Seluruh umat islam di dunia selalu melakukan persiapan ketika hendak menyambut buln suci Ramadan. Persiapan tersebut terlalu identic dengan proses penyucian diri, jiwa, serta kegiatan-kegiatan yang dapat meningkatkan amalan ibadah. Di Indonesia sendiri, terdapat ragam kegiatan yang bias dilakukan masyarakat dalam rangka menyambut datangnya Ramadan. Di Yogyakarta dan Jawa Tengah, misalnya, msyarakat kerap berduyun-duyun membasuh atau memandikan diri mereka di sumur atau sumber-sumber mata air. Kegiatan tersebut dikenal dengan istilah tradisi padusan. Padusan berasala dari kata dasar adus yang berarti mandi. Dalam pengertian budaya, padusan merupakan tradisi masyarakat untuk membersihkan diri atau mandi besar dengan maksud mensucikan raga dan jiwa dalam rangka menyambut datangnya hari ataupun bulan istiewa, seperti bulan Ramdhan, Hari Idul Fitri, dan Hari Idhul Adha. Dalam rangkaian penyambutan Bulan Suci Ramdhan, ummat Islam di Nusantara memiliki beraneka ragam cara...
Di Yogyakarta masih melestarikan berbagai upacara adat yang telah menjadi ciri budaya khas Yogyakarta yang diantaranya adalah sebagai berikut: 1. Grebeg Maulud, Kata gerebeg berarti suara berisik yg berasal dari teriakan orang-orang. Upacara adat ini diperingati sebagai acara Maulud Nabi Muhammad SAW yang mana dikatakan bahwa Nyi Roro Kidul Mendekatkan diri kepada Tuhan dan kebersamaan diantara warga Yogyakarta. Festival upacara adat ini dimulai pada pukul 07.30 pagi, didahului oleh parade pengawal kerajaan yang terdiri dari 10 unit: Wirobrojo, Daeng, Patangpuluh, Jogokaryo,Prawirotomo, Nyutro, Ketanggung, Mantrijeron, Surokarso, dan Bugis. setiap unit mempunyai seragam masing2. parade dimulai dari halaman utara Kemandungan kraton, kemudian melewati siti hinggil menuju Pagelaran, dan selanjutnya menuju alun2 utara. Pukul 10.00 pagi, Gunungan meninggalkan kraton didahului oleh pasukan bugis dan surokarto. Gunungan dibuat dari makanan seperti sayur2an, kacang, lada merah, telor,...
Sejak tahun 2009, batik Indonesia secara resmi diakui UNESCO sebagai warisan budaya dunia. Sebagai warga Indonesia kita patut berbangga hati. Lebih jauh, upaya pelestariaan batik pun perlu dimulai dari diri sendiri baik itu dengan cara mengenali, menggunakan, dan mencintai. Di Indonesia sendiri ada beragam motif yang bisa kita jumpai. Bahkan beberapa daerah tertentu memiliki motif ciri khas tersendiri , seperti Yogyakarta. Bukan hanya terkenal sebagai Kota Gudeg, Yogyakarta ternyata juga memiliki motif batik yang khas. Asal-usul pembatikan di daerah Yogyakarta dikenal semenjak kerajaan Mataram ke-I dengan rajanya Panembahan Senopati. Daerah pembatikan pertama ialah di desa Plered. Pembatikan pada masa itu terbatas dalam lingkungan keluarga keraton yang dikerjakan oleh para wanita pembantu ratu. Dari sini pembatikan meluas pada tingkat pertama keluarga keraton lainnya. Kini beberapa daerah di Yogyakarta pun terkenal sebagai sentra pengrajin batik, salah satunya adalah Gi...
Kue kipo adalah salah satu jenis kue jajanan pasar asli dari Indonesia yang tepatnya terletak dipulau jawa dan lebih tepatnya lagi yanitu makanan yang sangat khas dari daerah Yogyakarta Jawa Tengah. Kue kipo memiliki aroma yang begitu harum karena campuran bahannya. Berikut bahan dan cara pembuatan Kue Kipo khas Yogyakarta. Bahan-bahan Tepung ketan 250 gram Santan hangat 150 ml Air daun pandan 50 ml Bahan isi kue kipo : Gula merah 125 gram, sisir Kelapa parut 200 gram (tidak terlalu tua) Garam halus 1 sdt Air matang 55 ml Cara membuat kue kipo : membuat isi : didihkan air den gula merah sampai larut. Masukkan kelapa parut serta garam, aduk rata. angkat. sisihkan. membuat kulit : campurkan bahan kulit, aduk rata. lalu ambil 1 sdm adonan kulit, pipihkan. beri isi pada setiap kulit yang telah dipipihkan tadi, kemudian digulung dengan rapi. Kerjakan sampai adonan...
Bubur memang dikenal sebagai menu sarapan favorit bagi sebagian orang. Masing-masing daerah di Indonesia memiliki varian bubur yang yang sering disantap saat sarapan. Di Yogyakarta terdapat sebuah bubur khas Yogyakarta untuk menu sarapan, yakni “ Bubur Lemu “. Berikut resep Bubur lemu khas Yogyakarta. Bahan-bahan : 500 gram tepung beras 1 sendok teh garam 2 lembar daun pandan 1 sendok teh pasta pandan 2,5 liter santan (hasil parutan 1 butir kelapa) Es batu secukupnya (jika ingin disajikan dingin) Bahan saus/kuah Gula : 250 gram gula merah 100 ml gram gula putih 400 ml air 1/2 sendok teh maizena (larutkan dengan 3 sendok makan air) Bahan saus/kuah Santan : 500 ml santan kental 1/2 sendok teh garam Cara Membuat Bubur Lemu Spesial Khas Jawa Barat : Larutkan tepung beras dengan menggunakan santan kemudian diaduk-aduk hi...
Kuliner di Indonesia memang terkenal beraneka ragam dengan bau rempah-rempah yang enak. Salah satunya adalah soto, soto merupakan makanan khas dari Indonesia. Ada banyak versi soto dari tiap daerah, ada soto Pekalongan yang terdapat tauto didalamnya, ada soto Solo atau Jogja yang lebih terkenal dengan soto beningnya, ada soto Kudus dan masih banyak lainnya. Tiap daerah mempunyai ciri khas soto masing-masing. Disini saya akan memberikan resep soto bumbu kuning yang bisa anda buat dirumah dengan mudah dan bahan yang gampang. Bahan-bahan 200 gr tetelan (bisa diganti dg ayam) 1 liter kaldu (kurleb) 1 liter air 1 lembar daun salam 1 batang serai 2 lembar daun jeruk purut 1 ruas jari kunyit 1 ruas jari jahe 3 buah bawang putih 1 jumput merica kurleb 5 butir Gula, garam, penyedap rasa (optional) Isian: bihun kol tomat...
Pernah melihat batik-batik dalam tampilan warna-warna yang sangat beragam, hampir seperti pelangi yang memiliki semua spektrum warna, dan membuat berpikir: “Bikinnya berapa lama ini?” Bayangkan ketika sepotong kain yang sudah dicanting atau dicap dengan malam akan diberi warna, dicelup dalam cairan pewarna untuk satu warna saja, kemudian dijemur. Lalu proses cantingan harus diulang lagi untuk menutupi bagian motif lain yang mau diwarnai dengan warna berbeda. Jika satu warna membutuhkan 1 proses pembatikan, lalu warna-warna pelangi apa dilakukan sebanyak 7 kali? Ternyata tidak harus seperti itu. Dalam ragam teknik batik di Indonesia, dikenal teknik pewarnaan lain selain teknik celup, yang disebut teknik “colet”. Teknik colet diperkirakan berkembang pada mulanya di daerah pesisiran seperti Pekalongan, yang memang terkenal dengan penggunaan warna-warna cerah, yang berbeda dengan batik Yogya-Solo yang terkenal dengan batik-batik warna klasik, sepe...
Benteng dulu, kini, dan esok Adrisijanti, Inajati (2013) Benteng dulu, kini, dan esok. Kepel Press, Yogyakarta, pp. 1-230. ISBN 9786021228654 Text Buku Benteng2.pdf Download (3MB) | Preview Abstract Tinggalan masa kolonial bangsa Eropa di Indonesia pada masa abad 16 hingga pertengahan abad 19 tentu sangat banyak dan beragam. Salah satu yang di rangkum dalam buku ini adalah peninggalan situs budaya berupa Benteng. Dalam hal mengelola yang artinya berupa aktivitas memelihara dan memanfaatkan situs budaya seperti Benteng di Indonesia bagi keperluan akademis dan keperluan lainnya bukan perkara mudah. Pemangku kepentingan pengelola situs budaya menghadapi kondisi yang tidak sederhana. Kesadaran budaya masyarakat terhadap situs budaya belumlah pada tahap yang mampu mengapresi...
Salah satu kegiatan Proyek Media Kebudayaan Jakarta Departemen Pendidikan dan Kebudayaan tahun 1980/1981 adalah penulisan Pustaka Wisata Budaya. Penulisan Pustaka Wisata Budaya tersebut bertujuan untuk merekam dan menyebar luaskan informasi tentang aneka ragam kebudayaan Indonesia, khususnya yang menampilkan aspek wisata budaya, serta meningkatkan perhatian, minat, dan apresiasi masyarakat terhadap obyek atau sesuatu yang mempunyai potensi sebagai obyek wisata budaya. Sumber: Soelarto, Soelarto and Albiladiyah, S. Ilmi (1980) Wayang Cina-Jawa di Yogyakarta. Direktorat Jenderal Kebudayaan, Jakarta. http://repositori.kemdikbud.go.id/8223/