4.518 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Asal Usul Kota Magetan Jawa Timur
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Timur

Pada tahun 1645 Sultan Agung Hanyokrokusumo Raja Mataram wafat. beliau digantikan oleh putranya yang bernama Sultan Amangkurat I yang menduduki tahta kerajaan Mataram. tahun 1646-1677 berbeda dengan mendiang ayahnya Sultan Amangkurat I bersifat lemah terhadap VOC, bahkan mau bekerja sama dengan kompeni belanda itu, sehingga menimbulkan rasa kecewa dari banyak pihak, terutama kaum ulama’ serta daerah-daerah manca negara. di sana sini banyak pihak yang memberontak. Pada suatu ketika Basah Gondokusumo atau Basah Bibit, yakni kerabat keraton Mataram beserta pangeran Nrang Kusumo Patih Mataram diusir oleh sultan Amangkurat I karena dituduh bersatu dengan pemberontak. Basah Gondokusumo dijatuhi hukuman pengasingan di Semarang, di tempat kediaman kakeknya yang bernama Basah Suryaningrat. Sedangkan Pangeran Nrang Kusumo kemudian pergi bertapa ke daerah sebelah timur Gunung Lawu. Akhirnya Basah Gondokusumo bersama-sama dengan basah suryaningrat pergi ke sebelah timur Gunung Law...

avatar
Deni Andrian
Gambar Entri
Asal Usul Kota Madiun Jawa Timur
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Timur

Madiun merupakan suatu wilayah yang dirintis oleh Ki Panembahan Ronggo Jumeno atau biasa disebut Ki Ageng Ronggo. Asal kata Madiun dapat diartikan dari kata "medi" (hantu) dan "ayun-ayun" (berayunan), maksudnya adalah bahwa ketika Ronggo Jumeno melakukan "Babat tanah Madiun" terjadi banyak hantu yang berkeliaran. Penjelasan kedua karena nama keris yang dimiliki oleh Ronggo Jumeno bernama keris Tundhung Medhiun. Pada mulanya bukan dinamakan Madiun, tetapi Wonosari. Sebelum berubah menjadi Madiun, nama yang dipakai ada beberapa versi: Pada sejarah Kabupaten Madiun disebutkan dua nama yaitu (desa atau kabupaten) Wonorejo dan Purbaya. Sementara di Wikipedia muncul dua nama yaitu Wonosari dan Purabaya    Lambang Kota Madiun Sumber: https://www.google.co.id/ Nama Madiun baru digunakan sejak tanggal 16 Nopember 1590 Masehi (untuk menggantikan nama (Purbaya atau Purabaya). Asal mula pemerintahan Kabupaten Madiun awalnya bermula dari Ng...

avatar
Deni Andrian
Gambar Entri
Asal Usul Kota Tulungagung Jawa Timur
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Timur

Tulungagung dipercaya berasal dari kata "Pitulungan Agung" (pertolongan yang agung). Nama ini berasal dari peristiwa saat seorang pemuda dari Gunung Wilis bernama Joko Baru mengeringkan sumber air di Ngrowo (Kabupaten Tulungagung tempo dulu) dengan menyumbat semua sumber air tersebut dengan lidi dari sebuah pohon enau atau aren. Joko Baru dikisahkan sebagai seorang pemuda yang dikutuk menjadi ular oleh ayahnya, orang sekitar kerap menyebutnya dengan Baru Klinthing. Ayahnya mengatakan bahwa untuk kembali menjadi manusia sejati, Joko Baru harus mampu melingkarkan tubuhnya di Gunung Wilis. Namun, malang menimpanya karena tubuhnya hanya kurang sejengkal untuk dapat benar-benar melingkar sempurna. Alhasil Joko Baru menjulurkan lidahnya. Disaat yang bersamaan, ayah Joko Baru memotong lidahnya. Secara ajaib, lidah tersebut berubah menjadi tombak sakti yang hingga saat ini dipercaya "gaman" atau "senjata sakti". Tombak ini masih disimpan dan dirawat hingga saat ini oleh masyarakat s...

avatar
Deni Andrian
Gambar Entri
Asal Usul Kota Bondowoso Jawa Timur
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Timur

Postingan kali ini saya akan menuliskan Asal Usul Kota Bondowoso Jawa Timur. Pada kerajaan yang cukup megah di pulau Madura. Kerajaan ini memiliki wilayah yang luas, istana megah yang artistic dengan penataan gedung-gedung serta taman yang indah dan asri. Kerajaan ini dipimpin oleh seorang raja memiliki beberapa orang putra, diantaranya bernama Raden Bagus Asra. Keberadaan putra-putranya merupakan kebahagiaan bagi kalangan keluarga kerajaan. Raden Bagus Asra memiliki jiwa kepemimpinan yang bisa diandalkan.   Untuk memperluas daerah kekuasaan kerajaan, raja mengutus Raden Bagus Asra ke pulau jawa bagian Timur. Dalam perjalannya didampingi oleh pengikut dan beberapa tentara kerajaan. Perjalan ke pulau Jawa ini melewati jalur laut yaitu selat Madura. Dari perjalan itu akhirnya mendarat di suatu daerah yang bernama Besuki. Berawal dari Besuki inilah Raden Bagus Asra mengembara dan membuka hutan ke arah Selatan. Hari demi hari bulan demi bulan, pekerjaan memb...

avatar
Deni Andrian
Gambar Entri
Sejarah Asal Usul Kabupaten Blitar Jawa Timur
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Timur

Pada zaman dulu (masih bertahan hingga sekarang), daerah Blitar merupakan daerah lintasan antara Dhoho (Kediri) dengan Tumapel (Malang) yang paling cepat dan mudah. Di sinilah peranan penting yang dimiliki Blitar, yaitu daerah yang menguasai jalur transportasi antara dua daerah yang saling bersaing (Panjalu dan Jenggala serta Dhoho dan Singosari). Banyaknya prasasti yang ditemukan di daerah ini (kira-kira 21 prasasti) bisa dikaitkan dengan alasan tersebut.     KITAB NEGARAKERTAGAMA Pendapat yang mengatakan bahwa Kabupaten Blitar merupakan daerah perbatasan antara Dhoho dengan Tumapel dapat disimpulkan dari salah satu cerita dalam Kitab Negarakertagama karya Empu Prapanca. Disebutkan dalam kitab tersebut bahwa Raja Airlangga meminta Empu Bharada untuk membagi Kerajaan Kedirimenjadi dua, yaitu Panjalu dan Jenggala. Empu Bharada menyanggupinya dan melaksanakan titah tersebut dengan cara menuangkan air kendi dari ketinggian. Air tersebut ko...

avatar
Deni Andrian
Gambar Entri
Asal Usul Sunan Giri
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Timur

Sunan Giri adalah nama salah seorang Walisongo dan pendiri kerajaan Giri Kedaton, yang berkedudukan di daerah Gresik, Jawa Timur. Sunan Giri membangun Giri Kedaton sebagai pusat penyebaran agama Islam di Jawa, yang pengaruhnya bahkan sampai ke Madura, Lombok, Kalimantan, Sulawesi, dan Maluku. Sunan Giri memiliki beberapa nama panggilan, yaitu Raden Paku, Prabu Satmata, Sultan Abdul Faqih, Raden 'Ainul Yaqin dan Joko Samudro. Ia lahir di Blambangan tahun 1442, dan dimakamkan di desa Giri, Kebomas, Gresik. Di awal abad 14 M, kerajaan Blambangan diperintah oleh Prabu Mena Sembuyu, salah seorang keturunan Prabu Hayam Wuruk dari kerajaan Majapahit. Raja dan rakyatnya memeluk agam Hindu dan sebagian ada yang memeluk agama Budha. Pada suatu hari Parbu Menak Sembuyu gelisah, demikian pula permaisurinya pasalnya puteri mereka satu-satunya jatuh selama beberapa bulan. Sudah diusahakan mendatangkan tabib dan dukun untuk mengobati tapi sang puteri belum sembuh juga. Me...

avatar
Deni Andrian
Gambar Entri
Asal Usul Kota Kediri Jawa Timur
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Timur

Kabupaten Kediri adalah kabupaten di Provinsi Jawa Timur, Indonesia. Pusat pemerintahan berada di Kediri meskipun pemindahan pusat pemerintahan ke Pare telah lama direncanakan dan bahkan sekarang dibatalkan. Akhirnya pada saat ini ibu kota Kabupaten Kediri secara de jure berada di Kecamatan Ngasem. Kabupaten ini berbatasan dengan Kabupaten Jombang di utara, Kabupaten Malang di timur, Kabupaten Blitar dan Kabupaten Tulungagung di selatan, Kabupaten Madiun dan Kabupaten Ponorogo di barat, serta Kabupaten Nganjuk di barat dan utara. Kabupaten Kediri memiliki luas wilayah 963,21 km² dengan 26 kecamatan. Pada zaman dahulu, di daerah yang sekarang disebut Kediri, berdirilah sebuah kerajaan besar. Nama Kerajaannya adalah "Kerajaan Medang". Salah satu rajanya yang terkenal bernama Prabu Airlangga beliau berasal dari Bali. Beliau menjadi Raja Medang setelah menikah dengan putri dari Raja medang sebelumnya Pada Saat usia Prabu Airlangga sudah tua, ia ingin menjadi p...

avatar
Deni Andrian
Gambar Entri
Asal Usul Kota Kendal
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Timur

Kendal merupakan kota yang cukup terkenal di Propinsi Jawa Tengah. Wilayah ini selain Blora juga merupakan kota yang sangat penting di zaman Kerajaan Mataram Islam juga di zaman Kerajaan Majapahit karena posisinya yang berdekatan dengan pantai menjadikannya sebagai kota pelabuhan dan. Kota ini juga merupakan kota yang cukup tua bahkan lebih tua daripada kota Blora. Ceritanya begini, Pada waktu itu hampir sebagian besar Penduduk Jawa sudah memeluk agama Islam. Kerajaan Majapahit sebenarnya masih ada, cuma pamornya sudah menurun akibat perang saudara dan masuknya Agama Islam ke Tanah Jawa.Ditambah lagi bangsa Portugis yang perlahan-perlahan mulai menjalin hubungan dagang dengan pantai utara Banten. Sedangkan Kendal sendiri penduduknya sebagian besar masih beragama Hindu akibat pengaruh adipati Majapahit yang berkuasa saat itu, Mpu Pakuwojo. Beliau adalah adipati Majapahit yang masih tersisa dan juga beragama Hindu. Karena pengaruh Islam sudah sangat luas akibat berdirinya Kera...

avatar
Deni Andrian
Gambar Entri
Legenda Manusia Berekor dari Kendal
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Jawa Timur

Di beberapa desa di Kabupaten Kendal, Provinsi Jawa Tengah, terdapat sebuah desa yang unik, berbeda dengan desa yang lain. Masyarakat sekitar menyebut desa itu dengan sebutan Desa Orang Kalang. Mitos yang beredar mereka adalah keturunan anjing dan memiliki ekor. Bagaimana kisahnya? Masyarakat Kalang memiliki corak budaya yang tak serupa dari Jawa pada umumnya. Ternyata Orang Kalang tidak cuma di Kendal, mereka masih terjumpai di sejumlah daerah di Pulau Jawa.  Di Kabupaten Kendal, komunitas Orang Kalang terkonsentrasi di tujuh desa di tiga kecamatan, yakni Montongsari, Terataimulyo (Kecamatan Weleri), Lomansari, Poncorejo, Krompaan (Gemuh), Wonotenggang, serta Sendangdawuhan (Rowosari). Achmad Sholeh dalam penelitian tesisnya mengenai agama dan budaya masyarakat Kalang, menyebut, hingga 2004 jumlah mereka di Kabupaten Kendal mencapai lebih dari 4.000 jiwa. Warga desa-desa itu masih melaksanakan sadranan untuk memeringati haul Mbah Coyudho. Dia adala...

avatar
Deni Andrian