Nasi ulam merupakan makanan khas Betawi yang mendapat pengaruh dari budaya kuliner Cina. Nasi ulam biasanya memakai nasi pera yang disiram dengan semur kentang/ semur tahu/ semur telur. Nasi ulam juga ditambah dengan cumi asin goreng, bihun goreng, telur dadar iris, dan perkedel kentang. Nasi ulam bertambah nikmat dengan tambahan daun kemangi, sambal, bawang goreng, dan taburan kacang tanah tumbuk., nasi ini sudah lama sekali di abaikan oleh masyarakat dikarenakan budaya jakarta yang sudah kekiniian,padahal nasi ini memiliki cita rasa yang enak. Nasi ulam Betawi terdapat dua jenis, nasi ulam berkuah yang berasal dari Jakarta Utara dan Pusat, serta nasi ulam kering yang ditemukan di Jakarta Selatan. · Bahan Utama Nasi Ulam · 800 gram beras · 1 liter air · &nb...
Gambar 1. Ornamen Gigi Balang pada lisplang rumah adat Betawi Sumber: jakarta-tourism.go.id Kota Jakarta dipenuhi dengan beragam seni dan kebudayaan Betawi yang sarat akan makna dan filosofi. Hal ini tentunya juga tidak terlepas dari peran para pendatang di Jakarta yang turut mempengaruhi kekayaan seni dan budaya Betawi, baik dalam bidang musik, pertunjukan, makanan dan minuman, maupun arsitektur, yakni rumah adat Betawi. Pada rumah adat Betawi, kita akan menjumpai beragam ornamen, dengan berbagai warna maupun bentuk. Salah satu ornamen yang sering dijumpai pada rumah adat Betawi adalah Gigi Balang. Ornamen yang menghiasi lisplang pada rumah-rumah Betawi ini terbuat dari kayu yang dipotong membentuk lubang bulat dan ujung yang runcing pada salah satu sisinya. Tidak hanya sebagai hiasan belaka, gigi balang memiliki makna yang mendalam. Ornamen berbentuk segitiga berjajar yang menyerupai gigi belalang yang melambangkan sikap hidup belalang, yakni selalu jujur, ra...
Suku Betawi merupakan salah satu suku yang ada di Indonesia dengan berbagai macam budaya, tradisi, dan kuliner. Suku Betawi memiliki kuliner yang beraneka ragam seperti soto Betawi, gado-gado, kue rangi, bir pletok, kerak telor, dan lain-lain. Beragam kuliner tersebut menunjukan bahwa suku Betawi memiliki kuliner yang khas dan sebagian masyarakat sudah mengetahui hal ini. Namun, ada beberapa orang yang belum mengetahui apa saja kuliner khas Betawi, salah satunya adalah nasi uduk. Nasi uduk adalah nasi khas Betawi yang memiliki rasa enak dan gurih. Nasi ini dibuat dengan cara merebus santan dan masukkan pula daun salam,cengkeh, serai, kayu manis, merica, dan garam. Kemudian aduk hingga mendidih. Setelah itu campurkan beras dengan santan tersebut kemudian kukus hingga matang. Nasi uduk...
Museum yang jarang sekali terdengar ditelinga masyarakat ini berisi barang dan foto peninggalan dari M.H.Thamrin. Gedung yang berlokasi di jalan Kenari II nomor 15, Menteng, Jakarta Pusat. Museum ini buka pada hari Selasa sampai hari Minggu pada pukul 9 pagi hingga 4 sore dan untuk masuk gedung cukup merogoh saku Rp.5000 untuk dewasa, Rp. 3000 untuk mahasiswa dan pelajar Rp.2000. Gedung ini memiliki fasilitas sperti aula yang luas yang dapat menampung 250orang dan halam depan yang luas dengan adanya patung M.H. Thamrin.Dan di gedung ini menyimpan peninggalan dari pahlawan kita M.H.Thamrin seperti kiprah perjuangannya, koleksi beliau,buku naskah, pidato dan koleksi lainnya.Dan Untuk lebih mengenal sejarah Museum ini, jadi gedung ini diresmikan tanggal 11 Januari 1986. Sebelumnya, bangunan di resmikan sebagai cagar alam pada tahun 1972. Museum ini memiliki nama M.H. Thamrin karena dulunya bangunan ini dimiliki oleh Mohammad Husni Thamrin. Namun pembangunan,bangunan ini dulu diba...
Gedung ini terletak di Jl. Gajah Mada No. 188 di Kota Jakarta Barat, DKI Jakarta. Menurut informasi yang beredar turun temurun sejak era penjajahan Belanda, tempat ini merupakan tempat tinggal mayor Tionghua saat di Batavia dahulu sejak tahun 1800-an. Sekarang gedung ini merupakan cagar budaya yang menggambarkan budaya Tionghua yang cukup kental, baik dari bangunannya maupun dalamnya. Cagar Budaya ini tidak terlalu terlihat dari luar karena tertutup gedung Hotel Novotel dan Apartemen Novotel, serta kedai kopi Starbucks ( Dahulu merupakan 7-Eleven ). Menurut informasi yang saya dapatkan dari guru saya dahulu, gedung ini dulu sangat luas dan terdapat tidak hanya pada bangunan No. 188, namun juga terdapat pada bangunan No. 168 yang sekarang menjadi sekolah SMA Negeri 2 Jakarta, dan nomornya menjadi No. 175. Sekarang, fungsi bangunan ini selain cagar budaya adalah sebagai tempat berjualan bagi restoran sekitar. Mayoritas makanan yang dijual adalah chinese food, seperti bebek panggan...
Sebagai salah satu stasiun kereta utama di Jakarta selain Stasiun Pasar Senen, Stasiun Gambir merupakan salah satu titik kumpul ( hub ) utama untuk sarana transportasi keluar - masuk Jakarta, dalam hal ini kereta api. Sesuai dengan namanya, stasiun ini berlokasi di area Gambir, Jakarta Pusat (di sisi timur Monumen Nasional). Dengan 2 peron 'pulau' (peron yang tidak langsung terhubung dengan bagian utama stasiun) serta 4 lajur kereta, stasiun kereta ini sekarang hanya melayani kereta api kelas eksekutif serta kelas campuran (biasanya eksekutif - ekonomi plus, untuk tujuan tertentu saja) menuju kota - kota besar lain di Jawa yaitu Bandung, Cirebon, Semarang, Yogyakarta, Solo, Tegal, Surabaya, dan Malang. Semua kereta yang berhenti disini, biasanya memanfaatkan Gambir sebagai stasiun akhir. Walaupun begitu, stasiun ini tidak memiliki fasilitas penyimpanan gerbong kereta maupun lokomotif sehingga setelah perjalanan kereta terakhir menurunkan penumpangnya, rangkaian keret...
Soto Betawi adalah soto yang berbahan dasar daging sapi yang dipadu dengan kuah berbahan santan. Sesuai namanya, Soto Betawi merupakan warisan budaya betawi yang merupakan suku asli provinsi DKI Jakarta. Biasanya makanan ini cocok disajikan dengan nasi dan emping. Yap emping, makanan ringan menyerupai keripik yang berbahan dasar melinjo. Awal mulanya, Soto Betawi dikenal mulain tahun 1977. Pada tahun tersebut, ada seorang pedagang soto yang menamai dagangannya dengan “Soto Betawi”. Namun saat ini, Soto Betawi sudah tidak asing lagi di telinga masyarakat Indonesia. Karena makanan tersebut sudah tersebar luas di seluruh wilayah Nusantara. Soto Betawi adalah soto yang berbahan dasar daging sapi yang dipadu dengan kuah berbahan santan. Sesuai namanya, Soto Betawi merupakan warisan budaya betawi yang merupakan suku asli provinsi DKI Jakarta. Biasanya makanan ini cocok disajikan dengan nasi dan emping. Yap emping, makanan ringan menyerupai keripik yang berbahan das...
Budaya Makan Orang Indonesia Semua manusia pasti butuh makanan, karena makanan mengandung nutrisi yang dapat digunakan opeh tubuh kita yang nantinya diolah menjadi energi untuk aktivitas sehari-hari kita. Biasanya penduduk di luar Indonesia, makan makanan yang membuat mereka kenyang apapun itu. Namun yang menjadi ciri khas orang Indonesia adalah belum disebut makan apabila kita belum mengonsumsi nasi. Ya, hal ini sangat sering kita dengar, biasanya seperti "ah belom makan nasi berarti belom makan" atau "lu ga makan nasi? Itu mah ga makan, nyemil". Dan sepertinya hampir seluruh masyarakat Indonesia meyakini hal ini. Tapi apakah ini benar? Tidak mengonsumsi nasi bukanlah berarti kita tidak makan, karena bukan hanya nasi saja yang mengandung karbohidrat. Masih terdapat roti, jagung, sagu, dan lainnya yang dapat menggantikan posisi nasi sebagai makanan utama kita. Sehingga tidak memakan nasi bukan berarti kita belum makan. Tapi lucu juga ya kebudayaan kita yang satu ini, hehe...
Betawi atau lebih sering dikenal DKI Jakarta merupakan salah satu pusat pemerintahan negara kita tercinta, Indonesia. Ternyata, tidak hanya itu ciri khas Betawi lho! Betawi juga memiliki banyak kebudayaan yang spesial jika dibandingkan dengan daerah atau negara lain. Salah satunya adalah Rumah Kebaya. Apa itu Rumah Kebaya? Rumah Kebaya merupakan rumah adat suku Betawi. Rumah adat ini memiliki atap yang cukup unik. Atapnya menyerupai pelana yang dilipat dan apabila dilihat dari samping maka lipatan ini terlihat seperti lipatan kebaya. Bentuknya yang tak lazim akhirnya dijadikan ide untuk menamai rumah adat satu ini yaitu "Rumah Kebaya". Adapun ciri khas lain dari rumah adat ini. Rumah Kebaya memiliki teras yang luas bertujuan untuk menjamu tamu sekaligus menjadi tempat bersantai bagi keluarga. Dinding rumahnya terbuat dari panel-panel yang dapat dibuka dan digeser, bertujuan untuk memberi kesan luas pada rumah ini. Pada jaman dahulu, masyarakat betawi membuatsumur d...