Pernahkah kamu mendengar tentang bir halal? Ternyata ada loh, namanya bir pletok.
Mulai dari sejarah bir pletok, yaitu dari zaman penjajahan Belanda di Indonesia, persisnya pada awal abad ke-15. Bangsa barat memiliki kebudayaan meminum bir dalam kesehariannya, dan masyarakat Betawi tergoda untuk mencobanya. Namun, mereka menyadari bahwa bir tersebut tidak berdampak baik karena membuat orang menjadi mabuk, yang menjelaskan bahwa bir itu bersifat haram dan dilarang agama Islam. Karena masyarakat Betawi sangat terkenal sebagai muslim yang taat, maka mereka berusaha meracik bir yang halal, malah memberi dampak yang sangat baik, yang sekarang dikenal sebagai bir pletok.
Mungkin banyak orang yang penasaran, mengapa namanya bir pletok? Ini dikarenakan setelah 1-2 menit cairan bir dimasukkan ke bambu kocok, proses tersebut akan mengeluarkan suara “pletak-pletok”.
Bir pletok diracik dari beberapa rempah, yaitu jahe, daun pandan wangi, lada hitam, kapulaga, cabe, kayu manis, daun jeruk, cengkeh, kayu secang, pala, adas, gula ,dan serai. Karena kandungannya yang sehat, minuman ini memiliki banyak khasiat, yaitu antara lain:
1. Mampu meredakan nyeri lambung
2. Memulihkan radang sendi
3. Merangsang keluarnya gas dari perut sehingga mampu mengobati masuk angin
4. Menghangatkan tubuh
5. Mengurangi rasa mual, batuk dan gejala flu ringan
6. Membantu mencerna dan menyerap sari makanan di dalam tubuh
7. Menghambat terjadinya iritasi pada saluran pencernaan
8. Merangsang pelepasan hormon adrenalin yang dapat memperlebar pembuluh
9. Mampu mengatasi ejakulasi dini
10.Mampu mengobatkan kanker indung telur
11.Memperlambat pertumbuhan sel-sel kanker kolorektal
12.Meredakan kram akibat menstruasi
13.Merendakan migraine
Cara membuat bir pletok juga sangat mudah loh, bisa dibuat di rumah! Pertama, rebus air hingga mendidih. Kemudian, masukkan kayu manis, serai, kopi bubuk dan jahe, dan masaklah sampai beraroma. Kalau sudah, tambahkan gula pasir dan garam. Setelah beberapa saat, kecilkan api, rebus kembali 15 menit, lalu angkat. Kemudian, cairan bir tersebut dimasukkan ke dalam tabung bambu dan diisi beberapa es batu. Minuman siap dihidangkan. Namun, jika lebih memilih minum secara hangat, enak juga.
Berikut adalah contoh2 bir halal selain bir pletok :
1. Bir jawa
Ada pula bir Jawa. Dibandingkan bir Pletok, bir Jawa lebih terlihat bir pada umumnya karena terdapat buih. Campuran rempah-rempah yang digunakan yakni bunga cengkeh, kayu manis, serutan kayu secang, jahe, kapulaga, daun serai, daun pandan, jeruk nipis, dan gula pasir atau gula batu.
2. Night Orient
Kamu sekarang bisa mencoba wine tanpa takut alkohol, lho! Night Orient menghadirkan produk wine tanpa alkohol yang populer di Uni Emirat Arab (UEA), Saudi Arabia, Kuwait dan sekitarnya. Minuman ini mulai dikenalkan kepada publik dalam Malaysian International Halal Showcase (MIHAS) 2015.
Rasanya begitu nikmat dan hampir mirip wine yang mengandung alkohol. Night Orient sukses mengantongi berbagai macam penghargaan seperti Superior Taste Award. Tak perlu takut, Night Orient juga mendapatkan label halal dari Jabatan Kemajuan Islam Malaysia (JAKIM).
3. Barbican
Minuman asal UEA dan Saudi Arabia ini merupakan minuman bir halal yang sering dikonsumsi anak muda di sana. Barbican merupakan minuman malt yang berarti terbuat dari kecambah biji-bijian serealia yang telah dikeringkan.
Barbican ini merupakan salah satu produk khas yang menggambarkan karakteristik jiwa muda di UEA. Barbican tersedia dalam botol kaca dan kaleng aluminium dalam berbagai rasa seperti lemon, raspberry, dan lain-lain
4. Bir Taybeeh
Palestina dengan mayoritas warganya muslim juga memiliki produk bir yang halal. Taybeeh sendiri diambil dari sebuah nama tempat yang terletak di wilayah barat. Dibangun pada pertengahan 1994, pada saat konflik Palestina dan Israel sedikit mereda.
Pencetus pertama berdirinya Taybeeh Beer adalah Nadim Khoury yang telah meninggalkan desanya dan tinggal di Amerika. Taybeeh beer ini dipasarkan 3 jenis yakni taybeeh golden, dark, dan light. Bir halal ini dapat dijumpai di beberapa tempat di Palestina dan Israel.
5. Coffee Beer
Kembali ke Indonesia, ada minuman khas Jombang yang rasanya mirip bir yang didominasi rasa kopi. Coffee Beer merupakan minuman segar perpaduan kopi, karamel, dan soda. Minuman dari ekstrak biji kopi asli dengan soda atau berkarbonasi, yang biasa disebut dengan Italian Coffee Soda.
https://www.idntimes.com/food/dining-guide/reza-iqbal/6-bir-halal/full
Pada zaman sekarang, bir pletok susah ditemukan. Dan karena itu, harga bir pletok menjadi relatif mahal jika dibeli di restoran. Namun, menurut saya sendiri, bir pletok ini patut dicoba! Karena memberikan khasiat yang banyak.
cara hapus akun/data (#KrediOne) secara permanen kamu bisa hubungi pelanggan layanan resmi via WA di (+62.821-7553-746 atau 0898.4440.241). Jelaskan alasan permintaan penghapusan data atau akunnya lalu siapkan identitas diri seperti (KTP) untuk proses verifikasi dan ikuti instruksi petugas customer service untuk menyelesaikan laporan Anda.
Silahkan hubungi layanan PT Tri Usaha Berkat untuk proses pengembalian dana melalui WhatsApp di 0813-707-1392 atau 0813-707-2680 Kirim nomor pesanan atau transaksi yang ingin diajukan pengembalian dana. Jelaskan alasan refund atau pengembalian dana secara lengkap.
Silahkan hubungi layanan PT Tri Usaha Berkat untuk proses pengembalian dana melalui WhatsApp di 0813-707-1392 atau 0813-707-2680 Kirim nomor pesanan atau transaksi yang ingin diajukan pengembalian dana. Jelaskan alasan refund atau pengembalian dana secara lengkap.
Silahkan hubungi layanan PT Tri Usaha Berkat untuk proses pengembalian dana melalui WhatsApp di 0813-707-1392 atau 0813-707-2680 Kirim nomor pesanan atau transaksi yang ingin diajukan pengembalian dana. Jelaskan alasan refund atau pengembalian dana secara lengkap.
Di masa lalu, masyarakat Batak mengenal sebuah peti penyimpanan berharga yang disebut Huting-Huting. Huting-huting berfungsi sebagai tempat menyimpan benda-benda berharga milik raja atau keluarga bangsawan, seperti perhiasan, pusaka, hingga barang bernilai lainnya. Karena fungsinya yang penting, huting-huting sering disebut sebagai "brankas tradisional" dalam budaya Batak. Yang membuatnya istimewa adalah ukiran pada bagian tutupnya. Berbagai ornamen, termasuk motif bintang dan makhluk simbolis (pinatang), dipahat dengan sangat detail. Menurut kepercayaan masyarakat dahulu, ukiran-ukiran tersebut memiliki kekuatan magis sebagai penjaga isi peti. Konon, apabila seseorang berniat mencuri isi huting-huting, maka roh penjaga yang disimbolkan melalui ukiran pinatang akan melindungi harta yang tersimpan di dalamnya. Kepercayaan ini menunjukkan bagaimana seni ukir, spiritualitas, dan sistem keamanan tradisional berpadu dalam kehidupan masyarakat Batak. Karena nilai dan kesak...