Passer Baroe Jakarta, atau yang biasa dikenal juga dengan sebutan Pasar Baru Jakarta , merupakan salah satu warisan budaya Indonesia dari masa kolonial Belanda. Kawasan yang terletak di Sawah Besar, Jakarta Pusat ini terkenal sebagai wisata berbelanja multikultural yang telah diakui secara internasional menurut SK Gubernur No. 3048 Tahun 2000. Hal ini dikarenakan banyaknya pengaruh kebudayaan yang diimplementasikan dalam pembangunan kawasan Pasar Baru pada abad ke-18 oleh Belanda. Kebudayaan yang berperan berasal dari India, Tionghoa, Belanda, dan Indonesia. Toko dan barang yang dapat dijumpai di Pasar Baru sangat beragam, dari peralatan makan, alat elektronik, makanan, pakaian hingga tekstil. Dulu Pasar Baru terkenal karena mayoritas pedagangnya adalah masyarakat India yang kemudian menetap di Indonesia untuk menjual kain (seperti Toko Bombay). Selain pedagang India, Pasar Baru juga terkenal dengan toko-toko Tionghoa. Bahkan di dalam kawasan Pasar Baru terdapat Kelenteng...
Gedung Joang '45 merupakan sebuah bangunan yang memiliki banyak nilai bersejarah. Gedung ini sekarang beroperasi sebagai salah satu museum di daerah Jakarta. Gedung ini terletak di depan Sekolah SMP dan SMA Kolese Kanisius, tepatnya di Jalan Menteng Raya 31, Kelurahan Kebon Sirih, Kecamatan Menteng, Jakarta Pusat. Gedung ini diresmikan pada zaman orde baru sebagai sebuah Museum oleh Presiden pada masa itu, yaitu Presiden Soeharto, setelah dilakukan renovasi. Gedung yang terletak di daerah selatan Batavia tersebut sempat berfungsi sebagai sebuah hotel pada tahun 1920, dan memiliki reputasi yang cukup baik sebagai sebuah hotel. Nama hotel tersebut pada saat itu adalah Schomper, sesuai dengan nama orang Belanda yang membangunnya yaitu L. C. Schomper . Beberapa kamar yang masih ada sampai sekarang, digunakan sebagai perpustakaan, tempat bermain anak-anak, dsb. Ketika Jepang masuk ke Indonesia, hotel tersebut diambil alih oleh Jepang dan digunakan sebagai ka...
Gairah rasa rindu dan gambaran tentang kampung halaman selalu bergejolak menjelang masa lebaran. Mudik, merupakan momentum paling dinanti oleh anggota masyarakat yang sibuk mencari nafkah di luar kampung halamannya. Pada momentum itu lah seluruh keluarga berkumpul berbagi rasa rindu dan cinta akan kehangatan keluarga. Mudik pada umumnya adalah kegiatan perantau/pekerja migran untuk kembali ke kampung halamannya. Mudik di indonesia identik dengan tradisi tahunan yang terjadi menjelang hari raya besar keagamaan misalnya menjelang Lebaran. Pada saat itulah ada kesempatan untuk berkumpul dengan sanak saudara yang tersebar di perantauan, selain tentunya juga sowan dengan orang tua. Transportasi yang digunakan antara lain : pesawat terbang, kereta api, kapal laut, bus, dan kendaraan pribadi seperti mobil dan sepeda motor, bahkan truk dapat digunakan untuk mudik. Tetapi lebih banyak mobil dan motor.Tradisi mudik muncul pada beberapa negara b...
Jakarta adalah ibukota Indonesia, saya sangat cinta dengan kota yang keras ini. Banyak warna-warni budaya yang menghiasi kehidupan kita. Macet dimana-mana, kriminalitas tak ada habisnya, banjir setiap tahun datang 'mampir'. Pemprov DKI Jakarta telah banyak melakukan usaha untuk menanggulani masalah masalah tersebut. Tapi, dibalik semua kelamnya kehidupan Jakarta, ada yang saya sukai, yaitu makanan ringan atau kue tradisional. makanan ringan khas betawi kebanyakan bercita rasa gurih atau manis. Namun, ada juga yang rasanya manis dan gurih, yaitu kue rangi. mungkin untuk anak anak yang lahir tahun 1990-2000 kenal dengan makanan ini. Setiap sore sehabis bermain bersama teman teman pasti selalu ada penjual kue rangi keliling yang menjualnya dengan hanya Rp 3000 satu porsinya. Namun dewasa ini sudah jarang sekali penjual kue rangi keliling. Baiklah bagi yang tidak tahu saya akan mencoba menjelaskan sebisa saya. Kue rangi, atau juga disebut sagu rangi, adalah salah sa...
roti buaya merupakan makanan khas betawi yang disimbolkan dengan simbol kesetiaan, mengapa disimbolkan seperti itu? karna buaya adalah hewan yang setia,buaya hanya kawin dengan satu pasangan saja. Roti buaya dihadirkan di acara acara pernikahan betawi karna simbol kesetiaan yang dipercayai adat betawi, kehadiran roti betawi di indonesia dipengaruhi dengan bangsa eropa yang menyatakan cinta dengan memberikan bunga ke pasangannya tetapi orang orang betawi memberi roti buaya sebagai simbol cinta ke pasangannya. #OSKMITB2018
Pesta resepsi pernikahan di Indonesia sangat beragam macamnya. Secara tidak langsung, ini menjadi salahsatu ajang untuk terus mempertahankan budaya Indonesia yang begitu kaya. Sayangnya, adat pesta pernikahan ini mulai luntur karena pengaruh asing. Pada artikel kali ini, penulis akan membahas tentang berbagai budaya pesta pernikahan dari Betawi dengan harapan dapat membantu melestarikan budaya Betawi. Pertama, ada Seni Sandiwara Lenong, sebuah seni pertunjukkan yang sangat terkenal. Dulu, seni sandiwara ini biasanya disampaikan dalam bahasa Melayu dengan dialek betawi, namun, sekarang banyak disampaikan dalam bahasa Indonesia. Skenario yang disampaikan mengandung pesan moral, yaitu menolong yang lemah, membenci kerakusan dan perbuatan tercela. Nah, seni sandiwara ini dipentaskan sebagai hiburan hajatan malam resepsi pernikahan. Namun, sekarang, jarang sekali ditampilkan. Salahsatu faktornya adalah karena biayanya yang mahal dan perlu panggung yang cukup besar. Untuk t...
Terletak di provinsi DKI Jakarta atau lebih tepatnya di Jakarta Utara, jembatan ancol merupakan sebuah tempat wisata yang selalu ramai, apalagi memasuki libur sekolah, libur akhir tahun, ataupun libur lebaran, dibalik keramaiannya ternyata jembatan ancol memiliki kisah mistis dibaliknya, yaitu terkenal dengan sebutan Si Manis Jembatan Ancol. Si Manis Jembatan Ancol merupakan sebuah cerita rakyat yang sudah melegenda, bahkan sudah terkenal di masyarakat Indonesia, khususnya masyarakat Daerah Khusus Ibukota Jakarta (DKI Jakarta) terlebih lagi Si Manis Jembatan Ancol sempat dipopulerkan melalu sebuah film, sehingga cerita ini pun masih sangat terkenal hingga sekarang. Siapakah Si Manis Jembatan Ancol tersebut…? Ada 2 versi mengenai Si Manis Jembatan Ancol, namun menurut versi ayah saya, Si Manis Jembatan Ancol dulu merupakan seorang perempuan bernama Siti Ariah, cerita ini mulai dari zaman batavia dahulu, Siti Ariah merupakan gadis yang sangat c...
Jampang adalah lelaki Betawi yang hidup pada masa Indonesia masih dijajah Belanda. Ia dikenal tinggi ilmu silatnya. Piawai pula memainkan golok untuk senjata. Sejak masih muda usianya, Si Jampang suka merampok. Hingga kemudian ia menikah, tetap juga kebiasaannya merampok itu dilakukannya. Bahkan ketika istrinya meninggal dunia dan anaknya telah beranjak remaja. Meski dikenal sebagai perampok, Si Jampang tidak ingin anaknya itu mengikuti jejaknya. Ia menghendaki anaknya menjadi ahli agama. Maka, hendak dimasukkannya anaknya itu ke pesantren. Anak Si Jampang bersedia masuk pesantren dengan syarat ayahnya itu menghentikan tindakan buruknya. "Masak anaknya mengaji di pesantren tapi babehnya kerjaannya merampok? Apa kata orang nanti, Be?" Si Jampang hanya tertawa mendengar ucapan anaknya. Pada suatu hari Si Jampang mengunjungi Sarba, sahabat Iamanya. Ia telah lama tidak berkunjung. Sama sekali tidak disangkanya jika sahabatnya itu telah meninggal dunia. Ia ditemui Mayangsari,...
Pernahkah kamu mendengar tentang bir halal? Ternyata ada loh, namanya bir pletok. Mulai dari sejarah bir pletok, yaitu dari zaman penjajahan Belanda di Indonesia, persisnya pada awal abad ke-15. Bangsa barat memiliki kebudayaan meminum bir dalam kesehariannya, dan masyarakat Betawi tergoda untuk mencobanya. Namun, mereka menyadari bahwa bir tersebut tidak berdampak baik karena membuat orang menjadi mabuk, yang menjelaskan bahwa bir itu bersifat haram dan dilarang agama Islam. Karena masyarakat Betawi sangat terkenal sebagai muslim yang taat, maka mereka berusaha meracik bir yang halal, malah memberi dampak yang sangat baik, yang sekarang dikenal sebagai bir pletok. Mungkin banyak orang yang penasaran, mengapa namanya bir pletok? Ini dikarenakan setelah 1-2 menit cairan bir dimasukkan ke bambu kocok, proses tersebut akan mengeluarkan suara “pletak-pletok”. Bir pletok diracik dari beberapa rempah, yaitu jahe, daun pa...