Pada zaman dahulu, Sebelimbingan adalah kota yang makmur. Banyak rumah dan gedung-gedung megah. Warga hidup berkecukupan. Tak ada kemiskinan. Kemakmuran itu bukan karena pertanian, tapi dari pertambangan. Konon, empat prajurit Pangeran Diponegoro yang kalah dalam perang melawan Belanda melarikan diri lewat jalur laut. Berlayar dari pulau ke pulau, mereka tiba di pulau kecil yang dari kejauhan tampak selalu diselimuti kabut. Pulau Laut. Dari pantai, mereka naik ke darat dan merahasiakan asal-usulnya. Kepada penduduk setempat, mereka mengaku sebagai petani yang merantau untuk mencari kehidupan yang lebih baik. Keadaan masih berbahaya bagi mereka. Kaki tangan Belanda ada di mana-mana. Mereka tak mau ambil risiko: ditangkap, dikembalikan ke Pulau Jawa, dibuang atau dipenjara. P...
Alkisah, dahulu kala ada Kerajaan Lambu Garang. Kerajaan itu terletak di tempat yang sekarang bernama Kampung Paramian, Kabupaten Tabalong. Disebut Kerajaan Lambu Garang, karena rajanya bernama Lambu Garang. Raja itu amat zalim. Ia suka memeras keringat rakyatnya sendiri, yang kebanyakan petani. Raja Lambu Garang senang mengumpulkan perempuan cantik sebagai selir. Tak ayal lagi, siapa pun yang disukainya, gadis, janda, bahkan isteri orang sekalipun, akan diambilnya secara paksa, dengan berbagai cara. Tak ada yang berani melawannya, karena taruhannya adalah nyawa. Konon, selir Raja Lambu Garang berjumlah 40 orang, selain permaisuri cantik bernama Singkap Siang. *** Suatu hari, ketika Raja Lambu Garang berburu bersama pengawalnya, ia melihat perempuan cantik. Kecantikannya melebihi kecantikan selir-selirnya, bahkan lebih cantik daripada permaisuri. Pertemuan itu terjadi saat rombongan tiba di Kampung Harung. Raja Lambu Garang ingin memboyong perempuan itu ke istana, untuk dijadi...
Wayah malam hari, di hutan Samulung, nang andakannya parak Kampung Wayau, kadangaran suara kambing. Maraga banyak binatangnya, hutan tu jarang didatangi urang. Ada dua ikung kambing nang baluman guring. Kambing anak wan mamanya. Bujur banyak binatangnya, takananya ada haja urang nang wani masuk ka dalam hutan tu. Nang wani masuk ka hutan tu biasanya urang nang ganal hampadal, kada balampu, atawa urang nang kada takutan mati. Saban malam, sabaluman guring, anak kambing minta kisahakan dahulu lawan mamanya. “Ma, bakisah dahulu, hanyar ulun hakun guring…,” ujar anak kambing pinda ungah. “Ayuha. Asal ikam guring, Mama hakun ai bakisah,” ujar Mama kambing. “Di hutan ni, Mama kada takutan lawan nangapa haja, Nak ai,” ujar mamanya kambing pulang, piragah jagau. “Umai, Ma? Haratnya pang, pian, nih? Lawan macan pang, wanilah pian?” “Mama kada takutan! Lawan landakkah, taranggilingkah, katikihkah, ular sawakah, tadung mu...
Warna makanan ini sangat indah, seindah makanan-makanan penutup di hotel bintang lima. Putri Selat adalah makanan khas Indonesia yang berasal dari daerah Sumatera. Kue basah ini memiliki warna hijau cerah yang berasal dari daun Pandan dan rasa manis serta gurih yang berasal dari perpaduan santan dan gula pasir. Seperti kue tradisional Indonesia lainnya yang terbuat dari tepung beras, Putri Selat memiliki tekstur kenyal, agak lengket, namun tetap sangat nikmat untuk disantap sebagai snack. Sumber: https://www.top10indo.com/2013/05/10-kue-tradisional-indonesia-terlezat.html
Bahan Resep Cara Membuat Kue Bangka Ubi 800 gr ubi kayu parut, diambil dari 1 kg ubi kayu (singkong)220 gr gula pasir300 ml santan (dari 1 buah kelapa, parut, peras santannya kemudian dimasak baru diambil santannya sebanyak 300 ml)4 butir telur, 3 butir diambil kuningnya saja, kocok lepasMinyak sayur atau margarin secukupnyaGaram secukupnyaEsens vanili secukupnyaPewarna kuning makanan Resep Cara Membuat Kue Bangka Ubi Paling Enak: Siapkan ubi kayu, kupas kulitnya, cuci sampai bersih, kemudian dipotong-potong. Setelah itu, parut, buang serat kasar di bagian tengah singkong. Timbang untuk diambil 800 gr. (Jika mengalami kesulitan dalam memarut ubi kayunya, bisa dihaluskan dengan menggunakan blender)Saring dan peras singkong parut pada saringan yang berlubang halus. Letakkan air perasannya dalam mangkok kecil, dan sisihkan singkong parut.Diamkan air perasan singkong selama 10-15 menit dan perlahan-lahan buang air pada bagian permukaannya, sehingga yang tersisa mengendap hanya pati sin...
Sari Penganten (sumber: E-book Mahakarya 5000 Resep Makanan dan Minuman di Indonesia)
Bahan-bahan 1/4 labu merah iris bawang merah santan kelapa cabe merah gula merah sebesar telor ayam garam royco Langkah Masukkan labu yang sdh bersih kedalam panci dan satukan dengan santan Masukkan gula merah tadi Masukkan cabe merah ...
Bahan-bahan 9 butir telur ayam 1 1/2 cangkir tepung terigu 1 kg gula putih Air 2 vanili Daun pandan Sedikit pewarna makanan warna kuning Langkah 30 menit Kita buat adonan bingka nya dulu yaa,, kocok telor sampai mengembang berwarna putih dengan menggunakan mixer. Setelah telor mengembang, kurangi kecepatan mixer setelah itu masukkan sedikit sedikit tepung sampai tercampur rata. Kemudian kita bikin gula buat rendamannya yaa,, rebus airnya...
Bahan-bahan 6 buah pisang kepong matang 300 gr tepung terigu 125 gr gula 2 bks santan kara (campr dg air smpai 500 ml) 2 telur 2 sdm susu bubuk 1/2 sdt garam pewarna makanan kuning tua 1 sdm butter 2 sdm margarin topping : Keju Potongan pisang Langkah Lelehkn butter dan margarin, sisihkan dan dinginkan ...