HARI PAHLAWAN
404 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Tuak
Makanan Minuman Makanan Minuman
Sumatera Utara

Tuak merupakan sadapan yang diambil dari mayang enau atau aren ( Arenga pinnata). Kalau dalam bahasa Indonesia, sadapan dari enau atau aren disebut nira. Nira tersebut manis rasanya, sedangkan ada dua jenis tuak sesuai dengan resepnya, yaitu yang manis dan yang pahit (mengandung alkohol). Selain sebagai minuman sehari-hari, tuak memiliki fungsi yang sangat penting dalam kehidupan sosial-budaya bagi sebagian masyarakat Batak di Sumut, terutama yang tinggal di daerah dataran tinggi. Dalam tradisi orang Batak, tuak juga digunakan pada upacara-upacara tertentu, seperti upacara manuan ompu-ompu dan manulangi. Pada upacara manuan ompu-ompu, tuak dgunakan untuk menyiram beberapa jenis tanaman yang ditanam di atas tambak orang-orang yang sudah bercucu meninggal dunia. Sementara dalam upacara manulangi, tuak merupakan salah satu jenis bahan sesaji yang mutlak dipersembahkan kepada arwah seseorang yang telah meninggal dunia oleh anak-cucunya. Di daerah Tapanuli Utara, biasa...

avatar
OSKM18_16418114_Rinaldy Sihombing
Gambar Entri
Marsembar
Permainan Tradisional Permainan Tradisional
Sumatera Utara

Marsembar merupakan sebuah permainan yang mengandalkan kecepatan dan kerja sama tim. Permainan ini berasal dari Padangsidimpuan, Tapanuli Selatan. Umumnya, permainan ini dimainkan oleh anak-anak. Permainan ini layaknya permainan lain terbagi atas 2 tim dengan minimal 2 orang setiap timnya. Semakin banyak anggota tim, permainan pun akan semakin seru. 1 tim bertindak sebagai pangayak (mengejar) dan lainnya berlari untuk menghindari kejaran si pangayak. Nah, jika dapat ditangkap (pangayak harus menangkap bagian tubuh lawan seperti tangan atau baju dengan hitungan 1-10), maka akan dijadikan sebagai tahanan. Nah, para tahanan ini hanya bisa dibebaskan dengan teman satu tim yang belum tertangkap dengan cara saling bersentuhan tangan. Tentunya tugas pangayak semakin bertambah, selain mengejar lawan yang belum tertangkap, mereka juga harus menjaga tawanan agar tidak dapar di "sembar" atau dibebaskan oleh temannya.Permainan ini akan semakin seru jika dilakukan pada malam hari, siang hari jug...

avatar
OSKM18_16518038_Rehuel Grace Marbun
Gambar Entri
Marsembar
Permainan Tradisional Permainan Tradisional
Sumatera Utara

Marsembar merupakan sebuah permainan yang mengandalkan kecepatan dan kerja sama tim. Permainan ini berasal dari Padangsidimpuan, Tapanuli Selatan. Permainan ini layaknya permainan lain terbagi atas 2 tim dengan minimal 2 orang setiap timnya. Semakin banyak anggota tim, permainan pun akan semakin seru. 1 tim bertindak sebagai pangayak (mengejar) dan lainnya berlari untuk menghindari kejaran si pangayak. Nah, jika dapat ditangkap (pangayak harus menangkap bagian tubuh lawan seperti tangan atau baju dengan hitungan 1-10), maka akan dijadikan sebagai tahanan. Nah, para tahanan ini hanya bisa dibebaskan dengan teman satu tim yang belum tertangkap dengan cara saling bersentuhan tangan. Tentunya tugas pangayak semakin bertambah, selain mengejar lawan yang belum tertangkap, mereka juga harus menjaga tawanan agar tidak dapar di "sembar" atau dibebaskan oleh temannya.Permainan ini akan semakin seru jika dilakukan pada malam hari, siang hari juga sebenarnya tidak ada masalah. Jika kamu mempunyai...

avatar
Oskm2018_16518038_rehuel
Gambar Entri
Budaya Manurduk Dayok Na Binatur
Makanan Minuman Makanan Minuman
Sumatera Utara

Bagi kebanyakan orang batak, khususnya Batak Simalungun, Budaya Manurduk Dayok Na Binatur sudah tidak asing lagi. Budaya ini sudah turun-temurun yang dilakukan orang Batak yang sudah menjadi tradisi khas hingga saat ini. Budaya Manurduk ini adalah sebuah tradisi dimana orang yang lebih tua memberikan sebuah Dayok Na Binatur (ayam yang diatur kembali) kepada orang yang lebih muda atau anaknya. Dayok na binatur sendiri adalah masakan khas Batak Simalungun yang dimasak menggunakan rempah-rempah asli Simalungun.  Dayok nabinatur biasanya di Surdukkan (diberikan) kepada seseorang (sekelompok orang) sebagai bentuk/wujud terima kasih dan raya syukur serta doa agar yang menerima diberikan kesehatan oleh Tuhan,  memiliki “keteraturan” di dalam kehidupan,  dan memiliki semangat dalam menjalaninya. Dalam proses memberikan Dayok Nabinatur ini sering di sebutkan kata kata seperti,  “Sai andohar ma songon paratur ni Dayok Nabianur On…....

avatar
Oskm18_19718100_Grace Olivia
Gambar Entri
Sipaha Lima
Ritual Ritual
Sumatera Utara

Sipaha Lima merupakan salah satu situasi upacara suci yang biasa dilakukan oleh masyarakat yang menganut kepercayaan Malim (Parmalim). Sipaha Lima ini dikenal sebagai ritual sacral agama leluhur suku Batak di Sumatera khususnya daerah tapanuli. Tradisi ini dilakukan sebagai ucapan syukur atas rejeki, kesehatan, dan keselamatan sepanjang tahun kepada Debata Mula Jadi Na Bolon / Tuhan Yang Maha Esa. Menurut beberapa sumber sejarah yang ada, tradisi ini sudah dilakukan para penganut Parmalim sejak ribuan tahun yang lalu. Kepercayaan Parmalim itu sendiei adalah kepercayaan asli masyarakat Batak pada zaman dahulu. Tradisi Sipaha Lima ini pertama kali diperkenalkan oleh Raja Sisingamangaraja XII. Beliau merupakan salah satu pahlawaan nasional dan pemimpin masyarakat Batak, yang merupakan penganut kepercayaan Parmalim. Pada saat itu penganut kepercayaan Parmalim masih menyebar di berbagai tempat. Keadaan inilah yang kemudian membuat Raja Sisingamangaraja XII memberi...

avatar
OSKM_19818191_Nathaniel Hutauruk
Gambar Entri
Asal Usul Marga Simanjuntak
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Sumatera Utara

Alkisah masyarakat batak diturunkan oleh Sang Raja Batak (yang tidak diketahui asalnya). Raja Batak ini mempunyai anak, yang menurunkan marga Simanjuntak dan salah satunya bernama Tuan Somanimbil. Tuan Somanimbil mempunyai 3 orang anak: Somba Debata Siahaan, Raja Marsundung Simanjuntak, dan Tuan Maruji Hutagaol. Raja Marsundung inilah yang nantinya menurunkan marga Simanjuntak. Raja Marsundung Simanjuntak (selanjutnya disebut Simanjuntak saja) menikah dengan seorang wanita bermarga Hasibuan (boru Hasibuan) dan memiliki seorang anak laki-laki bernama Raja Parsuratan dan seorang anak perempuan bernama Sipareme.Di kampung itu,Simanjuntak dikenal sebagai orang kaya yang mempunyai tanah yang luas dan seekor kerbau sehingga dijuluki Simanjuntak Parhorbo. Singkat cerita, suatu saat istrinya, yaitu Boru Hasibuan meninggal dunia dan Simanjuntak menjadi seorang duda. Atas saran keluarga, Simanjuntak mencari istri lagi dan akhirnya menikah dengan Boru Sihotang, walaupun anak laki-lakinya,...

avatar
Oskm18_fti_sofyadewi
Gambar Entri
Asal Usul Marga Simanjuntak
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Sumatera Utara

Alkisah masyarakat batak diturunkan oleh Sang Raja Batak (yang tidak diketahui asal muasalnya). Raja Batak ini mempunyai anak, yang menurunkan marga Simanjuntak dan salah satunya bernama Tuan Somanimbil. Tuan Somanimbil mempunyai 3 orang anak: Somba Debata Siahaan, Raja Marsundung Simanjuntak, dan Tuan Maruji Hutagaol. Raja Marsundung inilah yang nantinya menurunkan marga Simanjuntak. Raja Marsundung Simanjuntak (selanjutnya disebut Simanjuntak saja) menikah dengan seorang wanita bermarga Hasibuan (boru Hasibuan) dan memiliki seorang anak laki2 bernama Raja Parsuratan dan seorang anak perempuan bernama Sipareme Di kampung itu Simanjuntak dikenal sebagai orang kaya yang mempunyai tanah yang luas dan seekor kerbau sehingga dijuluki Simanjuntak Parhorbo. Singkat cerita, suatu saat istrinya, yaitu Boru Hasibuan meninggal dunia dan Simanjuntak menjadi seorang duda. Atas saran keluarga, Simanjuntak mencari istri lagi dan akhirnya menikah dengan Boru Sihotang, walaupun anak laki-lakiny...

avatar
Oskm18_fti_sofyadewi
Gambar Entri
Tokok Lele, Permainan Khas Masyarakat Sumatera Utara
Permainan Tradisional Permainan Tradisional
Sumatera Utara

Apakah teman – teman  pernah mendengar nama permainan ini? Pantak atau yang sering disebut tokok lele merupakan permainan khas masyarakat Sumatera Utara yang sering dimainkan oleh anak – anak khususnya anak laki – laki. Mereka sangat menyenangi permainan ini tampak ketika banyak anak laki – laki yang masih duduk di bangku SD kerap bermain permainan ini di lapangan sekolah. Tidak perlu adanya tempat khusus untuk memainkan tokok lele. Namun, dibutuhkan lapangan terbuka yang luas terbentang dimana para penontonnya berada di belakang pemain sehingga tidak ada cidera ketika pemain sedang memainkan tokok lele. Apabila teman – teman merupakan orang yang lahir berkisar pada tahun 1990an, teman – teman akan sering mendengar tentang permainan yang bernama tokok lele. Tokok lele dimainkan mulai dari kalangan anak – anak, remaja hingga dewasa juga turut memeriahkan permainan ini sebab permainan ini dimainkan secara turun – temurun. Leluhu...

avatar
OSKM18_16218104_Michelle Michelle Leoni
Gambar Entri
Graha Maria Annai Velangkanni
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
Sumatera Utara

Gereja Katolik yang didirikan oleh Pastor James, memiliki desain interior mirip seperti bangunan kuil di India ini terletak di Jalan  Sakura III No.7, Tanjung Selamat, Medan. Lokasi nya yang strategis dan mudah untuk dijangkau dengan transportasi umum maupun pribadi ini membuat banyak orang ingin pergi kesana hanya untuk sekedar mengambil foto/ menikmati keindahan interior dari bangunan ini. Pengunjungnya bermacam-macam mulai dari orang yang beragama katolik maupun yang beragama non-katolik. Selain itu, terkadang kita juga akan menjumpai pengunjung yang berasal dari luar kota Medan maupun dari luar negri.  Suasana di kapel Maria ini sangat damai, sehingga sangat cocok untuk tempat berdoa dan meditasi.  Pada hari besar tertentu, seperti Hari Natal, Hari Paskah, Rabu Abu, Kamis Putih, Jumat Agung,dan hari besar umat katolik lainnya, maka biasanya akan diadakan misa gereja di lantai 2.  Terdapat cerita yang terkenal dari sejarah didirikannya Graha Maria...

avatar
OSKM18_16518128_Elisabeth Levana Thedjakusuma