Anak
308 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Janjang 1000 Kota Bukittinggi
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
Sumatera Barat

Ngarai Sianok yang terdapat di Bukittinggi merupakan salah satu objek wisata alam yang sangat terkenal. Di ngarai ini banyak terdapat objek wisata alam yang bisa dinikmati oleh pengunjung atau wisatawan yang datang ke Bukittinggi. Pemandangan lembah dengan bukit yang berdinding terjal dengan kemiringan yang mencapai 90 derajat berpadu gunung Singgalang membingkai keindahan ngarai ini. Dan di dalam ngarai tersebut terdapat beberapa aliran sungai yang membelah lembah. Juga ada petak-petak sawah yang hijau dan kuning yang berbingkai tebing ngarai. Juga terdapat rumah-rumah penduduk meski tidak banyak. Salah satu objek wisata alam yang terdapat ngarai ini adalah Janjang Saribu atau Tangga 1000. Janjang dalam bahasa Padang artinya adalah tangga. Saribu artinya seribu. Jadi Janjang Saribu berarti tangga yang jumlahnya seribu. Itu makna dari segi bahasa. Janjang saribu Dari segi defenisi tentu saja berbeda. Karena jumlah tangga di sini tidak sampai 1000 buah. Ratusan iya. Tapi k...

avatar
Oskm18_16818094_genta
Gambar Entri
Saluang Minangkabau
Alat Musik Alat Musik
Sumatera Barat

Saluang Saluang atau seruling khas Minangkabau yang terbuat dari bambu tipis atau talang. Cara pembuatannya cukup mudah dengan melubangi talang berukuran 40-60cm empat lubang dengan diameter 3-4cm. Keguanaan lain dari talang adalah wadah untuk membuat lamang (makanan khas Minang). Untuk membuatnya, pertama kita harus melubangi bagian atas dan bawah saluang. Pada bagian atas saluang dibuat runcing hingga 45derajat. untuk membuat 4 lubang pada alat musik tradisional saluang ini mulai dari ukuran 2/3 dari panjang bambu, yang diukur dari bagian atas, dan untuk lubang kedua dan seterusnya berjarak setengah lingkaran bambu. untuk besar lubang agar menghasilkan suara yang bagus, haruslah bulat dengan garis tengah 0,5 cm. Tiap nagari di Minangkabau mengembangkan cara meniup saluang, sehingga masing-masing nagari memiliki ciri khas tersendiri. Contoh dari ciri khas itu adalah Singgalang, Pariaman, Solok Salayo, Koto Tuo, Suayan dan Pauah. Ciri khas Singgalang dianggap...

avatar
OSKM_16018169_RIFQA
Gambar Entri
Potang Balimau
Ritual Ritual
Sumatera Barat

Banyak cara yang dilakukan dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan, salah satu yang dilakukan oleh masyarakat Minangkabau yakni  balimau.  Masyarakat Pangkalan Limopuluah Kota menyebutnya dengan  potang balimau. Kegiatan ini sudah merupakan tradisi turun temurun dalam “menyucikan diri” yang dilakukan oleh anak nagari disepanjang aliran sungai Batang Maek Kecamatan Pangkalan Koto Baru di Kabupaten Limapuluh Kota. Tradisi menyambut bulan suci Ramadhan ini dilaksanakan sesuadah shalat Zhuhur. Selain untuk mensucikan diri, sekaligus sebagai tempat bersilaturahmi antar anak nagari di kampung halaman maupun dari perantauan. Setelah selesai, pada sore harinya para pengunjung pulang ke rumah masing-masing untuk mandi balimau dengan ramuan khusus yang dipersiapkan oleh kaum perempuan di Pangkalan. Tradisi ini walau masih banyak yang pro dan kontra dalam pelaksanaanya, akan tetapi sampai sekarang tetap dilestarikan oleh anak nagari. Kegiatan ini dianggap...

avatar
OSKM18_16418209_Prameswari Dyah Galuh
Gambar Entri
Talempong Unggan
Alat Musik Alat Musik
Sumatera Barat

Talempong Unggan Talempong Unggan sangat unik. Terdiri dari talempong yang terbuat dari kuningan yang di taruh diatas wadah kayu, dengan alat musik pengiring lain seperti 2 Gendang dan 1 Gong. Biasanya dimainkan oleh 4 orang, yaitu 1 pemain talemppong, 2 pemain Gendang dan 1 lainnya pemain gong. Uniknya lagi, pemain Talempong Unggan tidaklah sembarang orang, pemainnya harus diajari semenjak Balita oleh Ketua, dan merupakan anak perempuan yang sangat ingin menjadi pemain talempong unggan.  Seniman Talempong Unggan juga mampu memainkan berbagai lagu yang berkembang di masyarakat. Konon, dulunya Talempong Unggan meiliki kekuatan gaib yang oleh masyarakat setempat disebut "Pitunang". Setiap orang yang mendengarnya akan tersentuh dan jatuh hati Link Foto : https://drive.google.com/file/d/12qRcWajC622cOZJ8rUqqkt0HBPKWBoYf/view sumber : wawancara #OSKMITB2018

avatar
Oskm18_16818193_maalikul
Gambar Entri
Gandang Tambua Tansa
Alat Musik Alat Musik
Sumatera Barat

GANDANG TAMBUA TANSA Gandang Tambua Tasa adalah salah satu kesenian tradisi masyarakat Minangkabau. Kesenian ini tumbuh dan berkembang di Pariaman. Hebatnya, kesenian ini menjadi tradisi yang tidak pernah ditinggalkan oleh masyarakat Pariaman bahkan menjadi bagian penting disetiap acara-acara adat di Pariaman.   Kesenian Gandang Tambua Tasa merupakan kombinasi dari 2 jenis  instrument perkusi  (alat musik pukul), diantaranya  Gandang Tambua  dan  Gandang   Tasa . Gandang Tambua berbentuk tabung dengan bahan kayu dengan dua permukaan kulit. Gandang Tambua dimainkan dengan cara disandang pada salah satu bahu oleh pemain dalam posisi berdiri dengan menggunakan dua  panokok tambua,  semacam stik yang terbuat dari bahan kayu. Sedangkan Gandang Tasa lebih mirip setengah bola yang hanya memiliki satu sisi kulit     Sekarang ini bahan yang digunakan dalam pembuatan Gandang telah lebih praktis, seperti k...

avatar
OSKM18_16318005_Victory
Gambar Entri
Sunaik Rasul (Khitan)
Ritual Ritual
Sumatera Barat

Upacara Sunat Rasul (Khitan) merupakan salah satu upacara tradisional yang berasal dari Aceh. Sunat Rasul ini dilakukan setelah anak berusia antara 10 sampai 13 tahun. Anak tersebut diberi pakaian adat dan didudukkan diatas pelaminan dimana diadakan acara Peusijeuk dengan setawar sedingin, beras padi serta dipesunting dengan ketan oleh kaum kerabat pihak ayah dan ibu serta teumeuntuk (pemeberian) uang oleh kaum kerabat. Selain itu juga ada pemberian uang dari pihak tamu yang diundang kepada orang tua si anak, ataupun hantaran berupa benda. Dikalangan Bangsawan ada juga diadakan arakan yaitu anak tersebut didudukkan dalam usungan dengan iringan Gendang dan Serunai. Pada upacara Sunat Rasul ini diadakan jamuan kenduri, yang bagi rakyat menurut daya dan bagi Bangsawan diadakan secara mewah, seperti menyerupai kenduri Perkawinan. Terdapat 10 prosesi yang akan dilakukan oleh orang tua yang akan mengkhitan anaknya, yaitu: Niniak Mamak, pihak keluarga melakukan duduak niniak mamak atau...

avatar
Azinulhaq
Gambar Entri
Sunaik Rasul (Khitan)
Ritual Ritual
Sumatera Barat

Upacara Sunat Rasul (Khitan) merupakan salah satu upacara tradisional yang berasal dari Aceh. Sunat Rasul ini dilakukan setelah anak berusia antara 10 sampai 13 tahun. Anak tersebut diberi pakaian adat dan didudukkan diatas pelaminan dimana diadakan acara Peusijeuk dengan setawar sedingin, beras padi serta dipesunting dengan ketan oleh kaum kerabat pihak ayah dan ibu serta teumeuntuk (pemeberian) uang oleh kaum kerabat. Selain itu juga ada pemberian uang dari pihak tamu yang diundang kepada orang tua si anak, ataupun hantaran berupa benda. Dikalangan Bangsawan ada juga diadakan arakan yaitu anak tersebut didudukkan dalam usungan dengan iringan Gendang dan Serunai. Pada upacara Sunat Rasul ini diadakan jamuan kenduri, yang bagi rakyat menurut daya dan bagi Bangsawan diadakan secara mewah, seperti menyerupai kenduri Perkawinan. Terdapat 10 prosesi yang akan dilakukan oleh orang tua yang akan mengkhitan anaknya, yaitu: Niniak Mamak, pihak keluarga melakukan duduak niniak mamak ata...

avatar
Oskm18_16518234_muhammadazinulhaq
Gambar Entri
Osong kapali
Ritual Ritual
Sumatera Barat

Sungai Patai. Hal ini tercermin dari delapan tahapan yang mesti dilalui dan dilaksanakan oleh masyarakat Kenagarian Sungai Patai tersebut. Rangkaian atau tahapan prosesi penyelenggaraan jenazah penghulu di Nagari Sungai Patai meliputi:   Baretong merupakan prosesi berunding di atas rumah untuk menentukan pelaksanaan prosesi-prosesi berikutnya. Mangkaji Adaik merupakan penentuan jumlah hutang adat penghulu kepada nagari. Mancabiak Kain Kapan merupakan prosesi yang dilakukan oleh angku nan ampek yang memilki tanggung jawab penuh kepada semua pihak yang ada. Osongkapali merupakan prosesi pembuatan keranda jenazah yang dilakukan oleh dubalang nan ampek dari suku-suku yang berbeda. Mamasang Kain Adaik merupakan prosesi menutup Osongkapali dengan kain yang disebut dengan kain adat, dan pemasangan baju kebesaran penghulu. Marocak merupakan prosesi menebarkan uang koin disepanjang jalan menuju ke pandam pakuburan yang dilakuk...

avatar
Auliarahman
Gambar Entri
Legenda Batu Ajuang Batu Peti
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Sumatera Barat

Alkisah di Kecamatan Pauh Kota Padang Sumatra Barat terdapat sebuah kerajaan kecil bernama Kerajaan Bukit Perasapan yang dipimpin oleh Raja Tuo. Kerajaan Bukit Perasapan terletak di kaki bukit Perasapan, pedalaman Nagari Pauh Limo. Raja Tuo memiliki putri semata wayang sangat cantik bernama Putri Lenggogeni. Disamping pintar, Putri Lenggogeni juga dikenal cerdas. Putri Lenggogeni sering memberikan masukan pada ayahnya ketika terhimpit masalah terkait kerajaan atau rakyat. Banyak lelaki  jatuh cinta pada Putri Lenggogeni tapi tidak berani melamarnya karena sadar bahwa putri hanya mau menerima lamaran Putra Mahkota Kerajaan. Kebetulan saat itu, Tuan Hendrik, seorang saudagar kaya raya dari Rupit, Portugis tengah berdagang di daerah bukit Perasapan. Dua anak buah Tuan Hendrik, yaitu Rajo Anggang & Magek Labu mendengar kabar kecantikan Putri Lenggogeni. Mereka berdua kemudian pergi ke Pulau Cermin menemui Tuan Hendrik untuk menyampaikan kabar tentang Putri L...

avatar
Bangindsoft