Gecom adalah makanan khas Banten. Kata “Gecom” merupakan singkatan dari toge dan oncom, yang merupakan 2 bahan utama masakan ini. Berikut adalah langkah-langkah dalam membuat gecom. Bahan : 1. Oncom (1 Papan) 2. Toge (2 Ons) 3. Garam ( 1 Sendok Teh) 4. Penyedap Masakan (1 Sendok Teh) 5. Bawang Merah (5 Siung) 6. Bawang Putih (1 Siung) 7. Cabai Rawit (Secukupnya) 8. Gula (Secukupnya) 9. Tomat (1/2 buah) 10. Tauco (Secukupnya) Langkah : 1. Iris cabai rawit, bawang merah, dan bawang putih. Tumis Irisan tersebut hingga harum....
Masjid fenomenal yang sering disebut Masjid Terate Udik atau Masjid Sumpah yang berada di Kampung Terate Udik, Kelurahan Masigit, Kecamatan Jombang, Kota Cilegon ini dikeramatkan oleh masyarakat Cilegon dan sekitarnya. Karena selain menjadi tempat ibadah, masjid ini juga kerap dijadikan untuk menyelesaikan masalah dengan sumpah, dan barang siapa yang bersumpah bohong maka ia akan terkena musibah. Masjid yang terletak di Jalan Pangeran Jayakarta ini oleh masyarakat setempat disebut Masjid Tengah, karena letak masjid ini berada di tengah perkampungan Terate Udik. Berjarak sekitar sepuluh meter dari ruas jalan dan sekitar satu kilometer dari pusat Pemerintahan Kota Cilegon. Jika dilihat dari struktur bangunan Masjid Sumpah Terate Udik ini, tampak mahkota atau kubah masjid yang berbentuk mamolo bertingkat lima seperti halnya atap Masjid Agung Banten dan masjid-masjid kuno Nusantara yang memiliki makna filosofi ajakan melaksanakan 5 Rukun Islam, dan bisa juga dimaknai ajakan menun...
Masjid fenomenal yang sering disebut Masjid Terate Udik atau Masjid Sumpah yang berada di Kampung Terate Udik, Kelurahan Masigit, Kecamatan Jombang, Kota Cilegon ini dikeramatkan oleh masyarakat Cilegon dan sekitarnya. Karena selain menjadi tempat ibadah, masjid ini juga kerap dijadikan untuk menyelesaikan masalah dengan sumpah, dan barang siapa yang bersumpah bohong maka ia akan terkena musibah. Masjid yang terletak di Jalan Pangeran Jayakarta ini oleh masyarakat setempat disebut Masjid Tengah, karena letak masjid ini berada di tengah perkampungan Terate Udik. Berjarak sekitar sepuluh meter dari ruas jalan dan sekitar satu kilometer dari pusat Pemerintahan Kota Cilegon. Jika dilihat dari struktur bangunan Masjid Sumpah Terate Udik ini, tampak mahkota atau kubah masjid yang berbentuk mamolo bertingkat lima seperti halnya atap Masjid Agung Banten dan masjid-masjid kuno Nusantara yang memiliki makna filosofi ajakan melaksanakan 5 Rukun Islam, dan bisa juga dimaknai ajakan menun...
Ngolotkeun adalah prosesi dimana pihak keluarga pengantin laki – laki mengirimkan utusan untuk melakukan observasi dan pengamatan kepada calon pihak pengantin perempuan tentang status apakah calon pengantin perempuan masih berstatus single atau tidak. Tradisi Ngolotkeun ini hingga kini masih ada meski kehidupan modern sudah menghinggapi kehidupan sehari – hari masyarakat Kota Tangerang. Ngolotkeun ini dilakukan untuk memastikan status pihak pengantin perempuan sehingga prosesi berikutnya bisa dilakukan dengan lancar.
Di jaman jaman dulu hiduplah seseorang putri yang bernama Putri Arum. Putri Arum yaitu seseorang putri yang cantik jelita diluar itu dia juga mempunyai budi pekerti yang baik. Karna kecantikannya Banyak Pangeran yang datang untuk membuatnya Permaisuri. Dari Begitu banyak Pangeran, tersebutlah dua orang Pangeran rekan perseguruan inginkan Putri Arum sebagai istrinya. Ke-2 Pangeran itu bernama, Pangeran Sae Bagus Lana dan Pangeran Cunihin. Keduanya mempunyai kesaktian yang keduanya sama tinggi. Tetapi, karakter mereka begitu tidak sama. Pangeran Sae Bagus Lana mempunyai karakter yang begitu baik hati. Sedang Pangeran Cunihin sifatnya begitu tercela. Tahu perwatakan ke-2 Pangeran itu. Putri Arum pilih Pangeran Sae Bagus Lana. Terima fakta kalau bukanlah Dia yang di tentukan Putri Arum, Pangeran Cunihin begitu kesal. Lantaran rasa kesal dan malu, ia juga membuat gagasan untuk mengambil kesaktian Pangeran Sae Bagus Lana dan untuk merebut Putri Arum. Satu hari, ia juga sukses melakuka...
Hiduplah seorang putri raja pada zaman dahulu. Sang putri raja dikaruniai wajah yang sangat menawan. Amat jelita. Akan tetapi sifat dan perilakunya sangat buruk. Tidak terpuji. Merasa dirinya adalah putri seorang raja, Sang Putri sangat manja. Segala keinginannya harus dituruti. Jika tidak dituruti ia akan merajuk dan marah-marah. Sang Putri juga dikenal pemalas. Ia kerap menghabiskan waktunya untuk berhias untuk kemudian mengagumi kecantikannya sendiri. Satu sifat buruk pada diri Sang Putri yang lain adalah kesombongannya. Sang Putri merasa dirinya adalah perempuan yang sempurna, selain putri seorang raja, ia juga mempunyai wajah yang sangat cantik. Sang Raja pernah memberikan sebuah puri yang indah untuk putrinya itu setelah putrinya itu meminta setengah memaksa. Puri itu sangat indah, terletak di kaki gunung. Selain luas lagi megah bangunannya, puri itu juga dilengkapi dengan taman yang sangat asri. Berbagai tanaman bunga ditanam di taman indah itu. Serasa untuk melengkapi ke...
Tersebutlah seorang ulama dari Negeri Arab bernama Syekh Muhidin. Ia dikirim dari Negeri Arab ke Negeri Jawa untuk menyebarluaskan agama Islam, dengan menaiki perahu, tibalah Syekh Muhidin di Bulakan, daerah Cisalak, Pulau Jawa. Ketika ia tiba bersamaan dengan tibanya waktu Dhuhur. Syekh Muhidin lalu mengerjakan salat. Tanpa disadari Syekh Muhidin, empat puluh penduduk Bulakan memperhatikan gerak-geriknya. Sembahyang yang dilakukan Syekh Muhidin membuat mereka keheranan. Namun mereka hanya memperhatikan saja. Setelah mengerjakan salat, Syekh Muhidin lantas meninggalkan daerah itu. Tas bawaannya tertinggal. Empat puluh penduduk Bulakan lalu mendatangi tas itu. Mereka tertarik untuk mengetahui isi tas orang asing itu. Ketika mereka membukanya, mereka mendapati biji-bijian tanaman di dalamnya. Mereka lantas menyebarkan biji-bijian itu. Keajaiban pun terjadi. Seketika biji- bijian itu disebarkan di tanah, tumbuhlah pohon- pohon. Cepat sekali pohon-pohon itu tumbuh hingga dalam w...
Angklung Gubrag Merupakan salah satu kesenian tradisional yang sudah langka, namun masyarakat Desa Kemuning, Kecamatan Kresek – Kabupaten Tangerang masih melestarikan kesenian Angklung Gubrag pada acara khitanan, perkimpoian dan selamatan kehamilan. Pada masa lalu kesenian Angklung Gubrag dilaksanakan pada saat ritual penanaman padi dengan maksud agar hasil panen berlimpah. Instrumen yang digunakan 6 buah angklung menggunakan bambu hitam, masing-masing memiliki nama: bibit, anak bibit, engklok 1, engklok 2, gonjing dan panembal, dilengkapi dengan terompet kendang pencak dan seruling. Di atas angklung dikaitkan pita yang berasal dari kembang wiru, menurut kepercayaan kembang wiru dan air yang berasal dari angklung dipercaya dapat menjadi obat dan penyubur tanaman. Semua pemain berdiri tidak menari kecuali penabuh dogdog lojor menabuh sambil ngibing diiringi beberapa penari perempuan dengan kostum kebaya dan kain. Sumber : http://ajiraksa.blogspot.com/2012/06/10-jen...
Seni Tari Cokek merupakan salah satu budaya Banten yang kini makin terasa hilang akibat tergerus pesatnya perkembangan zaman. Seni Tari Cokek berasal dari wilayah Kecamatan Teluk Naga, Kabupaten Tangerang, pada awal abad 19. Seni pertunjukkan ini berawal dari tiga orang yang hobby main musik, yaitu Tehiyan, Su Khong dan Khong Ahyan. Tiga alat musik yang mereka bawa kemudian dimainkan bersama-sama alat musik kampung oleh grup musik yang di miliki tuan tanah Tan Sio Kek. Dari perpaduan bunyi berbagai alat musik yang dimainkan itulah, terlahir musik dengan sebutan Gambang Kromong. Sedangkan para gadis yang menari dengan iringan irama musik itu, kemudian memakai kebaya yang disebut sebagai Cokek, yang kemudian dikenal sebagai Tari Cokek. Oleh karena itu, bukan hal yang aneh jika kebudayaan yang muncul dari hasil percampuran budaya Tionghoa dan Jawa ini lebih dikenal di kawasan Tangerang (baik kota maupun kabupate...