HUT RI
109 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Kehidupan Kajang
Ritual Ritual
Sulawesi Selatan

  Tana Towa Kajang Ammatoa – Bulukumba     Tana Toa adalah nama perkampungan di Kajang yang dipercayai sebagai awal mula timbulnya sebuah negeri. Desa Tana Toa merupakan salah satu desa di Kecamatan Kajang Kabupaten Bulukkumba, yang merupakan tempat tinggal orang-orang kajang yang masih bersifat tradisional, mereka pantang larut dalam perkembangan teknologi, listrik, kendaraan, jalan aspal, dan semua yang berbau modern tak boleh masuk ke dalam kawasan itu. Dalam kawasan Tana Toa tak ada warga yang hidup melarat, mereka menempati rumah panggung dengan mengambil bahan dari alam yang ada diluar kawasan itu. Seperti kayu, bambu, dan daun rumbia yang dijadikan atap rumah. Pekerjaan yang mereka tekuni rata-rata bekerja sebagai petani, dan peternak dan hasil dari pekerjaan mereka itu untuk menghidupi kehidupan mereka sehari-hari.     Memasuki kawasan adat Tana Toa, anda akan berjalan diatas bebatuan yang tidak tersusun secara rap...

avatar
Sobatbudayamakassar
Gambar Entri
Doangang / Doa-doa
Ritual Ritual
Sulawesi Selatan

  Doangang La Naungko Ri Butta                       Doa Menjejakkan Kaki Ditanah     I kau Butta kuonjo'                                              Wahai tanah yang aku injak                            1 Palewanga' Tallasakku                                         Luruskanl...

avatar
Sobatbudayamakassar
Gambar Entri
TAKKALUPA
Musik dan Lagu Musik dan Lagu
Sulawesi Selatan

  Katallassangnga ri tompo’na anne linoe Tena na turusi  assare janji anjo nikaerokia Tena nammari-mari coba’ anga  battu  garringa loemi nia’ Anne tallasayya assingkamua tena gunanna   Pakcobayya tena lakbusukna Battu ri bataraya Nasaba jaimi rupa tau takkaluppa Mange ri alloboko sangnging lino mami niondang Jaiyangang mami tau aklaklang Ripappisangkana bataraya   Ikatte nikanaya rupa tau  pattojengi tappaka  nasaba’ anjo tappaka angngerangi kabajikang  linoa tampak pammari mariangji allo riboka iyami antu sitojeng tojenna lani battue   Garringa tena na akkusiang Katallassanga ri tompo’na linoa tenamo kabajikanna   Anne tallasayya ri lino Tena na turusi  assare janji anjo nikaerokia Tena nammari-mari coba’ anga battu  garringa loemi nia’ Anne tallasayya assingkamua tena...

avatar
Sobatbudayamakassar
Gambar Entri
Daftar Raja-Raja Luwu
Naskah Kuno dan Prasasti Naskah Kuno dan Prasasti
Sulawesi Selatan

Daftar Raja-Raja Luwu 1. Batara Guru 2. Batara Lattuk 3. Simpurusiang (Putera We Tenriabeng yang merupakan saudara kembar Sawerigading) 4. Anakaji (Putera Simpurusiang) 5. Tanpa Balusu 6. Tanra Balusu 7. Toappanange 8. Batara Guru 2 (Putera Toappanange) 9. Lamariawa (Putera Tanpa Balusu) 10. Datu Risaung Le'bi (Putera Batara Guru 2) 11. Maninggoe Ri Bajo 12. Tosangkawana (Kemenakan Maninggoe Ri Wajo) 13. Datu Maoge (Kemenakan Tosangkawana) 14. We Tenriawe (Sepupu Datu Maoge) 15. Patiarase ditahun 1580-1615 yang merupakan Raja Luwu pertama yang memeluk agama Islam 16. Pati Passaung Sultan Abdullah Matinroe ri Patimang Putera Pariase ditahun 1615-1637 17. Petta Matinroe ri Gowa 18. Settiaraja 19. Mattinroe ri Pilka (Sepupu Settiaraja) 20. Settiaraja yang menjabat kedua kalinya 21. To Palaguna Mattinroe ri Langkanana Putera Settiaraja 22. Batari Tungke Sultanat Fatimah Matinroe ri Patturu 23. Batari Toja Sultanat Sitti Sainab Matinroe ri Timpuluna (sepupu Batari Tungke. Dia adalah istr...

avatar
Suhidin
Gambar Entri
Nama anak Datu Patotoe dan Datu Palinge
Naskah Kuno dan Prasasti Naskah Kuno dan Prasasti
Sulawesi Selatan

Nama anak Datu Patotoe dan Datu Palinge di Bottilangi 1. Batara Guru Manurunge ri Aleluwuk 2. La Megaaji 3. Aji Palallo 4. Aji Tellino 5. Sangiyangkapang 6. Detiyaunru 7. Aji Pawewang 8. Batara Unru Aji Mangkau 9. Lasadawero Batara Megga 10. Tellutusompa (lahir setelah Batara Guru turun di Bumi)

avatar
Suhidin
Gambar Entri
Mappalili
Ritual Ritual
Sulawesi Selatan

Mappalili adalah sebuah acara adat yang di lakukan di beberapa kecamatan atau akkarungeng di Kabupaten Pangkep sebagai ritual sebelum para petani turun kesawah untuk menanam padi. Mappalili berasal dari kata palili yang mengandung makna menjaga tanaman padi dari sesuatu yang akan mengganggu atau menghancurkannya (hama ataupun bencana besar). Jadi secara etimologi sudah sangat jelas bahwa mappalili adalah sebuah ritual adat yang merupakan wujud pengharapan, doa dari para petani kepada dewata agar padi ( ase ) yang di tanam dapat tumbuh dengan baik agar menghasilkan panen yang melimpah. Mappalili dipimpin oleh kaum pendeta bugis (Bissu) yang merupakan pemuka adat dan pemimpin upacara dalam segala macam kebiasaan atturiolong . Mappalili memiliki beberapa perbedaan di tiap akkarungeng di Pangkep. Hal ini di karenakan perbedaan arajang (benda pusaka) dan kebiasaan di setiap akkarungeng . Di akkarungeng segeri, mappalili diawali dengan ritual matteddu arajang (membangunk...

avatar
And_djaya
Gambar Entri
asal usul kabupaten jeneponto dan gantala
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Sulawesi Selatan

Budaya yang hilang, budaya yang terlupakan atau budaya yang tak diwariskan?   Entah apa yang mendorongku mengambil laptop dan kembali menuliskan berbagai kata. jariku menekan satu persatu huruf tanpa tahu sebenarnya apa yang ingin aku tuliskan, yang ku tahu adalah aku mempunyai janji untuk seseorang, ikut partisipasi dalam kegiatan yang ia akan laksanakan sehingga membuatku kembali menulis, kembali meletakkan jari-jariku diatas keyboard untuk kembali menggeluti hobby yang sulit sekali tersalurkan ini, selama beberapa bulan aku tak lagi melakukannya, bangku perkuliahan seperti menyita semua waktuku sehingga membuatku kehilangan kesempatanku untuk kembali menuangkan segala inspirasiku dalam tulisan. Jariku tak lagi seperti menari-nari diatas keyboard seperti orang-orang mengatakannya, majas yang paling sering ku dengar. ku tahu kemampuanku yang cetek membuatku harus berpikir lamban ketika menuangkan segala sesuatunya, ditambah aku baru kembali untuk kegiatan menulis....

avatar
Syahrah
Gambar Entri
TARI SERE API DAN IRINGAN PADENDANG
Tarian Tarian
Sulawesi Selatan

TARI SERE API DAN IRINGAN PADENDANG   Sere Api atau Massere Api berasal dari bahasa bugis yang berarti bergerak/menari di dalam kobaran api. Keberadaan Sere Api diketahui sejak tahun 1920 tepatnya di Desa Gattareng, Kecamatan Pujananting, Kabupaten Barru. Sere Api berkembang dan muncul pertama kali di Dusun Lempang, Desa Gattareng. Keberadaan Sere Api sampai sekarang belum diketahui siapa penciptanya karena menurut masyarakat diwilayah tersebut, Sere Api lahir secara spontanitas sejak nenek moyang hingga sekarang. Tari Sere Api  ini adalah ritual tahunan masyarakat Desa Gattareng yang berfungsi sebagai alat atau sarana komunikasi kepada dewi padi “ Sang Hyang Sri ” dan sebagai perayaan rasa syukur atas hasil cocok tanam yang akan segera dipanen. Selain sebagai media hiburan, Sere Api juga mempunyai fungsi sosial, sebab Sere Api dapat mempererat hubungan silaturahmi dan hubungan emosional antar warga setempat. Lebih lanj...

avatar
Andi Anggun Atpas
Gambar Entri
PUANG BARANI, MANUSIA SETENGAH DEWA, SEBUAH ESSSAI
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Sulawesi Selatan

MITOS DAN CERITA RAKYAT        PUANG BARANI, MANUSIA SETENGAH DEWA             Lolisang merupakan salah satu desa di Kecamatan Kajang. Masyarakatnya yang masih berpegang teguh terhadap mitos atau imajinasi magis dari para nenek moyang kami. Masyarakat Desa Lolisang, menanamkan kesadaran magis dalam dirinya bahwa Puang Barani adalah penolong dan pemberi kebaikan. Kerak  peristiwa masyarakat Kajang, Lolisang khususnya ketika mendapati dirinya dalam kesusahan maka dia akan berteriak meminta kepada Puang Barani untuk kesalamatan dirinya,  Hal ini juga sering terjadi ketika mobil yang dinaikinya tidak bisa menanjaki jalanan yang berbukit maka mereka akan melakukan do’a massal kepada Puang Barani agar (mesin) mobil yang dikendarai diberi tenaga dalam usaha menanjaki jalan berbukit itu.             Puang Barani m...

avatar
Armanb