Budaya Indonesia
563 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Pakaian adat pernikahan suku mandailing
Pakaian Tradisional Pakaian Tradisional
Sumatera Utara

Pakaian adat pernikahan merupakan pakaian tradisional yang wajib dikenakan saat acara pernikahan berlangsung. Hal itu sudah menjadi budaya turun temurun dari leluhur yang selalu dijunjung agar budaya itu terjaga sampai ke generasi mendatang. Kali ini, saya akan membahas mengenai pakaian adat pernikahan suku mandailing. Dalam adat mandailing ini, pakaian adat pernikahan lebih mencolok kepada warna-warna raja, yaitu: merah, keemasan, dan hitam. Merah melambangkan tanda kegagahan/keberanian, keemasan melambangkan tanda kemewahan, serta hitam melambangkan tanda keanggunan dan kemakmuran. Bagi pengantin pria, menggunakan penutup kepala (ampu mahkota), baju godang yang berbentuk jas, ikat pinggang yang berwarna keemasan dengan selipan bobat (dua pisau kecil), gelang polos di lengan bagian atas yang berwarna keemasan, serta kain sesamping dari songket Tapanuli. Bagi pengantin wanita, menggunakan penutup kepala yang disebut sebagai bulang emas (tinggi bertingkat), dihiasi dengan kalu...

avatar
OSKM18_19818160_Latiefah Zuhra
Gambar Entri
Mangupa: Ritual Adat Batak Mandailing
Ritual Ritual
Sumatera Utara

Suku Mandailing adalah salah satu suku yang berada di Pulau Sumatera bagian utara. Walaupun sesama bagian dari etnis Batak, Suku Mandailing memiliki ikatan darah, bahasa, aksara, dan kesenian tersendiri yang berbeda dengan etnis Batak maupun Melayu. Pada awalnya, masyarakat Suku Mandailing datang di bawah pengaruh Kaum Padri yang memerintah Minangkabau di Tanah Datar. Alhasil, budaya Suku Mandailing sangat kental dengan budaya Islam. Ideologi kehidupan masyarakat Suku Mandailing selalu ditemukan dalam perumpamaan yang didapati dalam upacara adat. Setiap benda dan kegiatan memiliki arti dan juga melambangkan ekspresi pikiran dalam mencari tahu arti hidup dan kehidupan manusia. Salah satu upacara adat yang sangat kental akan nilai sosial adalah Prosesi Mangupa. Tujuan utama dari Prosesi Mangupa adalah mengembalikan roh agar dapat kembali kedalam raga manusia tersebut (Mulak Tondi Tu Ruma), dan memohon berkah Tuha agar selalu selamat, sehat, dan murah rezeki. Berdasarkan fung...

avatar
OSKM18_16618003_Munira Afina Hasibuan
Gambar Entri
Terjemahan Lagu Sigulempong dalam Bahasa Indonesia
Musik dan Lagu Musik dan Lagu
Sumatera Utara

SIGULEMPONG Natinittip sanggar sigule sigule Saibahen huru huruan sigule Sigulempong sigule gule Jolo sinukkun marga sigule sigule Molo sairap hita nadua sigule Sigulempong sigule gule Sirma inang sarge Dasai sirma inang sarge Tarsongoni doho hape pargontingna dauk gale Tarsongoni doho hape pargontingna dauk gale Salendang sapu tangan sigule sigule Diatas ni batu nadua sigule Sigulempong sigule gule Leleng maho ito da sigule sigule Da sai hu pai maina sigule Sigulempong sigule gule   TERJEMAHAN LAGU SIGULEMPONG memotong bahan untuk sangkar burung membuat sangkar burung siguleppong sigule-gule dahulu ditanya marga nya sigule-gule jika sama kita berdua sigule siguleppong sigule-gule bagus lah nyonya sarge sehingga  baguslah nyonya sarge.. seperti itu engkau rupanya, bergoyangnya ya gemulai seperti itu engkau rupanya, bergoyangnya ya gemulai selendang, sapu tangan sigulee.. diatas batu batu berd...

avatar
OSKM18_16018367_NabilaSafly Ramdhani
Gambar Entri
Tugu Siagian
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
Sumatera Utara

Tugu Siagian   Tata kekerabatan pada suku Batak didasarkan pada filsafat “Dalihan Na Tolu”, yaitu tiga pilar kekerabatan yang mendasari seluruh acara budaya Batak. Yang pertama “Somba mar hula-hula” yaitu harus hormat yang tinggi kepada pihak besan yang menjadi mertua anak kita. Pihak besan akan selalu diberikan tempat duduk paling hormat dalam setiap ada Batak, dan mereka akan dimintai pandangan-pandang bijak atas acara-acara yang akan dilakukan.  Pilar kedua “Manat Mardongan tubu” yaitu harus hati-hati, cermat dan tidak gegabah dengan teman satu marga, karena seringnya satu kampung sehingga banyak konflik kepentingan.  Pilar ketiga “Elek Marboru” yaitu harus banyak empati dengan pihak boru, yaitu marga yang menjadi suami dari boru kita.  Pihak boru ini menjadi pendukung pembantu dalam banyak acara-acara orang Batak. Setiap acara orang Batak dilaksanakan oleh kelompok marganya (Pilar kedua) bukan pers...

avatar
Oskm_16718127_rheisya emaloria
Gambar Entri
Balobat
Alat Musik Alat Musik
Sumatera Utara

BALOBAT Balobat atau yang juga dapat disebut 'beluat' adalah alat musik tradisional suku Karo salah satu sub-etnik Batak yang bermukim di utara Danau Toba, Sumatera Utara yang menyerupai suling dan terbuat dari seruas pucuk bambu berukuran sejengkal jari tangan. Balobat mempunyai lobang nada yang terdiri dari enam buah. Alat musik ini dapat dimainkan secara solo dan juga dengan ansambel. Balobat memiliki tangga nada lagu minor maupun mayor serta menciptakan susunan nada pentatonik yang melankolis bergaya khas budaya Karo. Konstruksi sumber bunyinya persis seperti alat musik Barat recorder. Balobat bisa dipakai untuk memainkan hampir semua repertoar adat dalam musik tradisional Karo, Gendang Lima Sedalanen , tetapi yang paling istimewa adalah kalau digunakan untuk memainkan lagu yang mempunyai kekuatan dahsyat dan mampu menyentuh rasa haru dan pilu, disebut ’ tangis-tangis’. Bentuk melodi sedih ini, selain ia bisa berdiri sendiri, juga sering dig...

avatar
OSKM18_16418048_[Sara] Creszentian
Gambar Entri
Menikah Dengan Pariban
Ritual Ritual
Sumatera Utara

Ada istilah dalam suku Batak,  pariban  (sepupu) adalah  rokkap  (jodoh). Sepupu yang dimaksud bukan sembarang sepupu karena tidak semua sepupu bisa menikah. Sepupu yang dimaksud adalah, kalau Anda perempuan, Anda bisa menikah dengan anak laki-laki dari adik perempan ayah. Sedangkan kalau Anda laki-laki, Anda bisa menikah dengan anak perempuan dari adik laki-laki. Pernikahan semacam ini sering terjadi di lingkungan orang Batak. Biasanya menikah dengan cara seperti ini dilakukan oleh orang Batak yang masih kental budaya Batak dalam darah keluarganya. Pernikahan semacam ini juga bermaksud untuk tetap menjaga hubungan antar keluarga dekat sehingga keturunan selanjutnya pun tetap terikat dengan keturunan diatasny ( ayah, ibu, nenek, kakek, dll ). Pernikahan ini tidak boleh sembarang dilakukan oleh setiap marga karena dalam kebudayaan orang Batak sangat dilarang jika menikah dengan marga yang memiliki garis keturunan yang sama. ( contoh : sinurat & sil...

avatar
OSKM_16918121_Natan Sinurat
Gambar Entri
MERGA SILIMA MENJADI IDENTITAS
Ritual Ritual
Sumatera Utara

Suku Karo adalah Suku bangsa yang berada diwilayah Sumatera Utara dan sebagian Aceh.Suku Karo memiliki sistem kemasyarakatan atau adat yang dikenal dengan merga Silima,tutur siwaluh,dan rakut sitelu.Merga disebut untuk laki-laki,sedangkan untuk perempuan disebut beru.Merga atau beru diletakkan pada akhir nama atau nama belakang.Merga silima dalam bahasa indonesia berarti lima merga dasar yang terdiri atas karo-karo,tarigan,sembiring,perangin-angin,dan ginting.Dari kelima merga dasar tersebut tersusun atas submarga yang menjadi identitas asli dari masyarakat daerah Karo. Dari Kelima marga dasar atau merga silima tersebut,kita dapat menghubungkan keterkaitan diri kita dengan orang lain.Keterkaitan merga kita dengan orang lain dapat menjadi dasar kekerabatan kita dengan orang yang sebelumnya bahkan tidak kita kenali.Kekerabatan tersebut disebut dengan Tutur Siwaluh yang terdiri atas puang kalimbubu,kalimbubu,senina,sembuyak,senina sipemeren,senina sependalanen,anak beru,dan anak beru...

avatar
OSKM18_16318159_Deta Ewila Br Sinuraya
Gambar Entri
UPAH UPAH TONDI
Ritual Ritual
Sumatera Utara

Suku batak merupakan salah satu suku terbesar di Indonesia. Sama halnya dengan suku suku yang lain, suku batak juga mempunyai banyak jenis budaya mulai dari tarian, alat musik, rumah, makanan, pakaian, maupun ritual. Salah satu ritual adat dari suku batak adalah upah upah tondi. Upah upah merupakan tradisi dari suku batak (mandailing) untuk mendoakan yang baik baik. Upah upah biasanya diisi oleh beberapa orang untuk mendoakan satu orang ataupun lebih. Upah upah biasanya dimulai dari doa orang yang paling tua di keluarga atau dituahkan dalam sebuah kelompok berlanjut ke orang yang lebih muda. Dalam adat mandailing upah upah yang dilakukan adalah upah upah tondi. Sesuai dengan namanya upah upah (Usaha Pangidoan Asa Horas) yang artinya upaya untuk menjadi lebih baik lagi, upah upah tondi bertujuan untuk mengembalikan tondi (spirit/semangat) ke badan seseorang yang sedang sakit dan berisi nasihat dan motivasi. Upah upah tondi dilakukan dengan cara seseorang mendoakan...

avatar
OSKM18_16618105_Irsyad
Gambar Entri
Museum TB Silalahi Center
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
Sumatera Utara

Museum TB Sialalahi Center merupakan salah satu museum berbasis budaya yang terletak di JL Pagar Batu No.88, Desa SIlalahi, Kecamatan Hianalang, Kabupaten Toba Samosir, Provinsi Sumatera Utara. Museum ini didirikan oleh Letjen TNI(purn) Dr.Tiopan Bernhard Silalahi berdasarkan akta nomor 10 tanggal 7 Agustus 2006 dan akta nomor 7 tanggal 8 Januari 2007. Tujuan utama didirikannya museum ini adalah untuk memotivasi para generasi muda agar terinspirasi dari kehidupan Bapak TB Silalahi.Selain itu tujuan lainnya adalah untuk mengenalkan budaya, terlebihnya budaya Suku Batak. Di dalam museum ini terdapat beberapa barang yang dipajang, antara lain : Koleksi budaya Batak Berbagai macam koleksi pribadi Bapak TB Silalahi Patung TB Silalahi dan istri Sepeda motor Helikopter Senjata berat Patung Untuk itu, sebagai generasi muda, saya ingin mengajak kita semua untuk memahami serta menjaga keindahan serta kekayaan budaya yang kita miliki, salah...

avatar
Oskm18_19718045_arnetta