jawa tengah
3.394 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Upacara Adat Mondosiyo
Ritual Ritual
Jawa Tengah

Upacara adat Mondosiyo merupakan salah satu upacara adat di Dusun Pancot, Kelurahan Blumbang dan Desa Tengklik, Kecamatan Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah. Upacara adat ini adalah salah satu upacara adat K ejawen.  K ejawen sendiri secara garis besar merupakan kepercayaan asli masyarakat Jawa , berisi filasafat tertentu yang dibarengi dengan suatu perilaku yang memang sudah sejak lama ada . Upacara Mondosiyo bertujuan untuk meminta diberikan berkah . Tidak hanya itu, upacara ini pun bertujuan untuk mengekspresikan rasa syukur masyarakat setempat. Upacara Mondosiyo dilaksanakan mulai hari Minggu Pon hingga puncak acara pada hari Selasa Kliwon. Pada hari Minggu Pon , warga setempat mulai mempersiapkan bahan-bahan yang akan digunakan untuk  sesajen , seperti beras , kambing , ayam , dan lainnya. Satu hari sebelum puncak acara , yaitu hari Senin Wage , warga setempat yang telah mempersiapkan  sesajen dan menyimpannya di rumah sesepuh adat. Pada...

avatar
Dickysetianto
Gambar Entri
Budaya Kraton yang Dipertahankan
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
Jawa Tengah

Kraton Kasunanan adalah salah satu peninggalan budaya jawa yang terletak di Surakarta, Jawa tengah. Didirikan oleh Pakubuwono 2 pada tahun 1744. Meskipun kraton ini sudah resmi menjadi bagian dari Republik Indonesia, tetapi kraton ini tetap menjalani beberapa tradisinya seperti upacara adat, tari-tari an sakral, musik, dan pusaka. Upacara adat yang terkenal adalah upacara Grebeg , upacara Sekaten, dan upacara malam Satu Sura. Upacara seperti ini terus dilaksanakan dan merupakan warisan budaya Indonesia yang harus dilindungi. “Sebagai penduduk yang tinggal di daerah kraton, menurut saya masih berlangsungnya budaya seperti itu dapat mengenalkan kepada generasi baru tentang keberagaman budaya di Indonesia, selain itu disisi ekonomi juga dapat meningkatkan income daerah karena dapat menarik para wisatawan.” Menurut Ulva, salah satu penduduk kampung Baluwarti. Keraton Kasunanan Surakarta juga menawarkan wisata warisan budaya seperti upacara adat, tarian sakral...

avatar
OSKM18_19918087_HILAL
Gambar Entri
Mencari Nasib Tari Lawet di Era Millenial
Tarian Tarian
Jawa Tengah

Daerah yang berada di selatan Pulau Jawa ini memang sudah terkenal akan lawetnya. Sudah menjadi rahasia umum jika sarang burung lawet menjadi salah satu sumber penghasilan daerah sejak abad ke 17. Hal inilah yang membuat Kabupaten Kebumen mengangkat burung lawet menjadi simbol daerahnya . Secara filosofi makna lawet merupakan pencerminan dari ketekunan dan kegesitan yang penuh dinamika dari rakyat daerah Kabupaten Kebumen dalam usahanya untuk membangun daerahnya. Menjadi ikon dari Kebumen, lawet bertranformasi ke dalam bentuk tarian kreasi yang disebut tari lawet. Berawal dari keinginan dari Bupati Kebumen pada tahun 1989 untuk menampilkan pentas tari massal khas Kebumen dalam rangka pembukaan acara Jambore Daerah Jawa Tengah yang diadakan di bukit perkemahan Widoro, Kebumen. Keinginan Bupati disambut baik oleh Bapak Sardjoko. Seniman asal Klaten ini melakukan survei dan pengamatan untuk obyek refleksi budaya ke pantai selatan Kebumen, tepatnya di daerah Karang Bolong. Karangbolong di...

avatar
Oskm18_16718186_anggun
Gambar Entri
Desa Wisata Jarum Bayat Klaten Jawa Tengah
Ornamen Ornamen
Jawa Tengah

DESA WISATA  JARUM BAYAT               Apa yang terfikir ketika mendengar nama Desa Wisata Jarum Bayat? Pasti yang terbayang ialah desa penghasil jarum, tapi ternyata bukan. Desa Jarum merupakan salah satu desa di Kecamatan Bayat Kabupaten Klaten Jawa Tengah yang sebagian besar warga desanya memiliki matapencaharian berkaitan dengan batik, entah itu sebagai produsen batik, pedagang batik, pemasok batik ke pasar-pasar, buruh batik, dsb. Ya, disini bisa dibilang salah satu desa penghasil batik di kota Klaten, batik khas Bayat.             Desa Jarum salah satunya, desa tersebut adalah sebuah desa kecil yang terletak di Kecamatan Bayat,Klaten. Pada tahun 2013,desa tersebut dinobatkan sebagai desa wisata,karena di desa Jarum memiliki potensi daerah yang menjanjikan,yang sebagian besar adalah pengrajin batik,yaitu batik tulis kain dan batik kayu. (PPID PRO...

avatar
OSKM18_16218122_Mujiyanti
Gambar Entri
Capeng
Makanan Minuman Makanan Minuman
Jawa Tengah

Capeng adalah makanan khas Kota Temanggung, Jawa Tengah. Makanan ini tidak dapat ditemukan di toko-toko makanan atau toko roti dan biasanya disuguhkan saat hajatan dan hidangan tamu. Sayangnya, produk ini mulai jarang ditemukan di kalangan masyarakat. Bahan utama capeng adalah pisang. Pisang dicampur dengan telur, gula jawa, santan kelapa, dan tepung lalu dibungkus daun pisang dan dibakar. Ukurannya setipis roti tawar dengan ukuran setengah luasnya lembar roti tawar. #OSKMITB2018

avatar
OSKM18_16918119_Muhammad Senna
Gambar Entri
Usdek
Ritual Ritual
Jawa Tengah

Pada aslinya, usdek adalah sebuah manifesto politik yang dicetus Bung Karno untuk menanamkan nilai-nilai haluan negara kepada masyarakat Indonesia. Adapun butir-butir manifesto politik itu sebagai berikut: Undang-Undang Dasar 1945 Sosialisme Pancasila Demokrasi terpimpin Ekonomi terpimpin Kepribadian Indonesia Nama usdek adalah singkatan kelima poin di atas, dari masing-masing poin diambil huruf paling depan dan digabung menjadi sebuah kata baru. Singkatan usdek ini kemudian ‘diplesetkan’ oleh masyarakat Jawa Tengah, khususnya di Solo. Dalam versi plesetannya, usdek adalah singkatan dari unjukan, sop, dahar, es, dan kondur. Usdek versi plesetan bukan menunjukkan haluan NKRI, melainkan ikhtisar menu makanan dan minuman yang akan disajikan di sebuah acara syukuran. Hal ini dimaksudkan untuk memudahkan mengingat-ingat menu apa saja yang akan diberikan. Sudah menjadi tradisi masyarakat Jawa untuk mengadakan sesi makan ber...

avatar
OSKM18_16518256_Anindya Prameswari E
Gambar Entri
Peyek Suket (Jentik Manis) Makanan Tradisional Daerah Magelang, Jawa Tengah
Makanan Minuman Makanan Minuman
Jawa Tengah

Peyek Suket (Jentik Manis) Makanan Tradisional Daerah Magelang, Jawa Tengah Peyek merupakan salah satu makanan khas tradisional daerah Jawa Tengah. Peyek menjadi salah satu oleh-oleh khas di daerah Jawa Tengah. Banyak sekali macam peyek seperti peyek kacang, peyek ikan petho , dan variasi peyek lainnya. Peyek menjadi makanan khas di berbagai kabupaten di Jawa Tengah, salah satunya di Kabupaten Magelang. Peyek yang menjadi keunikan di daerah Magelang adalah peyek yang berasal dari suket. Rumput (dalam bahasa Jawa suket ) menjadi bahan dasar utama pembuatan peyek. Suket yang digunakan adalah suket jentik manis. Jentik manis merupakan tanaman liar yang banyak tumbuh di daerah Magelang. Awalnya peyek hanya terbatas peyek kacang, tetapi saat ini sudah berinovasi seperti peyek suket. Bahan pembuatan peyek suket : Suket jentik manis Tepung beras Bawang putih Air Minyak goreng Garam Daun jeruk purut Proses pembuatan pe...

avatar
OSKM_16418316_Riamizar Surya Baihaqi
Gambar Entri
Asal Usul Nama Boyolali
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Tengah

Menurut legenda nama Boyolali berhubungan dengan ceritera Ki Ageng Pandan Arang  Alkisah, Ki Ageng Pandan Arang diramalkan oleh Sunan Kalijogo sebagai Wali penutup menggantikan Syeh Siti Jenar. Oleh Sunan Kalijogo, Ki Ageng Pandan Arang diutus untuk menuju ke Gunung Jabalakat di Tembayat (Klaten) untuk syiar agama Islam. Dalam perjalananannya dari Semarang menuju Tembayat Ki Ageng banyak menemui rintangan dan batu sandungan sebagai ujian. Ki Ageng berjalan cukup jauh meninggalkan anak dan istri ketika berada di sebuah hutan belantara beliau dirampok oleh tiga orang yang mengira beliau membawa harta benda ternyata dugaan itu keliru maka tempat inilah sekarang dikenal dengan nama Salatiga. Perjalanan diteruskan hingga sampailah disuatu tempat yang banyak pohon bambu kuning atau bambu Ampel dan tempat inilah sekarang dikenal dengan nama Ampel yang merupakan salah satu kecamatan di Boyolali. Dalam menempuh perjalanan yang jauh ini, Ki Ageng Pandan Arang semakin meninggalkan...

avatar
OSKM_16518275_Rafiq Satria Yudha
Gambar Entri
PROSESI JAMASAN PUSAKA WONOGIRI JAWA TENGAH
Ritual Ritual
Jawa Tengah

            Malam sura merupakan sebutan malam pergantian tahun Islam bagi masyarakat Jawa. Berbagai daerah di Jawa memiliki banyak cara dalam penyambutan pergantian tahun Islam ini, misalnya daerah Surakarta dengan ritual Sekaten, daerah Ponorogo dengan tradisi grebeg sura, daerah banten dengan pawai obor, sedangkan di daerah Wonogiri, Jawa Tengah diselenggarakan Ritual Jamasan Pusaka. Jamasan (bahasa Jawa) berarti mencuci/membersihkan/merawat. Jamasan pusaka merupakan tradisi masyarakat Jawa mencuci pusaka dengan tata cara tertentu.               Pusaka Mangkunegaran yang berada di Selogiri ada dua buah keris dan sebuah tombak peninggalan Raden Mas Said atau Mangkunegara I. Keris-keris tersebut bernama Kyai Karawelang dan Kyai Jaladara, sedangkan tombaknya diberi nama Kyai Totog. Pusaka tersebut disimpan di sebuah bangunan berbentuk tugu berukuran 7x7 meter dan tinggi 6 meter. Pada ba...

avatar
OSKM_19918056_Tyas Anung Wening