Halo temen - teme semua. Kali ini saya mau memberitahu sedikit informasi tentang "Cara Pembuatan Kalamai Gegek". Temen - temen pada bingung kan kalamai gegek itu apa? Kalamai gegek adalah sebuah makanan tradisional dari adat minangkabau, khusus nya daerah Balingka, kabupaten Agam dan Bukittinggi. Kalamai gegek biasanya dapat di temukan di pasar - pasar tradisional di sekitar Bukittinggi. Di jual dengan harga yang leratif murah. Kalamai gegek itu sebenarnya hampir mirip dengan agar - agar , tapi agak padat dari agar - agar. Nah seperti ini nih bentuk dari kalamai gegek. Kalamai gegek tidak akan berarti jika tanpa kelapa serut. Kalamai gegek terbuat dari tepung sagu yang dipadukan dengan larutan gula merah. Oh ya bahan - bahan yang diperlukan untuk membuat kalamai gegek yaitu tepung sagu, gula merah, air dan kelapa serut Pertama - tama tepung sagu di tambahkan air segelas lalu di aduk hingga membentuk adonan yang encer . Sementara itu, gula aren di rebus dengan 2 gelas air. Setelah itu...
Upacara Tabuik adalah upacara tahunanyang berasal dari Sumatera Barat dan dilakukan oleh masyarakat Minangkabau khususnya di daerah Pariaman. Upacara ini diselenggarakan dalam rangka mempengeringati meninggalnya cucu dari Nabi Muhammad SAW, yaitu Imam Husain, dan Pertempuran Karbala. Upacara Tabuik berlangsung selama 10 hari, dimulai dari tanggal 1 Muharram, Â dan diakhiri pada tanggal 10 Muharram. Rangkaian Upacara Tabuik terdiri dari tujuh tahapan, yaitu mengambil tanah, menebang batang pisang, mataam, mengarak jari-jari, mengarak sorban, tabuik naik pangkek, hoyak tabuik, dan acara diakhiri, dan memuncak, dengan membuang tabuik ke laut. Tabuiknya sendiri dibuat di dua daerah berbeda yang dibatasi oleh sebuah sungai, yakni di Pasa (berlokasi di sisi selatan sungai), dan Subarang (berlokasi di sisi utara sungai). Pembuatan Tabuik biasanya diiringi oleh gendang untuk meningkatkan semangat para pengusung (pengangkut). Kedua Tabuik akan dipajang berhadap-hadapan sebagai...
Sungai Patai. Hal ini tercermin dari delapan tahapan yang mesti dilalui dan dilaksanakan oleh masyarakat Kenagarian Sungai Patai tersebut. Rangkaian atau tahapan prosesi penyelenggaraan jenazah penghulu di Nagari Sungai Patai meliputi: Baretong merupakan prosesi berunding di atas rumah untuk menentukan pelaksanaan prosesi-prosesi berikutnya. Mangkaji Adaik merupakan penentuan jumlah hutang adat penghulu kepada nagari. Mancabiak Kain Kapan merupakan prosesi yang dilakukan oleh angku nan ampek yang memilki tanggung jawab penuh kepada semua pihak yang ada. Osongkapali merupakan prosesi pembuatan keranda jenazah yang dilakukan oleh dubalang nan ampek dari suku-suku yang berbeda. Mamasang Kain Adaik merupakan prosesi menutup Osongkapali dengan kain yang disebut dengan kain adat, dan pemasangan baju kebesaran penghulu. Marocak merupakan prosesi menebarkan uang koin disepanjang jalan menuju ke pandam pakuburan yang dilakuk...
Sabai Nan Aluih adalah putri sulung dari pasangan Rajo Babanding dan Sadun Saribai. Ia mempunyai adik laki-laki yang tampan bernama Mangkutak Alam. Sabai Nan Aluih memiliki arti Sabai yang Lembut atau halus. Disamping memiliki paras yang cantik, Sabai juga memiliki budi pekerti baik, santun dalam berbicara dan hormat kepada kedua orang tua. Berbeda dengan adik laki-lakinya, Mangkutak Alam, yang memiliki sifat pemalas, Sabai dikenal rajin membantu kedua orang tuanya. Kecantikan Sabai Nan Aluih telah tersiar hingga ke kampung lain. Rajo Babanding memiliki teman baik yang tinggal di kampung Situjuh bernama Rajo Nan Panjang. Ia adalah seorang saudagar kaya raya yang disegani masyarakat kampung Situjuh. Meskipun kaya raya, namun Rajo Nan Panjang memiliki perangai buruk yaitu suka memeras warga di sekitarnya dengan cara meminjamkan uang namun meminta pengembalian dengan bunga yang sangat tinggi. Warga kampung Situjuh tidak berani melawan Rajo nan Panjang karena ia memiliki tiga ora...
Menurut legenda, Ada seorang raja yang berkuasa di Kampung Dalam, Pariaman. Sang Raja memiliki tiga orang anak dari ibu yang berbeda yaitu Sutan Lembak Tuah, Sutan Pangaduan dan Puti Sari Makah. Ibu Sutan Lembak Tuah berasal dari kalangan biasa, ibu Sutan Pangaduan bernama Puti Andam Dewi yang merupakan keturunan bangsawan, sedangkan ibu Puti Sari Makah adalah seorang keturunan Arab. Jadi secara adat, Sutan Pangaduan adalah putra Mahkota yang sah karena ibunya, Puti Andam Dewi, masih keturunan bangsawan. Menurut cerita rakyat Sumatera Barat, Sang Raja memutuskan untuk bersemayam ke Gunung Ledang di saat anak-anaknya masih kecil. Sepeninggal ayahandanya, ibunda Sutan Pangaduan, yaitu Puti Andam Dewi, berusaha dipersunting oleh Rajo Unggeh Layang seorang raja yang berkuasa di negeri Taluak Singalai Tabang Papan. Puti Andam Dewi menolak pinangan Rajo Unggeh Layang. Akibatnya, Rajo Unggeh Layang marah dan menculik Puti Andam Dewi dan membawanya ke sebuah bukit. &...
Alat musik ini tersusun atas beberapa gong kecil dengan ukuran beragam yang menghasilkan nada-nada melodis saat dipukul. Talempong di Jawa disebut dengan nama bonang. Bahan pembuatannya adalah dari besi atau kuningan. Biasanya ia dimainkan bersama alat musik tradisional Sumatera Barat lainnya dakan satu pertunjukan acara adat. Sumber: https://dtechnoindo.blogspot.com/2017/03/ragam-alat-musik-tradisional-sumatera.html
Kelewang adalah semacam golok yang saat ini biasa digunakan untuk kegiatan pertanian. Di masa silam, senjata ini digunakan sebagai senjata utama bagi pasukan kerajaan saat perang Padri bergejolak di awal abad 19. Bentuknya yang unik serta banyaknya kegunaan dari alat ini membuat kelewang masih sering digunakan hingga sekarang. Kelewang adalah semacam golok yang saat ini biasa digunakan untuk kegiatan pertanian. Di masa silam, senjata ini digunakan sebagai senjata utama bagi pasukan kerajaan saat perang Padri bergejolak di awal abad 19. Bentuknya yang unik serta banyaknya kegunaan dari alat ini membuat kelewang masih sering digunakan hingga sekarang. sumber: http://adat-tradisional.blogspot.com/2017/03/senjata-tradisional-sumatera-barat.html
Arat berarti adat, Sa berarti seikat dan bulungan berarti daun. Disebut Sabulungan karena dalam setiap acara ritualnya selalu menggunakan daun-daun yang dipercaya dapat menghubungkan manusia dengan Sang Maha Kuasa atau disebut sebagai Ulau Manua (Tuhan). Pada dasarnya Sabulungan mengajarkan keseimbangan antara alam dan manusia. Kepercayaan itu mengajarkan bahwa manusia harus memperlakukan alam, tumbuh-tumbuhan, air, dan binatang seperti dirinya. Dalam kepercayaan suku Mentawai, daun atau lebih luasnya lagi pohon atau hutan merupakan tempat bersemayam bagi para dewa yang harus dihormati. Jika tidak, maka malapetakalah yang akan ditemui.Ada tiga dewa yang dihormati dalam ajaran Sabulungan. Pertama Tai Kalelu, yakni dewa hutan dan gunung. Pesta adat sebelum berburu selalu dipersembahkan kepada dewa ini.Kedua adalah Tai Leubagat, yang merupakan dewa laut. Ketiga yaitu Tai Kamanua, yang merupakan dewa langit sang pemberi hujan dan kehidupan. Dahulu Arat Sabulungan dijadikan sebag...
ermasuk alat musik tiup. Alat musik tradisional minangkabau ini terbuang dari ‘talang’ yang merupakan sejenis bambu tapi lebih tipis. Talang dengan ukuran yang lebih besar juga digunakan sebagai wadah untuk memasak makanan khas minangkabau yaitu Lamang. Alat musik tradsiional minangkabau yang satu ini memiliki panjang 40-60 sentimeter dengan 4 buah lubang dengan diameter masing-masing lubang 3-4 sentimeter. Untuk memainkan Saluang tidaklah mudah, dibutuhkan teknik khusus yang dinamakan dengan ‘manyisiahan angok’ (menyisakan nafas). Dengan teknik ini pemain saluang bisa meniup saluang dari awal sampai akhir lagu tanpa nafas yang terputus. Sumber: https://www.gurupendidikan.co.id/suku-minangkabau-sejarah-kebudayaan-adat-istiadat-dan-sistem-kepercayaan-beserta-bahasanya-lengkap-2/