Wanita
2.366 entri ditemukan

Entri per provinsi
Entri per provinsi

Entri Terkait

Gambar Entri
Kuluk Curak
Motif Kain Motif Kain
Bengkulu

Kuluk curak adalah kian tenun tradisional khas Bengkulu yang berfungsi sebagai penutup dada kaum wanita dewasa. Seorang gadis tidak dilarang untuk mengenakan kain ini tetapi tidak sepantasnya karena peruntukannya adalah wanita bersuami dan wanita lanjut usia. Kuluk curak ini adalah bahan pakaian sehari-hari, cara memakainya adalah dengan dililitkan di dada. Bahan kuluk in adalah benang dari kapas dengan variasi warna merah, putih, dan hitam. Ukuran kain ini adalah sekitar 150 x 60 cm. corak kuluk ini berupa garis-garis lurus vertikal dan horizontal yang saling berpotongan sehingga membentuk motif kotak-kotak. Motif kotak-kotak in bermakna perlindungan bagi si pemakainya.

avatar
Widra
Gambar Entri
Kuluk Deragam
Pakaian Tradisional Pakaian Tradisional
Bengkulu

Kuluk deragam adalah salah satu jenis pakaian adat tradisional daerah Bengkulu. Sekarang ini kuluk deragam boleh dikatakan sudah langka. Istilah "kuluk" dalam bahasa daerah bermakna pakaian penutup dada wanita yang sudah dewasa. Hal ini sesuai dengan fungsi kuluk deragam, yakni pakaian sehari-hari kaum wanita yang digunakan sebagai penutup bagian dada. Sejauh ini belum ada keterangan yang cukup memadai mengenai sejarah pembuatan kain kuluk deragam. Masyarakat setempat menuturkan bahwa kain ini sudah dibuat dan dipakai secara turun temurun. Pembuatannya pun masih menggunakan peralatan tradisional. Setiap anggota masyarakat boleh memakai kain ini tanpa memandang status sosial si pemakainya. Namun umumnya kain kuluk deragam dipakai oleh ibu rumah tangga, atau wanita yang sudah memiliki suami. ahan kuluk deragam adalah benang dari kapas dan ukurannya sekitar 170 x 90 cm. variasi warna kuluk deragam adalah merah, hitam, dan putih. Bentuk kuluk deragam hanya merupakan lembar...

avatar
Widra
Gambar Entri
Kuluk Dugan
Pakaian Tradisional Pakaian Tradisional
Bengkulu

Kuluk dugan adalah nama salah satu jenis pakaian adat tradisional daerah Bengkulu. Kuluk dugan merupakan kain tenun tradisional khas Bengkulu yang fungsinya adalah penutup tubuh bagian atas wanita dewasa. Jenis kuluk dugan ini hampir ada pada setiap suku bangsa di daerah provinsi Bengkulu. Secara etimologis kuluk artinya pakaian penutup bagian atas tubuh wanita. Sementara dugan mengandung dua pengertian: Pertama, dugan diyakini berkaitan dengan kata dugaan, maksudnya orang yang memakai kuluk dugan tidak perlu ditanya lagi, cukup diduga bahwa dia adalah seorang perempuan. Kedua, kata dugan juga mempunyai arti padat atau dipadatkan. Hal ini mungkin berkaitan dengan penenunan kuluk dugan ini hanya memadatkan atau tidak ada proses menculik dan tidak memakai sisir. Belum ada keterangan yang cukup memadai mengenai sejarah kain kuluk dugan ini. Menurut keterangan masyarakat, kuluk dugan telah dibuat dan dikenakan secara turun temurun. Cara pemakaiannya adalah dengan cara dililitkan pada ba...

avatar
Widra
Gambar Entri
Ngaatzi/Gatzi
Ritual Ritual
Papua

Nggatzi atau Gatzi adalah salah satu tradisi yang tumbuh dan berkembang pada masyarakat Malind Anim di pesisir pantai selatan mulai daratan Selatan Kondo perbatasan RI-PNG sampai di daratan pulau Kimaam, di Kabupaten Merauke, Provinsi Papua. Nggatzi adalah salah satu seni tradisi yang dapat dimainkan oleh anak-anak hingga orang dewasa. Nggatzi ini dilakukan pada saat acara-acara perayaan yang dilakukan oleh komunitas masyarakat Malind Anim. Keberadaan Nggatzi pada masyarakat Malind Anim merupakan sebuah tradisi yang turun temurun dan menjadi bagian dalam kehidupan mereka. Nggatzi ada dan hidup pada masyarakat Malind Anim dimanapun mereka berada. Nggatzi selain dilaksanakan dalam perayaan dan juga dapat dilombakan, Nggatzi dilakukan dengan mengundang Nggatzi dari daerah lain untuk bersama-sama bermain Nggatzi. Nggatzi dalam bahasa Malind adalah olahraga anjing, ini dapat diartikan bahwa tarian ini merupakan tarian keceriaan yang mana dapat dilihat pada gerakan maju, mundur dan melom...

avatar
Widra
Gambar Entri
Aqngaruq
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Sulawesi Selatan

Awal mula Aqngaru sangat erat hubungannya dengan berdirinya Kerajaan Gowa, yang didirikan oleh Tumanurung, seorang wanita cantik jelmaan dari cahaya. Menurut mitologi, sebelum kedatangan Tumanurung di tempat yang kemudian menjadi wilayah Kerajaan Gowa sudah terbentuk sembilan pemerintahan otonom yang disebut Bate Selapang atau Kasuwiyang Salapang (gabungan/federasi). Sembilan pemerintahan otonom tersebut adalah Tombolo, Lakiung, Parang-Parang, Data, Agang Jekne, Bissei, Kalling dan Serro. Pada awalnya, kesembilan pemerintahan otonom ini hidup berdampingan dengan damai, namun, lama kelamaan, muncul perselisihan karena adanya kecenderungan untuk menunjukkan keperkasaan dan semangat ekspansi. Untuk mengatasi perselisihan ini, kesembilan pemerintahan otonom ini kemudian sepakat memilih seorang pemimpin di antara mereka yang diberi gelar Paccallaya . Ternyata rivalitas tidak berakhir dengan kesepakatan ini, karena masing-masing wilayah berambisi menjadi ketua Bate Selapang. Di samping...

avatar
Widra
Gambar Entri
Basalonde
Tarian Tarian
Sulawesi Tenggara

Tari Basalonde adalah tarian tradisi dari daerah Kolaka Sulawesi Tenggara. Menurut tradisi lisan, tari ini diciptakan oleh seorang raja Mekongga bernama Bokeo Teporambe sekitar abad ke-16. Basalonde ditarikan oleh seorang wanita seluruhnya antara 6-10 orang secara berpasang-pasangan. Adapun cara masuk kearena satu persatu. Gerak-gerakannya tari ini menunjukan bagaimana cara orang memuja yang kuasa. Para penari merentangkan tangan kekiri dan kekanan, sedang pada ujung jari telunjuk kedua tangannya dililitkan ujung-ujung selendang yang mereka pakai (melingkar dipinggang dan diikat) dibelakang, sehingga mereka nampak seperti burung-burung yang mengipas sayapnya. Gerak-gerak kakinya seperti pada tari Lulo, yaitu kaki ke kiri dan kanan bergantian diinjak-injak ke tanah, mereka menari dalam bentuk lingkaran. Pada salah satu variasi gerak tarian ini, mereka bergerak maju kearah sampaing kanan dengan langkah yang amat pendek, sambil membuka dan merapatkan telapak tangan mereka seperti gerak m...

avatar
Widra
Gambar Entri
Batu Gantung
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Sumatera Utara

Batu Gantung adalah sebuah cerita rakyat yang berkembang pada masyarakat sekitar Danau Toba. Batu Gantung adalah sebuah batu yang letaknya menjorok ke Danau Toba. Batu gantung dapat dicapai dengan menggunakan speedboat kira -kira 10 menit dari Hotel Danau Toba. Apa yg menarik dari batu gantung ini? Bila kita memandang dengan seksama,maka akan terlihat bentuk batu itu seperti wanita yg sedang terjun ke danau dan diiringi oleh seekor anjing disampingnya. Tempat ini dianggap keramat oleh masyarakat setempat,tidak boleh berbicara kotor,atau menghina keberadaan batu gantung tersebut. Akan timbul kecelakaan bagi yang melakukannya,seperti tidak dapat kembali dan tenggelam kedalam danau. Pada jaman dahulu kala adalah seorang gadis cantik dijodohkan ke anak namborunya. Calon suaminya ini seorang yg kuran cerdas, tetapi orangtuanya tergolong yg kaya raya. Pada jaman itu ada ketentuan bahwa si gadis harus nikah dengan anak namborunya. Sepertinya peraturan ini harus dilaksanakan, tidak boleh d...

avatar
Widra
Gambar Entri
Tragedi Cinta Segitita (Asal Muasal Pasola)
Cerita Rakyat Cerita Rakyat
Nusa Tenggara Timur

Alkisah, berabad-abad silam di kampung Weiwuang hidup tiga bersaudara: Ngongu Tau Matutu, Yagi Waikareri dan Ubu Dula. Ketiganya telah menikah dan si bungsu Ubu Dulla memperistri seorang wanita cantik bernama Rabu Kabba. Suatu hari ketiganya turun ke laut untuk mencari ikan yang memang merupakan mata pencaharian mereka, namun tanpa sepengetahuan para istri dan warga Weiwuang mereka terus berlayar hingga ke Muhu Karera, sebuah negeri yang terkenal makmur untuk mengadu nasib. Hari demi hari terus berlalu. Sewaktu mereka tak kunjung pulang, warga yang cemas pun mencari kian kemari. Namun sia-sia, ketiganya bak’ hilang tertelan lautan. Warga Weiwuang yakin mereka telah meninggal dan Rabu Kabba pun dilanda kepedihan tak terperi. Tapi di sisi lain, batinnya menolak percaya Ubu Dulla telah meninggal dan setiap ada kesempatan ia selalu pergi ke tepi pantai dengan harapan suatu hari kelak akan melihat perahu yang membawa suaminya kembali pulang. Akhirnya harapan Rabu kabba terwujud juga. S...

avatar
Widra
Gambar Entri
Wulla Poddu
Ritual Ritual
Nusa Tenggara Timur

Wulla Poddu berasal dari kata wulla yang berarti bulan dan poddu yang berarti pahit. Jadi secara harafiah Wulla Poddu berarti bulan pahit, disebut pahit karena sepanjang bulan itu ada sejumlah larangan yang harus dipatuhi dan serangkaian ritual yang harus dijalankan. Intinya Wulla Poddu adalah bulan suci. Hampir semua wilayah di Sumba Barat merayakan ritual ini. Di wilayah Lamboya kegiatan berpusat di kampung Sodan dan Kadengar, di Wanokaka berpusat di kampung Kadoku, di Tana Righu berpusat di kampung Ombarade, tapi yang terbesar dari semuanya ada di wilayah Loli. Hampir semua kampung adat utama di wilayah ini merayakan Wulla Poddu, dengan Tambera, Tarung, Bondo Maroto dan Gollu selaku kampung-kampung sentra ritual. Di sepanjang bulan ini banyak orang berburu babi hutan. Hasil buruan diserahkan kepada Rato sambil melantunkan tanya jawab dalam bentuk pantun adat (kajalla). Babi hutan yang pertama kali ditangkap biasanya menjadi indikator hasil panen. Babi jantan berarti hasil panen...

avatar
Widra