Sekali peristiwa, hati Petrus Huwae tergerak untuk pergi memancing.Selain pekerjaannya sebagai petani, Petrus juga bekerja sebagai nelayan, dan Petrus Huwae ini mulai memancing dari Namakoly dengan menggunakan perahunya. Arus dan angin sepoi-sepoi membawa dia perlahan-lahan hanyut sampai di tanjung Nusaniwe, negeri Latuhalat. Sementara Petrus memancing, dia mendengar ada bunyi tipa dan totobuang (alat musik tradisional dari Maluku) yang dibawa oleh angin sepoi-sepoi dari darat ke laut. Petrus Huwae terus memancing dan bunyi tipa-totobuang selalu mempengaruhi hatinya. Akhinya hati Petrus rindu untuk mengikuti bunyi tipa-totobuang itu. Dan Petrus bersama dengan perahunya singgah di pelabuhan yang namanya Kota Bello. Petrus menarik perahunya kedarat dan Petrus mengikuti bunyi tipa-totobuang tadi. Setelah tiba dilokasi dimana bunyi tipa-totobuang itu berasal, Petrus melihat ramai sekali jijaro dan mongare(jijaro=pemudi dan mongare=pemuda). Sementara itu Petrus tetap tinggal dan terua meno...
Reog adalah kesenian khas jawa barat berupa persatuan alat musik kendang, dan sebuah lawakan, dimana pemain akan bermain kendang sambil menari atau melawak. Untuk lawak nya, para pemain akan saling balas membalas dengan sebuah lawakan. tujuan nya ada sebagai media hibur Terbuat dari kulit sapi dan bambu, ukuran kendang nya bermacam macam, dari yang kecil sampai yang besar, tentu juga tiap ukuran memiliki beda beda nada Reog sunda di main kan 4 orang dimana satu orang menjadi dalang, dalang akan mengatur sepanjang jalan nya acara OSKMITB2018
Reog Sunda adalah salah satu kesenian tradisional yang berasal dari Bandung, Jawa Barat. Kesenian ini memadukan antara nyanyian, lawakan, cerita sosial, seni tari, dan alat instrumen khas sunda yaitu Dogdog. Dahulu, seni Reog Sunda digunakan sebagai media dakwah atau penerangan, lalu seiring berkembangnya zaman seni ini bertambah fungsinya sebagai media hiburan. Reog Sunda dimainkan oleh empat orang. Satu orang berperan sebagai Dalang sebagai pengendali permainan yang membawa alat musik yang disebut Tilingtingtit, satu orang yang lain berperan sebagai Wakil Dalang yang membawa alat yang disebut dengan Penempas. Kemudian dua orang lainnya berperan sebagai peran pembantu yang membawa alat musik Brangbang dan Badublang. Selain alat-alat musik tersebut, digunakan juga alat musik lain yang biasanya dibawa oleh para pemain sebagai pelengkap, antara lain kendang, terompet, gong, dan kecapi. Alat musik modern seperti keyboard dan gitar juga biasa digunakan. Ada beberapa bentuk pen...
Tehyan merupakan alat musik gesek hasil akulturasi budaya Tiong Hoa dengan budaya Betawi. Alat musik Tehyan biasa digunakan dalam kesenian gambang kromong, lenong, dan ondel-ondel. Namun saat ini, alat musik Tehyan jarang diketahui masyarakat karena langkanya orang yang memainkan alat musik ini. Walaupun alat musik ini sudah sangat jarang kita temui, tapi di daerah Jakarta Barat masih ada beberapa orang yang memainkan alat musik ini. Kebanyakan dari mereka memainkan alat musik ini di tempat makan pinggir jalan untuk mencari nafkah. Namun tidak ada anak muda yang terlihat memainkan ini, semuanya adalah orang yang bisa dibilang sudah usia lanjut. Tangga nada pada Tehyan adalah Diatonis,yaitu tangga nada yang mempunyai dua jarak tangga Nada yaitu satu dan setengah. Alat musik tradisional Jakarta Tehyan bisa dibilang cukup sulit dan berebeda dengan instrumen musik lainnya. Tehyan dibedakan menjadi 3 jenis, perbedaannya terletak pada ukurannya .Dengan perbedaan ukuran i...
KEMPRONGAN Kemprongan adalah jenis kesenian tradisional yang tumbuh di daerah Kabupaten Kuningan, khususnya di Desa Sidaraja Kecamatan Ciawi Gebang dan Kecamatan Luragung. Kesenian ini sering disebut juga dengan Pesta (Fiesta, Belanda) yang artinya bersukaria. Jika dilihat dari penyajiannya, Kemprongan sangat mirip dengan tayub, atau boleh dikatakan sebagai tari tayub dengan memakai istilah lain. Di daerah Kuningan dan sebagian daerah Majalengka dan Ciamis, Tayuban juga seringkali disebut dengan Pesta (Fiesta). Istilah Kemprongan berasal dari kata "prung" yang berubah konsonan menjadi "prong". Kata prong diambil dari fonem kendang yang artikulasi bunyinya mirip dengan suara prong atau pong. Sakemprong diartikan sama dengan sakemprung, artinya sama dengan satu babak, atau satu lagu. Seperti halnya Tayuban, Kemprongan juga diiringi oleh seperangkat gamelan berlaras salendro. Waditranya (alat musik) terdiri atas saron pambatek, saron  p...
“Indonesia, satu kata berjuta makna” Mungkin inilah kata yang paling tepat untuk menggambarkan negeri yang amat kaya akan perbedaan yang meciptakan keanekaragaman yang terjalin dengan indahnya. Tidak bisa kita pungkiri bahwa negara kita Indonesia, merupakan negara yang sangat kaya, mulai dari alamya termasuk flora dan fauna, tradisi dan budaya yang diturunkan leluhur yang masih terjaga keasliannya dengan harmonis, serta masih banyak lagi yang tidak dapat kita tuliskan satu persatu. Begitulah ungkapannya. Setiap wilayah di Indonesia pasti memiliki ciri khas yang melukiskan pesona alam daerahnya, Salah satunya ialah Kota Pangkalpinang. Mendengar tentang Kota Pangkalpinang yang merupakan ibu kota Provinsi Kepulauan Bangka Belitung pasti yang langsung terlintas di benak kita adalah tentang keindahan alamnya, terlebih lagi bagi para penggemar film Laskar Pelangi, dimana film tersebut menceritakan kehidupan anak pinggir pantai yang berjuang untuk mempertahankan kehidupan s...
Minangkabau merupakan salah satu suku bangsa yang ada di Indonesa. Minangkabau kaya akan berbagai budaya. Dalam artikel ini akan dibahas mengenai salah satu alat musik tradisional yang ada di minangkabau,yaitu saluang. Saluang merupakan alat tiup tradisional minangkabau. Saluang terbuat dari bambu yang tipis atau talang. Saluang masih satu keluarga dengan suling, namun saluang hanya memiliki 4 lubang saja. Panjang saluang sekitar 40-58 cm dan diameternya 3-3,5 cm. Tiap daerah di minangkabau memiliki cara meniup dan gaya masing-masing. Selain itu ada beberapa jenis saluang yang dipercaya memiliki kekuatan magis dan dapat digunakan sebagai pengantar sihir atau ilmu hitam. #OSKMITB2018
Tari Denok Widuri Kabupaten Pemalang merupakan salah satu kabupaten di Karesidenan Pekalongan, Provinsi Jawa Tengah. Kabupaten Pemalang terletak di jalur pantai utara Jawa Tengah. Seperti daerah lainya Pemalang juga memiliki beberapa seni pertunjukan tarian, salah satunya yaitu yaitu Tari Denok Widuri. Tari Denok widuri diciptakan oleh Sanggar Srimpi, Pimpinan Nuroji dari Ujunggede, Kecamatan Ampelgading, Pemalang. Kata Denok Widuri berasal dari bahasa jawa yaitu kata 'denok' yang memiliki arti anak perempuan, sedangkan 'widuri' merupakan salah satu daerah di Pemalang yang memiliki pantai. Jadi secara garis besar tarian ini memiliki makna kehidupan para gadis pesisir di Pantai Widuri Pemalang. Gerakan tarian ini begitu dinamis dan energik. Serta penjiwaan para penari yang ekspresif dan bersifat ceria. Selain itu tari ini memiliki tempo yang beragam yaitu cepat diawal, lalu melambat ditengah dan cepa...
Kebudayaan Indonesia Ngomong- ngomong tentang budaya Indonesia. Indonesia sangatlah banyak mempunyai aneka ragam budaya mulai dari alat musik, tari -tarian, permainan, dan banyak lagi. Kali ini saya akan membahas budaya yang ada di daerahku nih teman-teman, Cilacap. Budaya yang di Cilacap juga cukup banyak nih seperti tradisi sungkeman, tradisi 3 hari 7 hari 10 hari, taraian lengger, ebeg, barongan, dan makanan tradisional. Nah yang akan saya paparkan disini yaitu makanan tradisional. Apasih makanan tradisional itu? Makanan tradisional apa saja sih yang ada di Cilacap? Mengapa harus makanan tradisional? . Akan saya jelaskan yaa teman-teman. Makanan tradisional adalah suatu makanan khas daerah tertentu yang sudah ada sejak jaman dulu. Nah makanan tradisonal di Cilacap cukuplah banyak seperti gatot, krawu, oyek, getuk, dan masih banyak lainnya. Ngomong-ngomong makakan di era globalisasi ini banyak warga Indonesia sudah tidak banyak mengenal makanan tradisional. Hampir semua warga Indone...