Ritual
Ritual
Upacara Adat Sumatera Utara Mandailing, Tapanuli Selatan, Sumatera Utara
Mangupa: Ritual Adat Batak Mandailing

Suku Mandailing adalah salah satu suku yang berada di Pulau Sumatera bagian utara. Walaupun sesama bagian dari etnis Batak, Suku Mandailing memiliki ikatan darah, bahasa, aksara, dan kesenian tersendiri yang berbeda dengan etnis Batak maupun Melayu. Pada awalnya, masyarakat Suku Mandailing datang di bawah pengaruh Kaum Padri yang memerintah Minangkabau di Tanah Datar. Alhasil, budaya Suku Mandailing sangat kental dengan budaya Islam.

Ideologi kehidupan masyarakat Suku Mandailing selalu ditemukan dalam perumpamaan yang didapati dalam upacara adat. Setiap benda dan kegiatan memiliki arti dan juga melambangkan ekspresi pikiran dalam mencari tahu arti hidup dan kehidupan manusia. Salah satu upacara adat yang sangat kental akan nilai sosial adalah Prosesi Mangupa.

Tujuan utama dari Prosesi Mangupa adalah mengembalikan roh agar dapat kembali kedalam raga manusia tersebut (Mulak Tondi Tu Ruma), dan memohon berkah Tuha agar selalu selamat, sehat, dan murah rezeki. Berdasarkan fungsi dan tujuan, upacara Mangupa dapat dibagi menjadi empat jenis:

1. Mangupa Selamat

Dilaksanakan sebagai rasa syukur ketika seseorang selamat dari berbagai bencana dan maut, seperti selamat dari gempa bumi, diterkam harimau, ataupun kecelakaan.

2. Mangupa Sembuh Sakit

Dilaksanakan sebagai rasa syukur ketika berhasil sembuh dari penyakit keras/kronis.

3. Mangupa Hajat Tercapai

Dilaksanakan sebagai rasa syukur ketika berhasil mendapatkan rezeki seperti mencapai prestasi, atau sukses dalam usaha/karier.

4. Mangupa Khusus

Dilaksanakan saat seseorang telah melalui fase kehidupan seperti menikat, atau dikhitan.

 

Bahan-bahan yang digunakan dalam prosesi Mangupa atau disebut upa-upa adalah sebagai berikut:

  • Ayam panggang
  • Hati ayam yang dipanggang
  • Telur ayam rebus yang sudah dikupas
  • Udang yang dipais/direbus/digoreng
  • Beras kunyit
  • Nasi Pulut Kunyit
  • Sayur-mayur
  • Gulai kepala kambing
  • Bagian-bagian tubuh kambing yang dapat dimakan selain kepala
  • Gulai kepala kerbau
  • Bagian-bagian tubuh kerbau lainnya yang bisa dimakan.

Prosesi Mangupa diawali oleh Pengupa yang duduk berhadapan dengan orang yang akan di upa-upa. Pengupa lalu mengangkat wadah bahan upa-upa ke atas kepala orang tersebut. Selanjutnya, pengupa melantunkan kata-kata Mangupa. Kemudian, orang yang di upa-upa mencicipi hidangan pangupa. Setelah selesai, pangupa melantunkan doa penuh makna, metafora, pantun dan nilai moral.

Nilai-nilai yang dapat kita ambil dari upacara Mangupa adalah sebagai rasa syukur terhadap Tuhan Yang Maha Esa, nilai doa, mempererat silaturahmi, dan nilai-nilai nasihat yang diberikan.

 #OSKMITB2018

Diskusi

Silahkan masuk untuk berdiskusi.

Daftar Diskusi

Rekomendasi Entri

Gambar Entri
Hacked By Raxor404
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Barat

<!DOCTYPE html> Restore in Progress   Hacked By Raxor404   The breach wasn’t impressive. Your protection was.  

avatar
Xxxxxx
Gambar Entri
Hacked By Raxor404
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Barat

<!DOCTYPE html> Restore in Progress   Hacked By Raxor404   The breach wasn’t impressive. Your protection was.  

avatar
Henripurwanto
Gambar Entri
Hacked By Raxor404
Ornamen Ornamen
Kalimantan Utara

<!DOCTYPE html> Restore in Progress   Hacked By Raxor404   The breach wasn’t impressive. Your protection was.  

avatar
Hokker
Gambar Entri
Hacked By Raxor404
Ornamen Ornamen
Sumatera Utara

<!DOCTYPE html> Restore in Progress   Hacked By Raxor404   The breach wasn’t impressive. Your protection was.  

avatar
Hokker
Gambar Entri
Hacked By Raxor404
Naskah Kuno dan Prasasti Naskah Kuno dan Prasasti
Sumatera Utara

<!DOCTYPE html> Restore in Progress   Hacked By Raxor404   The breach wasn’t impressive. Your protection was.  

avatar
Hokker