Tidak banyak yang mengetahui tentang alat musik Jentreng atau yang disebut juga Tarawangsa ini. Saya sendiri baru mendengarnya dari kerabat saya yang dulunya seringkali memainkan alat musik ini bersama kakek. Ada sedikit informasi yang dapat saya petik dari cerita beliau yaitu mengenai sejarah jentreng atau Tarawangsa ini. Namun, beberapa informasi dari alamat https://blognyafauzan.wordpress.com/2012/11/20/jentreng-tarawangsa-dari-rancakalong/ melengkapi cerita paman saya. Untuk informasi, jentreng atau tarawangsa ini merupakan alat yang berasal dari suku Sunda-tepatnya di Rancakalong-yaitu suku asal saya dan keluarga saya. Jika disandingkan dengan alat musik modern yang banyak diketahui orang, kita dapat melihat kemiripan bentuknya dengan gitar. Keduanya memiliki daawai, badan, dan juga pegangan sekaligus tempat senar terkait. Namun, badan jentreng cenderung lebih kotak dan tipis, dawainyapun hanya ada 2. Salah satu dawainya dimainkan dengan cara digesek dan sisanya dapat dimai...
Kuda lumping merupakan suatu atraksi yang dimiliki beberapa daerah di Indonesia, termasuk di Provinsi Banten. Pementasan kuda lumping di Banten umumnya digelar dalam rangka memeriahkan Hari Raya Idul Fitri. Dapat juga diadakan untuk perayaan acara lainnya. Di awal atraksi ini, semua orang yang terlibat dengan pementasan akan dikumpulkan di suatu tempat. Kemudian, juru kunci akan memasukkan ruh ke dalam tubuh manusia yang menjadi kuda lumping, biasanya berjumlah 2-4 orang. Setelah itu, kuda lumping tersebut akan pawai keliling desa sambil diiringi musik dari terompet, kendang, sulling, dan lain-lain. Di perjalanan itu, para kuda lumping juga sembari melakukan atraksi seperti memakan beling atau ditusuk pedang. Setelah sampai di tempat yang luas seperti lapangan, kuda lumping akan diadu satu lawan satu. Mereka akan bertarung layaknya seekor kuda. Ketika sudah ada yang menang, acara akan selesai dan juru kunci mengeluarkan ruh dari dalam tubuh kuda lumping tersebut. Kuda lumping...
Gender Wayang adalah salah satu instrumen yang berasal dari Bali dan termasuk Gamelan Bali. Gender Wayang biasanya digunakan pada saat mengiringi wayang kulit Bali, upacara potong gigi, upacara ngaben, ataupun upacara adat Bali lainnya. Dalam pembuatan gender digunakan berbagai bahan: bilahnya terbuat dari perunggu, tempat resonansinya terbuat dari bambu, pelawahnya terbuat dari kayu Dalam permainan lengkapnya. Gender Wayang biasa dimainkan oleh 4 orang, dimana ada sepasang Gender Wayang yg berukuran lebih besar yang disebut Pemade dan sepasang Gender Wayang yang berukuran kecil yang disebut Kantil. Biasanya Gender Wayang dimainkan dengan cara berpasangan, dimana 1 orang sebagai polos dan 1 orang lainnya sebagai sangsih. Musik yang paling sering dimainkan adalah Merak Angelo yang digunakan untuk mengiringi Tri Sandya (sembahyang yang dilakukan umat Hindu). Karena lagu tersebut termasuk lagu dengan melodi dan tempo yang bervariasi serta lembut untuk mengiringi Tri Sandya In...
Muba (Musi Banyuasin) merupakan salah satu kabupaten yang ada di Sumatera Selatan. Layaknya daerah-daerah lain yang memiliki tradisi khusus, Muba juga memiliki tradisi unik tersendiri yang dapat dijumpai dan ditampilkan pada acara-acara adat maupun seremonial pemerintahan di Musi Banyuasin yang menjadi cerminan atau upaya membangun identitas kabupaten Musi Banyuasin. Senjang, namanya. Apa sih senjang itu? Senjang merupakan salah satu bentuk dari seni budaya khas Muba yang menghubungkan antara orang tua dengan generasi muda atau dapat juga antara masyarakat dengan Pemerintah dalam penyampaian aspirasi yang dapat berupa nasihat, kritik, saran, dan lainnya. Dalam penampilan senjang, syair dan musik tidak pernah bertemu. Syair yang mewakili aspirasi ataupun perasaan ini selalu dilagukan ketika musik berhenti, dan ketika musik kembali dimainkan, orang yang bersenjang akan diam menunggu sampai musik kembali berhenti sehingga keduanya tidak pernah bertemu. Karena itulah, penam...
Tari Setabik dapat digolongkan kepada tari tradisional, apabila dilihat dari segi karakter (sifat), segi penyajian, tata rias, tata busana dan musik pengiring . Tari Setabik merupakan rangkaian upacara penerimaan tamu agung di Kabupaten Musi Banyuasin. Tari Setabik telah ada di Kabupaten Musi Banyuasin cukup lama, yaitu sejak zaman penjajahan Belanda. Ini dapat dilihat dari nama tari tersebut yaitu Setabik. Setabik berasal dari dari kata tabik (tabe, artinya menghormat, atau penghormatan). Kemudian nama tersebut beradaptasi dengan daerah setempat menjadi setabik. Dari asal kata itulah kemudian terbentuk sebuah tarian daerah yang bersifat penghormatan kepada tamu¬tamu (Pemerintah dan pemuka adat) yang datang ke Musi Banyuasin (MUBA). Salah satu ciri tari Setabik tersebut ada gerakan menghormat (tabik). Dari sisi penyajian, umumnya tari-tari penyambutan yang tersebar di Sumatera Selatan semuanya sama, yaitu dilakukan pada waktu menghormati kedatangan tamu. Penari terdiri d...
Gondang Batak adalah salah satu alat musik trandisional Sumatera Utara.
Seperti kita tahu bahwa negara kita tercinta ini adalah negara yang kaya dengan seni budaya. Terbukti wilayah yang membedakan ini memiliki seni tersendiri (khas), seperti Benjang adalah salah satu seni dan budaya Jawa Barat tradisional, terutama di Kabupaten Bandung. Benjang adalah wajah dari seni tradisional Tatar Sunda, hidup dan berkembang di sekitar Kecamatan Ujung Berung, Kabupaten Bandung sampai sekarang. Dalam pertunjukan tari mempertontonkan tari mirip dengan gerak Pencak Silat, bentuk dan gerakan seni, termasuk gulat tradisional seni benjang. Benjang itu sendiri adalah seni bela diri tradisional yang telah mengidentifikasi unik dibandingkan dengan orang lain. Berbeda dengan seni bela diri asing yang melawan jauh dari satu sama lain, dalam benjang diharuskan pemain benjang merapat seperti dalam gulat. Benjang biasanya diadakan pada malam hari di tanah terbuka atau halaman rumah juga. Dalam kasus pertunjukannya, acara Benjang dilengkapi dengan seni tidak seperti B...
PERANG TOMAT TRADISI UNIK DI KABUPATEN BANDUNG BARAT “Hajat Buruan Rempug Tarung Adu Tomat” atau nama lain dari Perang Tomat merupakan kesenian atau sebuah tradisi di Kampung Cikareumbi RW 3, Desa Cikidang, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat. Tradisi ini merupakan acara tahunan saat awal bulan Muharam, yang sudah berlangsung sejak 2012. Perang tomat dilakukan sejak lima tahun lalu ketika harga tomat pernah anjlok sampai Rp 200/kg. Karena sayang jika dibuang, akhirnya warga menggagas mengadakan perang tomat. Tomat yang digunakan pun adalah tomat busuk. Hal itu sebagai simbol untuk melempar sifat kejelekan yang ada di tubuh manusia. "Ibaratnya seperti lempar jumroh yang dilakukan oleh jemaah haji di Tanah Suci yang sama-sama bertujuan mensucikan diri dari segala sifat buruk. Perang tomat ini merupakan pengembangan dari tradisi Hajat Buruan. Ialah suatu hiburan wujud syukur atau keberhasilan tanaman sayuran yang diungkapk...
Ketuk tilu adalah suatu tarian pergaulan cikal bakal jaipongan. Biasanya diselenggarakan pada acara pesta perkawinan, acara hiburan suatu kegiatan atau diselenggarakan secara khusus di suatu tempat yang cukup luas. Istilah nama ini diambil dari alat musik pengiringnya, yaitu 3 buah bonang, kendang indung (yang besar), kulanter (yang kecil) , kecrek dan goong. Pada zaman dulu, ketuk tilu adalah upacara penyambutan panen padi sebagai rasa terima kasih kepada Dewi Sri. Upacara ini biasanya dilakukan pada malam hari. dan biasanya pada acara pagelaran ini ada seorang penari yang sedang menumbuk lesung. Gerakan dalam tarian ini adalah goyang, pencak, muncid, gitek, dan geol. biasanya diawali dengan alunan music dan lagu pengiring untuk mengumpulkan para penonton. Kemudian para penari memasuki panggung dengan gerakan jajangkungan dan dilanjutkan dengan gerak wawayangan yaitu saat penari menyanyi dan menari. kemudian dilanjutkann dengan tari berpasangan. Kostum yang dipaka...