masyarakat adat
268 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Museum Tari Puspo Budoyo
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
Banten

TANGERANG — Tangerang Selatan memiliki sanggar kebudayaan yang patut dibanggakan keberadaannya. Rumah Budaya Puspo Budoyo berlokasi di Jalan Elang Raya No 1, Kampung Sawah, Ciputat, Tangerang Selatan, Banten ini didirikan sebagai wujud rasa cinta H. Luluk Sumiarso terhadap budaya lokal. Sekaligus sebagai keprihatinan terhadap pupusnya kecintaan masyarakat terhadap kebudayaan tradisional di tengah derasnya pengaruh modernisasi. Bayu, pelatih alat musik tradisional. Rumah Puspo Budoyo ini didirikan pada 6 Agustus 2003.  H. Luluk Sumiarso adalah pria kelahiran Ponorogo 1951, lulusan ITB Teknik Elektro, 1975. Mantan Dirjen ESDM ini membeli tanah di Kampung Sawah, Ciputat, Banten, kemudian dijadikan tempat untuk melestarikan budaya warisan bangsa. Usahanya dalam melestarikan warisan budaya bangsa memang tidak sembarang orang bisa meniru. Kegiatan yang dilaksanakan seperti seminar kebudayaan, pelestarian seni drama pangg...

avatar
Roro
Gambar Entri
Museum Negeri Banten
Produk Arsitektur Produk Arsitektur
Banten

Kamu gemar mengunjungi museum? Atau gemar mempelajari budaya daerah-darah di Indonesia? Apa kamu pernah berkunjung ke Banten? Buat kamu penggemar museum atau yang gemar belajar budaya, saat berkunjung ke Provinsi Banten jangan lupa untuk mengunjungi Museum Negeri ya.   Bangunan Museum Museum Negeri Provinsi Banten berada di Kota Serang, Banten. Kota Serang tak jauh letaknya dari Ibukota Jakarta, cukup ditempuh selama 2 hingga 3 jam saja. Jadi kalau ingin mencari tempat wisata baru, museum ini bisa dijadikan pilihan. Letak museum ini tepat di tengah kota, berdekatan dengan alun-alun Kota Serang. Bangunan yang berada di Jalan Brigjen KH Samun ini memiliki gaya arsitektur dutch colonial villa. Ketika kamu memasuki kawasan museum kamu pastinya akan merasakan suasana masa kolonial, karena bangunan ini memang peninggalan dari zaman Belanda. Pada zaman dulu bangunan ini difungsikan sebagai kantor residen Banten. Setelah Banten berubah menjadi provinsi, bangunan in...

avatar
Roro
Gambar Entri
Motif Kain Batik Banten
Motif Kain Motif Kain
Banten

Ciri dari batik asal Banten ini adalah corak yang cenderung terinspirasi oleh sejarah lokal. Mulai dari nama bangunan, gelar, hingga tempat, kerap menjadi dasar penciptaan corak batik. Batik Banten pun dikenal menggunakan warna-warna yang lembut. Motif yang riang dan warna yang lembut, konon menggambarkan kepribadian masyarakat Banten. Tak sedikit motif batik Banten yang terkenal di nusantara. Beberapa jenis corak yang dikenal antara lain; pejantren, kapurban, mandalikan, pasulaman, pasepen, dan sabakingking,

avatar
Roro
Gambar Entri
Prasasti Kabantenan
Naskah Kuno dan Prasasti Naskah Kuno dan Prasasti
Banten

Prasasti Kabantenan di Bekasi : Pendidikan, Kenegarawanan dan Leadership Janganlah kita lupakan demi tujuan kita, bahwa para pemimpin berasal dari rakyat dan bukan berada di atas rakyat. [Bung Karno dalam Penyambung Lidah Rakyat, hlm. 69] Melanjutkan tulisan ‘Gemah Ripah loh Jinawi’ : Kemakmuran Negara diukur dari jumlah penduduknya yang banyak. Merupakan tantangan berat Tata Kelola perkotaan yang harus sudah sangat mumpuni, agar kota tersebut tidak berujung menjadi Kota ‘Tryanopolis’, yaitu kota yang banyak gejolak dan serba kekurangan sandang dan pangan. Atau bahkan ‘Nekropolis’, kota yang menuju kehancuran karena terjadi peperangan. Ternyata orang-orang tua Sunda seribuan tahun silam telah mengantisipasi itu dengan mengeluarkan perundang-undangan dan hukum ketat yang mengatur manusia dengan lingkungannya. Diantaranya saja begitu ketatnya aturan RTRW (Rencana Tata Ruang dan Wilayah), dengan tujuan melestarikan su...

avatar
Roro
Gambar Entri
Dayung Sampan
Musik dan Lagu Musik dan Lagu
Banten

Lagu Dayung Sampan  termasuk salah satu  lagu rakyat Banten  yang populer di kawasan pesisir. Lagu ini menunjukkan  budaya maritim  yang juga melekat dalam masyarakat Banten. Lagu ini sempat dibawakan penyanyi senior Hetty Koes Endang dalam versi karaoke. Berikut lirik lengkap lagu Dayung Sampan: Dayung sampan mencari ikan ikan dicari hai nelayan di tengah muara Kalau tuan mencari makan cari makan jual suara menjual suara Lay lay la la la la lay menjual suara lay lay lay lay lay lay lay lay lay lay lay lay Dayung dayung dayung dayung dayung sampan Dayung sampan sampan didayung sampan didayung hai nelayang ke tengah lautan Kalau tuan mencari jodoh jangan mencari hai nalayan hai nelayan Lay lay Lay lay la la la la lay hai nelayan lay lay lay lay lay lay lay lay lay lay lay lay Dayung dayung dayung dayung dayung sampan Lagu ini berasal dari Banten yang menggunakan bahasa Indonesiayang mudah dipahami oleh mas...

avatar
Roro
Gambar Entri
Legenda di Balik Batu Tumbung
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Banten

Sebuah gunung meletus, kiranya banyak gunung yang meletus pada masa lalu, itulah yang terrekam dalam guratan pada batu Tumbung. Situs Batu Tumbung merupakan sebuah batu besar yang terdapat banyak guratan-guratan. Jumlah guratan pada batu tersebut sama jumlahnya dengan gunung yang ada di pulau Jawa yang meletus secara bersamaan di sekitar masa pergantian jaman dari Kala Brawa ke Kala Tirtha. Situs ini terletak di Desa Cidaresi, Kecamatan Cipeucang, Kabupaten Pandeglang-Banten. Dalam bahasa Indonesia ‘tumbung’ adalah kemaluan wanita. Menurut masyarakat setempat kemaluan wanita ini dapat ditafsirkan sebagai simbol kesuburan atau lambang kesucian. Batu tumbung ini menyimpan sebuah legenda. Diceritakan putra Sang Prabu Dewaesa yang menjadi Adipati di Purwacarita, yaitu Pangeran Makukuhan dipanggil datang ke pesanggrahan yang ada di Situs Batu Ranjang. Saat itu Prabu Dewaesa ingin Pangeran Makukuhan menggantikan dirinya ka...

avatar
Aze
Gambar Entri
Senjata Golok sebagai simbol peradaban di Banten
Senjata dan Alat Perang Senjata dan Alat Perang
Banten

Golok Ciomas  merupakan senjata khas dari Banten. Tidak berbeda dengan golok kebanyakan,  golok ciomas  merupakan senjata tajam dengan bentuk golok pada umumnya.  Golok ciomas  sebagai senjata simpanan untuk membela diri. Golok ini dikenal sebagai senjata yang dibawa para jawara Banten saat zaman penjajahan dulu. Nama " golok ciomas " diambil dari wilayah bernama " Ciomas " yang merupakan asal pembuatan golok.  Ciomas  merupakan salah satu kecamatan di Kabupaten Serang, terletak ke arah barat Kota Serang. Sangat mudah untuk menjangkau Ciomas. Dari Kota Serang banyak akutan kota yang langsung ke Ciomas. Jika Anda melihat angkot berwana kuning di Kota Serang, maka itu bisa membawa Anda ke Ciomas. Bagi masyarakat banten, golok biasa juga disebut " bedog ". Namun, ada perbedaan bahwa  bedog  biasa untuk sebutan perkakas pertanian atau pertukangan. Untuk membedakan dengan  bedog  sebagai senjat...

avatar
Roro
Gambar Entri
Kolenjer, Sistem Penanggalan Tradisional Masyarakat Baduy #DaftarSB19
Ornamen Ornamen
Banten

Hingga saat ini belum ada catatan sejarah khusus mengenai kapan awal mula kolenjer dikenal oleh masyarakat Kanekes, namun hal yang pasti bahwa kolenjer sudah digunakan sejak lama oleh masyarakat Kanekes. Hal ini sangat masuk akal karena kolenjer telah menjadi alat atau ilmu pengetahuan yang bersentuhan dengan kehidupan keseharian masyarakat Kanekes. Pengetahuan akan kolenjer menjadi penting bagi masyarakat Kanekes, sama halnya dengan kalender Gregorian di masyarakat kita pada umumnya. Dalam beberapa artikel yang ditulis mengenai masyarakat Kanekes atau Baduy, sering kali mengaitkan kolenjer dengan pengetahuan bahasa sunda kuno. Adapun dalam Peraturan Desa Kanekes nomor 1 tahun 2007 yang dibuat oleh Pemerintah Kabupaten Lebak Banten, menyebutkan dalam Bab 1, pasal 1 (mengenai peristilahan), bahwa Kolenjer adalah kalender atau sistem penanggalan yang digunakan masyarakat adat Kanekes dan berlaku secara turun-temurun. Kolenjer adalah alat penanggalan. Fungsinya menentukan naptu t...

avatar
Citrakartini
Gambar Entri
Pernikahan Adat Baduy #DaftarSB19
Ritual Ritual
Banten

Prosesi pernikahan di masyarakat Baduy hampir sama dengan masyarakat pada umumnya, hanya saja dalam masyarakat baduy pasangan menikah dengan perjodohan. Tata cara pernikahan dimulai dari proses pengenalan sampai membina rumah tangga pun diatur dan terikat dalam ketentuan adat Baduy. Sistem pernikahan suku Baduy yaitu pernikahan monogami, artinya seorang laki-laki Baduy hanya boleh beristri 1 dan tidak boleh lebih dari itu karena menurut adat Baduy pernikahan poligami merupakan suatu hal yang tabu dan memecah keutuhan masyarakat Baduy itu sendiri. Tahap 1 :  Bobogohan (pengenalan jodoh) Calon dipilih oleh pihak orang tua, kemudian kedua belah pihak bertemu, bersilaturahmi, dan memperkenalkan anak masing-masing. Suasana acara Bobogohan ini biasanya ditemani dengan alunan alat musik kecapi yang dibawa oleh pihak laki-laki. Setelah ada kesepakatan, kemudian dilanjutkan dengan 3 kali pelamaran. Tahap 2 : Lamaran Lamaran pertama   diajukan untuk mengungkapkan...

avatar
Citrakartini