ali ini resep masakan yang akan kita buat termasuk makanan ekstrim, bagaimana tidak kita akan memberikan resep belalang bacem untuk anda. Nah membaca bacem belalang apa yang anda pikirkan? Kalau yang saya pikirkan adalah rasanya yang nikmat, kumudian gurihnya yang membuat selalu kangen dan kandungan gizinya yang tinggi. Bacem belalang goreng ini bisa anda nikmati jika anda berkunjung ke daerah Gunungkidul Yogyakarta. Pada masa-masa tertentu belalang cukup banyak di daerah Gunungkidul sehingga masyarakat banyak yang beralih profesi sebagai penangkap belalang. Harga jual belalang mentahnya saja terbilang cukup mahal. Menariknya ada tempat-tempat tertentu yang menjual sekaligus menawarkan apakah belalang akan dimasak atau dibawa mentah. Bahkan kini banyak yang menyediakan belalang goreng dalam toples untuk dibawa sebagai oleh-ol...
Resep Kue Jongkong Surabaya - Yang pernah datang ke surabaya, pastinya pada tau dong dengan kuliner yang satu ini, namanya kue jongkong surabaya. Namanya memang cukup unik tapi memang begitulah adanya. Kue ini termasuk dari salah satu yang paling populer lho temen-temen di kota pahlawan itu, selain kue lapis legit dan juga kue lapis surabaya. Kue jongkong surabaya memiliki keunikan tersendiri yang membuatnya berbeda lho dengan kue jongkong variasi dari wilayah lainnya seperti dari bangka, dll. Mau tau apa itu? baiklah ciri khas utamanya yakni pada campuran bahan pembuatannya yang memakai abu merang. Abu merang yang digunakan berasal dari merang yang dibakar kemudian ditumbuk dengan halus. Pemakaian abu merang inilah kunci utama yang membuat kue ini memiliki rasa dan aroma yang sangat berbeda dengan kue jongkong y...
BAHAN : Daun lempuyang muda (lireh) 5 ikat Kelapa muda ½ butir Tempe bosok 4 potong Daun pisang 1 pelepah BUMBU : Bawang merah 3 buah Laos 1 potong Bawang putih 3 siung Ketumbar ½ sendok teh Lombok merah 3 biji Terasi ½ sendok teh Lombok rawit 7 biji Garam 1 sendok makan CARA MEMBUAT BOTOK LIREH (BANYUMAS) : Daun lireh dicuci, dipotong, ditumbuk sampai halus. Kelapa diparut. Semua bumbu dan tempe bosok dihaluskan. Sesudah itu semua bahan dicampur. Botok dibungkusi daun pisang dikukus sampai masak. Sumber: http://hobimasak.info/resep-botok-lireh-banyumas/
Resep Cara Membuat Soto Sokaraja Khas Banyumas Bahan-bahan : Daging Ayam 1 kilo gram Soun 150 gram Tauge 150 gram Jahe 2 cm Kedelai 150 gram Air 2.500 mili (rebus kaldu ayam serta rebus ayam) Lengkuas 4 cm (memarkan) Daun salam 3 lembar Minyak goreng (secukupnya) Bumbu yang harus dihaluskan : Bawang merah 8 biji Bawang putih 4 siung Seledri 2 batang Serai 2 batang Kemiri 6 butir Kunyit 2 cm Bahan pelengkap untuk membuat soto sokaraja khas Banyumas : Irisan daun bawang 3 sendok makan Bawang goreng 3 sendok makan Kerupuk (sesuai selera) Irisan seledri 2 sendok makan Cara Membuat Sambal Soto Sokaraja khas Banyumas : Bawang goreng 3 sendok makan Kacang tanah 200 gram (haluskan) Bawang putih 2 siung Cabai rawit 6 buah Garam 1 sendok makan Air asam 1 sendok makan Gula merah 2 sendok teh...
SAYUR BENING KACANG PANJANG (BANYUMAS) Masukkan taoge menjelang diangkat agar tidak terlalu matang. Bahan-bahan/bumbu-bumbu : 10 lonjor kacang panjang, potong 3 cm 50 gram jagung keputren, potong-potong 50 gram taoge, siangi 6 butir bawang merah, iris tipis 4 cm temu kunci, memarkan 1 sendok teh gula merah 1 1/4 sendok teh garam 1.250 ml air kaldu Cara Pengolahan : Didihkan air kaldu. Masukkan bawang merah, temu kunci, gula merah, dan garam. Masak sampai mendidih. Tambahkan kacang panjang, jagung keputren, dan taoge. Masak sampai matang. Untuk 5 porsi Sumber:http://www.sajiansedap.com/recipe/detail/9188/sayur-bening-kacang-panjang-banyumas#.VnYehCeUOgs
Srandul Srandul adalah sebuah wujud kesenian drama tari rakyat yang bernafaskan Islam. Apabila ditengok dari syair dan adegan yang di dalamnya menunjukkan adanya upaya dakwah untuk perbaikan pendidikan moral, agama, etika, dan estetika. Dalam setiap tembangnya secara tersurat menggambarkan tentang tuntunan perjalanan hidup manusia agar selamat dunia dan akhirat sesuai dengan ajaran Islam. Dari Wonogiri kesenian Srandul ini sempat menyebar ke beberapa daerah di sekitarnya antara lain Ponorogo, Klaten, Karang Anyar, Gunung Kidul, Sleman, Bantul, Temanggung, dan lain-lain. Kesenian Srandul ini juga sempat berkembang di Kota Gede, Yogyakarta. Hal ini diawali dengan pementasan kelompok Srandul dari Gunung Kidul di Kota Gede sekitar tahun 1941. Rombongan ini sempat menginap di kampung Bumen, Kota Gede dan melakukan gladi resik (latihan sebelum pertunjukan). Rakyat setempat rupanya cukup tertarik dengan kesenian ini dan ikut berlatih. Rakyat Basen, sebuah kampung di K...
Pekalongan memang khas dengan batiknya, tapi jangan lupakan juga mengenai masakan khas daerah ini. Sego megono. Nasi yang dibumbui dengan urap nangka itu memang cukup populer, bisa dibilang, inilah nasi uduknya Pekalongan. Bahan sayur Megono sendiri berasal dari nangka muda yang cincang halus kemudian diberi bumbu khas urap yang pedas gurih, dan bisa juga ditambahkan dengan sambal tauco yang sedap dan tempe yang berbalut santan. Selain itu, kita juga bisa menikmati megono dari berbagai macam bahan dasar sayur. Walaupun sebenarnya, megono dibuat dari nangka muda yang khas. Banyak masyarakat Pekalongan yang membuat sayur megono dari berbagai macam sayur namun dengan bumbu yang sama enak dan nikmat. Beberapa sayur seperti rebung bambu, kacang panjang, labu, pepaya muda, atau tempe dan bahan-bahan lain sesuai selera. Sego Megono ini sajikan dengan harga yang terjangkau. Seporsi nasi megono komplit bisa dibeli sekitar Rp 3.500, – sampai Rp 4.500,-&...
BATIK SIDO DRAJAT Batik Sido Drajad atau Drajat dipakai oleh besan ketika upacara pernikahan. Cara pemakaian batiknya juga memiliki nilai pendidikan tersendiri. Bagi anak-anak, batik dipakai dengan cara sabuk wolo. Pemakaian jenis ini memungkinkan anak-anak untuk bergerak bebas. Secara filosofi, pemakaian sabuk wolo diartikan bebas moral, sesuai dengan jiwa anak-anak yang masih bebas, belum dewasa, dan belum memiliki tanggung jawab moral di dalam masyarakat. Ketika beranjak remaja, seseorang tidak lagi mengenakan batik dengan cara sabuk wolo melainkan dengan jarit. Panjang jarit yang dipakai memiliki arti tersendiri. Semakin panjang jarit, semakin tinggi derajat seseorang dalam masyarakat, dan semakin pendek jarit, semakin rendah pula strata sosial orang tersebut dalam masyarakat. Bagi orang dewasa, pemakaian batik memiliki pakem yang berbeda antara laki-laki dan perempuan. Pada laki-laki, wiru diletakkan di sebelah kiri. Sedangkan pada perempuan, wiru diletakkan...
Serat Centhini adalah buku kesusastraan Jawa yang aslinya ditulis dalam bahasa dan tulisan Jawa dalam bentuk tembang Macapat dan mulai ditulis pada tahun 1814 dan selesai pada tahun 1823. (Catatan : Tembang Macapat adalah sejumlah Tembang Jawa dengan irama tertentu, jumlah suku kata tertentu, akhir kata tertentu dalam satu bait tembang, sangat populer di masyarakat Jawa untuk refleksi peristiwa tertentu menggunakan tembang yang pas dengan suasana yang ingin ditimbulkan, sejumlah nama tembang Macapat: Maskumambang, Mijil, Sinom, Kinanti, Asmaradana, Gambuh, Dandanggula, Durma, Pangkur, Pocung, Megatruh, Jurumedung, Wirangrong, Balabak, Girisa). Buku aslinya berjudul Serat Suluk Tambangraras ditulis berkat prakasa KGPA Anom Amengkunagoro III putera Pakubuwono IV, raja Surakarta (1788 - 1820). Dia kemudian yang menggantikan kedudukan raja sebagai Pakubuwono V (1820 - 1823). Sedangkan penulisan dan penyusunan dilaksanakan oleh: Ki Ng. Ranggasutrasno, pujangga kerajaan. R. Ng....