HARI PAHLAWAN
307 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Asu Panting
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Sulawesi Selatan

Asu panting adalah serigala versi bugis. Hantu ini memiliki kemampuan lari yang sangat cepat, dua kaki depannya lebih pendek dari kaki belakangnya. Jika orang Bugis jaman dulu melihat kangguru pasti langsung mengklaim asu panting. Tidak ada orang yang pernah bertemu langsung dengan asu panting ini, orang hanya bisa mendengar lolongannya yang khas pada  malam hari. Asu panting ini memiliki bulu yang sangat halus, sehingga tak bisa terlihat oleh mata kepala. Jika menginjak bulunya, konon kaki akan bengkak dan sulit untuk disembuhkan. Orang di kampung yang melihat kaki orang diabetes pasti mengklaim sudah diinjak bulu asu panting.  Sumber: https://www.jpnn.com/news/10-hantu-paling-menyeramkan-di-sulawesi-selatan?page=4

avatar
Hamzahmutaqinf
Gambar Entri
Tallu Ana
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Sulawesi Selatan

Tallu Ana adalah jenis hantu roh seorang perempuan yang muncul bila kabut turun. Konon, Tallu Ana ini suka menyembunyikan anak kecil, tetapi tidak diapa-apakan, hanya disembunyikan. Di daerah Sinjai Barat, sering terdapat anak kecil yang di sembunyikan oleh Tallu Ana. Mereka biasanya menyembunyikan anak-anak tersebut di hutan selama 3 hari.  Sumber: https://www.jpnn.com/news/10-hantu-paling-menyeramkan-di-sulawesi-selatan?page=4

avatar
Hamzahmutaqinf
Gambar Entri
Kongkong Pancing
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Sulawesi Selatan

Hantu Kongkong Pancing bermukim di Gunung Bawakaraeng. Kongkong Pancing ini punya grup dalam menyatroni kampung-kampung pada malam hari. Grup dari kongkong pancing ini sendiri, terdiri dari sikongkong pancing sendiri (seekor anjing siluman) burung siluman, kuda siluman dan sipenunggang kuda yang merupakan bos dari siluman tersebut. Sumber: https://www.jpnn.com/news/10-hantu-paling-menyeramkan-di-sulawesi-selatan?page=5

avatar
Hamzahmutaqinf
Gambar Entri
La Galigo
Naskah Kuno dan Prasasti Naskah Kuno dan Prasasti
Sulawesi Selatan

La Galigo adalah salah satu karya sastra tradisional yang menceritaan kisah kepahlawanan dalam bentuk syair (Epos). Cerita kepahlawanan La Galigo tidak kalah hebat dengan cerita Mahabarata dan Ramayana dari India. Kisahnya Buku ini berisi kisah orang Bugis, asal Sulawesi Selatan, di masa lalu lengkap dengan sejarah, kebudayaan hingga dongeng-dongeng. Salah satunya menceritakan tentang kisah kepahlawanan, Sawerigading, seorang pahlawan yang gagah berani. Namun, cerita dalam La Galigo bukan sejarah. Hal itu karena di dalam cerita La Galigo penuh dengan mitos dan peristiwa-peristiwa yang sangat luar biasa.Meskipun demikian, La Galigo cukup berjasa karaena dapat memberikan gambaran kepada ahli sejarah mengenai kebudayaan Bugis sebelum abad ke 14.  Karya sastra La Galigo ditulis dengan bahasa Bugis asli Galigo. Konon bahasa Galigo saat ini hanya dipahami oleh kurang dari 100 orang. La galigo kini sudah diterjemahkan dalam bahasa Indonesia dan Inggris. Pada tahun 2...

avatar
Hamzahmutaqinf
Gambar Entri
Bertanding Bicara
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Sulawesi Selatan

Alkisah, ada enam orang laki-laki bersaudara. Suatu hari, ayah mereka meninggal dunia dan hanya meninggalkan warisan berupa lima petak sawah. Oleh karena mereka berjumlah enam orang, sedangkan sawah yang diwariskan hanya lima petak, maka masing-masing berebut untuk memilikinya. Setiap orang bersikeras ingin memiliki sepetak sawah, hingga akhirnya terjadilah pertengkaran di antara mereka. Untuk menengahi agar pertengkaran tidak berkelanjutan, maka orang yang paling tua pun berkata: “Sebaiknya kita bertanding bicara saja. Siapa yang paling besar biacaranya dialah yang akan memiliki seluruh petak sawah yang diwariskan ayah. Janganlah kita bertengkar terus-menerus.” Mereka pun menyetujui pendapat kakaknya. Setelah itu, mereka lalu duduk berkeliling dan mempersilakan saudara mereka yang paling tua untuk memulai pertandingan. Berkatalah yang tertua: “Pada suatu ketika saya pergi ke hutan dan mendapati sebatang pohon yang sangat besar. Betapa besarnya pohon itu, s...

avatar
Admin Budaya
Gambar Entri
Legenda Daeng Sinaroja, Jaka Cinde dan Dewi Ratna Sari
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Sulawesi Selatan

Pada jaman dahulu kala di kota Makasar terdapat sebuah kerajaan yang besar. Rajanya sangat masyhur dan gagah perkasa, bergelar Daeng Sinaroja. Sedang patihnya bernama Daeng Magang. Bala tentaranya sangat banyak dan pemberani. Pada suatu malam, sang raja bermimpi yang sangat berkesan. Dalam mimpinya beliau bertemu dengan seorang putri yang sangat cantik rupawan. Putri itu mengaku bernama Dewi Ratna Sari, putri dari Tawang Alun adipati Kabonan. Daeng Sinaroja menginginkan agar mimpinya itu menjadi kenyataan. Maka disebarlah bala tentaranya ke seluruh penjuru Nusantara di bawah pimpinan patih Daeng Magang. Setelah beberapa minggu berlayar, sampailah mereka di Pulau Madura. Di sana mereka mendapat kabar bahwa yang dimimpikan rajanya itu ada. Kadipaten Kabonan itu terletak di ujung Pangkah. Dengan diantar oleh Pangeran dari Madura meryeberangi selat Madura, akhirnya sampailah di pesisir Ujung Pangkah. Mereka beristirahat di pantai untuk membuat pesanggrahan. Daeng Magang berniat...

avatar
Aze
Gambar Entri
RICA-RICA LIDAH SAPI PEDAS MANIS
Makanan Minuman Makanan Minuman
Sulawesi Selatan

Anda sebelumnya mungkin ada yang tidak pernah membayangkan jikalau lidah sapi ternyata enak juga dibikin rica-rica. Hal ini pernah earlly buktikan beberapa waktu yang lalu bersama bibi ketika dapat sisa lidah sapi pada hari raya kurban. Bahan untuk membuat rica-rica ini tentulah lidah sapi yang segar dan berkualitas baik. Oh ya, sebelum direbus sebaiknya lidah dikerat/disayat terlebih dahulu supaya mudah untuk dikupas kulitnya. Untuk bahan dan cara membuat rica-rica lidah sapi silahkan bisa melihat resep selengkapnya di bawah ini. Jika bunda membuatnya sesuai dengan tahap-tahap yang benar Insya Allah hasilnya akan maksimal. Bahan Rica-rica Lidah Sapi Pedas Manis 500 gram lidah sapi 1 1/4 sendok teh garam 3 cm jahe, memarkan 1 buah tomat, potong-potong 3/4 sendok teh gula pasir 1/4 sendok teh merica bubuk 3 sendok makan minyak untuk menumis 200 ml air Bumbu (Tumbuk Kasar) 7 butir bawang merah 3 buah cabai m...

avatar
Nckyrz Nickyriaazizman
Gambar Entri
Wai Daun Kawa To Duri
Makanan Minuman Makanan Minuman
Sulawesi Selatan

                          Wai daun kawa adalah minuman berwarna merah kecoklatan hasil rebusan daun kopi dari daerah Duri Kabupaten Enrekang.  Rasanya hambar, justru masyarakat Duri meyakini khasiatnya untuk menambah stamina dalam bekerja di kebun. Para bapak-bapak di daerah ini sehabis sholat subuh di masjid akan berkumpul disalah satu rumah warga untuk menyeduh wai dun kawa. Biasanya jumlah mereka sebanyak 5 orang hingga berlebih. Mereka duduk di beranda rumah lengkap dengan pakaian baju kokoh dan sarung menunggu pagi menjelang sembari bercerita perihal pertanian dan kondisi masyarakat. Memandangi hamparan perkebunan dan gunung di Desa. Setelah itu mereka akan ke rumah masing-masing bersiap-siap berangkat ke kebun. Daerah duri memang terkenal sebagai penghasil kopi di Provinsi Sulawesi Selatan, ada salah satu kopi yang sangat terkenal hingga manc...

avatar
Hajra Yansa
Gambar Entri
Ma'patindak Bola, semangat Gotong Royong adat Pasang
Ritual Ritual
Sulawesi Selatan

Ritual mendirikan rumah atau ma’patindak bola masih dilakukan oleh komunitas adat Pasang, Desa Pasang, Kecamatan Maiwa, Kabupaten Enrekang, Sulawesi Selatan. Ma’patindak sendiri dapat diartikan mendirikan, sementara bola adalah rumah. Keunikan acara ini adalah terlibatnya banyak orang untuk ikut membantu, tanpa harus diminta oleh si pemilik rumah JIka ada informasi sebuah rumah hendak didirikan, maka tanpa diminta orang-orang dari seluruh penjuru kampung akan berdatangan untuk membantu, tidak hanya orang tua, namun anak-anak mudanya, laki-laki dan perempuan. Semangat gotong-royong sangat terasa dalam ritual ini. Ma’patindak bola ini sendiri memiliki sejumlah proses. Setelah rumah siap didirikan, maka di lokasi pendirian rumah terlebih dulu dilakukan acara doa dan pembacaan barzanji , berisi puja-puji pada Nabi Muhammad dan keluarganya. Tradisi di komunitas adat Pasang memang sangat dipengaruhi ajaran Islam. Setelah prosesi barzanji ini dilakuka...

avatar
Aze