Namun, begitu Sang Raja keluar dan melihat permainan omed-omedan ini, dia malah sembuh dari penyakitnya. Sejak saat itu, Sang Raja pun memerintahkan warga agar omed-omedan diselenggarakan setiap tahun, setiap menyalakan api pertama atau Ngembak Gni selepas Hari Raya Nyepi. Omed-omedan, saling ke...

avatar
Shabrina Putri
Gambar Entri
Macepetan
Permainan Tradisional Permainan Tradisional
Bali

Macepetan  berasal dari  kata dasar  cepet  (bahasa Bali) yang memiliki arti dasar tangkas atau sigap. Kata dasar tersebut kemudian mendapat awalan  ma  dan akhiran  an  sehingga menjadi  “Macep at an”. Di beberapa daerah kata itu sering mendapat perulangan sehingga menjadi  “mac e pe t  c e petan”. Permainan ini belum dapat dipastikan berasal dari daerah mana. Namun ada beberapa sumber yang menyebutkan bahwa permainan ini berasal dari daerah Badung dan Buleleng. Meski belum bisa dipastikan daerah asal dari permainan ini, yang jelas permainan ini sudah berkembang secara turun menurun di seluruh Bali sebagai permainan anak-anak. Jenis permainan ini memerlukan ketangkasan untuk menangkis, menghindar serta menyerang. Menangkis dan menghindar maksudnya ialah menolak atau menepis serta menghindarkan bagian-bagian tubuh yang diserang. Sedangkan menyerang memiliki arti mencari bagian tubuh tert...

avatar
Oase
Gambar Entri
Magebug Dan Makare
Tarian Tarian
Bali

Tari Magebug dan Mekare  merupakan dua tari tradisional yang hampir sama. Seperti halnya olahraga tinju, Magebug dan Mekare mencari sasaran bagian tubuh lawan untuk memenangkan pertandingan. Yang membedakan dengan pertandingan tinju mungkin alat pemukul dan musik yang selalu mengiringi, sehingga bentuknya pun inukul dan musik yang selalu mengiringi, sehingga bentuknya lebih dikenal dengan tarian. Megebug mempergunakan rotan sebagai alat pemukul sedangkan Mekare mempergunakan seikat pohon pandan berduri. Sebagai alat pelindung, setiap penari (pemain) dibekali dengan sebuah perisai. Sehingga tari ini dapat digolongkan sebagai tari perang. Magebug dikenal di Desa Seraya dan Mekare dikenal di Desa Tengan Pegringsingan. Desa Seraya terletak di ujung timur pulau Bali termasuk dalam Kecamatan Karangasem. Sedang Desa Tenganan, sebuah desa kuno yang sudah cukup dikenal terletak di Kabupaten yang sama dan juga tidak jauh dari kota Amlapura. Mungkin karena dikelilingi oleh bukit-bu...

avatar
Oase
Gambar Entri
Penjor
Ornamen Ornamen
Bali

Dalam setiap kemeriahan perayaan Galungan,  penjor  menjadi pernak-pernik wajib yang akan melengkapinya. Sejak beberapa hari menjelang Hari Raya Galungan,  penjor  akan sangat mudah ditemui menghiasi sisi depan bangunan rumah, kantor, maupun pusat-pusat pertokoan di Bali. Jalinan batang bambu yang melengkung dengan segala pernak-perniknya ini memang memiliki makna tersendiri dalam ritual menyambut hari raya yang jatuh kurang lebih dua pekan setelah Nyepi ini.  Penjor  menjadi wujud rasa syukur umat Hindu kepada Sang Hyang Widi Wasa atas kemakmuran yang dicurahkan kepada mereka. Penjor  berwujud sebatang bambu dengan ujung yang melengkung dengan beberapa aksesori pelengkap sesuai jenisnya. Secara umum,  penjor  terbagi menjadi  penjor  sakral dan  penjor hiasan. Masing-masing  penjor  tersebut memiliki kelengkapan aksesori dan penggunaan yang berbeda.  Penjor  sakral hanya d...

avatar
Oase
Gambar Entri
Tari Barong Rangda
Tarian Tarian
Bali

Dalam mitologi Hindu Bali, Rangda merupakan sosok pemimpin bagi kaum leak dalam melawan sosok Barong. Rangda digambarkan sebagai sosok wanita dengan rambut panjang yang kusut masai, mata membelalak, bertaring besar, berkuku panjang, lidah yang menjulur, dan payudara yang panjang.  Secara harfiah, kata “rangda” bermakna janda. Makna ini sesuai asal muasal ceritanya yang mengisahkan Ratu Mahendradatta yang membalas dendam karena diasingkan Raja Dharmodayana. Mantan ratu ini lalu membalaskan sakit hatinya dengan membunuh setengah dari rakyat di kerajaan itu. Barong dianggap sebagai raja dari roh-roh kebaikan yang ditampilkan sebagai sosok singa bertaring panjang dengan rambut pirang yang lebat. Dalam salah satu mitologinya, Barong digambarkan mendampingi Raja Airlangga, pewaris tahta Raja Dharmodayana, untuk mengalahkan Rangda. Dalam mitologi yang lain, Barong dan Rangda digambarkan memiliki kekuatan yang berimbang. Keduanya juga dianugerahi keaba...

avatar
Oase